Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Mekanisme Kinerja Pemanfaatan Instalasi Pengolahan Air Limbah (Ipal) Sebagai Solusi Pengelolaan Air Sungai Pitaloka, Ami Widya; Sudarti, Sudarti; Yushardi, Yushardi
SAINTIFIK Vol 10 No 1 (2024): Saintifik: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/saintifik.v10i1.473

Abstract

Salah satu sumber daya alam yang penting bagi ekosistem dan kehidupan manusia adalah air. Beberapa variabel, termasuk limbah rumah tangga dan industri, dapat berdampak pada kualitas air sungai. Praktik pengelolaan yang baik sangat penting untuk menjaga kualitas air sungai, termasuk pengendalian air limbah sebelum dibuang ke sungai. Infrastruktur bernama Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) digunakan untuk mengolah air limbah sebelum dibuang ke sungai. IPAL memiliki beberapa tahapan pengolahan yang melibatkan berbagai mekanisme untuk memastikan kualitas air limbah yang dihasilkan memenuhi standar yang ditentukan. Salah satu tahapan penting dalam IPAL adalah kolam sedimentasi akhir. Mekanisme kerja kolam sedimentasi akhir melibatkan proses pengendapan, dimana partikel-partikel padat yang lebih berat akan turun ke dasar kolam dan membentuk lumpur atau endapan. Dengan mengendapkan partikel-partikel padat tersebut, kekeruhan air limbah dapat dikurangi sehingga kualitas air menjadi lebih baik. Dengan adanya IPAL, kualitas air limbah dapat ditingkatkan sebelum dibuang ke lingkungan. Hal ini penting untuk menjaga kesehatan masyarakat yang menggunakan air sungai untuk minum dan keperluan lainnya, serta untuk kelestarian sungai dan ekosistem sekitarnya.
Analisis Keefektifan PhEt Simulator bagi Mahasiswa Baru Pendidikan Fisika 2022 Universitas Jember Berdasarkan Tingkat Pemahaman Teknologi Afkarina, Naili; Fikri, Mohamad; Siswi Handayani, Angel Ika; Pitaloka, Ami Widya
FKIP e-PROCEEDING Vol 7 No 1 (2022): Prosiding Webinar Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meredanya pandemi covid-19 di Indonesia menyebabkan perubahan secara signifikan pada sistem perkuliahan. Sehingga perkuliahan yang awalnya diselenggarakan secara daring, pada semester gasal tahun ini mengalami perubahan menjadi luring atau tatap muka. Hal ini juga berdampak pada pembelajaran mahasiswa baru terutama kegiatan praktikum yang menggunakan PHET simulator sebagai media praktikum. Pasalnya, walaupun mahasiswa baru ini sebelumnya belajar secara daring di jenjang SLTA, masih banyak diantara mereka yang belum memiliki pemahaman mengenai media pembelajaran berbasis teknologi terutama mahasiswa baru dari daerah pelosok. Untuk itu dilakukannya penelitian ini agar mengetahui seberapa efektif PHET simulator bagi mahasiswa baru pendidikan fisika 2022 berdasarkan tingkat pemahamannya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan cara melakukan peninjauan dan wawancara. Kata Kunci: Mahasiswa Baru, Lab Simulator, PemahamanTeknologi, Luring
Behaviour Management and Digital Technology: Strategies for Managing an Effective and Organized Classroom Fatimah, Umi; Pitaloka, Ami Widya; Cahayati, Era; Bektiarso, Singgih
Jurnal Fisika Papua Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Fisika Papua
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31957/jfp.v4i1.224

Abstract

The development of digital technology and student behaviour management requires educators to develop more effective and organized classroom management strategies. This article discusses the integration of behaviour management with digital technology in the context of modern classroom management. The research objective is to identify and analyze effective strategies for creating an organized learning environment by utilizing digital technology as a supporting tool for student behaviour management. The approach used is qualitative-descriptive through literature review analysis or literature study. The research results show that the combination of behaviour management with digital technology can increase the effectiveness of classroom management through a student behaviour monitoring system, the use of gamification in learning and personalization of learning. This research concludes that the use of digital technology in behaviour management has a positive impact on classroom organization, student engagement, and achievement of learning goals. The implications of this research provide practical guidance for educators in integrating digital technology to create a more effective and structured learning environment.
Identifikasi Zona Potensi Bahaya Seismik di Jawa Timur–Bali–NTB melalui Integrasi Klasterisasi Spasio-Temporal dan Distribusi b-value Arimurti, Dyah Arum; Hermawan, Heru Bagus; Triwulandari, Ike; Pitaloka, Ami Widya; Prihandono, Trapsilo; Harijanto, Alex
POSITRON Vol. 16 No. 2 (2026): Vol. 16 No. 2 Edition (This issue was scheduled for publication on July 31, 20
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Univetsitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/positron.v16i2.101090

Abstract

Wilayah Jawa Timur–Bali–NTB merupakan zona subduksi aktif dengan tingkat aktivitas seismik tinggi akibat interaksi Lempeng Indo-Australia dan Eurasia. Kompleksitas tektonik di wilayah ini menyebabkan pola seismisitas yang heterogen sehingga diperlukan pendekatan analisis yang mampu mengidentifikasi zona potensi bahaya seismik secara lebih representatif. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi zona potensi bahaya seismik melalui integrasi klasterisasi spasio-temporal dan distribusi b-value. Data yang digunakan berupa 1168 kejadian gempa bumi dari katalog BMKG, GFZ, dan USGS periode 1994–2024 dengan magnitudo Mw ≥ 4 dan kedalaman ≤ 300 km. Analisis seismisitas dilakukan menggunakan algoritma K-Means dan ST-DBSCAN, kemudian diintegrasikan dengan analisis distribusi b-value. Hasil menunjukkan kedua algoritma menghasilkan empat klaster, namun ST-DBSCAN memberikan kualitas klasterisasi yang jauh lebih baik dengan Silhouette Score 0,866 (K-Means: 0,410) dan Davies-Bouldin Index 0,300 (K-Means: 0,983). STDBSCAN mengklasifikasikan 83,9% data sebagai outlier, menunjukkan kemampuan yang lebih efektif dalam memisahkan noise dari aktivitas seismik terkonsentrasi. Integrasi klaster dengan distribusi b-value mengungkapkan bahwa tiga klaster ST-DBSCAN terkonsentrasi di zona subduksi Selatan Jawa Timur dengan b-value rendah (0,812-0,981) dan pola occasional, mengindikasikan akumulasi stres tektonik tinggi dan berpotensi menghasilkan gempabumi bermagnitudo besar. Satu klaster di zona Patahan Naik Busur Belakang Flores (b-value: 0,831) memiliki pola stationary yang berkaitan dengan aktivitas aftershock/swarm. Penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan terpadu antara klasterisasi spasio-temporal dan distribusi b-value mampu memberikan interpretasi yang lebih komprehensif dibandingkan penggunaan metode tunggal dalam analisis bahaya seismik, sekaligus mendukung prioritas monitoring dan mitigasi aktivitas gempa di wilayah Jawa Timur–Bali–NTB.