Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Activated Carbon from Plantain Stems as NO2ˉ and Mn2+ Adsorbent on Well Water Betsy Felita; Cucun Alep Riyanto; Yohanes Martono
EduChemia (Jurnal Kimia dan Pendidikan) Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Department of Chemical Education Faculty of Teacher Training and Education Universitas Su

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (697.42 KB) | DOI: 10.30870/educhemia.v6i1.8887

Abstract

Waste contamination in the environment can not be avoided in water, even though water is the main necessity for living things. Contaminants that are too high such as nitrites and manganese will have a negative impact if consumed continuously. In this research, the synthesis of activated carbon from Plantain stems as an adsorbent for nitrite (NO2ˉ) and manganese (Mn2+)contaminants has been carried out. Synthesis of activated carbon from Plantain stem (ACPS) was carried out with a carbon: H3PO4 impregnation ratio of 1:6 (w/w) and heating using a furnace at 600 oC for an hour. Characterization of ACPS using an Infrared Spectrophotometer showed the presence of functional groups C-H, C = H, C≡C, C-O, P-O, and C-NH3+ or P-H bonds. The results of characterization by XRD showed that the ACPS was amorphous but little crystalline. In the adsorption study, the adsorption isotherms of ACPS on NO2ˉ and Mn2+ ions followed the Redlich-Peterson isotherm with R2 values of 0.9968 and 0.4753, respectively. The adsorption kinetics of ACPS on NO2ˉ and Mn2+ ions followed the Diffusion Intraparticle model with R2 values of 0.8585 for NO2ˉ ions and Pseudo Second Order with R2 values of 0.9482 for Mn2+ ions. In the study of the adsorption efficiency of NO2ˉ and Mn2+ ions using ACPS on well water in the Guyangan Jepara villages, it was found that the reduction efficiency was 15%, only at NO2ˉ ion levels.
Optimasi Ekstraksi Protoporphyrin-IX dari Kerabang Telur Puyuh (Coturnix Coturnix L.) Harry Setiawan; Cucun Alep Riyanto; Dewi K.A.K. Hastuti; Yohanes Martono
EduChemia (Jurnal Kimia dan Pendidikan) Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Department of Chemical Education Faculty of Teacher Training and Education Universitas Su

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1463.48 KB) | DOI: 10.30870/educhemia.v3i1.1614

Abstract

Industri tekstil banyak menggunakan pewarna sintetik karena mudah dalam pewarnaan dan murah, tetapi memiliki dampak yang buruk bagi lingkungan sekitar. Kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan membuat peusahaan tekstil mencoba kembali menggunakan pewarna alami. Kerabang telur puyuh memiliki protoporphyrin IX yang dapat digunakan sebagai pewarna. Kondisi optimum ekstraksi protoporphyrin IX dari kerabang telur puyuh perlu diteliti lebih lagi ditinjau dari komposisi pelarut, metode, dan siklus ekstraksi. Kerabang telur puyuh dikeringkan kemudian diekstraksi menggunakan pelarut metanol 96% dan HCl  (v/v) (HCl(p) dan HCl 5%, v/v) dengan metode maserasi dan ultrasonik. Siklus ekstraksi dioptimalkan dengan variasi hingga 5 siklus. Penetapan kadar protoporphyrin dilakukan  dengan menggunakan spektroskopi UV-VIS berdasarkan persamaan Lambert-Beer. Ekstrak difraksinasi menggunakan klorofom dengan rasio 1 : 2 v/v (klorofom : ekstrak). Fase organik dipindai dengan menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak kerabang telur puyuh mengandung protoporphyrin IX, terlihat dari hasil spektra yang cocok dengan spektra protoporphyrin standard. Kondisi ekstraksi protoporphyrin yang optimum didapatkan dengan menggunakan pelarut metanol 96% dan HCl(p) 5% (v/v) secara maserasi. Siklus ekstraksi protoporphyrin yang optimal adalah 3 siklus dengan kadar protoporphyrin dalam ekstrak adalah 1,92 ×10-2 % b/b.
The Determination of Metals and Minerals Contains in The Water of Pucung River, Prehistoric Site Sangiran, Central of Java Agung Rimayanto Gintu; Cucun Alep Riyanto; Widhi Handayani; Andri Purnomo; Stefanus Agung Wicaksono
JKPK (Jurnal Kimia dan Pendidikan Kimia) Vol 4, No 1 (2019): JKPK ( Jurnal Kimia dan Pendidikan Kimia)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkpk.v4i1.25250

Abstract

Sangiran was an important  prehistoric site heritage for Indonesia. Entire site area was living environment once pass by several rivers, one of them was Pucung river. This study was approaching study from water environment by measuring metals and minerals contained in the water from Pucung river and measured that Iron (Fe) containend was 0,01mg/L; Zink (Zn) 0,02mg/L; Nickel (Ni) 0,00mg/L; Mangan (Mn) 0,00mg/L; Chrom (VI) (Cr6+) 0,009mg/L; Aluminium (III) (Al3+) 0,00mg/L and Copper (Cu) 0,01mg/L. From the minerals containing measured that Phosphate (PO4) 0,37mg/L; Nitrate (NO3-) 0,8mg/L; Nitrite (NO2-) 0,001mg/L; Chloride (Cl-) 0,01mg/L; Fluoride (F-) 0,00mg/L; Sulphide (S2-) 0,0µg/L; Sulphate (SO42-) 6,00mg/L; and N as N-NH3 (Ammonia) 0,05mg/L. This studi continuing the study before wich are just limiting to studying the river stratigraphy..
Karakterisasi Karbon Aktif Kulit Singkong (Manihot esculenta Crantz) Berdasarkan Variasi Konsentrasi H3PO4 dan Lama Waktu Aktivasi Fahmi Puteri Perdani; Cucun Alep Riyanto; Yohanes Martono
Indonesian Journal of Chemical Analysis (IJCA) Vol. 4 No. 2 (2021): Indonesian Journal of Chemical Analysis
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/ijca.vol4.iss2.art4

Abstract

Unsur karbon yang cukup tinggi pada kulit singkong membuat peneliti memanfaatkannya sebagai karbon aktif. Tujuan penelitian ini adalahmenentukan karakteristik karbon aktif kulit singkong (KASP) berdasarkan konsentrasi H3PO4 dan lama waktu aktivasi pada suhu 600 °C. Sintesis KASP menggunakan tahap karbonisasi pada suhu 500 °C, impregnasi menggunakan karbon:H3PO4 1:5 (b/b) dengan variasi konsentrasi yaitu pada 10-50%, aktivasi pada suhu 600 °C selama 2 jam. KASP dengan konsentrasi optimal kemudian diaktivasi menggunakan variasi waktu 1-3 jam pada suhu 600 °C. Selanjutnya KASP dikarakterisasi menggunakan FTIR, XRD, dan SEM-EDX. Morfologi permukaan KASP menunjukkan permukaan yang berongga yang dominasi oleh unsur  C(55,20%), O(28,86%), N(8,00%), P(6,22%), dan Na(1,72%).
Activated Carbon from Sugarcane (Saccharum officinarum L.) Bagasse for Removal Ca2+ and Mg2+ Ion from Well Water Ira Tyas Kurniasari; Cucun Alep Riyanto; Yohanes Martono
Stannum : Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 2 No 2 (2020): Oktober 2020
Publisher : Department of Chemistry - Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/jstk.v2i2.1877

Abstract

Humans need water with good quality to fulfill their needs. Water with high hardness content will have a bad impact if consumed continuously, so the adsorption method is carried out to reduce the concentration of Ca2+ and Mg2+ ions. The adsorption process uses sugarcane bagasse activated carbon (SBAC) and the tested water sample is well water in District Jati, Kudus. Synthesis of SBAC was conducted with H3PO4 30% as an activator at an impregnation ratio of 1:5 (w/w) at temperature 700°C. The FTIR result showed that SBAC contains O-H, C-H, C=C, C≡C, and C-O as functional groups. Analysis result with the XRD instrument showed that the microstructure of SBAC that is formed is turbostatic structure and amorphous. Modeling isotherm suitable for SBAC adsorption on Ca2+ ions is Langmuir isotherm where the R2 value is 0.9134 which shows that the adsorption process occurs chemically and monolayer. Modeling isotherm suitable for SBAC adsorption on Mg2+ ions is Elovich isotherm where the R2 value is 0.8638 which means that the adsorption process is multilayer and adsorption in non-ideal conditions. Modeling kinetics suitable for SBAC adsorption on Ca2+ and Mg2+ ions is Pseudo Orde 2 where the R2 value is 0.9395 and 0.7274. Percent efficiency value of sugarcane activated carbon adsorption of Ca2+ dan Mg2+ ions on District Jati, Kudus well water is 14.44% and 8.94% and 40 minutes stirring time.
Studi Kinetika dan Isoterm Adsorpsi Ion Fe (III) dan Mn (II) pada Karbon Aktif Batang Eceng Gondok Cucun Alep Riyanto; Bereka Meidelivia Raharjianti; November Rianto Aminu
Jurnal Riset Teknologi Industri Vol.15 No.1 Juni 2021
Publisher : Balai Riset dan Standardisasi Industri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26578/jrti.v15i1.6633

Abstract

Batang Eceng Gondok (BEG) (Eichhornia crassipes) mengandung senyawa lignoselulosa yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan karbon aktif dengan biaya rendah dan terbarukan. Penggunaan karbon aktif dari BEG sebagai adsorben berpotensi menurunkan konsentrasi logam berat, seperti ion Fe(III) dan Mn(II). Tujuan penelitian ini adalah menentukan pemodelan kinetika dan isoterm adsorpsi karbon aktif BEG pada ion Fe(III) dan Mn(II), serta menentukan efisiensi penurunan kadar ion Fe(III) dan Mn(II) menggunakan karbon aktif BEG pada air sumur di desa Guyangan Kabupaten Jepara. Metode sintesis karbon aktif BEG dilakukan dengan proses karbonisasi pada suhu 400℃ selama 60 menit lalu dilanjutkan aktivasi kimia menggunakan H3PO4 30% pada rasio impregnasi karbon: H3PO4 (1:4, b/b) selama 24 jam serta aktivasi fisika pada suhu 600℃ selama 60 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adsorpsi karbon aktif BEG pada ion Fe(III) dan Mn(II) mengikuti pemodelan isoterm Redlich-Peterson dengan nilai R2 berturutan adalah 0,9386 dan 0,9982. Pemodelan kinetika adsorpsi karbon aktif BEG pada ion Fe(III) dan Mn(II) mengikuti pemodelan Pseudo Orde Dua dengan nilai kapasitas adsorpsi masing-masing sebesar 32,7869 mg/g dan 1,4166 mg/g. Nilai % efisiensi adsorpsi ion Fe(III) dan Mn(II) menggunakan karbon aktif BEG pada air sumur di desa Guyangan Kabupaten Jepara sebesar 23,37% dan 79,25%. Kata kunci : adsorpsi, batang eceng gondok, isoterm, karbon aktif, kinetika  
Pendidikan Dan Penyuluhan Kepada Masyarakat Desa Kalikurmo Kecamatan Bringin Kabupaten Semarang Hartati Soetjipto; Cucun Alep Riyanto; Teresa Febriyanti; Yoga Andika Putra; Mitra Krisdayanti; Laili Nurrohmah
Magistrorum et Scholarium: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (749.639 KB) | DOI: 10.24246/jms.v1i12020p89-96

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini ditujukan untuk peningkatan kualitas pengajaran dan pembelajaran anak-anak SD Desa Kalikurmo, Kecamatan Beringin, Kabupaten Semarang dalam bidang IPA dan matematika. Desa Kalikurmo memiliki sumber daya manusia yang memiliki latar pendidikan yang rendah, sehingga para warganya memiliki wawasan yang minim dan kurang berkembang. Hal ini menyebabkan kami tergerak dalam memberikan penyuluhan kepada warga Desa Kalikurmo yang sekiranya bisa membantu menambah wawasan dan pengetahuan mereka. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk membantu pengajaran di kelas dan bimbingan belajar di luar jam pelajaran. Anak-anak sekolah tingkat SD terbantu dalam pendalaman materi IPA dan Matematika dengan adanya kegiatan ini.
Pemberdayaan Masyarakat di Desa Kalikurmo Berbasis Kearifan Lokal: Pelatihan e-Commerce untuk Meningkatkan Akses Pemasaran dan Penjualan Produk Hasil Desa Cucun Alep Riyanto; I Gede Kesha Aditya Kameswara; Afif Afina; Ira Tyas Kurniasari; Yemima Kristiani
Magistrorum et Scholarium: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (592.655 KB)

Abstract

The community service activities are very crucial to be done in order to improve human resources in Kalikurmo village as well as helping people in this village to improve their income. The aim of this activities is to train the community in Kalikurmo village, especially Gedad hamlet, with basic knowledge about e-commerce and its use. The method used is data collection through questionnaires, counseling, e-commerce training and photo techniques. The results obtained from this community service activity are that this activity improves the quality of students themselves, and e-commerce training for the community is proven to be used by the community to promote and sell their product or handicrafts.
Pemberdayaan Masyarakat Desa Jlarem Kecamatan Gladagsari Kabupaten Boyolali (Fasilitasi Pembelajaran Kimia Siswa dan Penyuluhan Pertanian) Cucun Alep Riyanto; Sarawinda Hutagalung; November Rianto Aminu; Jumiyati Jumiyati; Pandu Krisnawan; Nur Ayu Hidayati; Ratu Anggriani Tangke Parung; Samuel Yoga Saputra; Elizabeth Elizabeth; Maria Githania Maya Krisnawati; Yos Saputra Halomoan
Magistrorum et Scholarium: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (716.383 KB)

Abstract

Community service is undertaken effectively to implement knowledge outside of lectures and train students' hard and soft skills as well. Community service was conducted in rural Jlarem, Gladagsari District, Boyolali Regency. The issues raised in this community service are related to the education of children and society’s agricultural knowledge. Therefore, this community service aims respectively to create programs that can improve learning methods for students and increase the people's insight in terms of managing agriculture and farm products in rural Jlarem. This community service is to address learning difficulties due to virtual learning activities during the COVID-19 pandemic and the scarcity of fertilizers and plant pests that are occurring in rural Jlarem. The method used in education was regularly tutoring with materials that have been prepared and followed by fun experiment s. Meanwhile, the agriculture tutorial was conducted by combining the presentation of the material by speakers and the following discussion. The satisfaction value is conducted by assessing questionnaires that are distributed to participants. The result of this community service is the implementation of learning guidance, and an agricultural extension program acquired a 3.6 GPA predicate of user activity respectively succeed.
Dinamika Pembalikan Magnetisasi Nanoblock Berbasis Kobalt Teredam Kuat di Bawah Stimulasi Medan Panas Nur Aji Wibowo; Cucun Alep Riyanto
Jurnal Sains dan Edukasi Sains Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Sains dan Edukasi Sains
Publisher : Faculty of Science and Mathematics, Universitas Kristen Satya Wacana, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/juses.v6i1p1-6

Abstract

Dinamika pembalikan magnetisasi pada nanoblock berbasis kobalt teredam kuat yang distimulasi oleh pemanasan pulsa telah dieksplorasi secara numerik untuk model parallelepiped dengan ukuran 50×50×20 nm3. Pengaturan simulasi diimplementasikan untuk mengevaluasi dua parameter penting dalam perekaman magnetik dengan bantuan panas, yaitu stabilitas termal, dan konsumsi medan tulis. Stabilitas termal diukur melalui medan magnet induksi yang meningkat secara linear hingga 2 Tesla selama 2,5 ns pada kesetimbangan termal terhadap lingkungan. Dalam simulasi sistem dengan stimulasi medan panas, konsumsi medan tulis diselidiki menggunakan dua jenis pulsa, yaitu medan magnet, dan pulsa medan termal. Simulasi ini didasarkan pada persamaan Landau-Lifshift-Gilbert yang memasukkan teorema disipasi fluktuasi dalam menghitung efek fluktuasi termal. Selain itu, parameter-parameter material yang tergantung suhu, yaitu saturasi magnetik, anisotropi magnetik, dan interaksi pertukaran, juga diperhitungkan. Sebagai hasilnya, nanoblock berbasis kobalt yang teredam kuat memiliki penghalang energi magnetik yang tinggi untuk mencegah batasan superparamagnetik. Selain itu, medan penulisan dapat dikontrol melalui pengaturan periode pemanasan, dan juga melalui manipulasi sifat magnetik seperti redaman magnetik intrinsik.
Co-Authors A. Rindang Anggit Laksono Afif Afina Agung Rimayanto Gintu Agustinus Fritz Wijaya Andreas Setiawan Andri Purnomo Anggaran, Diki Anton Hermawan Ariesto, Yohanes Bangalino, Wira Wanti Bereka Meidelivia Raharjianti Betsy Felita Brotosudarmo, Tirza Widyamurti Christyawardana, Fidelis Tertius Aluh Dewi Kurnianingsih Arum Kusumahastuti Dwi Putri, Rima Angellika Eliana Prabalaras Elizabeth Elizabeth Ezra Kurniawan Fahmi Puteri Perdani Fidelis Tertius Aluh Christyawardana Fuady Hanief Harry Setiawan Hartati Soetjipto Hindra, Ronal Febria I Gede Kesha Aditya Kameswara Iga Permata Sari Ira Tyas Kurniasari Ira Tyas Kurniasari Jose D Michael Yonggulemba Jumiyati Jumiyati Kusmita Kusmita Laili Nurrohmah Lutiyono, Lutiyono Lydia Ninan Lestario Maria Githania Maya Krisnawati Marturia Ester Tumbelaka Michael Yonggulemba, Jose Dimas Mitra Krisdayanti Muhamad Syaiful Ampri Mutmainah Mutmainah Nicho Vernanda Wina Puspita November Rianto Aminu Nugroho, Tri Ariyanto Nur Aji Wibowo Nur Ayu Hidayati Nur Ayu Hidayati Pandu Krisnawan Pradana, Yehez Kiel Sandy Puspita, Nicho Vernanda Wina Ratu Anggriani Tangke Parung Resa Wulandari Riska Cahyaningtyas Samuel Yoga Saputra Sandra Ayu Apriliyani Sarawinda Hutagalung Sari, Iga Permata Sri Hartini Stefani, Delvi Anandhia Stefanus Agung Wicaksono sulistiyanto, sigit Teresa Febriyanti Tonia Nur Fitria Wawan Rustyawan Widhi Handayani Wiguna, Gede Arya Wijaya, Daniel Ricky Putra Wulandari, Gecia Ovi Yayi Suryo Prabandari Yehez Kiel Sandy Pradana Yemima Kristiani Yoga Andika Putra Yohanes Ariesto Yohanes Martono Yonggulemba, Jose D Michael Yos Saputra Halomoan