Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pemodelan Distribusi Habitat Lebah Madu Guna Mendukung Budidaya Lebah Madu di Desa Muara Sikabaluan Fauzan, Muhammad Reza; Ramadhan, Risky
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.13738

Abstract

Potensi Sumber Daya Hutan di wilayah indonesia cukup besar, dengan luas yaitu mencapai 99,6 juta hektar atau 52.3 % dari seluruh luas Indonesia. Penurunan kualiatas lingkungan seperti konversi hutan menjadi perkebunan dan permukiman. Dampak negatif yang akan terjadi adalah bencana alam seperti banjir, longsor dan kekeringan. Untuk mengurangi konversi hutan, perlu dicari pemanfaatan hutan yang memiliki nilai yang tinggi. Peternakan lebah merupakan salah satu usaha alternatif yang dapat dikembangkan di dalam hutan, maupun areal budidaya di pinggir hutan. Luas area dengan habitat lebah madu sangat sesuai seluas 169,9 ha, habitat sesuai seluas 1191,6 ha dan habitat yang tidak sesuai seluas 3854,72 ha. Hal berikut menunjukan pada hasil area, 24% dari wilayah Desa Muara Sikabaluan memiliki potensi habitat lebah madu, hasil analisis menunjukkan bahwa area rekomendasi budidaya lebah madu berdasarkan prioritas I seluas 257,9 ha, prioritas II seluas 623,14 ha, dan prioritas III seluas 480,1 ha.
Efektifitas Pembelajaran Problem Based Learning terhadap Kemampuan Berfikir Kritis pada Materi Shooting Bola Basket Peserta Didik Kelas X di SMK Yayasan Farmasi Semarang Fauzan, Muhammad Reza; Kresnapati, Pandu; Suwarso, Suwarso
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat peningkatan kemampuan berpikir kritis peserta didik di SMK Yayasan Farmasi Semarang melalui model pembelajaran problem-based learning (PBL). Adapun jenis penelitian yang dilaksanakan yaitu penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian yang digunakan yaitu kelas X FKK 3 yang berjumlah 30 peserta didik. Dalam penelitian ini, instrumen yang digunakan yaitu lembar tes yang didasarkan pada indikator kemampuan berpikir kritis yang digunakan sebagai kegiatan posttest di setiap akhir pembelajarannya. Kemudian data yang diperoleh dianalisis berdasarkan ketuntasan pembelajaran pada setiap siklusnya. Hasil ketuntasan pada materi shooting dalam bola basket digunakan sebagai indikator keberhasilan. Berdasarkan hasil ketuntasan terdapat peningkatan disetiap siklusnya. Siklus I memperoleh persentase sebesar 76,66% dan siklus II sebesar 93,33%. Dengan demikian, hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran PBL dikatakan efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik.
Strategi Pengembangan Pendidikan NonFormal dalam Pengelolaan Hasil Hutan Berbasis Agroforestri melalui Program Sekolah Lebah Madu di Kepulauan Mentawai Prayoga, Rendi; Falah, Nur; Fauzan, Muhammad Reza; Mardiansyah, Ramos; Rahmi, Lailatur
PAKAR Pendidikan Vol 22 No 1 (2024): Published in January 2024
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/pakar.v22i1.458

Abstract

Abstracts are written in two languages, namely English and Indonesian, a minimum of 150 - 250 words. Abstracts are written with Calisto MT 10, spaced 1 paragraph and italicized for abstract [english) consisting of research problems, objectives, metodes, results and discussions, and research conclusions. The abstract describes the research carried out so that it is useful and contributes to the development of science and technology in the field of education. Keywords are written in abstracts which are the substance of the research that has been carried out.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM OPTIMALISASI BUDIDAYA LEBAH MADU BERBASIS AGROFORESTRI Triyatno, Triyatno; Febriandi, Febriandi; Rahmi, Lailatur; Falah, Nur; Fauzan, Muhammad Reza; Prayoga, Rendi; Mardiansyah, Ramos
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i1.19710

Abstract

Abstrak: Desa Muara Sikabaluan Kabupaten Kepulauan Mentawai merupakan desa yang secara geografis terbentuk berupa Kawasan pesisir Pantai dan juga perbukitan dengan hutan yang cukup luas. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan masyarakat dalam budidaya lebah madu, sehingga dapat meningkatkan softskill dan hardskill masyarakat dalam budidaya lebah madu hutan. Metode yang digunakan yaitu dengan memberikan pre-test dan post test tentang budidaya lebah madu berbasis agroforestry, dengan mitra 25 orang anggkota karang taruna. Kegiatan ini dilakukan dibalai taman nasional siberut kabupaten kepulauan mentawai. Kegiatan pengabdian ini, berfokus pada pelatihan pembudidayaan lebah madu, cara pembuatan stup, pemindahan koloni, pemanenan madu dan proses pemasaran madu. Hasil pre-test dan post-test yang dilakukan menunjukkan hasil masyarakat hasil pre test dan post-test yang dilakukan menunjukkan hasil masyarakat yang mengalamai peningkatan pemahaman dalam konsep dasar agroforestry meningkat dari 16 % menajdi 60%.Kemudiam terjadi peningkatan pemahaman tentang biogeografi lebah madu dari 24% menjadi 68%, terjadi peningkatan keterampilan budidaya lebah madu meningkat 16% menajdi 84% serta peningkatan sikap dan keterampilan memanen madu hutan lestari dari 12% menjadi 75. Abstract: Muara Sikabaluan Village, Mentawai Islands Regency, is a village that is geographically formed in the form of a coastal area and also hills with quite extensive forests. The aim of this service activity is to increase the community's understanding and knowledge in cultivating honey bees, so that it can improve the soft skills and hard skills of the community in cultivating forest honey bees. The method used was by providing a pre-test and post-test regarding agroforestry-based honey bee cultivation, with 25 youth organization members as partners. This activity was carried out at the Cyberut National Park, Mentawai Islands Regency. This service activity focuses on training in cultivating honey bees, how to make stup, moving colonies, harvesting honey and the honey marketing process. The results of the pre-test and post-test carried out showed that the results of the community. The results of the pre-test and post-test carried out showed that the community experienced an increase in understanding of the basic concepts of agroforestry, increasing from 16% to 60%. Then there was an increase in understanding of the biogeography of honey bees from 24% to 68%, there was an increase in honey bee cultivation skills, increasing by 16% to 84% and an increase in attitudes and skills in harvesting sustainable forest honey from 12% to 75.