Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

STUDI MUTU DAN RELEVANSI PEMBELAJARAN PADA HASIL RAPOR PENDIDIKAN DI UPT SD NEGERI 179 INPRES BALANG, KABUPATEN TAKALAR Rahmadhani Rahmadhani; Wahira Wahira; Sumarlin Mus
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 10 (2024): Desember 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang studi mutu dan relevansi pembelajaran pada hasil rapor pendidikan di UPT SD Negeri 179 Inpres Balang Kabupaten Takalar, dengan fokus pada faktor penyebab rendahnya mutu dan relevansi pembelajaran beserta tindak lanjutnya. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, data diperoleh dari kepala sekolah dan guru melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik pengumpulan data, reduksi data, paparan data, dan penarikan kesimpulan akhir. Keabsahan data diperiksa menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1). Manajemen kelas: Pemetaan tempat duduk berdasarkan kemampuan membaca memperlambat pembelajaran karena fokus guru tertuju pada siswa berkemampuan rendah. Tindak lanjut: Mengombinasikan siswa secara acak, serta menggunakan tugas berbasis proyek. 2). Pemahaman sikap terhadap hukuman fisik: Perkelahian antarsiswa dan pelanggaran aturan sering dihukum secara fisik, seperti berdiri lama atau dipukul. Tindak lanjut: Penerapan pendekatan restoratif untuk mendorong siswa memahami dampak tindakan mereka dan memperbaiki kesalahan. 3). Iklim kesetaraan gender: Siswa laki-laki enggan mengikuti ekstrakurikuler seni karena takut stigma dan tidak mau terlibat dalam menjaga kebersihan kelas. Tindak lanjut: Guru mempromosikan kesetaraan gender melalui diskusi dan kegiatan kolaboratif, serta menerapkan program DOSATA untuk memotivasi pengelolaan sampah. 4). Toleransi dan kesetaraan peserta didik: Bullying terhadap siswa yang dianggap berbeda masih terjadi meski sudah ditegur dengan alasan bercanda. Tindak lanjut: Guru mengajarkan penghargaan terhadap keragaman melalui pendekatan budaya, seperti papan nama kelas berbahasa Makassar. 5). Layanan satuan pendidikan untuk peserta didik cerdas dan bakat istimewa: Siswa sering tertinggal materi karena mentoring dilakukan saat jam reguler. Tindak lanjut: Guru mengadakan kelas remedial dan memberikan tugas tambahan untuk mengejar ketertinggalan.
IMPLEMENTASI RENCANA KERJA TAHUNAN (RKT) DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI SDN 229 INPRES CAMBAYA KABUPATEN MAROS Putri Pebrianti; Muhammad Ardiansyah; Wahira Wahira
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 2 (2025): Februari 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui impelementasi rencana kerja tahunan dalam meningkatkan mutu pendidikan serta apa yang menjadi faktor pendukung dan penghambat Implementasi Rencana Kerja Tahunan (RKT) Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di SDN 229 Inpres Cambaya Kabupaten Maros. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, maka dari itu agar dapat mencapai suatu tujuan penelitian digunakan metode pengumpulan data yakni wawancara, observasi dan dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru dan orang tua siswa di SDN 229 Inpres Cambaya Kabupaten Maros. Analisis data dari penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rencana kerja tahunan dalam meningkatkan mutu pendidikan di SDN 229 Inpes Cambaya Kabupaten Maros dilihat dari beberapa indikator yaitu kesiswaan, kurikulum dan kegiatan pembelajaran, pendidik dan tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, keuangan dan pembiayaan, budaya dan lingkungan sekolah, peran serta masyarakat dan kemitraan, dan rencana- rencana lain yang mengarah kepada peningkatan dan pengembangan mutu. Indikator yang paling berkontribusi terhadap peningkatan mutu pendidikan yaitu kesiswaan. Dimana kesiswaan pada kegiatan non akademik dilihat dari siswa yang ikut serta dalam perlombaan mereka mampu mendapatkan beberapa prestasi. Selain dari kesiswaan, indikator yang berkontribusi juga yaitu budaya dan lingkungan sekolah dimana dilakukannya pembiasaan-pembiasan dimana pembiasaan ini mampu meningkatkan mutu pendidikan. Peningkatan mutu pendidikan di SDN 229 Inpres Cambaya Kabupaten Maros juga dipengaruhi oleh peran serta masyarakat dan kemitraan termasuk pada partisipasi orang tua peserta didik. Adapun faktor pendukung adalah kerja sama yang baik dan adapun faktor penghambat yaitu dana yang masih sangat minim.
PELAKSANAAN PROGRAM GERAKAN LITERASI SEKOLAH DI SD INPRES CILALLANG KOTA MAKASSAR Annisa Friya Ardini; Wahira Wahira; Hasan Hasan
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 2 (2025): Februari 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang Pelaksanaan Program Gerakan Literasi Sekolah di SD Inpres Cilallang Kota Makassar serta faktor pendukung dan faktor penghambatnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan sumber data dari Kepala Sekolah, tenaga pustakawan, dan guru disekolah tersebut. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi, kemudian di analisis mengunakan teknik pengumpulan data, reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan akhir. Keabsahan data diperiksa menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan Pelaksanaan Program Gerakan Literasi Sekolah di SD Inpres Cilallang Kota Makassar dilaksanakan berdasarkan tahap pembiasaan, tahap pengembangan, tahap pembelajaran. Pada tahap pembiasaan melakukan kegiatan membaca 15-20 menit sebelum pembelajaran dimulai, menyediakan perpustakaan, menyediakan pojok baca dikelas dan halte literasi diluar kelas. Pada tahap pengembangan meningkatkan kemampuan literasi melalui kegiatan-kegiatan literasi yang beragam dan menarik, pengelompokan siswa berdasarkan kemampuan literasi. Pada tahap pembelajaran mengintegrasikan pembelajaran literasi kedalam kurikulum sekolah, Memberikan pelatihan kepada guru dan staf perpustakaan berbasis literasi, serta melibatkan melibatkan orang tua dalam mendukung kegiatan literasi di rumah dan di sekolah. Faktor Pendukung dalam pelaksanaan program gerakan literasi sekolah di SD Inpres Cilallang Kota Makassar yaitu sarana dan prasarana yang memadai, lingkungan yang kondusif, dan program dan kegiatan literasi yang beragam. Faktor Penghambat dalam pelaksanaan program gerakan literasi di SD Inpres Cilallang Kota Makassar yaitu rendahnya minat baca sebagian siswa, minimnya variasi dan ketersediaan bahan bacaan yang menarik serta sarana pendukung yang kurang maksimal.