Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

E-Government as A Tool to Increase Public Participation in Public Decision Making Widiatmoko, Catur; Simarmata, Rajanner P.; Gunadi, Genta Arief; Amazihono, Memoranius; Watimena, Joko Susilo
ARRUS Journal of Social Sciences and Humanities Vol. 3 No. 3 (2023)
Publisher : PT ARRUS Intelektual Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/soshum1809

Abstract

The purpose of this research is to examine e-government as a tool to enhance public participation in decision-making. The researcher used qualitative research methods with a field research approach. Field research involves direct observation, interviews, or other data collection methods in the field, allowing the researcher to gain a deep understanding of the phenomenon under study. The research location for this study is the Jakarta Provincial Government. To gather information or collect data, two staff members of the Jakarta Provincial Government were interviewed. The findings of this study indicate that the use of e-government in the Jakarta Provincial Government has proven to enhance public participation in policy-making. E-government enables broader, more inclusive, targeted, and transparent participation. Public participation is facilitated through online platforms where people can easily access information and participate in discussions about proposed policies. In the context of the Jakarta Provincial Government, e-government has also helped improve the efficiency of governance and provide easier access to public services.
Analisis Kemanfaatan Kebijakan Program Makan Siang Gratis bagi Peserta Didik dan Pemerintahan Welasari, Welasari; Gunadi, Genta Arief; Raharjo, Joko Susilo; Setianingsih, Susiana; Amazihono, Memorianus
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.25675

Abstract

Anggaran 450 triliun untuk kebijakan program makan siang gratis. Program ini menimbulkan polemik pihak yang setuju program ini akan memberikan kemanfatan memberikan nutrisi gizi untuk meningkatkan prestasi peserta didik sedangkan yang kontra menganggap bahwa program konsumtif. Melihat hal tersebut maka tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kemanfaatan kebijakan program makan siang gratis bagi peserta Didik dan Pemerintahan. Metode penelitian dengan studi kepustakaan yang diperoleh dari database google scholar kemudian dianalisis menggunakan analisis SWOT. Hasil analisis menunjukkan program makan siang gratis bagi peserta didik dan pemerintah memiliki kebermanfaatan. Pada peserta didik memberikan kekuatan untuk meningkatkan kesehatan, meningkatkan konsentrasi belajar. Sementara itu terdapat kelemahan adalah pemberian gizi secara umum tanpa memperhatikan kebutuhan gizi yang tepat. Sementara pada pemerintah kekuatannya semakin solid kerjama hubungan pusat dan daerah dalam kecukupan gizi, sementara tantangan yang dihadapi pada anggaran yang disediakan untuk makan siang gratis jika dijalankan dan menjadi program kerja selama 5 tahun kepemimpinan Prabowo- Gibran.
Peran Stake Holder dalam Pemenuhan Prinsip Business Judgement Rule (BJR) Direksi BUMN Gunadi, Genta Arief; Simarmata, Rajanner P; Widiatmoko, Catur; Prayitno, Rahadi Budi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.12400

Abstract

Pertanggungjawaban Direksi BUMN dalam mengelola BUMN di Indonesia sampai saat ini masih menimbulkan kontroversi, disatu sisi Direksi BUMN dituntut untuk mencari laba dan mengembangkan kinerja bisnis perusahaan BUMN yang dipimpinnya namun disisi lain apabila dalam menjalankan roda perusahaan tersebut menimbulkan kerugian maka Tindakan tersebut mengandung resiko dianggap merugikan negara. Konsep BJR menyatakan bahwa Direksi BUMN sepanjang memenuhi prinsip itikad baik dan kehati-hatian tidak dapat dituntut bila tindakannya menimbulkan kerugian bagi BUMN.. Berdasarkan prinsip ini, direksi BUMN pembuat keputusan bisnis yang mengakibatkan kerugian bagi BUMN tidak dapat dituntut bertanggung jawab secara pribadi dengan syarat keputusan bisnis tersebut diambil berdasarkan itikad. Salah satu tahapan untuk dapat memenuhi unsur BJR tersebut adalah keterlibatan Stake holder, baik internal maupun eksternal untuk mendukung tindakan yang diambil Direksi
ECO INOVASI TAMBANG PONGKOR ANTAM : PENGELOLAAN TAMBANG BERKELANJUTAN DALAM PERSPEKTIF TEORI KEADILAN JOHN RAWLS Prayugo, Arlis; Prayitno, Rahadi Budi; Salman, Agus; Firmansyah, Jovan Prima; Gunadi, Genta Arief
Jurnal Wahana Bina Pemerintahan Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Pengembangan Studi Pemerintahan Program Pascasarjana Magister(S2)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pemerintahan Abdi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55745/jwbp.v7i1.366

Abstract

Pelibatan masyarakat dalam konsep pembangunan pertambangan berkelanjutan merupakan prinsip pengelolaan sumber daya alam tambang terintegrasi atau yang dikenal dengan Integrated Natural Resources Management (INRM). Hal ini berarti bahwa pengelolaan sumber daya alam tambang tidak dapat dipisahkan dari pengelolaan sumber daya alam lainnya, seperti sumber daya alam hutan, air dan laut dan kondisi lingkungan sosialnya. Karena akan selalu terdapat aspek yang bersentuhan dalam proses pengelolaannya. Tambang emas pongkor milik PT. Antam berupaya dalam mengelola pemanfaatan sumber daya alam sekitar tambang untuk mengembangkan potensi ekonomi rakyat melalui peningkatan produktifitas sumber daya manusia dan sumber daya alam sekitar. Upaya ini dilakukan sebagai bentuk keberkelanjutan dalam menghalau tumbuhnya Penambang Tanpa Ijin (PETI) yang membahayakan lingkungan dan juga konflik di sekitar wilayah pertambangan yang membawa dampak sosial dan ekonomi masyarakatnya. Penelitian ini bertujuan mencari jawaban bagaimakah PT. Antam menyelesaikan soal pasca penertiban Penambang Tanpa Ijin (PETI) dari masayarakat sekitar dan upaya-upaya berkelanjutan dalam menjaga ruang keadilan bagi masyarakat sekitar. Penelitian ini dilakukan melalui telaah diskursus hasil riset tulisan penelitian sebelumnya, hasil kajian lembaga dan informasi media elektronik maupun cetak. Hasil penelitian menunjukkan pengelolaan tambang Pongkor oleh PT. Antam mengedepankan pendekatan holistik yang mencakup aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi guna menciptakan keberlanjutan serta keadilan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif sebagai landasan melihat perspektif keadilan sosial. Kata kunci : Pengelolaan Tambang, Eco Inovasi, Keadilan Masyarakat