Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

PENERAPAN METODE COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC) DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS NARASI PADA SISWA SMP Grinitha, Virry; Ramadan Lazuardi, Dian
Linggau Jurnal Language Education and Literature Vol. 4 No. 1 (2024): Linggau Jurnal Language Education and Literature
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55526/ljlel.v4i1.695

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan kemampuan menulis teks narasi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Lubuklinggau melalui model pembelajaran CIRC. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas dari pratindakan sampai dengan Siklus II. Pengumpulan data dengan teknik tes. Pada hasil pratindakan diketahui hasil rata-rata nilai adalah 67,75 dengan ketuntasan klasikal 45%. Pada kegiatan siklus I diketahui rata-rata nilai adalah 69,5 engan ketuntasan klasikal 55%. Pada siklus II diketahui rata-rata nilai adalah 76 dengan ketuntasan klasikal 85%. Berdasarkan hasil rata-rata dikatahui peningkatan dari pratindakan ke siklus I adalah 1,75 sedangkan peningkatan ketuntasan klasikal dari pratindakan ke siklus I adalah 10%. Pada Siklus I ke siklus II diketahui peningkatan rata-rata nilai adalah 6,5 sedangkan ketuntasan mengalami peningkatan 30%. Selanjutnya peningkatan rata-rata nilai pratindakan ke siklus II adalah 8,25 dengan ketuntasan klasikal dari pratindakan ke siklus II adalah 40%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa melalui model pembelajaran CIRC kemampuan menulis teks narasi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Lubuklinggau dapat meningkat.
Digital Literacy Movement Through Training Making Animated Videos Of Rejang Lebong Folk Stories Ramadan Lazuardi, Dian; Nyayu Masnun Arief
Abdimas Paspama Vol. 3 No. 01 (2024): Abdimas Paspama, December 2024
Publisher : Abdimas Paspama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Digital Literacy Movement through Training in Making Rejang Lebong Folklore Animation Videos aims to increase digital literacy among teenagers, especially in developing digital content creation skills based on the Rejang Lebong folklore. The problem currently faced by partners is that teenagers are not using gadgets optimally, gadgets are only used as a means of entertainment such as using social media, playing games, etc. One solution to this problem is by implementing a Digital Literacy Movement through Training in Making Rejang Lebong Folklore Animation Videos. This training was carried out by teaching techniques for making animated videos using the Benime application, which is a simple but effective platform for creating narrative-based animations. In this training, participants are introduced to the basic steps for making videos, processing images and sound for animated stories. Participants are given direct tutorials and practical guidance to create animated videos of the Rejang Lebong folklore, with the hope of preserving and introducing the richness of regional culture to a wider audience in a modern way. By converting folklore into an animated format, participants not only learn about creating digital content, but also gain knowledge about how to package local culture in a form that is more modern and attractive to the younger generation. This is expected to reduce the gap between traditional culture and technology, as well as encourage the younger generation to care more about local culture. The next stage of the plan is to form a digital creative community that is open to all training participants, form collaboration with the media to disseminate participants' work, organize a digital cultural festival which will feature animated folk tales from Rejang Lebong and other areas and continue this service by creating animated videos with the theme different.
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN TSTS (TWO STAY TWO STRAY) TERHADAP KEMAMPUAN MENGANALISIS ASPEK MAKNA DAN KEBAHASAAN TEKS BIOGRAFI SISWA KELAS X SMA NEGERI 4 LUBUKLINGGAU Wahyuni, Ulpi; Ramadan Lazuardi, Dian; Juwati
Linggau Journal Science Education (LJSE) Vol. 5 No. 2 (2026): Linggau Journal Science Education
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Peneltitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran TSTS (Two Stay Two Stray) secara signifikan dapat menuntaskan kemampuan menganalisis aspek makna dan kebahasaan teks biografi kelas X SMA Negeri 4 Lubuklinggau. Metode penelitian ini menggunakan metode quasi exsperiment (eksperimen semu). Populasi dalam penelitian ini berjumlah 323 siswa dan sampel atau subyek penelitian ini adalah kelas X.9 yang berjumlah 35 Siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan uji-t. Berdasarkan hasil analisis data yang diperoleh nilai t_hitung 1,239 dan Sig (2-tailed) 0,000 < 0,05. Simpulan dari penelitian ini adalah efektivitas model pembelajaran TSTS (Two Stay Two Stray) secara signifikan dapat menuntaskan kemampuan menganalisis aspek makna dan kebahasaan teks biografi pada siswa kelas X SMA Negeri 4 Lubuklinggau. Kata kunci: Model Pembelajaran, TSTS (Two Stay Two Stray), Teks Biografi.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DEVISION TERHADAP KEMAMPUAN MENGIDENTIFIKASI TEKS DONGENG FANTASI SISWA KELAS VII SMP NEGERI 7 LUBUKLINGGAU Robinsyah; Ramadan Lazuardi, Dian; Juwati
Linggau Journal Science Education (LJSE) Vol. 5 No. 2 (2026): Linggau Journal Science Education
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tuntas atau tidaknya hasil belajar melalui model pembelajaran Student teams achievement devision (STAD) terhadap kemampuan mengidentifikasi teks dongeng fantasi. Metode penelitian yang digunakan dalam penilitian ini adalah metode penelitian eksperimen. Jenis penelitian ini adalah penelitian Pre Eksperimental dengan desain eksperimen yang akan digunakan berbentuk desain One Group pre-test dan post-test. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 7 Lubuklinggau. Tahun pelajaran 2023/2024. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas VII.1 SMP Negeri 7 Lubuklinggau. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes. Pada teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan uji normalitas dan uji hipotesis uji –t dan uji homogenitas. Hasil penelitan ini setelah diterapkan model pembelajaran Student teams achievement devision (STAD) dapat menuntaskan hasil belajar siswa dalam materi mengidentifikasi teks dongeng fantasi pada siswa kelas VII.1 SMP Negeri 7 Lubuklinggau hal ini berdasarkan nilai rata-rata pretest sebesar 51,65% dan nilai postest sebesar 70,56%. Data tes yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan uji –t diperoleh thitung (23.322) > ttabel 44,98% untuk taraf signifikan 95% hal ini berarti ho ditolak dan ha diterima, dengan kata lain hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini dapat diterima kebenarannya, sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Student teams achievement devision (STAD) secara signifikan dapat menuntaskan kemampuan siswa mengidentifikasi teks dongeng fantasi pada siswa kelas VII SMP Negeri 7 Lubuklinggau. Kata Kunci: Model Pembelajaran Student teams achievement devision , Teks Dongeng fantasi.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS DESKRIPSI MELALUI MODEL GENRE BASED APPROACH PADA SISWA KELAS VII MTS. BUNAYYA ISLAMIC SCHOOL CURUP Ramadan Lazuardi, Dian; Kristianti, Theresia; Fitriyani, Nurul
Linggau Journal Science Education (LJSE) Vol. 5 No. 2 (2026): Linggau Journal Science Education
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis teks deskripsi melalui penerapan model Genre Based Approach pada siswa kelas VII MTs Bunayya Islamic School Curup. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 32 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes menulis, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan menulis teks deskripsi siswa. Pada pra tindakan, nilai rata-rata siswa sebesar 65,00 dengan sebagian besar siswa belum mencapai KKM 75. Pada siklus I, nilai rata-rata meningkat menjadi 73,75, namun ketuntasan belajar belum optimal. Pada siklus II, nilai rata-rata meningkat menjadi 82,50 dan sebagian besar siswa telah mencapai ketuntasan belajar. Selain peningkatan hasil belajar, keaktifan dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran juga mengalami peningkatan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model Genre Based Approach efektif dalam meningkatkan keterampilan menulis teks deskripsi siswa kelas VII MTs Bunayya Islamic School Curup. Kata kunci: keterampilan menulis, teks deskripsi, Genre Based Approach, penelitian tindakan kelas.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR MENULIS SURAT PRIBADI BERMUATAN KONSTRUKTIVISME DI SISWA KELAS VII SMP NEGERI 11 LUBUK LINGGAU Rahmasari, Erma; Nugroho, Agung; Ramadan Lazuardi, Dian
Linggau Jurnal Language Education and Literature Vol. 5 No. 2 (2026): Linggau Jurnal Language Education and Literature
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan model pembelajaran konstruktivisme dalam kemampuan menulis surat pribadi kelas VII SMP Negeri 11 Lubuk Linggau. Metode yang digunakan dalam penelitian pengembangan dengan model Four-D yang terdiri dari 4 tahap, yaitu: pendefinisian (define), perancanaan (design), pengembangan (develop), dan penyebaran (dissiminate). Berdasarkan hasil analisis penelitian oleh 3 ahli, yaitu: ahli Bahasa Ibu (Dr. Indah Puspita Sari M.Pd.), ahli Media bapak (Dr. Leo Charli, M.Pd.) dan ahli Materi (Cekman, M.Pd.) menunjukan bahwa mengembangkan modul ajar bermuatan konstruktivisme kategori valid dengan presentase akhir 72,5%. Sedangkan hasil analisis penilaiguru dengan kategori sangat praktis yakni 90,66%, analisis lembar penilaian one to one kategori sangat praktis 88,66%, hasil analisis kelompok kecil dengan kategori praktis yakni 74,33%, dan hasil analisis uji lapangan dengan kategori praktis yakni 70,48%. Dapat di simpulkan Sehingga dalam penilaian ini diperoleh pembelajaran menggunakan modul ajar lebih baik dari pada pembelajaran tanpa menggunakan modul ajar.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN MENGIDENTIFIKASI UNSUR-UNSUR TEKS BERITA DI SISWA KELAS VII SMP YPBI 11 LUBUKLINGGAU Depita; Ramadan Lazuardi, Dian; Cekman
Linggau Jurnal Language Education and Literature Vol. 5 No. 2 (2026): Linggau Jurnal Language Education and Literature
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menuntaskan model pembelajaran Problem Based Learning terhadap kemampuan mengidentifikasi unsur-unsur teks berita Siswa kelas VII SMP YPBI 11 Lubuklinggau. Rumusan masalah penelitian ini, apakah kemampuan mengidentifikasi unsur-unsur teks berita siswa kelas VII SMP YPBI 11 Lubuklinggau setelah penerapan model pembelajaran Problem Based Learning secara signifikan tuntas? Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan mengidentifikasi unsur-unsur teks berita siswa kelas VII SMP YPBI 11 Lubuklinggau setelah penerapan model pembelajaran Problem Based Learning secara signifikan tuntas. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasinya adalah siswa kelas VII SMP YPBI 11 Lubuklinggau Tahun ajaran 2025/2026 dengan sampel kelas VII.3. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes berupa tes tertulis mengidentifikasi unsur-unsur teks berita. dapat menuntaskan hasil belajar siswa dalam materi mengidentifikasi unsur-unsur teks berita pada siswa kelas VII.3 SMP YPBI 11 Lubuklinggau hal ini berdasarkan nilai rata-rata pretest sebesar 48,666% dan nilai postest sebesar 71, 333%. Data tes yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan uji –t, hal ini berarti Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan kata lain dapat disimpulkan bahwa kemampuan mengidentifikasi unsur-unsur teks berita siswa kelas VII SMP YPBI 11 Lubuklinggau setelah penerapan model pembelajaran Problem Based Learning secara signifikan dapat menuntaskan kemampuan siswa.