Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Kepadatan dan Morfometrik Teripang Pasir Holothuria scabra di Perairan Koblain, Desa Hansisi, Kecamatan Semau, Kabupaten Kupang Dacosta, Elias Don; Tjendanawangi, Agnette; Dahoklory, Nicodemus
JURNAL VOKASI ILMU-ILMU PERIKANAN (JVIP) Vol 4, No 2 (2023): April 2024
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35726/jvip.v4i2.7218

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepadatan dan morfometrik teripang pasir H. scabra yang berada di Perairan Koblain, Desa Hansisi, Kecamatan Semau, Kabupaten Kupang.  Penelitian ini dilakukan pada tanggal 1 Mei – 1 Juni 2023. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode transek. Penggunaan metode transek dilakukan dengan cara transek ditarik tegak lurus dari posisi surut terendah ke arah tubir karang di perairan Hansisi. Pada lokasi ditarik transek sepanjang 100 m, dengan jarak setiap transek yaitu 50 m, dan setiap transek memiliki 10 kuadran dengan ukuran 1 x 1 m. Parameter yang diamati dalam penelitian ini yaitu kepadatan dan morfometrik teripang pasir (H. scabra). Data penelitian disajikan dalam bentuk tabel dan gambar kemudian dibahas secara deskriptif.  Hasil penelitian menunjukan bahwa kepadatan tertinggi terdapat pada stasiun I transek III dengan jumlah 26 ekor teripang dengan jenis substrat lumpur berpasir dan pasir bercampur pecahan karang dan jenis lamun Endhalus, sedangkan jumlah kepadatan terendah terdapat pada stasiun II transek II dengan jumlah kepadatan 8 ekor teripang dengan jenis substrat berlumpur dan jenis lamun Endhalus. Hasil pengamatan morfometrik teripang pasir pasir pada stasiun II lebih tinggi dibandingkan morfometrik stasiun I.Kata kunci : Teripang pasir (Holothuria scabra), Kepadatan, Morfometrik
Efektivitas Air Perasan Buah Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia) Terhadap Ikan Bandeng (Chanos chanos) Yang Diinfeksi Bakteri Vibrio Alginolyticus Lomi, Djoni Haniuf Kadja; Jasmanindar, Yudiana; Dahoklory, Nicodemus
JURNAL VOKASI ILMU-ILMU PERIKANAN (JVIP) Vol 4, No 1 (2023): November 2023
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35726/jvip.v4i1.6958

Abstract

Efek pemberian air perasan buah jeruk nipis untuk mencegah infeksi bakteri vibrio alginolitycus pada ikan bandeng, untuk mengetahui konsentrasi air perasan buah jeruk nipis yang tepat untuk mencegah infeksi bakteri Vibrio alginolitycus. Penelitian ini dilakukan dengan Metode penelitian yang di gunakan yaitu eksperimen dengan metode rancangan acak lengkap dengan 4 perlakuan 3 kali ulangan perlakuan yang di uji yaitu perlakuan A 50 ml, perlakuan B 75 ml, perlakuan C 100 ml perlakuan D 125 ml dan perlakuan Kontrol tanpa pemberian air jeruk nipis. Penelitian ini telah dilaksanakan selama 2 bulan, bertempat di Laboratorium  Stasiun Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Kupang. Parameter yang di amati pada penelitian ini yaitu sel darah merah (eritrosit), sel darah putih (leukosit), hemoglobin dan sintasan ikan bandeng. Darah ikan diambil pada bagian depan sirip ekor dengan menggunakan spuit yang terlebih dahulu diisi dengan Na-sitrat. Sebelum pengambilan darah, ikan dibius terlebih dahulu menggunakan larutan minyak cengkeh sebanyak 0,5 ml/1 L air selama 15 menit, selanjutnya darah diambil menggunakan spuit. Darah yang telah diambil selanjutnya dilakukan pengamatan hematologi yaitu : perhitungan sel darah merah, sel darah putih dan perhitungan Hemoglobin. Darah ikan yang diambil untuk melakukan perhitungan hematologi ini diambil pada saat ikan masih dalam keadaan sehat dan ikan belum diberi air perasan jeruk nipis, selanjutnya pengambilan darah setelah ikan diberi air perasan jeruk nipis dan pengambilan terakhir  darah ikan adalah pada saat telah diinfeksi dengan bakteri Vibrio alginolitycus. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa pemberian air perasan jeruk nipis  pengaruh nyata terhadap meningkatnya respon imun terhadap infeksi bakteri yang menyerang dalam proses pencegahan bakteri Vibrio alginolyticus.Kata kunci :Ikan Bandeng, eritrosit, leukosit, hemoglobin, Citrus Aurantifolia, Infeksi, Vibrio alginolitycus
Karakteristik Habitat dan Kandungan Metabolit Primer Padina australis di Perairan Hansisi dan Akle Moruk, Ireneus Dodi; Dahoklory, Nicodemus; Sunadji, Sunadji
JURNAL VOKASI ILMU-ILMU PERIKANAN (JVIP) Vol 4, No 2 (2023): April 2024
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35726/jvip.v4i2.7219

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik habitat dan kandungan metabolit primer P. australis yang diambil dari perairan Hansisi dan Akle. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 1 Mei – 1 Juni 2023. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif eksploratif. Pengumpulan sampel P. australis dilakukan dengan cara menelusuri sepanjang pesisir perairan Hansisi dan Akle pada saat air laut surut. Parameter yang diamati dalam penelitian ini yaitu jenis substrat yang menjadi karakteristik Habitat dan kandungan metabolit primer pada P. australis. Data penelitian disajikan dalam bentuk tabel dan gambar kemudian dibahas secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa P. australis ditemukan melekat pada patahan karang yang berada diantara lamun dan juga dapat ditemukan melekat pada bekas-bekas tali budidaya rumput laut. Hasil analisis kandungan metabolit primer P. australis dari kedua lokasi penelitian yaitu pada perairan Hansisi memiliki kadar protein 15,11%, kadar abu 63,49%, kadar air 1,69%, kadar lemak 1,92%, kadar karbohidrat 17,78%. Pada perairan Akle memiliki kadar protein 15,18%, kadar abu 55,36%, kadar air 3,37%, kadar lemak 1,90%, kadar karbohidrat 24,19%.Kata kunci : Alga coklat (P. australis), Habitat dan Kandungan Metabolit Primer
Studi Morfometrik dan Kepadatan Bulubabi Tripneustes gratilla Di Perairan Teluk Kupang, NusaTenggara Timur Tjendanawangi, Agnette; Dahoklory, Nicodemus; Salosso, Yuliana; Tobuku, Ridwan
JURNAL VOKASI ILMU-ILMU PERIKANAN (JVIP) Vol 4, No 1 (2023): November 2023
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35726/jvip.v4i1.7177

Abstract

Tripneustes gratilla merupakan salah satu jenis bulubabi yang banyak ditemukan di perairan Teluk Kupang dan sering ditangkap oleh masyarakat setempat sehingga diduga dapat berpengaruh pada penurunan morfometrik dan kepadatan bulubabi tersebut di habitatnya. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan untuk mengetahui morfometrik dan kepadatan bulubabi T. gratilla di perairan Teluk Kupang . Penelitian ini dilakukan pada tiga stasiun yaitu perairan Bolok, Tablolong, dan Hansisi Pulau Semau, menggunakan metode transek garis. Parameter yang diukur adalah bobot tubuh, diameter tubuh, dan kepadatan. Hasil pengamatan dan pengukuran menunjukkan morfometrik (bobot dan diameter tubuh) T. gratilla tergolong kecil berkisar 23,33 – 42,99 g dan diameter tubuh berkisar  35 – 40, 66 mm dengan kepadatan tergolong sedang berkisar 1,5 – 3,1 ind/m2. Kata kunci : bulubabi, Tripneustes gratilla, morfometrik, kepadatan
Pemeliharaan Cacing Sutra (Tubifex sp) dengan Dosis Pakan Organik yang Berbeda Menggunakan Sistem Resirkulasi Bana, Adolfina Maria; Dahoklory, Nicodemus; Tobuku, Ridwan
Jurnal Aquatik Vol 7 No 2 (2024): Aquatik
Publisher : Nusa Cendana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jaqu.v7i2.18689

Abstract

This research lasted for 21 days and took place at the Lewa Fish Seed Center (BBI), Lewa District, Lewa Paku Village, East Sumba Regency, East Nusa Tenggara Province. This research used a Completely Randomized Design (CRD) with 5 treatments and 3 replications consisting of treatment A as control, treatment B with organic feed dose = 5 g/container, treatment C with organic feed dose = 10 g/container, treatment D with feed dose organic = 15g/container and treat E organic feed dose = 20 g/container). The parameters observed in this study were absolute weight, absolute length and water quality. Data from the Anova test results on this parameter shows that the calculated F value (0.000) < F Table 5% (54.506) so it can be concluded that the treatment was given with different doses of organic feed, namely doses of 0 g/container, 5 g/container, 10 g/ container, 15 g/container and 0 g/container have a significant effect on absolute weight. The absolute growth parameters have a real influence so it can be concluded that the provision of organic feed has a real influence on producing weight and length growth of silk worms. Keywords: Silk worms, organic feed, length, absolute growth
Pemanfaatan Kotoran Ternak dan Masa Panen yang Berbada terhadap Tingkat Pertumbuhan dan Biomassa Cacing Sutra (Tubifex sp). Belo, Jitro Michdonia Mina; Salosso, Yuliana; Dahoklory, Nicodemus
Jurnal Aquatik Vol 7 No 2 (2024): Aquatik
Publisher : Nusa Cendana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jaqu.v7i2.18693

Abstract

The research was conducted at the Lewa Fish Seed Center (BBI), Lewa District, Lewa Paku Village, East Sumba Regency, East Nusa Tenggara Province for 30 days. Completely Randomized Design (CRD) as the method used with research variables in the form of differences in harvest time consisting of 3 (three) treatments and replicates. The treatments in this study include Treatment A harvest day 10, Treatment B harvest day 20, Treatment C harvest day 30. Parameters observed in this study were absolute weight, biomass and water quality. The absolute biomass increase of silk worms (Tubifex sp.) from the results of this study was highest in treatment C (30th day harvest time) which was 50.7 g/container, followed by treatment B (20th day harvest time) 30.3 g/container and treatment A (10th day harvest time) 7.0 g/container. The longer the harvest period, the more the results obtained. The length of harvest time that produces silk worms (Tubifex sp.) with optimal protein content from the results of this study is in treatment B (20th day harvest time) which is 49.781%, followed by treatment C (30th day harvest time) 41.611% and treatment A (10th day harvest time) 40.347%. Keywords: Absolute weight, biomassa, silk worm
Efektivitas Rotasi Pemberian Cacing Sutra Kering (Tubifex sp.) dan Pakan Komersil terhadap Pertumbuhan Ikan Mas (Cyprinus carpio) Mangge, Permatasari Fibria Kero; Dahoklory, Nicodemus; Linggi, Yulianus
Jurnal Aquatik Vol 8 No 2 (2025): Edisi Oktober 2025
Publisher : Nusa Cendana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Goldfish (Cyprinus carpio) as a high-economic aquaculture commodity requires appropriate cultivation techniques to meet market demand. Feed management as the main key to successful cultivation remains a problem for farmers, including goldfish farmers. The use of commercial feed requires quite high costs so that farmers use alternative feed to increase the protein content of the feed. Silkworms (Tubifex sp.) are known as a natural feed that is widely used because they are high in protein and economical. This study aims to determine the effect of the rotation of natural feed silkworms (Tubifex sp.) and commercial feed (pellets). The research design used was a Completely Randomized Design (CRD) with 4 different treatments, namely, A (Pellet 30 days-silkworms the next 30 days), B (silkworms 30 days - pellets the next 30 days), C (Silkworms 60 days), D (Pellet 60 days) with a treatment duration of 2 periods of 60 days. The data obtained were analyzed using the LSD test. The best treatment from the research results was obtained in treatment D (60-day pellets) with absolute weight growth (2.53 gr) and the highest survival rate was obtained in treatment C (60-day silk worm feed), namely 93.3%.