Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Model Pembelajaran Student Facilitator and Explaining dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada M.P IPS Terpadu di UPTD SMP Negeri 8 Gunungsitoli Telaumbanua, Siska Novinta; Laoli, Bezisokhi; Lahagu, Arianto; Laoli, Eka Septianti
AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Humanis Vol. 4 No. 3 (2024): AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Humanis
Publisher : Perhimpunan Sarjana Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37481/jmh.v4i3.1049

Abstract

The purpose of this study was to evaluate the effectiveness of applying the Student Facilitator and Explaining (SFAE) learning model in improving student learning outcomes at UPTD SMP Negeri 8 Gunungsitoli. This research was conducted at UPTD SMP Negeri 8 Gunungsitoli during the 2023/2024 academic year. The research method used was Classroom Action Research (PTK) which was carried out in two cycles, each with a structured evaluation of teacher ability, student activeness, and student learning outcomes. The results showed that in the first cycle, the teacher's ability to apply the SFAE model reached an average of 49.21%, increasing significantly to 85.93% in the second cycle. Student activeness also increased from an average of 62% to 84.94% between the first and second cycles. Student learning outcomes showed a significant increase from an average of 74.40% to 83.59%, with the percentage of learning completeness increasing from 48.14% to 88.88%. The conclusion of this study is that the application of the SFAE model significantly improved student engagement and learning outcomes at UPTD SMP Negeri 8 Gunungsitoli, indicating that this model is effective in improving learning quality. This research supports the use of interactive and visual methods in the learning process to achieve better educational outcomes.
Analisis Kondisi Ekonomi Keluarga Terhadap Minat Generasi Penerus Untuk Melanjutkan Pendidikan Ke Perguruan Tinggi Hia, Meida Debora; Harefa, Yearning; Laoli, Bezisokhi; Laoli, Eka Septianti
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i1.11164

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi ekonomi keluarga terhadap minat generasi penerus untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi di DesaTogimbogi. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada realitas bahwa faktor ekonomi keluarga khususnya di Desa Togimbogi sering kali menjadi penentu utama dalam pengambilan keputusan pendidikan anak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada dua kelompok narasumber, yaitu orang tua dan generasi penerus, guna memperoleh perspektif yang lebih menyeluruh. Hasil dari kuesioner menunjukkan bahwa meskipun terdapat keterbatasan ekonomi dalam sebagian besar keluarga responden, generasi penerus tetap menunjukkan minat yang tinggi untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Faktor-faktor seperti motivasi pribadi, prestasi belajar, serta dukungan moral dari orang tua turut mempengaruhi keputusan anak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kondisi ekonomi keluarga memang berperan penting, namun bukan satu-satunya faktor yang menentukan minat generasi penerus dalam melanjutkan pendidikan. Komitmen keluarga dan kesadaran akan pentingnya pendidikan menjadi aspek yang mampu menumbuhkan keinginan kuat untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Permintaan Perumahan di Puncak Asri Desa Hilihao Kota Gunungsitoli Nazara, Iman Patrio; Laoli, Eka Septianti; Telaumbanua, Wahyutra Adilman; Laoli, Bezisokhi
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i1.11600

Abstract

Meningkatnya demografi dan mobilitas penduduk mengakibatkan tingkat permintaan akan kebutuhan semakin tinggi, salah satunya adalah tempat tinggal. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan pengaruh factor ekonomi, factor demografis, factor lokasi, factor sosial, dan factor kebijakan pemerintah (Variabel X) di perumahan puncak asri desa hilihao, serta hubungannya terhadap keputusan pembelian rumah (variabel Y). (2) Mengetahui factor-faktor yang mempengaruhi permintaan perumahan di puncak asri desa hilihao. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi. Informan penelitian berjumlah 20 konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor ekonomi (harga rumah, kemampuan cicilan, dan penghasilan) merupakan pertimbangan utama dalam keputusan pembelian rumah. Faktor lokasi juga menjadi dominan, terutama aksesibilitas terhadap jalan utama, pasar, sekolah, dan fasilitas kesehatan. Sementara itu, faktor demografis (usia, status keluarga, pendidikan) memengaruhi kebutuhan rumah berdasarkan tahapan kehidupan. Faktor sosial berkaitan dengan lingkungan pergaulan dan tingkat keamanan, sedangkan faktor kebijakan pemerintah meliputi regulasi perumahan dan ketersediaan subsidi yang mempermudah keputusan pembelian. Kesimpulan Variabel X terbukti berpengaruh secara kualitatif terhadap variabel Y. Dengan demikian, pemahaman mendalam terhadap variabel X dapat membantu pengembang perumahan dan pemangku kebijakan dalam merancang strategi pemasaran dan penyediaan perumahan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
EFEKTIVITAS PENDEKATAN TEACHING AT THE RIGHT LEVEL (TaRL) DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK MATA PELAJARAN IPS TERPADU Zega, Yestin Kurniawati; Lahagu, Arianto; Laoli, Eka Septianti; Lase, Asali
NIAGAWAN Vol. 14 No. 3 (2025): NIAGAWAN VOL 14 NO 3 NOVEMBER 2025
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/niaga.v14i3.68250

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen semu (quasi experiment) yang bertujuan untuk mengetahui efektivitas pendekatan Teaching At The Right Level (TaRL) dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPS Terpadu di SMP Negeri 3 Gunungsitoli Alo’oa. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya hasil belajar siswa serta metode pembelajaran yang masih berpusat pada guru tanpa memperhatikan kemampuan individual peserta didik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan tes hasil belajar. Berdasarkan hasil evaluasi, sebelum penerapan pendekatan TaRL, rata-rata nilai hasil belajar siswa berkisar antara 56,46 hingga 64,48, dengan tingkat ketuntasan belajar yang masih rendah, yakni hanya 8,65% hingga 45,45%. Namun, setelah pendekatan TaRL diterapkan, nilai rata-rata meningkat signifikan menjadi 80,00, dan seluruh siswa dinyatakan tuntas dengan persentase ketuntasan mencapai 100%. Hasil ini menunjukkan bahwa pendekatan TaRL mampu menyesuaikan pembelajaran dengan tingkat kemampuan peserta didik secara individual, sehingga mereka lebih mudah memahami materi pelajaran dan mengalami peningkatan hasil belajar secara menyeluruh. Kesimpulannya, pendekatan Teaching At The Right Level (TaRL) efektif digunakan dalam proses pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik, khususnya dalam mata pelajaran IPS Terpadu.
Pengembangan Modul Pembelajaran Online Berbasis Proyek untuk Meningkatkan Kreativitas Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Ekonomi di SMA Negeri 1 Lahewa Timur Telaumbanua, Syukurniat Suratno; Laoli, Eka Septianti; Lahagu, Arianto; Telaumbanua, Wahyutra Adilman
Tuhenori: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : PT Delada Cahaya Masagro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62138/tuhenori.v4i2.203

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul pembelajaran online berbasis proyek pada mata pelajaran Ekonomi di SMA Negeri 1 Lahewa Timur serta menguji kelayakan, kepraktisan, dan efektivitasnya. Penelitian menggunakan metode Research and Development dengan model ADDIE yang meliputi tahap analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Subjek uji coba adalah siswa kelas XI IPS. Data dikumpulkan melalui analisis kebutuhan, lembar validasi ahli, angket respons siswa, dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk mengalami perbaikan yang nyata setelah revisi, ditandai dengan peningkatan validitas materi dari 56% menjadi 86%, validitas bahasa dari 54% menjadi 88%, dan validitas media dari 58% menjadi 94%. Uji kepraktisan mencapai 89% pada kelompok kecil dan 92% pada uji lapangan. Uji efektivitas menunjukkan ketuntasan belajar 100% pada kelompok kecil dan 90% pada uji lapangan. Temuan ini menunjukkan bahwa modul yang dikembangkan tergolong sangat layak, sangat praktis, dan efektif untuk mendukung pembelajaran Ekonomi. Selain itu, struktur modul berbasis proyek memberi ruang bagi siswa untuk mengeksplorasi ide, berkolaborasi, dan mengaitkan konsep ekonomi dengan persoalan nyata. Penelitian lanjutan perlu mengukur kreativitas secara lebih langsung menggunakan instrumen kreativitas yang tervalidasi.
Pengaruh Pasar Tradisional Terhadap Peningkatan Pendapatan Masyarakat Desa Hiliwaele Kecamatan Moro’o Kabupaten Nias Barat Waruwu, Farisman; Lase, Asali; Telaumbanua, Wahyutra Adilman; Laoli, Eka Septianti
Tuhenori: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : PT Delada Cahaya Masagro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62138/tuhenori.v4i2.204

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh aktivitas pasar tradisional terhadap pendapatan masyarakat di Desa Hiliwaele, Kecamatan Moro’o, Kabupaten Nias Barat. Penelitian menggunakan pendekatan survei kuantitatif dengan melibatkan 75 responden yang terdiri atas pedagang, pekerja pasar, pembeli, dan pelaku UMKM. Data dikumpulkan melalui angket, observasi, dan dokumentasi. Pada naskah hasil pengembangan ini, statistik deskriptif, korelasi Pearson, dan regresi linear sederhana disajikan secara konsisten berdasarkan tabel skor responden yang tercantum dalam naskah awal. Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel pasar tradisional memiliki rerata 80,17, sedangkan variabel pendapatan masyarakat memiliki rerata 76,76. Terdapat hubungan positif yang sangat kuat dan signifikan antara kedua variabel (r = 0,937; p < 0,001). Analisis regresi sederhana menunjukkan bahwa pasar tradisional berpengaruh positif terhadap pendapatan masyarakat (b = 0,907; t = 22,898; p < 0,001), dengan kontribusi penjelasan sebesar 87,8% (R² = 0,878). Temuan ini menegaskan bahwa pasar tradisional di Hiliwaele tidak hanya berfungsi sebagai ruang transaksi, tetapi juga sebagai simpul ekonomi lokal yang menopang perputaran pendapatan, pertumbuhan usaha kecil, dan keberlanjutan penghidupan masyarakat. Karena itu, penguatan tata kelola pasar, fasilitas, kebersihan, aksesibilitas, dan pemberdayaan pedagang menjadi agenda penting untuk mengoptimalkan kontribusi pasar terhadap pembangunan ekonomi desa.
Pengaruh Model Problem Based Learning terhadap Hasil Belajar IPS Siswa Kelas VIII di SMP Negeri 5 Mandrehe Tahun Pelajaran 2024/2025 Waruwu, Nofamati; Telaumbanua, Wahyutra Adilman; Lase, Asali; Laoli, Eka Septianti
Tuhenori: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : PT Delada Cahaya Masagro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62138/tuhenori.v4i2.205

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning (PBL) terhadap hasil belajar IPS siswa kelas VIII di SMP Negeri 5 Mandrehe Tahun Pelajaran 2024/2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pra-eksperimen melalui desain one-group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 23 siswa kelas VIII. Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar dalam bentuk pretest dan posttest, serta lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran. Data dianalisis secara deskriptif dan inferensial untuk melihat perubahan hasil belajar siswa setelah penerapan model PBL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest siswa sebesar 28,75, sedangkan nilai rata-rata posttest meningkat menjadi 79,59, sehingga terjadi peningkatan sebesar 50,84 poin. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa H₀ ditolak dan Hₐ diterima, yang berarti bahwa penerapan model Problem Based Learning berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa model PBL mampu mendorong keterlibatan aktif siswa dalam pembelajaran, meningkatkan kemampuan memahami materi, serta menciptakan proses belajar yang lebih bermakna. Dengan demikian, model Problem Based Learning dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPS siswa.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN VIDEO INTERAKTIF UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA Gulo, Dominika Dewi Strisna; Laoli, Bezisokhi; Laoli, Eka Septianti; Lase, Asali
Jurnal Inovasi Pendidikan dan Teknologi Informasi (JIPTI) Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Inovasi Pendidikan dan Teknologi Informasi (JIPTI)
Publisher : Information Technology Education Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/jipti.v5i2.2375

Abstract

Conventional learning methods that are still applied by teachers experience several obstacles, including many students who cannot understand the material being taught. Students tend to be passive and do not respond to the material presented, this affects the learning outcomes of students who do not meet the minimum completeness criteria. The purpose of this study was to determine the development of interactive video learning media in improving student learning outcomes. The method used in this study is the research and development method or Research and Development (R & D). The model used in this study is the development of the 4-D (Four D) model. The results of this study indicate that the assessment of the feasibility of interactive video learning media by material experts is very valid with a percentage of 93%, and the results of the feasibility of interactive video language based on learning aspects have been valid with a percentage of 90%. The results of the feasibility of interactive video media based on material editing aspects have been valid with a percentage of 83%. The response of students to the interactive learning video individual test was 80.35% (practical) while in the field test it reached 93.68% (very practical) while student learning outcomes based on validation reached 85.77%. The effectiveness of interactive learning videos is marked by student learning completion with an average of 90%. From this, it can be concluded that interactive learning videos can improve student learning outcomes.
Pengaruh Video Pembelajaran Berbasis YouTube terhadap Hasil Belajar IPS Terpadu Kelas VIII SMP Negeri 4 Alasa Talumuzoi Tahun Pelajaran 2024/2025 Zalukhu, Zuniman Efataria; Lase, Asali; Lahagu, Arianto; Laoli, Eka Septianti
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7619

Abstract

Pendidikan abad ke-21 menuntut penggunaan teknologi dalam proses pembelajaran, termasuk dalam mata pelajaran IPS Terpadu. Namun, di SMP Negeri 4 Alasa Talumuzoi, penggunaan media pembelajaran yang inovatif masih terbatas, sehingga hasil belajar siswa cenderung rendah.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan video pembelajaran berbasis YouTube terhadap hasil belajar IPS Terpadu siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Alasa Talumuzoi tahun pelajaran 2024/2025. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi-experiment). Sampel penelitian terdiri dari satu kelas dengan pembagian dua kelompok, yaitu kelas eksperimen sebanyak 8 siswa yang menggunakan video pembelajaran berbasis YouTube dan kelas kontrol sebanyak 8 siswa yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Data hasil belajar siswa dikumpulkan melalui tes tertulis sebelum (pre-test) dan sesudah (post-test) pembelajaran. Analisis data menggunakan uji t-test untuk membandingkan perbedaan rata-rata hasil belajar antara kedua kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa yang menggunakan video pembelajaran berbasis YouTube dengan siswa yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis menunjukkan diperoleh nilai signifikansi 0,007<0,05, bahwa H_O Ditolak, dan H_a diterima. Siswa yang menggunakan video pembelajaran berbasis YouTube menunjukkan peningkatan hasil belajar yang lebih tinggi dengan rata-rata 86,25. Dengan demikian, video pembelajaran berbasis YouTube dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan hasil belajar IPS Terpadu siswa kelas VIII.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Investigasi Kelompok Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Telaumbanua, Lory Agreni; Laoli, Bezisokhi; Lase, Asali; Laoli, Eka Septianti
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 6: Oktober 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i6.4868

Abstract

Kurang fokusnya siswa dalam memahami pelajaran seringkali tidak merespon apabila diberi pertanyaan oleh guru. Hal ini yang terjadi kepada siswa di SMP Negeri 4 Gunungsitoli Selatan. Pembelajaran yang kurang menarik menimbulkan rasa bosan dan tidak aktifnya siswa dalam merespon pembelajaran. Hal tersebut berdampak pada hasil belajar siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan model pembelajaran kooperatif investigasi kelompok dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas, dengan prosedur menggunakan dua siklus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif investigasi berperan penting dalam meningkatkan hasil belajar siswa, dimana dari dua siklus yang dilakukan terdapat peningkatan hasil belajar siswa dengan rata-rata mencapai 85,16%, sedangkan presentase ketuntasan mencapai 100%. Dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif investigasi sangat efektif dilaksanakan dalam menunjang kegiatan pembelajaran di dalam kelas.