Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Analysis of Micro Business Marketing Strategy in Facing Competition Hia, Asroni; Lahagu, Arianto; Laoli, Eka Septianti; Telaumbanua, Wahyutra Adilman
Golden Ratio of Data in Summary Vol. 4 No. 2 (2024): May - October
Publisher : Manunggal Halim Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52970/grdis.v4i2.642

Abstract

This study is motivated by the challenges faced in the development of micro-enterprises at Bukit Sion Market, largely due to the high level of competition. Many businesses struggle to determine appropriate financing models and product offerings, as the market is saturated with similar products offered by competitors. The objective of this research is to analyze the marketing strategies employed by micro-enterprises and identify the obstacles they face in dealing with competition at Bukit Sion Market, Lahomi District. The research employs a descriptive qualitative method. The findings reveal that all food stalls adopt marketing strategies that include market selection, product planning, pricing, distribution systems, and marketing communication. Effective marketing strategies, such as offering discounts, special promotions, or hosting promotional events, have been shown to significantly boost sales. However, the food stalls encounter several challenges, including intensified competition due to the emergence of similar businesses offering comparable products, a lack of product innovation and promotion, fluctuations in raw material prices, as well as issues with product quality consistency, customer service, and overall customer experience.
Pengaruh Kondisi Ekonomi Keluarga terhadap Motivasi Belajar Mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi FKIP Universitas Nias Gulo, Dewi Juliana; Telaumbanua, Wahyutra Aldiman; Laoli, Eka Septianti; Lase, Asali
AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Humanis Vol. 4 No. 3 (2024): AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Humanis
Publisher : Perhimpunan Sarjana Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37481/jmh.v4i3.1048

Abstract

This study aims to analyze the effect of family economic conditions on student learning motivation in the Economics Education Study Program at FKIP, Nias University. This study used a descriptive quantitative approach with a population of 190 students, and through the simple random sampling method and the Slovin formula, a sample of 66 people was obtained. Data were collected using questionnaires and documentation, which were then analyzed through validity, reliability, correlation coefficient, coefficient of determination, simple linear regression, and hypothesis testing. The results showed that the questionnaire used had high reliability, with an rii value for variable X of 0.776 and variable Y of 0.814. Simple linear regression analysis resulted in the equation Y = 46.83 + 0.218X, which shows that family economic conditions have a positive effect on learning motivation. The coefficient of determination of 4.84% shows that the effect of family economic conditions on learning motivation is low but significant. Hypothesis testing shows that tcount = 1.804 is greater than ttable = 1.669, so Ha is accepted and Ho is rejected. In conclusion, there is a significant influence between family economic conditions on student learning motivation in the Economic Education Study Program at FKIP Nias University Academic Year 2023/2024.
Penerapan Model Pembelajaran Student Facilitator and Explaining dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada M.P IPS Terpadu di UPTD SMP Negeri 8 Gunungsitoli Telaumbanua, Siska Novinta; Laoli, Bezisokhi; Lahagu, Arianto; Laoli, Eka Septianti
AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Humanis Vol. 4 No. 3 (2024): AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Humanis
Publisher : Perhimpunan Sarjana Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37481/jmh.v4i3.1049

Abstract

The purpose of this study was to evaluate the effectiveness of applying the Student Facilitator and Explaining (SFAE) learning model in improving student learning outcomes at UPTD SMP Negeri 8 Gunungsitoli. This research was conducted at UPTD SMP Negeri 8 Gunungsitoli during the 2023/2024 academic year. The research method used was Classroom Action Research (PTK) which was carried out in two cycles, each with a structured evaluation of teacher ability, student activeness, and student learning outcomes. The results showed that in the first cycle, the teacher's ability to apply the SFAE model reached an average of 49.21%, increasing significantly to 85.93% in the second cycle. Student activeness also increased from an average of 62% to 84.94% between the first and second cycles. Student learning outcomes showed a significant increase from an average of 74.40% to 83.59%, with the percentage of learning completeness increasing from 48.14% to 88.88%. The conclusion of this study is that the application of the SFAE model significantly improved student engagement and learning outcomes at UPTD SMP Negeri 8 Gunungsitoli, indicating that this model is effective in improving learning quality. This research supports the use of interactive and visual methods in the learning process to achieve better educational outcomes.
Analisis Kondisi Ekonomi Keluarga Terhadap Minat Generasi Penerus Untuk Melanjutkan Pendidikan Ke Perguruan Tinggi Hia, Meida Debora; Harefa, Yearning; Laoli, Bezisokhi; Laoli, Eka Septianti
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i1.11164

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi ekonomi keluarga terhadap minat generasi penerus untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi di DesaTogimbogi. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada realitas bahwa faktor ekonomi keluarga khususnya di Desa Togimbogi sering kali menjadi penentu utama dalam pengambilan keputusan pendidikan anak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada dua kelompok narasumber, yaitu orang tua dan generasi penerus, guna memperoleh perspektif yang lebih menyeluruh. Hasil dari kuesioner menunjukkan bahwa meskipun terdapat keterbatasan ekonomi dalam sebagian besar keluarga responden, generasi penerus tetap menunjukkan minat yang tinggi untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Faktor-faktor seperti motivasi pribadi, prestasi belajar, serta dukungan moral dari orang tua turut mempengaruhi keputusan anak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kondisi ekonomi keluarga memang berperan penting, namun bukan satu-satunya faktor yang menentukan minat generasi penerus dalam melanjutkan pendidikan. Komitmen keluarga dan kesadaran akan pentingnya pendidikan menjadi aspek yang mampu menumbuhkan keinginan kuat untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Permintaan Perumahan di Puncak Asri Desa Hilihao Kota Gunungsitoli Nazara, Iman Patrio; Laoli, Eka Septianti; Telaumbanua, Wahyutra Adilman; Laoli, Bezisokhi
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i1.11600

Abstract

Meningkatnya demografi dan mobilitas penduduk mengakibatkan tingkat permintaan akan kebutuhan semakin tinggi, salah satunya adalah tempat tinggal. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan pengaruh factor ekonomi, factor demografis, factor lokasi, factor sosial, dan factor kebijakan pemerintah (Variabel X) di perumahan puncak asri desa hilihao, serta hubungannya terhadap keputusan pembelian rumah (variabel Y). (2) Mengetahui factor-faktor yang mempengaruhi permintaan perumahan di puncak asri desa hilihao. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi. Informan penelitian berjumlah 20 konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor ekonomi (harga rumah, kemampuan cicilan, dan penghasilan) merupakan pertimbangan utama dalam keputusan pembelian rumah. Faktor lokasi juga menjadi dominan, terutama aksesibilitas terhadap jalan utama, pasar, sekolah, dan fasilitas kesehatan. Sementara itu, faktor demografis (usia, status keluarga, pendidikan) memengaruhi kebutuhan rumah berdasarkan tahapan kehidupan. Faktor sosial berkaitan dengan lingkungan pergaulan dan tingkat keamanan, sedangkan faktor kebijakan pemerintah meliputi regulasi perumahan dan ketersediaan subsidi yang mempermudah keputusan pembelian. Kesimpulan Variabel X terbukti berpengaruh secara kualitatif terhadap variabel Y. Dengan demikian, pemahaman mendalam terhadap variabel X dapat membantu pengembang perumahan dan pemangku kebijakan dalam merancang strategi pemasaran dan penyediaan perumahan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
EFEKTIVITAS PENDEKATAN TEACHING AT THE RIGHT LEVEL (TaRL) DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK MATA PELAJARAN IPS TERPADU Zega, Yestin Kurniawati; Lahagu, Arianto; Laoli, Eka Septianti; Lase, Asali
NIAGAWAN Vol. 14 No. 3 (2025): NIAGAWAN VOL 14 NO 3 NOVEMBER 2025
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/niaga.v14i3.68250

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen semu (quasi experiment) yang bertujuan untuk mengetahui efektivitas pendekatan Teaching At The Right Level (TaRL) dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPS Terpadu di SMP Negeri 3 Gunungsitoli Alo’oa. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya hasil belajar siswa serta metode pembelajaran yang masih berpusat pada guru tanpa memperhatikan kemampuan individual peserta didik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan tes hasil belajar. Berdasarkan hasil evaluasi, sebelum penerapan pendekatan TaRL, rata-rata nilai hasil belajar siswa berkisar antara 56,46 hingga 64,48, dengan tingkat ketuntasan belajar yang masih rendah, yakni hanya 8,65% hingga 45,45%. Namun, setelah pendekatan TaRL diterapkan, nilai rata-rata meningkat signifikan menjadi 80,00, dan seluruh siswa dinyatakan tuntas dengan persentase ketuntasan mencapai 100%. Hasil ini menunjukkan bahwa pendekatan TaRL mampu menyesuaikan pembelajaran dengan tingkat kemampuan peserta didik secara individual, sehingga mereka lebih mudah memahami materi pelajaran dan mengalami peningkatan hasil belajar secara menyeluruh. Kesimpulannya, pendekatan Teaching At The Right Level (TaRL) efektif digunakan dalam proses pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik, khususnya dalam mata pelajaran IPS Terpadu.
PENERAPAN TEKNOLOGI GAME QUIZIZ PADA PEMBELAJARAN IPS TERPADU UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII SMP SWASTA BNKP LUZAMANU T.P 2024/2025 Zalukhu, Notaria; Telaumbanua, Wahyutra Adilman; Laoli, Eka Septianti; Laoli, Bezisokhi
JIIPSI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/jiipsi.v6i1.5235

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS Terpadu melalui penerapan Teknologi Game Quizizz di kelas VIII-B SMP Swasta BNKP Luzamanu Tahun Ajaran 2024/2025. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 30 siswa. Instrumen yang digunakan meliputi lembar observasi guru dan siswa serta tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan baik dalam keaktifan siswa maupun hasil belajar. Pada siklus I, rata-rata hasil belajar siswa adalah 65,66% dengan ketuntasan sebesar 43,33%, sementara pada siklus II meningkat menjadi 82,40% dengan ketuntasan 90,00%. Aktivitas siswa juga meningkat dari 51,10% pada siklus I menjadi 91,90% pada siklus II. Penerapan Quizizz terbukti mampu menciptakan suasana pembelajaran yang interaktif, menyenangkan, dan meningkatkan motivasi serta partisipasi siswa.
Analisis Kesulitan Guru Mata Pelajaran dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di Kelas VIII SMP Negeri 2 Hiliduho T.A 2024/2025: Penelitian Zebua, Jefri Memori; Telaumbanua, Wahyutra Adilman; Laoli, Eka Septianti; Lahagu, Arianto
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5467

Abstract

The successful implementation of a curriculum is determined by teachers’ understanding of curriculum content, their readiness in planning and implementing instruction, as well as the availability of training and school resources. In the context of the Merdeka Curriculum, teachers are required to be more autonomous in designing learning activities, implementing differentiated instruction, and carrying out the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5). This study aims to describe teachers’ difficulties in understanding the principles and basic concepts of the Merdeka Curriculum, analyze the obstacles faced by teachers in designing learning activities using the Merdeka Curriculum approach, identify the challenges encountered in implementing differentiated learning and the P5 project, explain teachers’ difficulties in conducting formative and summative assessments based on learning outcomes, and reveal the role of facilities, infrastructure, and the school environment in supporting or hindering the implementation of the Merdeka Curriculum. This study employs a descriptive research method with a qualitative approach. Data were collected through observation, interviews, and documentation. Based on the findings, the difficulties experienced by subject teachers in implementing the Merdeka Curriculum include limited understanding of curriculum concepts, challenges in planning and implementing learning activities, suboptimal assessment practices, and external factors that influence curriculum implementation.