Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan, metode, manfaat, serta faktor pendukung dan penghambat pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia di BPR Christa Jaya. Selain itu, penelitian ini juga membahas metode evaluasi terhadap kegiatan tersebut. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan dan pengembangan dilakukan berdasarkan analisis kebutuhan kerja dan individu, dengan tujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi karyawan. Metode pelatihan yang digunakan adalah pelatihan langsung di tempat kerja (on the job training). Manfaat dirasakan oleh karyawan dan organisasi. Dukungan manajemen cukup kuat, namun masih terdapat kendala seperti kualitas pelatih yang kurang, anggaran terbatas, dan motivasi karyawan yang rendah. Evaluasi difokuskan pada hasil post-test untuk mengukur peningkatan setelah pelatihan dan Pengembangan. Kata Kunci : Sumber Daya Manusia, Pelatihan, Pengembangan