Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

THE EMERGENCE OF CHATGPT: EXPLORING ITS POTENTIAL IN DESIGNING ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION LEARNING Suhendi, Saca; Yulianti, Ferina; Isnaini, Nurul Azizatul; Jamal, Jamal; Tamim, Ahmad; Wulandari, Reksahati; Ruswandi, Uus
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 13 No. 02 (2024): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v13i02.5894

Abstract

The phenomenon of the emergence of ChatGPT certainly provides a new colour in various sectors of life, including in the field of education, both general education and Islamic education. ChatGPT is reliable enough to have potential in the learning process, but in its application, it can cause pros and cons. Therefore, this study aims to describe the potential of ChatGPT in Islamic Religious Education and the challenges faced in applying ChatGPT in Islamic Religious Education. This type of research is qualitative research with a library research method. The results showed that ChatGPT has great potential to have a significant impact on Islamic Religious Education learning because it can increase the productivity of both teachers in facilitating the development of teaching tools and materials and students in exploring ideas freely. However, in its application, ChatGPT has several challenges that can cause problems related to accuracy, ethics, and compatibility with values in Islamic education, as well as general academic integrity issues that include the risk of plagiarism, fraud, and misuse of information sources. ChatGPT has enormous potential in facilitating the learning process of Islamic Religious Education, but behind this potential, there are several challenges faced in its application. Therefore, teachers must always be proactive in integrating ChatGPT into the learning process to ensure that the information obtained by Islamic values is upheld. Teachers' policies in using ChatGPT for students also need to be carried out so that the degradation of critical reasoning and in-depth understanding of Islamic Religious Education materials does not occur.
Model Pembelajaran dan Gender Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Rosyida, Nadya Ilma; Isnaini, Nurul Azizatul; Wulandari, Reksahati; Kariadinata, Rahayu; Malik, Adam
Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo Vol 5 No 2 (2024): Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo, 5(2), Juni 2024
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/jtikborneo.v5i3.6985

Abstract

Mata pelajaran Pendidikan Agama Islam terkesan membosankan bagi beberapa siswa, maka guru PAI menerapkan beberapa model pembelajaran di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis pengaruh model pembelajaran yang digunakan terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam, (2) menganalisis pengaruh gender terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam, (3) menganalisis keterkaitan antara model pembelajaran dan gender terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Agam Islam.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Metode yang digunakan adalah ex post facto. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa di salah satu SMP di Kabupaten Pemalang. Sampel pada penelitian ini menggunakan teknik random sampling. Data bersumber dari dokumen berupa hasil belajar peserta didik dan dokumen sekolah. Statistic inferensial parametrik digunakan untuk mengambil kesimpulan terhadap suatu populasi dengan teknik uji hipotesis. Jenis perhitungannya adalah uji Anova Dua Jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh antara model pembelajaran yang digunakan dan gender terhadap hasil belajar pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam siswa kelas IX pada salah satu SMP di Kabupaten Pemalang.
Mengkaji Tafsir antara Kelisanan dan Cetak Jurnal The Kyai’s Voice and Arabic Qur’an (Translation, Orality, and Print in Modern Java) Johanna Pink Isnaini, Nurul Azizatul; Fahreza, Muhammad; Ramadhan, Arya Gumilang; Syafiq, Salsabila Nafis Raihanah; Karman, Karman
el Buhuth: Borneo Journal of Islamic Studies el Buhuth: Borneo Journal of Islamic Studies, 6(2), June 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (Center for Research and Community Services), Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/el-buhuth.v6i2.7590

Abstract

Tulisan ini berfokus pada pengkajian jurnal tafsir antara kelisanan dan cetak praktik penerjemahan Al-Qur’an ke dalam bahasa Jawa di era pasca kemerdekaan Indonesia. Karya yang muncul menunjukkan bahwa jangkauan praktik penerjemahan jauh melampaui pengertian kontemporer tentang penerjemahan kitab suci. Hal ini berkaitan dengan status orang Jawa di negara yang bahasa cetaknya dominan adalah bahasa Indonesia. Mempelajari kegiatan penerjemahan dalam berbagai dapat memperluas perspektif tentang praktik penerjemahan kontemporer. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengkaji Tafsir Antara Kelisanan dan Cetak Dalam Jurnal The Kyai’s Voice And The Arabic Qur’an (Translation, Orality, And Print In Modern Java) milik Johanna Pink. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian studi pustaka/library research. Dimana penelitian ini dilakukan berdasarkan hasil kajian tertulis seperti buku atau hasil penelitian, dan model penelitian ini menggunakan penelitian analisis deskritif. Dimana pendekatan data-datanya berasal dari beberapa jurnal yang sudah terakreditasi, buku, dan didapatkan melalui internet, lalu di analisis secara pribadi, yang dimana sumber data penelitian berasal dari data primer yakni Jurnal ‘The Kyai’s voice and Arabic Qur’an’ karya Johanna Pink yang diterbitkan pada tahun 2020. Berdasarkan hasil kajian yang dilakukan, peneliti menunjukkan bahwa analisis terhadap empat terjemahan Al-Qur’an Bahasa Jawa tersebut merumuskan model terjemahan Al-Qur’an berbahasa Jawa Pertama, terjemahan literal yang ditulis sangat dekat dengan struktur asal teks Arab Al-Qur’an, Kedua, transliterasi grammatikal yang mengikuti sistem makna Gandhul; dan Ketiga, transliterasi naratif.