Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PRAANGGAPAN DALAM STAND UP COMEDY WANITA INDONESIA Agustina, Agustina; Muhammad Saleh; Azis, Azis; Andi Nurindah Sari
Protasis: Jurnal Bahasa, Sastra, Budaya, dan Pengajarannya Vol. 1 No. 2 (2022): Desember : Jurnal Bahasa, Sastra, Budaya, dan Pengajarannya
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1212.446 KB) | DOI: 10.55606/protasis.v1i2.49

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk 1) mengkaji jenis-jenis praanggapan yang muncul dari pernyataan humor di stand up comedy wanita Indonesia, 2) mengkaji relevasi praanggapan dalam menciptakan humor pada stand up comedy wanita Indonesia dalam pembelajaran teks anekdot bahasa Indonesia. Data dalam penelitian ini berupa pernyataan comic wanita yang mengandung praanggapan dalam membawakan stand up comedy. Sumber data dalam penelitian ini berupa video stand up comedy wanita Indonesia yang telah tayang di televisi kemudian diunggah ke Youtube. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi. Teknik dokumentasi dilakukan dengan metode unggah, simak, dan catat. Dalam memenuhi keabsahan data penelitian ini dilakukan triangulasi dengan sumber. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini dengan menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Praanggapan yang muncul didominasi oleh praanggapan leksikal, praanggapan nonfaktif, praanggapan eksistensial, praanggapan faktif, praanggapan struktural, dan praanggapan konterfaktual. Penerapan pembelajaran bahasa Indonesia materi teks anekdot membuat pembelajaran lebih menyenangkan dapat memberikan sugesti dan imajinatif yang membuat siswa lebih mudah menuangkan ide-ide pikirannya.
KLAUSA RELATIF BAHASA INDONESIA DALAM NOVEL BERJUTA RASANYA KARYA TERE LIYE Andi Nurindah Sari
Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa Vol. 1 No. 2 (2022): Oktober: Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa
Publisher : Pusat riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (767.18 KB) | DOI: 10.55606/jurribah.v1i2.412

Abstract

Klausa Relatif Bahasa Indonesia dalam Novel Berjuta Rasanya Karya Tere Liye. Andi Nurindah Sari. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap (1) pemarkah yang menandai kehadiran klausa relatif, dan (2) jenis klausa relatif bahasa Indonesia dalam novel Berjuta Rasanya karya Tere Liye. Data yang digunakan dalam penelitian ini tulisan yang menjadi penanda klausa relatif dan sumber data dalam penelitian ini adalah novel yang berjudul Berjuta Rasanya karya Tere Liye Bagian Pertama. Teknik pengumpulan data yaitu dokumentasi pustaka. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data, pengambilan kesimpulan, dan verifikasi. Adapun hasil penelitian tersebut diperoleh penanda klausa relatif yang terdapat pada novel Tere Liye yang berjudul Berjuta Rasanya bagian pertama lebih dominan menggunakan penanda klausa relatif yang kemudian penanda klausa relatif tempat di. Kemudian jenis klausa relative yang dominanyaitu klausa relatif penunjuk kemudian klausa relatif nonpenunjuk.
The Use of Virtual Reality (VR) as a Learning Media to Improve the Virtual Tour Experience in the Sharia Tourism Study Programme Agnes Fransiska Dewi; Andi Nurindah Sari; Muhammad Shaleh Assingkily
Cendekiawan : Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman Vol 3 No 3 (2024): September Edition: Multiple Intelligences of Students in Formal, Informal, and No
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/cendekiawan.v3i3.264

Abstract

Various findings and utilisation of virtual reality (VR) technology are clear evidence of the existence of technology as a digital era learning media. However, the use of VR in the world of tourism is considered irrelevant because tourism must be a direct visit. This research aims to improve the virtual tour experience in sharia tourism study programme students using VR. This is based on cost efficiency, time constraints, permits, security and others if the tour is a direct visit. To obtain data, qualitative research with descriptive study methods is used. Various phenomena in the field will be collected through interviews, observations, and documentation studies. Finally, the data is analysed using data reduction, data display, and conclusion drawing, and tested for validity through data triangulation. This research shows that VR in tourism has a significant positive impact, especially in the context of education and enhancing the virtual tour experience and preparing students to face the demands of the modern tourism industry in the era of society 5.0, as well as supporting the steps of study programmes and faculties in adopting the latest educational technology as well as a reference for lecturers for technological developments relevant to study programmes, especially the Sharia Tourism Study Program.
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI ERA PEMBELAJARAN ABAD 21 Moh. Restu Hoeruman; Syarif Bahaudin Mudore; Andi Nurindah Sari
Dialektika : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 3 No 2 (2025): Dialektika : Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35905/dialektika.v3i2.12707

Abstract

Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran vital dalam membentuk karakter, moral, dan kesadaran spiritual peserta didik di abad 21 yang ditandai oleh perkembangan teknologi dan globalisasi. Abad ini menuntut pendekatan pembelajaran yang adaptif dengan fokus pada enam kompetensi utama, yaitu 6C (Critical Thinking, Creativity, Collaboration, Communication, Character, dan Citizenship). Artikel ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara prinsip pembelajaran abad 21 dan PAI, dengan menggunakan metode studi kepustakaan untuk mengidentifikasi tantangan dan peluang yang ada. Tantangan yang dihadapi meliputi rendahnya literasi digital di kalangan guru dan peserta didik serta kurangnya integrasi teknologi dalam kurikulum PAI. Namun, peluang besar muncul melalui pemanfaatan teknologi digital, seperti e-learning dan media interaktif, untuk mendukung pembelajaran yang lebih efektif. Hasil kajian menunjukkan bahwa kurikulum PAI dapat dioptimalkan dengan mengintegrasikan nilai-nilai Islami dan kompetensi abad 21, melalui pelatihan guru, pengembangan media pembelajaran, dan kolaborasi lintas sektor. Kesimpulannya, PAI dapat tetap relevan di era global dengan pendekatan holistik yang menggabungkan penguatan kompetensi guru, kurikulum berbasis 6C, dan pemanfaatan teknologi. Novelty dari penelitian ini terletak pada usulan integrasi nilai-nilai Islami dengan kompetensi abad 21 untuk membentuk generasi Muslim yang religius, inovatif, dan kompetitif secara global.
From Recitation to Reflection: Integrating Qur’anic Themes into Indonesian Language Learning in Islamic Primary Schools Danial; Emha Dzia’ul Haq; Riyan Terna Kuswanto; Andi Nurindah Sari; Nurul Fauziah
Cendekiawan : Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman Vol 4 No 1 (2025): March Edition: Multiple Intelligences of Students in Formal, Informal, and Nonfor
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/cendekiawan.v4i1.327

Abstract

This study aims to explore the integration of Qur'anic values in Indonesian language learning in madrasah Ibtidaiyah and its impact on students' language skills and character development. The issues raised were how Qur'anic themes can be integrated into the Indonesian curriculum and to what extent this affects students' motivation, engagement and character building. This research used a qualitative approach with a case study method, involving NVivo-based thematic analysis and in-depth interviews with madrasah principals, teachers and parents in several Ibtidaiyah madrasahs in Southeast Sulawesi. The results showed that the integration of Qur'anic values in Indonesian language learning not only improved students' language skills, but also strengthened their moral and spiritual character. Students become more disciplined, responsible and able to link language learning with religious teachings. In effect, this approach enriches the curriculum with a holistic and interdisciplinary approach, and strengthens the link between religious and academic education. This study suggests developing a more explicit value-based curriculum, improving teachers' pedagogical competence, as well as further research with a quantitative approach to evaluate the long-term impact.
Nilai Pendidikan Agama Islam Yang Terkandung dalam Film Animasi Nussa dan Rara dan Relevansinya terhadap Pendidikan Agama Islam Andi Nurindah Sari; Andi Zulfiana
Dialektika : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 2 No 2 (2024): DIALEKTIKA: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35905/dialektika.v2i2.7672

Abstract

Penelitian Kualitatif yang bertujuan untuk mengkaji nilai Pendidikan Agama Islam dalam film Animasi Nussa dan Rara serta relevansinya terhadap Pendidikan Agama Islam di Kampus. Jenis penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualitatif. Penelitian yang dilaksanakan di Institut Agama Islam Negeri Parepare, dengan menggunakan dua sumber data yaitu, sumber data primerdan sumber data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film animasi Nussa dan Rara mengandung nilai-nilai Pendidikan Islam, yang dapat berfungsi sebagai media pembelajaran untuk pengembangan mental dan kepribadian dalam kehidupan sehari-hari. Dalam film ini, terdapat berbagai nilai Pendidikan Agama Islam, seperti nilai Pendidikan aqidah, akhlak, dan ibadah. Film ini dapat menjadi alat yang efektif untuk mengajarkan nilai-nilai tersebut. Selain itu, relevansi film animasi Nussa dan Rara dengan nilai-nilai Pendidikan Agama Islam pada era Pasca Pandemi tercermin dalam beberapa episode, seperti "Ayo Berolahraga", "Yuk Cuci Tangan", dan "Generasi Cerdas: Cegah Virus Dari Rumah". Episode-episode tersebut menyoroti tindakan-tindakan yang relevan dengan kondisi pasca pandemi, termasuk cara menjaga kebersihan diri, menjaga kesehatan tubuh, dan upaya pencegahan virus, yang dapat diaplikasikan dari rumah. Hal ini menunjukkan bahwa film ini tidak hanya bermanfaat sebagai sarana pendidikan Islam, tetapi juga memiliki relevansi dengan konteks zaman yang terkini, yaitu masa pasca pandemi.