Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Edukasi Tentang Pengawasan dalam Pengelolaan Anggaran dan Keuangan yang Melibatkan Masyarakat Desa Maukeli Kecamatan Mauponggo Kabupaten Nagekeo Parera, Kasilda Odilia; Riantoby, Nanda Sumbawati Ema Duli; Kelen, Veronika Boleng; Lawalu, Stephanie Perdana Ayu; Sius, Karolus Tatu
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v5i3.2307

Abstract

Pengelolaan keuangan dan anggaran desa merupakan unsur utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang transparan, akuntabel, dan demokratis. Pengawasan partisipatif ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang transparan dalam penggunaan dana desa mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pertanggungjawaban. Desa Maukeli merupakan salah satu desa yang aktif mengawasi anggaran dan keuangan desa, dan masyarakat memegang peranan penting dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas. Masih ada pula masalah, seperti kesalahpahaman sebagian warga tentang pengelolaan uang dan minimnya sumber daya untuk pengawasan yang efektif. Melibatkan masyarakat dalam proses pemantauan bertujuan untuk mencegah penyimpangan, meningkatkan rasa kepemilikan atas pembangunan desa, dan menciptakan tata kelola keuangan desa yang transparan dan koheren. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan metode sosialisasi melalui pendekatan partisipatif dengan melibatkan aparatur desa dan masyarakat dalam proses pengawasan pengelolaan anggaran desa. Hasil kegiatan pengabdian ini untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelaksanaan pembangunan desa, mencegah penyalahgunaan anggaran, dan menjamin bahwa uang digunakan untuk keuntungan masyarakat.
PERAN PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PEMBERDAYAAN GENERASI MUDA DI DESA ORINGBELE, FLORES TIMUR Dilen, Silifosto Sili; Ethelbert, Yohanes Kornelius; Ayu Lawalu, Stephanie Perdana; Jansen Sinlae, Alfry Aristo; Sius, Karolus Tatu
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v4i2.2494

Abstract

Abstract: This community service program was conducted in Oringbele Village, East Flores, with a focus on empowering the youth through character education. The program aimed to instill values such as integrity, responsibility, and social awareness among the young generation. Through youth engagement and leadership training, positive changes were observed in the attitudes and behaviors of the youth. The long-term goal is to shape a morally upright and responsible generation that contributes positively to society. A sustained decrease in juvenile delinquency rates is expected as the values of character education are integrated into daily life.Keywords: Youth Empowerment, Character Education, Integrity, Responsibility, Social Awareness, Oringbele Village. Abstrak: Program pengabdian masyarakat ini dilakukan di Desa Oringbele, Flores Timur, dengan fokus pada pemberdayaan generasi muda melalui pendidikan karakter. Program ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai seperti integritas, tanggung jawab, dan kesadaran sosial di kalangan generasi muda. Melalui keterlibatan pemuda dan pelatihan kepemimpinan, perubahan positif terlihat dalam sikap dan perilaku para pemuda. Tujuan jangka panjangnya adalah membentuk generasi yang moral dan bertanggung jawab yang memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Penurunan berkelanjutan dalam tingkat kenakalan remaja diharapkan terjadi seiring dengan integrasi nilai-nilai pendidikan karakter dalam kehidupan sehari-hari. Kata kunci: Pemberdayaan Pemuda, Pendidikan Karakter, Integritas, Tanggung Jawab, Kesadaran Sosial, Desa Oringbele.
Optimalisasi Ketepatan Sasaran Penyaluran Bantuan Sosial Kartu Indonesia Pintar (KIP) pada Masyarakat Desa Pasir Putih Kecamatan Nagawutung Kabupaten Lembata Metti, Maria Marlentys Erpioni; Sareng, Yohanis Yesanto; Welin, Elisabeth Date Masan; Kelen, Veronika Boleng; Sius, Karolus Tatu
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 4 (2025): November
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v8i4.9434

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini menganalisis peran sosialisasi dalam meningkatkan ketepatan sasaran penyaluran bantuan sosial program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah di Desa Pasir Putih, Kecamatan Nagawutung, Kabupaten Lembata. Tujuan pengabdian ini untuk membantu masyarakat desa Pasir Putih untuk lebih memahami program KIP Kuliah, mulai dari syarat-syaratnya, dokumen yang dibutuhkan, sampai cara untuk mendaftar. Metode observasi digunakan dengan tahapan perencanaan, persiapan, dan pelaksanaan kegiatan sosialisasi terdiri dari aparat desa dan masyarakat. Kegiatan menggunakan pendekatan komunikasi tatap muka untuk menyampaikan informasi syarat dan prosedur pendaftaran KIP Kuliah. Hasil menunjukkan sosialisasi berperan penting meningkatkan pemahaman masyarakat tentang program bantuan sosial. Sebelum sosialisasi, banyak peserta belum memahami syarat dan dokumen KIP Kuliah, namun setelah kegiatan terjadi peningkatan pemahaman signifikan. Komunikasi tatap muka terbukti efektif dengan adanya feedback langsung. Keterlibatan aparat desa sangat penting karena memiliki kedekatan dengan masyarakat. Sosialisasi berfungsi sebagai jembatan komunikasi pemerintah-masyarakat untuk meningkatkan ketepatan sasaran penyaluran KIP Kuliah. Inovasi dari pengabdian ini menghasilkan pengembangan model sosialisasi partisipatif dengan feedback langsung dan melibatkan aparat desa sebagai verifikator lokal, berbeda dari pendekatan konvensional yang bersifat satu arah. Rekomendasi yang dihasilkan meliputi: pembentukan sistem informasi terpadu data kemiskinan-calon mahasiswa, alokasi sumber daya sosialisasi berkelanjutan, dan replikasi model untuk program bantuan sosial lainnya di daerah terpencil.