Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

ANTI-INFLAMMATORY EFFECT OF LEAF ETHANOL EXTRACT OF CAT'S KUMIZE (Orthosiphon stamineus Benth) IN MALE WHITE RATS OF WISTAR STRAINS Meyana Marbun; Dian Permata Nasution; Beta Hanindiya; Mustaruddin; Yulia Delfahedah; Arsiaty
International Conference on Health Science, Green Economics, Educational Review and Technology Vol. 3 (2021): International Conference on Health Science, Green Economics, Educational Review and T
Publisher : Universitas Efarina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/ihert.v3i.244

Abstract

The cat's whiskers plant is empirically used by the community for the treatment of gout and rheumatism. This research was conducted with the aim of knowing the anti-inflammatory power of cat's kumis (Orthosihon stamineus Benth) leaf extract. This study was a quasi-experimental study with a one-way completely randomized design. Kumis Kucing leaf extract was extracted using 70% ethanol. A total of 25 male wistar rats aged 2-3 months, weighing 150-200g were divided into 5 groups. Each group was treated orally with distilled water (negative control), diclofenac sodium 2.25 mg/kg BW (positive control). Kumis leaf ethanol extract tested at doses of 123, 245 and 490 mg/kgBB. Treatment 1 hour before the feet of rats were inflamed with 1% sublantar carrageenin. Measurements of the rat's foot volume were carried out every 0.5 hours for 6.5 hours. The obtained average edema volume curve is used to calculate AUC (Area Under The Curve) and the obtained AUC is used to calculate DAI (Anti-Inflammatory Power). The AUC and DAI data were tested statistically with one way Anava and followed by LSD with a 95% confidence level. The results showed that the ethanol extract of Kumis Kucing leaves had an anti-inflammatory effect on male white rats of the Wistar strain. Kumis Kucing ethanol extract at doses of 123, 245 and 490 mg/kg BW yielded 33.11%; 52.64% and 64.12% respectively. The results showed that the ethanol extract of Kumis Kucing leaves had an anti-inflammatory effect on male white rats of the Wistar strain. Kumis Kucing ethanol extract at doses of 123, 245 and 490 mg/kg BW yielded percent anti-inflammatory properties of 33.11%; 52.64% and 64.12%, respectively. The results showed that the ethanol extract of Kumis Kucing leaves had an anti-inflammatory effect on male white rats of the Wistar strain. Kumis Kucing ethanol extract at doses of 123, 245 and 490 mg/kg BW yielded percent anti-inflammatory properties of 33.11%; 52.64% and 64.12%, respectively.
UTILIZATION OF TURMERIC RHIZOME EXTRACT (Curcuma domestica v.) AS A DYE IN HAIR DYE PREPARATIONS Meyana Marbun; Arsiaty Sumule; Yulia Delfahedah; Muharti Sanjaya; Dilla Sastia Mara
International Conference on Health Science, Green Economics, Educational Review and Technology Vol. 4 (2022): International Conference on Health Science, Green Economics, Educational Review and T
Publisher : Universitas Efarina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/ihert.v4i.246

Abstract

Hair coloring preparations are cosmetic preparations used in hair cosmetology to color hair, either to restore the original hair color or another color. Turmeric rhizome contains alkaloids, flavanoid tannins and essential oils. The purpose of this study was to determine the chemical compounds contained in turmeric rhizome, to make turmeric rhizome change the color of gray hair. Hair dye preparation is made with a formula consisting of a concentration of turmeric extract rhizome, namely 20%. This research method is experimental by using maceration method. Physical evaluation carried out included homogeneity test, irritation test, color stability test against sun exposure, color stability test against washing. The results of this study indicate that turmeric rhizome extract can affect the color of the gray hair obtained. The stability test against washing can last for 5 times washing, the stability test against sunlight shows that the hair turns darker than before.
Analisis Gaya Kepemimpinan Terhadap Motivasi Kinerja Pegawai di Puskesmas Tigarunggu Pada Tahun 2024 Zendrato, Ferawati; Jumadiah Wardati; Toberni S. Situmorang; Meyana Marbun; Marolop. P. Napitu
Excellent Midwifery Journal Vol. 7 No. 1 (2024): Vol. 7 No. 1 (2024) EDISI APRIL
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Suatu organisasi harus memiliki seorang pemimpin yang mampu mengarahkan dan membimbing pegawai dalam organisasi . hubungan anrata gaya kepemimpinan terhadap motivasi kinerja pegawai yaitu dimana apabila semakin tinggi motivasi kinerja seorang pegawai dalam bekerja maka kinerja yang dihasilkan juga akan semakin efektif dan kompeten dalam bidang kerja nya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis gaya kepemimpinan terhadap motivasi kinerja pegawai di puskesmas Tigarunggu pada tahun 2024. Dengan jumlah sample 30 orang. Alat pengumpulan data yang di gunakan adalah kuesioner dan analisis data dilakukan secata univariat menggunakan pengolahan data. Hasil analisis uji chi-square dapat diperoleh gaya kepemimpinan memiliki hubungan terhadap terhadap Motivasi kinerja pegawai Puskesmas Tigarunggu pada tahun 2024. Berdasarkan uji SPSS yang telah dilakukan oleh peneliti, hubungan antara Gaya kepemimpinan terhadap Motivasi kinerja pegawai di Puskesmas Tigarunggu pada Tahun 2024, dilihat dari uji statistic yang digunakan dengan tes chi-square di peroleh nilai p=0,00 atau (p<0,05) yang berarti H1 diterima dan H0 di tolak yang menyatakan bahwa ada hubungan signifikan antara Gaya Kepemimpinan dengan Motivasi Kinerja Pegawai di Puskesmas Tigarunggu pada Tahun 2024. Berdasarkan uji data yang telah dilakukan di peroleh melalui hasil nilai yang signifikan sebesar p=0,03 maka di simpulkan bahwa ada Hubungan yang signifikan antara Gaya kepemimpinan Terhadap Motivasi Kinerja Pegawai di Puskesmas Tigarunggu pada Tahun 2024.
PERBANDINGAN EFIKASI KOMBINASI ACE-i + CCB DAN ACE-i + DIURETIK TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN STROKE ISKEMIK DI RAWAT JALAN RUMAH SAKIT EFARINA ETAHAM PEMATANGSIANTAR Octavian Ashindo Nababan; Meyana Marbun; Hekdin Marsius Sipayung; Yunda Pita Sari Simbolon
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v9i2.6885

Abstract

Hipertensi adalah suatu kondisi peningkatan tekanan darah di atas normal yang dapat menyebabkan peningkatan morbiditas dan mortalitas. Pengobatan hipertensi merupakan pencegahan efektif untuk serangan stroke yang pertama, pengobatan hipertensi pada pasien yang pernah menderita TIA atau stroke ternyata juga mengurangi secara signifikan kemungkinan terjadinya stroke berulang (prevensi sekunder). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Untuk mengetahui perbandingan efikasi penggunaan kombinasi ARB + ACE-i dan ACE-i + Diuretik pada pasien hipertensi dengan stroke di Rumah Sakit Efarina Etaham Pematangsiantar. Pada penelitian ini menggunakan metode retrospektif menggunakan data rekam medis pasien rawat jalan yang menggunakan terapi kombinasi ARB + ACE-i dan ACE-i + Diuretik. Hasil penelitian menunjukkan pada pasien dengan terapi kombinasi CCB + ACE-I dapat menurunkan tekanan darah sistole -15,75 dan diastole sebesar -4,60, sedangkan terapi kombinasi ACE-i + DIURETIK menurunkan tekanan darah sistole sebesar -13,15 dan diastole sebesar -8,45. Tidak terdapat perbedaan efikasi antara terapi kombinasi CCB + ACE-i dengan ACE-i + DIURETIK terhadap penurunan tekanan darah pada pasien stroke dirawat jalan RS Efarina Etaham Pematangsiantar tahun 2023.
Tingkat Kepolaran Pelataut Pada Aktivitas Antibakteri Ekstrak Daun Mayana (Coleus Atropurpureus [L] Benth ) Meyana Marbun; Ummi Umayyah; Boas Nicoyono Pasaribu; Indri Nurhabibah
JFARM - Jurnal Farmasi Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fiddunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jfarm.v2i2.1053

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang Uji aktivitas antibakteri ekstrak daun mayana (Coleus atropurpureus [L] Benth.) dari beberapa tingkat kepolaran pelarut. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui berapa daya hambat ekstrak daun mayana terhadap bakteri gram positif (Streptococcus mutans) dan bakteri gram negatif (Shigella dysenteriae) berdasarkan tingkat kepolaran pelarut. Metode ekstraksi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode maserasi dengan 4 tingkat polaritas pelarut yang dimulai dari pelarut non polar (n-heksan), diikuti dengan pelarut semipolar (etil asetat dan kloroform) dan pelarut polar (etanol). Pengujian aktivitas antibakteri dilakukan dengan uji metode sumur difusi, dan parameter yang diamati adalah diameter daya hambat. Hasil penelitian menunjukan bahwa ekstrak n-heksan memberikan daya hambat tertinggi pada bakteri gram negatif (Shigella dysenteriae) dan ektrak n-heksan pada bakteri gram positif (Streptococcus mutans) berturut-turut adalah 22.81 mm dan 20.99 mm. Jadi, ekstrak daun mayana dapat menghambat bakteri Shigella dysenteriae dan Streptococcus mutans dengan kategori yang sangat kuat.  
EDUKASI DAN PELATIHAN PIJAT BAYI UNTUK OPTIMALISASI TUMBUH KEMBANG BALITA Meyana Marbun; Keysha Iszmi Erhan; Amanda Sahfitri
Jurnal Pengabdian Bukit Pengharapan Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : LPPM Institut Teknologi dan Bisnis Kristen Bukit Pengarapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61696/jurdian.v2i1.904

Abstract

Abstrak Pijat bayi telah diakui secara luas memiliki berbagai manfaat, tidak hanya untuk relaksasi tetapi juga untuk stimulasi tumbuh kembang balita. Namun, masih banyak orang tua, khususnya ibu di komunitas, yang belum memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai mengenai teknik dan manfaat pijat bayi yang benar. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu/pengasuh balita di [nama lokasi/desa] tentang pijat bayi sebagai upaya optimalisasi tumbuh kembang balita. Metode yang digunakan adalah penyuluhan interaktif, demonstrasi langsung, dan praktik mandiri dengan pendampingan. Kegiatan ini melibatkan [jumlah] ibu/pengasuh balita. Evaluasi dilakukan melalui kuesioner pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan, serta observasi keterampilan praktik pijat bayi. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan dan keterampilan peserta. Rekomendasi mencakup keberlanjutan program edukasi dan pembentukan kelompok pendukung pijat bayi di komunitas.