Didit Yuliantono Adi
Sekolah Tinggi Teologi Anugrah Indonesia

Published : 17 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Lentera Nusantara

Relevansi Hypostasis Union dalam Memperkuat Monoteisme Kristen: Refleksi Teologis atas Karya Salib Kristus Purwonugroho, Daniel Pesah; Adi, Didit Yuliantono; Prasetyo, Louis Budi
Jurnal Lentera Nusantara Vol 4, No 1 (2024): Teologi dan Pendidikan Kristen (Desember 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Kanaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59177/jln.v4i1.322

Abstract

This paper is organized to explore the relevance of hypostasis union to strengthen Christian monotheism through theological reflection on the work of the cross of Christ. Hypostasis union is a doctrine that embodies the unity in divinity and mortality of Jesus Christ. Hypostasis union strengthens Christian monotheism where Christian monotheism is the belief in the one true God through Jesus Christ. The work of the cross of Jesus Christ is crucial in affirming Christian monotheism. The concept of hypostasis union has its foundation in the gospel where the monotheistic God is embodied in the perspective of the trinity without harming monotheism. In the perspective of hypostasis union, the triune God carries out the mission of saving humanity through the work of the cross of Jesus Christ. The work of the cross of Jesus Christ gives confirmation of the belief in one God who saves. Through descriptive qualitative research method, the author will reveal the relevance of hypostasis union in strengthening Christian monotheism through theological reflection on the work of the cross of Jesus Christ. The author states that hypostasis union affirms the one and only God where the transcendent God involves Himself in the history of humanity's salvation through the work of the cross of Jesus Christ.AbstrakTulisan ini dirangkai guna mengekslporasi relevansi hypostasis union untuk memperkuat monoteisme Kristen melalui refleksi teologis karya salib Kristus. Hypostasis union merupakan doktrin yang mengejawantahkan kesatuan dalam divinitas dan mortalitas Yesus Kristus. Hypostasis union memberikan penguatan terhadap monoteisme Kristen dimana monoteisme Kristen merupakan keyakinan akan Allah yang satu dan sejati melalui Yesus Kristus. Disatu sisi, arya salib Yesus Kristus merupakan hal yang krusial dalam menegaskan monoteisme Kristen. Konsep hypostasis union memiliki landasan dari Injil dimana Allah yang monoteistik diejawantahakn di dalam perspektif trinitas tanpa menciderai monoteisme. Di dalam perspektif hypostasis union, Allah yang tritunggal tersebut menjalankan misi penyelamatan manusia melalui karya salib Yesus Kristus. Karya salib Yesus Kristus memberikan pengukuhan keyakinan terhadap satu Allah yang menyelamatkan. Melalui metode penelitian kualitatif deskriptif, penulis akan mengungkapkan relevansi hypostasis union dalam memperkuat monoteisme Kristen melalui refleksi teologis atas karya salib Yesus Kristus. Penulis menyatakan bahwa hypostasis union memberikan penegasn terhadap Allah yang satu dan esa dimana Allah yang transenden melibatkan diri di dalam sejarah keselamatan umat manusia melalui karya salib Yesus Kristus dan penelitian ini akan memberikan kebaharuan untuk memperkuat posisi monoteisme Kristen.
Penebusan dalam Kristus sebagai Puncak Teologi Kovenan : Telaah Eksegetis dan Teologis Efesus 1:7 Adi, Didit Yuliantono; Purwonugroho, Daniel Pesah
Jurnal Lentera Nusantara Vol 4, No 2 (2025): Lentera Nusantara: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Kanaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59177/jln.v4i2.389

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk menelaah secara eksegetis dan teologis Efesus 1:7 dalam perspektif penebusan sebagai puncak teologi kovenan. Penebusan merupakan rencana keselamatan yang telah Allah rancang semenjak kekekalan bagi umat manusia. Penebusan ini dikerjakan secara sempurna melalui Yesus Kristus. Di satu sisi, teologi kovenan menggambarkan peran Yesus Kristus dalam ketaatanNya dan pengorbananNya untuk menyelamatkan umat manusia. Efesus 1:7 merupakan teks kunci dalam menegaskan puncak karya redemptif Allah di dalam Yesus Kristus. Melalui penebusan Yesus Kristus, dosa manusia diampuni dan hubungan manusia kembali harmonis dengan Allah. Penebusan Yesus Kristus juga memberikan keselamatan yang kekal bagi umat manusia. Selain itu, penebusan Yesus Kristus memberikan sebuah kuasa transformatif dalam kehidupan etis orang percaya. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, penulis akan melakukan telaah eksegetis dan teologis Efesus 1:7 dalam hubungannya dengan teologi kovenan. Penulis menyatakan bahwa telaah eksegetis dan teologis Efesus 1:7 menegaskan penebusan Kristus sebagai puncak dari teologi kovenan. Tulisan ini menawarkan Efesus 1:7 sebagai titik kulminasi naratif dan teologis dari struktur kovenan Alkitab. Tulisan ini juga menawarkan sebuah dasar bahwa teologi kovenan tidak dapat dipisahkan dari Kristologi dimana penebusan dalam Kristus merupakan realisasi absolut dari janji kovenantal.