Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

KONTRIBUSI WANITA TANI TERHADAP PENDAPATAN USAHATANI JAGUNG HIBRIDA DI DESA UJUNG TIBU KECAMATAN TOJO BARAT KABUPATEN TOJO UNA-UNA Dian Mapianita; Marhawati Mappatoba; Hardiyanti Sultan
Jurnal Pembangunan Agribisnis (Journal of Agribusiness Development) Vol 2 No 3 (2023): November
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpa.v2i3.1970

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui saluran besarnya kontribusi wanita tani terhadap suatu pendapatan usahatani jagung hibrida di Desa Ujung Tibu Kecamatan Tojo Barat Kabupaten Tojo Unauna. Penentuan responden menggunakan metode sensus dengan mengambil seluruh populasi sejumlah 30 orang wanita tani. Analisis yang digunakan adalah analisis pendapatan dan analisis kontribusi wanita (HOK). Hasil analisis menunjukkan besarnya kontribusi curah waktu kerja wanita terhadap pendapatan usahatani jagung hibrida sebesar 25,77% nilai ini tergolong dalam kategori kriteria kontribusi sedang. Total HOK yang diperoleh wanita tani sebesar 25.21 HOK/Ha dari beberapa kegiatan yang dilakukan yaitu pemupukan, penyiangan, dan panen. Nilai kontribusi terhadap suatu pendapatan usahatani jagung hibrida diperoleh sebesar Rp. 3.813.029.
ANALISIS PENDAPATAN PETAMBAK GARAM DI KELURAHAN TALISE KECAMATAN MANTIKULORE KOTA PALU Anjasmara, Jodi Sabar; Muis, Abdul; Sultan, Hardiyanti
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 12 No 3 (2024): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v12i3.2193

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pendapatan petambak garam di Kelurahan Talise Kecamatan Mantikulore Kota Palu Penelitian ini dilaksanakan di lahan petambak garam rakyat tempat penggaraman Kelurahan Talise Kecamatan Mantikulore Kota Palu. Lokasi penelitian ini dipilih secara sengaja (Purposive) dengan pertimbangan bahwa Kelurahan Talise merupakan satu-satunya daerah penghasil garam di Kecamatan Mantikulore Kota Palu. Waktu Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni-Juli 2021. Jumlah sampel sebanyak 30 responden yang di tentukan dengan teknik penentuan responden menggunakan simple random sampling. Analisis data yang di gunakan adalah Analisis Pendapatan yaitu : hasil pendapatan usaha petambak garam sebesar Rp 1.814.430,5/bulan. Pendapatan ini didapatkan oleh selisih penerimaan sebesar Rp 3.556.666,66/bulan dikurangi biaya produksi sebesar Rp 1.742.236,16/bulan. Penghasilan ini dipengaruhi oleh cuaca dan iklim yang berlangsung selama masa produksi, penghasilan para petambak garam juga mampu untuk memenuhi kebutuhan pangan rumah tangganya.
Keterlibatan Lembaga Non Pemerintah Dalam Upaya Mempertahankan Keberlanjutan Usahatani Kakao Arfah, Siti Yuliaty Chansa; Sultan, Hardiyanti; Nurdin, Muh Fahruddin
Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 32 No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrolandnasional.v32i1.2413

Abstract

Lembaga non-pemerintah sejak tahun 2022 hadir sebagai mitra bisnis petani di wilayah Provinsi Sulawesi Tengah. Hadirnya Lembaga ini, menjadi harapan baru bagi petani kakao dalam membudidayakan tanaman kakao yang dimiliki. Penelitian ini dilakukan untuk melihat bagaimana peran dan keterlibatan lembaga non-pemerintah serta dampak atau manfaat yang diberikan untuk keberlanjutan usahatani kakao menjadi fokus utama dalam penelitian ini. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Sejahtera, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah. Sampel dalam penelitian ini adalah petani yang terlibat sebagai mitra dari lembaga non-pemerintah berjumlah 10 orang dan pihak dari lembaga non-pemerintah sebanyak 3 orang. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif. Beberapa informasi dibutuhkan dalam penelitian ini seperti karakteristik responden, karakteristik lembaga non pemerintah, tugas dan fungsi lembaga non pemerintah serta peran dan dampaknya dalam mempertahankan eksistensi komoditi kakao. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh lembaga non-pemerintah yang terlibat dengan kelompok tani di Desa Sejahtera berperan dalam menjaga keberlanjutan usahatani kakao. Peranan tersebut berupa sertifikasi biji kakao, pelatihan budidaya dan pembukuan rumah tangga petani, pemberian bibit berkualitas dan bibit pohon pelindung, membina wanita tani untuk proses fermentasi, dan pembuatan rorak. Keterlibatan lembaga non-pemerintah pada usahatani kakao di Desa Sejahtera memiliki dampak yang signifikan terhadap keberlanjutan usahatani kakao.
ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL USAHA TANAMAN HIAS JENIS PALEM PADA CV YOGA CITRA LESTARI DI KOTA PALU Desty, Actutes Aste; Antara, Made; Sultan, Hardiyanti
Jurnal Pembangunan Agribisnis (Journal of Agribusiness Development) Vol 4 No 1 (2025): Maret
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpa.v4i1.2537

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Kota Palu tepatnya pada usaha tanaman hias CV. Yoga Citra Lestari di Jl. Bulili 3 Kelurahan Petobo Kecamatan Palu Selatan. . Lokasi penelitian dipilih dengan pertimbangan bahwa CV. Yoga Citra Lestari adalah penjual tanaman hias yang paling muda di antara usaha tanaman hias yang ada di Kota Palu dan menyediakan tanaman palem yang paling banyak di antara jenis lainnya. Waktu pelaksanaan penelitian pada Bulan November 2023 sampai Januari 2024. Penentuan responden pada penelitian ini dilakukan dengan metode purposive sampling (secara sengaja) yaitu melakukan penelitian kepada tiga responden yaitu 1 pemilik, 1 bendahara, dan 1 karyawan. Hasil analisis usaha tanaman hias pada CV. Yoga Citra Lestari secara finansial menunjukan hasil analisis Net Present Value (NPV) atau nilai bersih sekarang menggunakan bunga 12% menunjukan nilai positif yaitu sebesar Rp. 9.372.936 sedangkan untuk tingkat pengembalian internal (IRR) pada usaha ini diatas suku bunga 12% yaitu berada dintara 29% - 30% yaitu sebesar 29,05%. Hasil perhitungan Net Benefit Cost Ratio (Net B/C) menunjukan bahwa usaha ini memiliki keuntungan lebih besar dari 1 yairu sebesar 1,47. Dan periode pengembalian yaitu 2 tahun 4 bulan 8 hari. Berdasarkan Hasil perhitungan tersebut menunjukan bahwa usaha tanaman palem di CV. Yoga Citra Lestari 5 tahun kedepan layak untuk terus di jalankan.
ANALISIS PENDAPATAN DAN KELAYAKAN USAHATANI JAGUNG HIBRIDA DI DESA SIWALEMPU KECAMATAN SOJOL KABUPATEN DONGGALA Iklima, Iklima; Mappatoba, Marhawati; Sultan, Hardiyanti
Jurnal Pembangunan Agribisnis (Journal of Agribusiness Development) Vol 4 No 1 (2025): Maret
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpa.v4i1.2542

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya tingkat pendapatan yang diterima petani jagung hibrida di Desa Siwalempu Kecamatan Sojol Kabupaten Donggala, dan mengetahui kelayakan usahatani jagung hibrida di Desa Siwalempu Kecamatan Sojol Kabupaten Donggala. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Siwalempu Kecamatan Sojol Kabupaten Donggala pada Bulan Oktober 2022 sampai Januari 2023. Metode penentuan responden dilakukan dengan metode sampel acak sederhana (simple random sampling). Sampel yang diambil sebanyak 36 responden petani dari populasi petani jagung hibrida sebanyak 197 petani. Analisis data yang digunakan adalah analisis pendapatan (
MANAJEMEN PERSEDIAAN BAHAN BAKU TAHU PADA RUMAH INDUSTRI TAHU DIKI DI DESA TOGA KECAMATAN AMPIBABO Ningrum, Dian Legistia; Asih, Dewi Nur; Sultan, Hardiyanti
Jurnal Pembangunan Agribisnis (Journal of Agribusiness Development) Vol 3 No 1 (2024): Maret
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpa.v3i1.2149

Abstract

Rumah Industri Tahu Diki merupakan satu-satunya pabrik tahu di Desa Toga Kecamatan Ampibabo. Masalah yang dihadapi terkait jumlah persediaan bahan baku yang harus dipesan, kapan harus memesan, berapa banyak persediaan maksimal bahan baku yang harus disimpan, berapa jumlah persediaan pengamanan (Safety Stock). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah pembelian bahan baku yang paling ekonomis, mengetahui jumlah persediaan pengamanan (Safety Stock) yang harus disediakan, mengetahui kapan waktu yang tepat untuk melakukan pemesanan kembali (Reorder Point), mengetahui berapa total biaya persediaan bahan baku kedelai. Hasil penelitia n menunjukkan bahwa jumlah pembelian ekonomis bahan baku tahu pada periode Januari-Desember 2022 sebesar 2.935,02 kg/tahun. Total biaya persediaan bahan baku yang dikeluarkan rata-rata sebesar Rp. 332.366,85/tahun. Persediaan pengamanan sebesar 864,5 kg/bulan. Titik pemesanan kembali bahan baku tahu dilakukan pada saat persediaan digudang rata-rata sebesar 1.101,83 kg/tahun.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI PENDAPATAN PETANI PALA DI DESA SINTUWU RAYA KECAMATAN SIDOAN KABUPATEN PARIGI MOUTONG Mboka, Gita Geby; Kalaba, Yulianti; Sultan, Hardiyanti
Jurnal Pembangunan Agribisnis (Journal of Agribusiness Development) Vol 3 No 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpa.v3i2.2261

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi pendapatan petani pala di Desa Sintuwu Raya Kecamatan Sidoan Kabupaten Parigi Moutong. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Sintuwu Raya Kecamatan Sidoan Kabupaten Parigi Moutong pada bulan Mei 2022 sampai Januari 2023. Metode penentuan responden yang digunakan dalam pengambilan sampel yaitu metode sampel acak sederhana (Simple random sampling) sebanyak 40 petani pala. Alat analisis yang digunakan ialah analisis regresi linear berganda denga program IBM SPSS 25.Hasil penelitian menunjukan bahwa secara simultan variabel jumlah produksi (X1), harga jual biji pala (X2), harga pestisida (X3), dan upah tenaga kerja (X4) secara simultan berpengaruh nyata terhadap pendapatan petani pala. Secara parsial jumlah produksi (X1), harga jual biji pala (X2), harga pestisida (X3), berpengaruh nyata terhadap pendapatan petani pala sedangkan upah tenaga kerja (X4) berpengaruh tidak nyata terhadap petani pala di Desa Sintuwu Raya Kecamatan Sidoan Kabupaten Parigi Moutong.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI PRODUKSI KELAPA SAWIT DI DESA AKO KECAMATAN PASANGKAYU KABUPATEN PASANGKAYU Ilmayanti, Ilmayanti; Lamusa, Arifuddin; Sultan, Hardiyanti
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 11 No 6 (2023): December
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v11i6.2009

Abstract

Desa Ako merupakan salah satu daerah penghasil tanaman kelapa sawit di Kecamatan Pasangkayu Kabupaten Pasangkayu.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh luas lahan, tenaga kerja, jumlah pohon produktif, dan pupuk terhadap produksi usahatani Kelapa Sawit di Desa Ako Kecamatan Pasangkayu Kabupaten Pasangkayu.Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober 2020 sampai dengan November 2020.Penentuan responden dalam penelitian ini menggunakan Simple Random Sampling. Adapun besarnya sampel yang akan diteliti yaitu sebanyak 38 orang petani. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis fungsi produksi Cobb-Douglass.Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan variabel bebas X1, X2, X3 dan X4 berpengaruh nyata terhadap produksi kelapa sawit dengan nilai Fhitung = 309,924 > Ftabel = 2,62 pada taraf α = 5% dan koefisien determinan R2 (R-squere) sebesar 0,974. Artinya, variabel produksi usahatani kelapa sawit sebesar 97,4 % dipengaruhi oleh variabel bebas, sedangkan sisanya 2,6 % dipengaruhi oleh variabel lain diluar model estimasi. Secara parsial variabel luas lahan, tenaga kerja, dan jumlah pohon produktif berpengaruh tidak nyata terhadap produksi kelapa sawit dengan nilai luas lahan thitung = 2,214 < ttabel = 2,429, tenaga kerja thitung = -4,645 < ttabel = 2,429, dan jumlah pohon produktif thitung = 2,409 < ttabel = 2,429 sedangkan variabel pupuk berpengaruh sangat nyata terhadap produksi kelapa sawit dengan nilai thitung = 5,425 > ttabel = 2,429 pada taraf α = 5% dan koefisien determinan R2 (R-squere) sebesar 0,974.
Coconut (Cocos nucifera L. Var. Viridis.) farming efficiency in Central Sulawesi: technical, allocative, and economic Rauf, Rustam Abd; Damayanti, Lien; Erny; Malik, Shintami R.; Sultan, Hardiyanti; Mukhlis
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 12 (2024): December
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i12.9450

Abstract

Coconut farmers in some regions frequently neglect proper agricultural practices, making coconut farming inefficient. The purpose of the study was to analyze economic efficiency, technical efficiency and allocative efficiency of coconut farming. The research method uses descriptive quantitativeThe research location was purposively selected in Parigi Moutong Regency. Technical efficiency was examined using production function analysis, particularly using the stochastic frontier. Meanwhile, allocative and economic efficiency was determined by deriving the dual cost function from production costs. coconut farming was not technically efficient, generating an average value of 79.83%. Two technical factors, education and experience, could potentially reduce technical inefficiency. However, the economic efficiency was nearly efficient, reaching 97.9%, while the allocative efficiency was inefficient, acquiring 78.2%. The calculation of efficiency has been extensively applied in agricultural commodities, including food crops as well as in plantation crops like cocoa. However, currently, these three types of efficiency have not been implemented in the coconut commodity, particularly in Central Sulawesi.
Characterization of Agricultural Households Socioeconomic on Javanese and To Pekurehua Ethnic in Central Sulawesi Province Rauf, Rustam Abd; Damayanti, Lien; Erny; Rakhman, Aulia; Salingkat, Chitra A.; Malik, Shintami R.; Sultan, Hardiyanti; Mukhlis
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 4 (2025): April
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i4.10891

Abstract

Central Sulawesi is categorized as a food and nutrition insecure area, due to drought, narrow land ownership, high population migration, and the absence of a non-agricultural economic sector. This study aims to analyze socio-economic factors household, namely Javanese and To Pekurehua (Napu valley). This research was conducted in Central Sulawesi Province in 2 sub-districts namely Napu Valley and Java. Sampling using simple random sampling method. Determination of the number of samples using the Slovin formula consisting of 120 respondents. Data collection using in-depth interviews and direct observation. Quantitative data processing by tabulating. Data analysis was conducted by: (1) Descriptive to answer socioeconomic characteristics; (2) Quantitative to answer meal frequency and measure food consumption. For household food security level, Food Expenditure Share calculation was used. The results showed that: The results showed: (1) Household food security is categorized as food resilient, with a share of food expenditure of less than 60%, namely 55.62% for to pekurehua (Lembah napu) and 56.68% for Java; (2) Social and economic factors that influence the ability to access adequate and nutritious food are household income, equitable distribution of food and adequate infrastructure. to pekurehua and Java ethnicities have similar characteristics in meeting food needs.