Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Studi Jenis dan Persentasi Makanan Tiram Mangrove (Crassostrea rhizophorae) di Desa Tanah Merah, Kecamatan Kupang Tengah Nuban, Yunita Elisabet; Santoso, Priyo; Tjendanawangi, Agnette
JURNAL VOKASI ILMU-ILMU PERIKANAN (JVIP) Vol 4, No 2 (2023): April 2024
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35726/jvip.v4i2.7189

Abstract

Fitoplankton merupakan mikroorganisme yang mempunyai peranan penting didalam suatu perairan. Kemampuan mereka untuk melakukan fotosintesis, mempunyai klorofil untuk menangkap energi matahari dan karbon dioksida menjadi karbon organik yang menjadikan mereka sebagai dasar dari sebagian besar makanan diekosistem perairan mangrove. Penelitian tentang jenis dan persentase makanan tiram mangrove dilakukan di Desa Tanah Merah Kecamatan Kupang Tengah pada bulan Juni 2023. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis fitoplanton yang dimakan oleh tiram dan persentase fitoplankton dalam lambung tiram mangrove (Crassostrea rhizophorae). Metode yang digunakan yaitu sampel berupa lambung tiram diambil dan dibawah ke laboratorium untuk melihat menggunakan mikroskop. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa jenis fitoplankton yang ditemukan pada lambung tiram terdapat 4 kelas yaitu kelas Bacillariophyceae, Cholopyceae, Cyanopcheae, dan Dinophyceae dengan total 18 genus. Kelimpahan fitoplankton pada genus Rhizosolenia 48,52%, Nitzschia 8,03%, Closentrium 7,70%, Guinerdia 4,26%, Chaetoeros 4,26%, Navicula 3,93%, Mougetia 3,44%, Thalassionema 2,79%, Synedra 2,62%, Micrasterias 2,46%,  Lyngbya 2,13%, Melosira 1,80%, Skletonema 1,80%, Surirella 1,64%, Spirogrya 1,48%, Aleksandrium 1,48%, Gonatozgon 0,82% dan Prorocentrum 0,82%.Kata kunci : Tiram Mangrove, Kelimpahan Fitoplankton dan Persentase Jenis Fitoplankton
Studi Morfometrik Dan Kualitas Gonad Bulubabi Tripneustes gratilla Di Perairan Tablolong Kabupaten Kupang Hoar, Evalinda; Tjendanawangi, Agnette; Tobuku, Ridwan
JURNAL VOKASI ILMU-ILMU PERIKANAN (JVIP) Vol 4, No 1 (2023): November 2023
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35726/jvip.v4i1.7083

Abstract

Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui morfometrik dan kualitas gonad bulubabi (T. gratilla ) baik tekstur, rasa maupun warna di Perairan Tablolong Kabupaten Kupang. Penelitian ini dilakukan pada tanggal1 Agustus- tanggal 1 September 2022. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode transek. Parameter yang diamati merupakan morfometrik bulubabi Tripneustes gratilla yang terdidi dari: bobot tubuh dan diameter tubuh, dan  kualitas gonad bulubabi baik warna tekstur maupun rasa. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa morfometrik bobot tubuh dan diameter tubuh bulubabi berada pada tahap perkembangan sehingga dapat menyebabkan ukuran yang berbeda dengan rataan bobot tubuh adalah 45,17 mm dan diameter tubuhnya adalah 48,19 gram pada bobot tubuh dan diameter tubuh, dan pada kualitas warna, tekstur dan rasa mempunyai kualitas warna yang baik yaitu kuning ke oranye, dan pada kualitas tekstur mempunyai kualitas yang cukup hingga baik dan berbentuk padat,sedikit lembek hingga padat berbutir sedangkan Pada kualitas rasa mempunyai  cita rasa yang baik yaitu manis.Kata kunci : Morfometrik, Kualitas Gonad Bulubabi Tripneustes gratilla
Kepadatan dan Morfometrik Teripang Pasir Holothuria scabra di Perairan Koblain, Desa Hansisi, Kecamatan Semau, Kabupaten Kupang Dacosta, Elias Don; Tjendanawangi, Agnette; Dahoklory, Nicodemus
JURNAL VOKASI ILMU-ILMU PERIKANAN (JVIP) Vol 4, No 2 (2023): April 2024
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35726/jvip.v4i2.7218

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepadatan dan morfometrik teripang pasir H. scabra yang berada di Perairan Koblain, Desa Hansisi, Kecamatan Semau, Kabupaten Kupang.  Penelitian ini dilakukan pada tanggal 1 Mei – 1 Juni 2023. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode transek. Penggunaan metode transek dilakukan dengan cara transek ditarik tegak lurus dari posisi surut terendah ke arah tubir karang di perairan Hansisi. Pada lokasi ditarik transek sepanjang 100 m, dengan jarak setiap transek yaitu 50 m, dan setiap transek memiliki 10 kuadran dengan ukuran 1 x 1 m. Parameter yang diamati dalam penelitian ini yaitu kepadatan dan morfometrik teripang pasir (H. scabra). Data penelitian disajikan dalam bentuk tabel dan gambar kemudian dibahas secara deskriptif.  Hasil penelitian menunjukan bahwa kepadatan tertinggi terdapat pada stasiun I transek III dengan jumlah 26 ekor teripang dengan jenis substrat lumpur berpasir dan pasir bercampur pecahan karang dan jenis lamun Endhalus, sedangkan jumlah kepadatan terendah terdapat pada stasiun II transek II dengan jumlah kepadatan 8 ekor teripang dengan jenis substrat berlumpur dan jenis lamun Endhalus. Hasil pengamatan morfometrik teripang pasir pasir pada stasiun II lebih tinggi dibandingkan morfometrik stasiun I.Kata kunci : Teripang pasir (Holothuria scabra), Kepadatan, Morfometrik
Pengaruh pH Berbeda Terhadap Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup Udang Vanname (Litopenaeus vannamei) Jelinda, Pauliani Ermelista; Jasmanidar, Yudiana; Tjendanawangi, Agnette
JURNAL VOKASI ILMU-ILMU PERIKANAN (JVIP) Vol 4, No 2 (2023): April 2024
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35726/jvip.v4i2.7222

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui “Pengaruh pH Berbeda Terhadap  Pertumbuhan Dan Kelangsungan Hidup Udang Vanname (Litopenaeus vannamei)”. Penelitian di lakukan pada bulan Juni – September 2023 berlokasi di Laboratorium Lahan Kering Fakultas Kelautan dan Perikanan Nusa Cendana Kupang. Metode ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 4 perlakuan 3 ulangan. Perlakuan A (pH 6), perlakuan B (pH 7), perlakuan C (pH 8), dan perlakuan D (pH 9).  Hasil penelitian  menunjukkan bahwa pertumbuhan mutlak udang vanname  yang dipelihara selama 90 hari dengan pH yang berbeda mengalami pertumbuhan yang berbeda pula pada setiap perlakuannya. Pertumbuhan mutlak tertinggi diperoleh pada perlakuan C (pH 8) sebesar 0,81g,  kemudian diikuti oleh perlakuan B (pH 7) sebesar 0,77g. Sedangkan, pertumbuhan mutlak terendah diperoleh pada perlakuan  A (pH 6) sebesar  0,41g dan perlakuan D (pH 9) sebesar 0,41g. ANOVA pertumbuhan mutlak udang vaname (Litopenaeus vannamei) menunjukan bahwa p>0,05 artinya perlakuan memberikan pengaruh nyata. Hasil uji BNT menyatakan bahwa nilai pertumbuhan berat mutlak udang vanname sangat berbeda nyata. Hal ini disebabkan karena pH yang di gunakan sangat optimal sehinggal nafsu makan udang meningkat. rata-rata pertumbuhan spesifik berat yang paling tinggi yaitu  pada perlakuan C sebesar 0,125 g%/hari menjadi 0,910 g%/hari dengan tingkat keasaman (pH) 8. Pada perlakuan B (pH 7) pertumbuhan udang vanname sebesar  0,123 g%/hari menjadi 0,739 g%/hari, perlakuan A (pH 6) lebih rendah dari perlakuan B dan C yaitu sebesar 0,101 g%/hari menjadi 0,491 g%/hari  dan terendah pada perlakuan D yaitu sebesar 0,100 g%/hari menjadi 0,485 g%/hari . Hasil sidik ragam anova menunjukkan bahwa pengaruh pH berbeda berpengaruh nyata (p>0,05), terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup udang vanname sehingga dilakukan uji lanjut BNT. Hasil analisis kelangsungan hidup udang vanname (SR) menghasilkan F hitung 27,11. Nilai F hitung 27,11 lebih besar daripada F tabel 5% (4,06) dan F tabel 1% (7,59) maka data dinyatakan sangat berbeda nyata.Kata Kunci : Pertumbuhan, Kelangsungan Hidup Udang (Litopenaeus vananmei)
Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup Larva Kerang Mutiara Yang Diberi Pakan Chaetoceros sp Dengan Dosis Yang Berbeda Huki, Trivena; Santoso, Priyo; Tjendanawangi, Agnette
JURNAL VOKASI ILMU-ILMU PERIKANAN (JVIP) Vol 4, No 1 (2023): November 2023
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35726/jvip.v4i1.7128

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan kelangsungan hidup kerang mutiara (Pinctada maxima) dengan dosis pemberian pakan Chaetocheros sp yang berbeda  dan untuk mengetahui berapa dosis pemberian pakan alami yang optimal untuk memaksimalkan pertumbuhan dan kelangsungan hidup larva kerang mutiara (P.maxima) Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap yang terdiridari  4 perlakuan dan 3 ulangan : (a) dosis fitoplankton (Chaetocheros sp) 2000 sel/ ml,  (b) dosis fitoplankton (Chaetocheros sp)  2500 sel/ ml, (c) dosis fitoplankton (Chaetocheros sp) 3000 sel/ml, (d) dosis fitoplankton (Chaetocheros sp) 3500 sel/ml. Parameter yang diamati adalah pertumbuhan panjang mutlak dan kelangsungan hidup larva kerang mutiara. Pemberian pakan alami  Chaetocheros sp dengan  dosis yang berbeda berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup larva kerang mutiara (P. maxima). Pemberian pakan Chaetocheros sp dengan dosis fitoplankton 3500 sel dapat meningkatkan pertumbuhan dan kelangsungan hidup larva kerang mutiara (P. maxima).Kata kunci : Pertumbuhan larva kerang mutiara, kelangsungan hidup kerang mutiara
Pengaruh Kepadatan Terhadap Pertumbuhan Kerang Mutiara (Pinctada maxima) Pada Metode Longline Luruk, Adolfina; Santoso, Priyo; Tjendanawangi, Agnette
JURNAL VOKASI ILMU-ILMU PERIKANAN (JVIP) Vol 4, No 1 (2023): November 2023
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35726/jvip.v4i1.7086

Abstract

Kerang mutiara sebagai salah satu jenis biota penghasil permata hayati yang memiliki nilai jual yang tinggi. Hal utama yang perlu diperhatikan dalam budidaya kerang mutiara adalah ketersediaan kerang ukuran operasi dalam jumlah yang cukup dan berkesinambungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepadatan kerang mutiara (Pinctada maxima) yang dipelihara dengan kepadatan yang berbeda pada metode longline. Biota uji yang digunakan adalah kerang mutiara yang berukuran 6-14 cm sebanyak 90 individu. Kerang mutiara dibudidayakan pada 3 longline. Rancangan percobaan menggunakan RAK dengan 3 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan A terdiri dari 8 individu/poket net, perlakuan B 10 individu/poket net dan perlakuan C 12 individu/poket net. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengaruh kepadatan tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan kerang mutiara. Pertumbuhan panjang mutlak sebesar 1,198 cm pada perlakuan B dan laju pertumbuhan spesifik sebesar 5,56% pada perlakuan B.Kata kunci : Kepadatan, Pertumbuhan, Longline, Metode, Kerang mutiara
Studi Pemijahan Kerang Mutiara (Pinctada maxima) Dengan Menggunakan Metode Kejut Suhu (Thermal Shock) Bahrudin, Lindiyani; Santoso, Priyo; Tjendanawangi, Agnette
JURNAL VOKASI ILMU-ILMU PERIKANAN (JVIP) Vol 4, No 1 (2023): November 2023
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35726/jvip.v4i1.6952

Abstract

Kerang mutiara merupakan komoditas perikanan laut yang memiliki nilai pasar yang baik dan relative stabil. Untuk waktu yang akan datang pengembangan budidaya laut di Indonesia akan menjadi prioritas utama dan sumber pertumbuhan bagi sektor perikanan yang dimana dapat dilihat dari ketersediaan sumberdaya alam yang cukup luas. Kegagalan dalam proses penyediaan benih kerang mutiara menyebabkan permintaan benih kerang mutiara berupa juvenil terjadi peningkatan. Upaya peningkatan produksi kerang mutiara dapat dilakukan dengan pengembangan usaha budidaya. Teknik pemijahan induk dalam teknologi pembenihan merupakan salah satu aspek penting yang perlu dikembangkan. Oleh karena itu, usaha pembenihan larva yang dihasilkan melalui teknik pemijahan buatan menggunakan metode kejut suhu merupakan salah satu alternatif yang dapat dilakukan. Penelitian ini dilaksanakan selama 1 bulan yang bertempat di Laboratorium PT. Timor Otsuki Mutiara Kupang. Metode yang digunakan adalah metode deskrptif. Prosedur penelitian meliputi seleksi induk, persiapan wadah, proses pemijahan, proses penetasan telur, pemeliharaan dan penebaran larva serta pemberian pakan. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa, kerang mutiara (Pinctada maxima) dapat dipijahkan dengan menggunakan metode kejut suhu (thermal shock) dengan persentase pemijahan 100% memijah. Tingkat kelangsungan hidup larva kerang mutiara (Pinctada maxima) untuk perkembangan dan pertumbuhan larva menggunakan metode kejut suhu menghasilkan 22.005.000.000 butir larva.Kata kunci : Pemijahan, Kejut suhu, Kerang Mutiara
KOMBINASI FERMENTASI TEPUNG PUTAK DAN TEPUNG DAUN LAMTORO DALAM PAKAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP IKAN BANDENG (Chanos chanos) TAEK, ARNOLDIANUS; Tjendanawangi, Agnette; Djonu, Asriati
Jurnal Harpodon Borneo VOLUME 16 NO.1 APRIL 2023
Publisher : Fakultas Perikanan Dan Ilmu Kelautan Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/harpodon.v16i1.3164

Abstract

Penelitian bertujuan mengkaji pertumbuhan dan kelulushidupan ikan bandeng perlakukan kombinasi tepung putak hasil fermentasi dan tepung daun lamtoro hasil difermentasi. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode eksperimen dan perancangannya menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan tiga ulangan. Perlakuan yang dicobakan adalah A: fermentasi Tepung putak 25 % dan fermentasi tepung daun lamtoro 75 %; Perlakuan B: fermentasi tepung putak 50 % dan fermentasi tepung daun lamtoro 50 %; Perlakuan C: fermentasi tepung putak 75 % dan fermentasi tepung daun lamtoro 25 %; Perlakuan D: fermentasi tepung putak 100 %; perlakuan E: fermentasi tepung daun lamtoro 100 %. Perlakuan terbaik adalah  perlakuan   penggunaan kombinasi  fermentasi tepung  putak 75% dan fermentasi tepung daun lamtoro 25% dalam pakan yang memberikan pertambahan bobot mutlak  terbesar yaitu  15,96 g, pertumbuhan spesifik harian 1,83 g%/hari dan kelangsungan hidup 100%.
DESAIN WADAH TRANSPORTASI TIPE KOMPARTEMEN UNTUK MEMPERPANJANG JARAK TRANSPORTASI DAN MEMPERTAHANKAN KUALITAS BIBIT RUMPUT LAUT Kappaphycus alvarezii PASCA TRANSPORTASI Lukas, Ade Yulita Hesti; Oedjoe, Marcelien Dj. Ratoe; Tjendanawangi, Agnette; Sunadji, Sunadji; Bunga, Retno Yoanrisco
JARI : Jurnal Akuakultur Rawa Indonesia Vol. 13 No. 1 (2025): JARI : JURNAL AKUAKULTUR RAWA INDONESIA
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Pertanian, Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jari.v13i1.30

Abstract

Proper transportation of seaweed seeds is one effort to increase their productivity. Good transportation must be able to guarantee that seaweed seeds arrive at the location in healthy and fresh condition. The research aims to determine the effectiveness of compartment type transportation container design in maintaining the quality of Kappaphycus alvarezii seaweed seeds after transportation for 6 days. This research uses an experimental method with three treatments, namely transportation container design with treatment A with 4 circulation holes, treatment B with 6 circulation holes, and treatment C with 8 circulation holes. Seaweed seedlings were transported for 6 days, with temperature monitoring every 4 hours while ice cubes were replaced every 24 hours. Daily weight loss rates were analyzed using ANOVA while temperature fluctuations in the transportation container were analyzed descriptively. The research results show that using a compartment type transportation container can maintain the temperature in the optimal range, namely 20°C-28°C for ±24 hours and maintain the freshness of seaweed seeds for 6 days of transportation. The compartment type design also makes it easier to replace ice cubes during transportation, thereby extending the transportation distance.
Daya Tetas dan Pravelensi Yang Terinfeksi Jamur Pada Ikan Mas (Cyprinus carpio) Yang Direndam Tepung Cengkeh Nitti, Anaci; Tjendanawangi, Agnette; Jasmanindar, Yudiana
Pena Akuatika : Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan Vol. 23 No. 1 (2024): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN
Publisher : Fakultas Perikanan Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/penaakuatika.v23i1.3780

Abstract

AbstrakAbstrak. Penelitian ini untuk mengetahui daya tetas telur, pravelensi serangan jamur dan kelulushidupan larva ikan mas (Cyprinus carpio). Penelitian ini dilaksanakan selama 2 bulan di UPT Laboratorium Lahan Kering Kepulauan Budidaya Perairan FPKP Undana. Dalam penelitian ini telur uji yang digunakan yaitu telur ikan mas (Cyprinus carpio) sebanyak 20 butir/akuarium. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan (A= Kontrol, B= perendaman tepung daun cengkeh 4 gram, C= perendaman tepung daun cengkeh 8 gram, D= perendaman tepung daun cengkeh 16 gram dan 3 ulangan. Parameter yang diamati meliputi daya tetas, pravelensi serangan jamur dan kelulushidupan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tepung daun cengkeh berpengaruh nyata terhadap daya tetas dengan daya tetas tertinggi pada perlakuan C (8 gram) sebesar 90% dan terendah pada perlakuan D (16 gram) sebesar 58,3%. Sedangkan pravelensi serangan jamur tertinggi terdapat pada perlakuan D (16 gram) sebesar 41,6% dan terendah pada perlakuan C (8 gram) sebesar 10% dan kelulushidupan 60%. Kata kunci :  Ikan mas (Cyprinus carpio ), Daya tetas, Daun Cengkeh