Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

ANTIMICROBIAL RESISTANCE DALAM PRAKTIK KEDOKTERAN GIGI: LITERATUR REVIEW Joni Putra; Dian Anggraini
Indonesian Journal of Health Research Innovation Vol. 2 No. 4 (2025): Indonesian Journal of Health Research Innovation
Publisher : Yayasan Menawan Cerdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64094/gcq5dd93

Abstract

Antimicrobial resistance (AMR) telah menjadi masalah kesehatan global yang semakin memengaruhi praktik kedokteran gigi. Penggunaan antibiotik yang tidak rasional dalam praktik kedokteran gigi berkontribusi terhadap munculnya mikroorganisme resisten dan mempersulit penatalaksanaan infeksi rongga mulut. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau bukti ilmiah terkini mengenai antimicrobial resistance dalam praktik kedokteran gigi serta pentingnya antimicrobial stewardship. Penelitian ini menggunakan metode literature review. Pencarian artikel dilakukan melalui database PubMed dan Scopus menggunakan kata kunci terkait antimicrobial resistance, kedokteran gigi, antibiotic stewardship, dan infeksi rongga mulut pada artikel tahun 2022–2026. Artikel dipilih berdasarkan kesesuaian topik dan kriteria inklusi sehingga diperoleh 8 artikel yang dianalisis. Hasil telaah menunjukkan bahwa penggunaan antibiotik yang tidak tepat dalam praktik kedokteran gigi berkontribusi terhadap terjadinya antimicrobial resistance. Rongga mulut dapat menjadi reservoir gen resistensi antibiotik. Antimicrobial stewardship, penggunaan antibiotik berbasis guideline, dan peningkatan pendekatan diagnostik merupakan strategi penting dalam mengurangi penggunaan antibiotik yang tidak rasional dalam praktik kedokteran gigi. Antimicrobial resistance merupakan tantangan penting dalam praktik kedokteran gigi. Penggunaan antibiotik secara rasional dan penerapan antimicrobial stewardship diperlukan untuk mengurangi perkembangan mikroorganisme resisten dalam bidang kedokteran gigi.
SOSIALISASI ANTI-BULLYING SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KESEHATAN MENTAL ANAK USIA SEKOLAH DI SD NEGERI PEMANGGILAN, KABUPATEN LAMPUNG SELATAN Joni Putra; Sri Suningsih; Neny Desriani; Rima Yuni Saputri; Aryan Danil Mirza. BR; Friyansyah; Naflah Shahirah; Dzakwa Ulunatiari Ramadani; Alfi Mufid
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 11 No. 1 (2026): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v11i1.3798

Abstract

Perundungan merupakan permasalahan sosial yang masih sering terjadi di lingkungan sekolah dasar dan dapatberdampak negatif terhadap kesehatan mental, perkembangan psikologis, sosial, serta proses belajar peserta didik.Kurangnya pemahaman mengenai bentuk-bentuk bullying, dampak yang ditimbulkan, serta cara mencegah danmenyikapinya menyebabkan perilaku bullying kerap dianggap sebagai hal yang wajar dalam interaksi sehari-hari.Kondisi tersebut juga berpotensi terjadi di SD Negeri Pemanggilan, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan,sehingga diperlukan upaya pencegahan yang bersifat edukatif dan preventif sejak dini. Kegiatan pengabdian kepadamasyarakat ini dilaksanakan dalam skema PKM KKN Berdampak pada 25 Siswa SD dengan rentang usia 10-12 tahun,serta melibatkan Tim pengabdian yang terdiri dari mahasiswa KKN dan Tim dosen Universitas Lampung. Metodepelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi dan edukasi anti bullying, diskusi interaktif, simulasi kasus, sertapermainan edukatif yang disesuaikan dengan karakteristik peserta didik sekolah dasar. Untuk evaluasi terdapat pretest dan post test. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran peserta didikmengenai perilaku bullying, menumbuhkan sikap empati dan saling menghargai, serta mendorong terciptanyalingkungan sekolah yang aman dan ramah anak. Luaran kegiatan ini meliputi peningkatan literasi anti bullying pesertadidik berdasarkan ketercapaian skor post test 80 poin, tersedianya media edukasi anti bullying di sekolah (alatpermainan peraga), dokumentasi kegiatan, serta laporan pelaksanaan PKM KKN Berdampak. Kegiatan inimerupakan wujud kontribusi nyata perguruan tinggi dalam pencegahan permasalahan sosial.