Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pendampingan Legalitas Usaha Nasabah BTPN Syariah melalui Pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) di MMS Sukodono Aidillah, Selvi Nur; Kurniasari, Irma
Abdimas Toddopuli: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Volume 7, No 2, Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/atjpm.v7i2.7702

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah berperan penting dalam mendukung perekonomian nasional, namun banyak pelaku usaha termasuk nasabah BTPN Syariah di MMS Sukodono masih belum memiliki legalitas dasar seperti Nomor Induk Berusaha. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membantu nasabah memperoleh legalitas usaha melalui pendampingan langsung oleh fasilitator program Bestee. Metode kegiatan dilakukan melalui empat tahap, yaitu perkenalan, pengajaran materi, review materi dan praktik, serta penutupan. Pelaksanaan kegiatan berlangsung selama empat bulan dengan pendampingan rutin kepada 24 nasabah, di mana tujuh di antaranya berhasil menerbitkan NIB sebagai hasil langsung dari program. Hasil pendampingan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman nasabah mengenai pentingnya legalitas usaha serta kemampuan dalam mengurus NIB. Program ini tidak hanya memberikan manfaat bagi pelaku usaha, tetapi juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memperluas pengalaman dalam pemberdayaan masyarakat.
Implementasi Strategi Branding dalam Meningkatkan Pendapatan Pelaku UMKM Nasabah BTPN Syariah di MMS Krembung Nazwa, Kafilatun; Kurniasari, Irma
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 6, No 1 (2026): Abdira
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v6i1.1545

Abstract

Micro Small and Medium Enterprises (MSMEs) play a strategic role in increasing the income of local businesses. However, many MSMEs, especially BTPN Syariah customers, have yet to optimize branding-based marketing strategies and consider trademarks to be less important. This assistance program aims to increase MSME income through the implementation of branding strategies, particularly through the creation and strengthening of attractive and informative trademarks. The assistance method is carried out through direct assistance, branding education, and the implementation of business promotion media. The results of the program show an increase in MSME actors' understanding of the importance of branding, the formation of a more professional business identity, and the potential for increased business competitiveness and income.
Kontribusi Peran Fasilitator Program BESTEE dalam Pendampingan Sertifikasi Halal Self-Declare Nasabah BTPN Syariah: Penelitian Aulia, Tery Cindy; Kurniasari, Irma
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4393

Abstract

Usaha mikro, kecil, dan menengah memiliki peran penting dalam menggerakkan pertumbuhan ekonomi nasional. Namun, masih banyak pelaku usaha pangan yang menghadapi kendala dalam memenuhi legalitas usaha, terutama sertifikasi halal. Di Kecamatan Cerme, para pengusaha kecil masih kurang memahami mekanisme sertifikasi halal gratis melalui skema deklarasi mandiri, sehingga membuat kepercayaan konsumen rendah dan daya saing produk terbatas. Program pendampingan ini dilakukan untuk meningkatkan pemahaman dan legalitas produk pangan mitra melalui proses sertifikasi halal self-declare. Kegiatan dilaksanakan melalui observasi langsung, wawancara, dokumentasi, serta pendampingan teknis selama empat kali pertemuan pada bulan September hingga Oktober. Fasilitator program pemberdayaan usaha memanfaatkan aplikasi digital untuk asesmen usaha, penyampaian materi, monitoring, hingga pengajuan sertifikasi halal melalui platform resmi. Tahapan program mencakup penilaian profil usaha, edukasi mengenai pentingnya legalitas halal, pendampingan pembuatan identitas usaha seperti Nomor Induk Berusaha, serta bimbingan dalam proses pendaftaran sertifikasi halal yang dilengkapi verifikasi proses produksi. Hasil pendampingan menunjukkan peningkatan kesadaran pelaku usaha terhadap pentingnya legalitas. Dua nasabah berhasil memperoleh sertifikat halal dan memperbaiki identitas usaha. Legalitas ini meningkatkan kepercayaan konsumen, memperluas peluang pemasaran, serta memperkuat daya saing produk pangan skala mikro di Kecamatan Cerme.