Claim Missing Document
Check
Articles

Implementation of School Culture-Based Character Education: A Multi-Site Study at SMA IT Darul Istiqamah Maros and SMAS Buq’atun Mubarakah Makassar Zulfitri; Arismunandar; Wahira
International Journal of Education, Vocational and Social Science Vol. 4 No. 03 (2025): International Journal of Education, Vocational and Social Science( IJVESS)
Publisher : Cita konsultindo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63922/ijevss.v4i03.1911

Abstract

This study aims to describe and analyze the implementation of school culture-based character education through a multi-site study at SMA IT Darul Istiqamah Maros and SMAS Buq’atun Mubarakah Makassar. The focus of this research includes the primary character values being developed, the strategies for implementation, and the challenges encountered. This research utilizes a qualitative approach with a multi-site study design. Data was collected through observation, in-depth interviews, and documentation. The informants in this study included school principals, teachers, and students. The results of the study show that both schools focus on developing the character values of being religious, disciplined, independent, and responsible. Implementation strategies are dominated by the instillation of theory, modeling, and structured routine habituation. These strategies are proven effective in shaping student character; however, the implementation faces internal challenges such as the diversity of student backgrounds and the commitment of teachers , as well as external challenges including the influence of outside culture, particularly from gadgets, and a lack of consistent support from parents. This study concludes that the effectiveness of character education is highly dependent on the synergy of internal strategies and the ability to mitigate external challenges.
ANALISIS DAMPAK KEBIJAKAN PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU DALAM SISTEM ZONASI Sawal Hidayat; Wahira; Ahlun Ansar
Irfani Vol. 21 No. 2 (2025): Irfani
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/irfani.v21i2.6741

Abstract

This study aims to examine the positive and negative impacts of the New Student Admission (PPDB) policy based on the zoning system and to analyze the 2025 New Student Admission System (SPMB) policy as a response to the challenges of zoning implementation. The approach used is a literature study based on 43 sources, including scholarly journals, academic articles, theses, and educational regulations from the period 2018–2025. The analysis was conducted using content analysis techniques. The findings indicate that: (1) The zoning system positively contributes to equal access to education, cost efficiency due to proximity of residence, a more equitable student distribution, and increased community participation. (2) However, the policy also brings negative impacts such as disparities in school quality, manipulation of residential data, weak policy dissemination, and the marginalization of high-achieving students. (3) As a response, the 2025 SPMB policy introduces a more accountable approach through four admission pathways: administrative domicile, affirmative action, academic achievement, and relocation. SPMB also grants greater autonomy to local governments and applies digital verification and integration with the national civil registry (Dukcapil) database. This study concludes that while the zoning system provides a foundation for educational equity, SPMB is expected to address inequalities and promote a fairer and more transparent student admission process. Keywords: PPDB, Zoning System, Policy Impact, SPMB 2025, Educational Equity.
MANAJEMEN PEMBELAJARAN GURU DALAM PENERAPAN KURIKULUM MERDEKA MANDIRI BERBAGI DI SD NEGERI 190 BARRU Nur Hasnita; Wahira; Hasan
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.27730

Abstract

This study aims to explore how teacher learning management is carried out in the implementation of the Independent Shared Freedom Curriculum at SD Negeri 190 Barru, the challenges faced by teachers, and the strategies they employ to overcome those challenges. This is a qualitative research study using a descriptive method. Data collection techniques include observation, in-depth interviews with teachers, and documentation. The data were analyzed through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The findings show that teacher learning management at SD Negeri 190 Barru has been implemented fairly well and aligns with the principles of the Independent Curriculum, particularly in granting teachers the autonomy to design learning that suits the characteristics of their students. In the planning stage, teachers have used learning outcomes and teaching modules tailored to students’ needs. In the implementation stage, differentiated learning practices were observed. In the evaluation stage, diagnostic, formative, and summative assessments were carried out adequately by the teachers. However, several challenges remain, including limited resources, the need for in-depth teacher training, classroom management skills, and a lack of collaboration among teachers. To address these challenges, teachers have adopted various strategies such as engaging in self-directed training based on individual needs, enhancing collaboration, integrating technology, and developing available resources. This study recommends the provision of supporting facilities to optimize the implementation of the curriculum.
Pengaruh Kompetensi Guru Dan Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar Terhadap Prestasi Belajar Siswa Di SDN 24 Biringere Sinjai Haryanti, Andi; Wahira; Amir Pada
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 1: Desember 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i1.6972

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi guru dan implementasi Kurikulum Merdeka terhadap prestasi belajar siswa di SDN 24 Biringere. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian terdiri dari 47 siswa, dan data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata skor kompetensi guru sebesar 75,59 (kategori sedang) dengan kontribusi sebesar 53% terhadap prestasi belajar. Implementasi Kurikulum Merdeka memiliki rata-rata skor 65,23 (kategori sedang) dan memberikan kontribusi sebesar 34%. Secara simultan, kedua variabel memberikan kontribusi sebesar 57,8% terhadap prestasi belajar siswa, dengan rata-rata skor prestasi belajar sebesar 73,40 (kategori sedang). Uji F menunjukkan hubungan yang signifikan (Fhitung = 11,027; Ftabel = 3,150; p < 0,05). Penelitian ini menggarisbawahi pentingnya pelatihan berkelanjutan bagi guru dan penyediaan sumber daya untuk mengoptimalkan implementasi kurikulum. Hasil ini memberikan rekomendasi untuk strategi peningkatan kompetensi guru dan efektivitas penerapan Kurikulum Merdeka guna meningkatkan kualitas pendidikan dasar.
Hubungan Minat Baca Dan Keaktifan Belajar Dengan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Siswa Kelas IV SD Gugus II Kabupaten Bone Wahyuni; Wahira; Amir Pada
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 1: Desember 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i1.7039

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode korelasional bersifat ex post facto untuk menentukan hubungan antara minat baca dan keaktifan belajar dengan hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas IV SD Gugus II Kecamatan Sibulue, Kabupaten Bone. Populasi penelitian meliputi seluruh siswa kelas IV, dengan sampel sebanyak 62 siswa yang dipilih menggunakan teknik nonprobability sampling. Data dikumpulkan melalui angket, dan analisis data dilakukan menggunakan statistik klasik, deskriptif, dan inferensial. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa minat baca, keaktifan belajar, dan hasil belajar Bahasa Indonesia siswa berada pada kategori sedang. Analisis inferensial menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara minat baca dan hasil belajar Bahasa Indonesia dengan kategori rendah, serta hubungan positif dan signifikan antara keaktifan belajar dan hasil belajar Bahasa Indonesia dengan kategori rendah. Selain itu, terdapat hubungan positif dan signifikan antara minat baca dan keaktifan belajar secara bersama-sama dengan hasil belajar Bahasa Indonesia, dengan nilai korelasi sebesar 0,345 yang termasuk kategori rendah. Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan signifikan dan positif antara minat baca serta keaktifan belajar dengan hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas IV SD Gugus II Kecamatan Sibulue, Kabupaten Bone
PKM BAGI GURU SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) MELALUI PELATIHAN KURIKULUM MERDEKA JALUR MANDIRI BERUBAH Wahira; Hasan; Abdul Hamid
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 05 (2023): OKTOBER 2023
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Kemitraan Masyarakat (PKM) bagi kepala sekolah dilaksanakan dalam bentuk kegiatan pelatihan penerapan kurikulum merdeka belajar bagi guru sekolah menengah kejuruan (SMK) dalam implementasi mandiri berubah di Sulawesi Barat. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman bagi guru sekolah menengah kejuruan (SMK) dalam meningkatkan kemampuan memahami implementasi kurikulum merdeka belajar dalam jalur mandiri berubah. Kegiatan pelatihan ini menggunakan metode ceramah, tanya jawab, dan diskusi. Pelaksanaan pelatihan ini membantu guru SMK memahami materi yang diberikan dan membantu guru sekolah memahami kurikulum merdeka belajar dalam pelaksanaannya di sekolah masing-masing. Peserta pelatihan adalah guru-guru sekolah menengah kejuruan (SMK) di Sulawesi Barat, khususnya Polewali Mandar. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa pemahaman guru SMK sebelum pelatihan dalam kategori kurang paham dan setelah pelatihan hasilnya menunjukkan bahwa guru sudah mengerti dan memahami materi yang diberikan dalam kegiatan pelatihan karena materi ini dilengkapi dengan latihan untuk memahami implementasi kurikulum merdeka belajar sehingga kendala guru dalam menerapkan kurikulum merdeka belajar jalur mandiri berubah.
PELATIHAN PELAKSANAAN PENDEKATAN CULTURALLY RESPONSIVE TEACHING PADA GURU SEKOLAH DASAR Wahira; Sumarlin Mus; Sri Hastuti
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 01 (2024): FEBRUARI 2024
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Kemitraan Masyarakat (PKM) bagi guru sekolah dasar dilakukan dalam bentuk kegiatan pelatihan pemahaman pelaksanaan pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT). Tujuan kegiatan ini untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman bagi guru sekolah dasar dalam meningkatkan kompetensinya khususnya pemahaman pelaksanaan pelaksanaan CRL. Kegiatan pelatihan ini menggunakan metode ceramah tanya jawab, dan diskusi. Peserta pelatihan adalah guru sekolah dasar yang berjumlah 30 orang. Sebelum pelatihan dilakukan pres test dengan hasil kategori kurang baik dan setelah pelatihan kategori baik. Guru sekolah dasar dapat mengerti dan memahami materi yang diberikan pada kegiatan ini, karena materi ini dilengkapi dengan latihan memahaman pelaksanaan pendekatan CRL, sehingga kendala guru dalam pelaksanaan CRL di sekolah bisa diatasi dalam proses mengajar.
PELATIHAN IDENTIFIKASI SUMBER DAYA SEKOLAH BAGI KEPALA SEKOLAH PAUD Abdul Hamid; Wahira; Lukman HB
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 1 No. 04 (2023): NOVEMBER 2023
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pelatihan ini dilakukan meningkatkan kemampuan kepala sekolah PAUD agar dapat melakukan identifikasi sumber daya sekolah untuk memberikan pelayanan dan mutu lulusan dengan baik. Kegiatan pelatihan ini dilakukan pada kepala sekolah PAUD Kabupaten Jeneponto Sulawesi Selatan yang berjumlah 30 orang. Metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, dan presetansi hasil pelatihan identifikasi asset sumber daya manusia yang ada di sekolah masing-masing. Hasil pelatihan ini membuktikan bahwa kepala sekolah sebelum pelatihan dilakukan masih kurang memahami identifikasi sumber daya sekolahnya dan setelah
PELATIHAN PEMBUATAN RENCANA KERJA SEKOLAH DASAR BERBASIS RAPOR PENDIDIKAN Abdul Hamid; Wahira; Lukman HB
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 2 No. 03 (2024): MEI 2024
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Kemitraan Masyarakat (PKM) bagi kepala sekolah dan guru sekolah dasar dilakukan dalam bentuk kegiatan pelatihan pembuatan rencana kerja sekolah berbasis raport pendidikan.Tujuan kegiatan ini untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan pada kepala sekolah dan guru dalam membuat rencana kerja sekolah berdasarkan hasil raport pendidikannya dan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam melaksanakan peningkatan mutu sekolah. Kegiatan pelatihan ini menggunakan metode ceramah, tanya jawab dan diskusi. Peserta pelatihan adalah kepala sekolah dan guru yang berjumlah 20 orang. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa guru kurang memahami materi yang diberikan tentang pembuatan rencana kerja sekolah berbasis hasil capaian raport pendidikan setelah pelatihan guru dan kepala sekolah sudah memahami dengan kategori baik, diharapkan mereka dapat membuat rencana kerja sekolah masing-masing, yang merupakan salah satu tugas kepala sekolah dan guru. Diharapkan kepala sekolah dan guru sekolah dasar dapat mengerti dan memahami materi yang diberikan pada kegiatan ini, karena materi ini dilengkapi dengan latihan memahaman pembuatan rencana kerja sekolah berbasis raport pendidikan, sehingga kendala kepala sekolah dan guru dalam pembuatan rencana kerja sekolah berbasis raport pendidikan bisa teratasi.
Hubungan Minat Belajar dan Kedisiplinan Belajar dengan Keaktifan Belajar Siswa SD Negeri 23 Jeppe’e Kecamatan Tanete Riattang Barat Kabupaten Bone Asrida Arma; Wahira; Amir Pada
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 2 No. 3 (2025): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 2 Nomor 3, Januari - April 2025
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v2i3.103

Abstract

The formulation of the problem in this study is how is the picture of learning interest, learning discipline, learning activity of UPT SD Negeri 23 Jeppe'e, Tanete Riattang Barat District, Bone Regency? and is there a significant relationship between learning interest and learning discipline with learning activity of UPT SD Negeri 23 Jeppe'e, Tanete Riattang Barat District, Bone Regency? This study is a correlation study that aims to determine the picture of learning interest, learning discipline, learning activity and the relationship between learning interest and learning discipline with learning activity of UPT SD Negeri 23 Jeppe'e, Tanete Riattang Barat District, Bone Regency. The research approach is a quantitative approach. The research data were obtained through questionnaires and documentation. The population in the study were all high-grade students at UPT SD Negeri 23 Jeppe'e, Tanete Riattang Barat sub-district, Bone regency, totaling 30 students. The sample in the study was 30 students. The data analysis technique was descriptive and inferential statistical analysis. The results obtained in this study are a description of learning interest showing a very high category and learning discipline showing a very high category with learning activity showing a high category and learning interest and learning discipline have a significant relationship to student learning activity, especially in the high-grade UPT SD Negeri 23 Jeppe'e, Tanete Riattang Barat district, Bone regency.