Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Mapping Hydrometeorological Disaster Hazards of Landslides as an Effort to Build Regional Resilience in Banten Province Rahman, Fathin Aulia
Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 12, No 2 (2024): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpg.v12i2.30949

Abstract

Hydrometeorological disasters are disasters caused by atmospheric dynamics related to water, air, and the earth's surface. The use of spatial data for disaster hazard mapping has not been widely carried out in various regions of Indonesia, especially for specific disasters such as hydrometeorological disasters, including floods, landslides, and droughts. The purpose of this study is to map the hydrometeorological disaster hazards in the form of landslides in Banten. Based on the bibliometric analysis that has been carried out, no research was found that focused on mapping the hydrometeorological disaster hazards of landslides in the Banten Province area. The research method used is spatial analysis using the ArcGIS application and AHP for mapping landslide hazards in Banten Province. The parameters used include slope maps, precipitation, distance to faults, soil types, geology, drainage density, slope direction, and NDVI vegetation density. The results of the analysis show that the area with a high level of danger is the largest, with a coverage of 1929.99 km2, the area with a moderate level of danger is 10007.36 km2, and the area with a low level of danger is the smallest, at 128.13 km2. The preparation of a landslide hydrometeorological disaster hazard map is one of the components that can increase the regional resilience index in Banten.Keywords: Mapping; Hydrometeorology; Landslide; Resilience; Banten
Kearifan Lokal sebagai Fondasi Ketahanan Masyarakat Pesisir Menghadapi Ancaman Tsunami di Pesisir Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta Rahman, Fathin Aulia; Wibowo, Arief; Achadi, Abdul Haris
Jurnal Ketahanan Nasional Vol 31, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkn.112955

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kearifan lokal sebagai fondasi ketahanan masyarakat pesisir Kabupaten Bantul dalam menghadapi ancaman tsunami. Latar belakang penelitian ini berasal dari tingginya ancaman bencana Tsunami di wilayah pesisir selatan Yogyakarta yang menuntut strategi mitigasi berbasis nilai lokal dan sosial budaya. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan membagikan kuesioner kepada 179 responden masyarakat pesisir serta didukung oleh analisis deskriptif dan interpretatif terhadap variabel pengetahuan lokal, keyakinan masyarakat, praktik adat, pola komunikasi, dan kepekaan lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel Keyakinan Masyarakat menjadi aspek paling dominan dengan nilai rerata indeks 4,13, khususnya indikator dorongan budaya/agama untuk gotong royong saat bencana (4,31) yang memperlihatkan kekuatan solidaritas sosial. Sementara itu, indikator kemampuan mengamati tanda-tanda alam (2,61) merupakan aspek terendah yang menandakan menurunnya pengetahuan ekologis tradisional. Temuan ini mengindikasikan bahwa nilai budaya dan spiritualitas masih menjadi kekuatan utama dalam membangun ketahanan sosial, namun perlu diimbangi dengan revitalisasi pengetahuan lokal dan penguatan sistem peringatan dini. Kesimpulannya, sinergi antara kearifan lokal dan teknologi modern menjadi kunci penting dalam membangun resiliensi masyarakat pesisir terhadap ancaman tsunami. 
Ketahanan Masyarakat Menghadapi Banjir di Kelurahan Ulujami, Jakarta Selatan: Analisis Modal Fisik dan Modal Alam dalam Kerangka Pentagon Aset (Livelihood Assets)Analisis Modal Fisik dan Modal Alam dalam Kerangka Pentagon Aset (Livelihood Assets) Febrina, Intan; Nouval, ⁠Farras Muhammad; Ramadhani, Rizqisani; Rahman, Fathin Aulia; Saputra, ⁠Ilham; Ihsan, ⁠Rifqi Nur
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 6 (2026): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v6i6.968

Abstract

Kelurahan Ulujami, Jakarta Selatan, merupakan wilayah padat penduduk yang rentan terhadap banjir karena berada di dataran rendah dan dilalui Sungai Pesanggrahan. Penelitian ini bertujuan menganalisis ketahanan masyarakat terhadap banjir berdasarkan modal fisik dan modal alam dalam kerangka pentagon aset (livelihood assets). Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan teknik survei terhadap 88 responden yang dipilih secara purposive random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur yang mencakup lima indikator modal alam dan lima indikator modal fisik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modal fisik masyarakat tergolong lemah, terutama pada aspek kondisi rumah, akses air bersih, dan upaya mitigasi struktural, meskipun akses jalan saat banjir masih menjadi kendala utama. Pada modal alam cenderung mengalami penurunan, yang ditandai oleh berkurangnya ruang terbuka hijau, keterbatasan area resapan air, dan kedekatan permukiman dengan sumber banjir. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini merekomendasikan penguatan ketahanan masyarakat melalui pengelolaan terpadu modal fisik dan modal alam, antara lain melalui peningkatan infrastruktur pengendalian banjir serta pemulihan fungsi lingkungan perkotaan secara berkelanjutan
Ketahanan Masyarakat Perkotaan Menghadapi Banjir Studi Kasus Kelurahan Ulujami Jakarta Selatan Ma'dika, Zelda Palin; Wulandari, Fitri; Saputra, Muhammad Saddam Iqbal; Azzahra, Salsabila; Rahman, Fathin Aulia
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 10 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v10i1.33750

Abstract

Banjir merupakan bencana hidrometeorologi yang berulang di kawasan perkotaan dan menimbulkan dampak multidimensi terhadap kehidupan masyarakat. Kelurahan Ulujami, Jakarta Selatan, merupakan salah satu wilayah yang rentan terhadap banjir akibat luapan Kali Pesanggrahan, curah hujan tinggi, kepadatan permukiman, dan keterbatasan kapasitas drainase. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) menganalisis tingkat ketahanan masyarakat Kelurahan Ulujami terhadap banjir berdasarkan perspektif modal manusia, modal finansial, dan modal sosial, serta 2) menganalisis proses rehabilitasi dan rekonstruksi pasca banjir dari aspek sosial ekonomi dan kelembagaan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner kepada masyarakat pada tingkat RT/RW, wawancara terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) tingkat ketahanan masyarakat Kelurahan Ulujami berada pada kategori sedang hingga tinggi, yang didukung oleh modal manusia dan modal sosial yang relatif kuat, terutama pada aspek pengetahuan dasar banjir, kondisi kesehatan keluarga, solidaritas antarwarga, dan akses informasi kebencanaan. Namun demikian, modal finansial masih tergolong rendah, ditandai oleh keterbatasan pendapatan, minimnya kepemilikan dana darurat, dan ketergantungan pada satu sumber penghasilan; 2) dari aspek rehabilitasi dan rekonstruksi, pemulihan sosial ekonomi pasca banjir telah berjalan cukup baik, tetapi belum sepenuhnya terintegrasi dengan upaya pengurangan risiko bencana dan penguatan kelembagaan.