Articles
POLA ASUH ORANG TUA DALAM KEMANDIRIAN ANAK DENGAN HAMBATAN INTELEKTUAL DI SKH NEGERI 02 KOTA SERANG
Humairoh, Zakiyah Putri;
Utami, Yuni Tanjung;
Asmiati, Neti
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 5 No 3 (2025): Vol. 5 No. 3 Edisi Agustus 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37081/jipdas.v5i3.2951
Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan gambaran pola asuh orang tua pada kemandirian anak dengan hambatan intelektual dengan menggunakan pendekatan kualitatif metode deskriptif. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini ialah menggunakan triangulasi dengan sistem observasi, wawancara dan dokumentasi. Menggunakan empat data primer dari 3 orang tua dan 1 guru. Hasil dari penelitian ini didapat pola asuh orang tua dalam kemandrian anak dengan hambatan intelektual pada jenjang SMAKh di SKh Negeri 02 Kota Serang yaitu kedua orang tua anak A. M dan T. Y. A menerapkan pola asuh demokrasi dan orang tua anak I. M. S menerapkan pola asuh campuran yakni pola asuh permisif, pola asuh otoriter dan pola asuh demokrasi. Berdasarkan hasil penelitian ketiga orang tua mempunyai caranya masing-masing dalam mengembangkan kemandirian hal ini dikarenakan adanya perbedaan kepercayaan, kepribadian orang tua dan penerimaan pola asuh yang pernah diterima orang tua. Namun kemandirian anak dengan hambatan intelektual dapat berkembang dengan cara orang tua yang menyesuaikan dengan kebutuhan setiap anak. Penelitian ini diharapkan dapat membantu menjadi informasi orang tua pada penerapan pola asuh dalam kemandirian anak dengan hambatan intelektual.
Penerapan Teknik Shaping dalam Meningkatkan Pola Interaksi Sosial Siswa dengan Hambatan Intelektual Ringan Kelas VI di SKh 01 Kota Serang dengan Lingkungan Sekitar
Putri, Khalda Andhika;
Pratama, Toni Yudha;
Utami, Yuni Tanjung
Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus Vol. 8 No. 1 (2024): JPKK
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/jpkk.v8i1.831
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan pola interaksi sosial anak dengan hambatan intelektual dengan lingkungan sekolah melalui modifikasi perilaku menggunakan teknik shaping di SKh 01 Kota Serang. Penelitian ini merupakan penelitian Single Subject Research (SSR) dengan desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu menggunakan desain A-B-A dengan rentang sesi yaitu baseilne 1 (A1) sebanyak 4 kali sesi, intervensi (B) sebanyak 8 kali sesi, dan baseline 2 (A2) sebanyak 4 kali sesi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan di tampilkan melalui grafik garis. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan penerapan teknik shaping dalam meningkatkan pola interaksi anak dengan hambatan intelektual dapat meningkatkan pola interaksi anak dengan lingkungan sekitar anak dengan hasil yang diperoleh pada fase baseline 1 (A1) nilai rata-rata yang diperoleh yaitu sebesar 33%. Pada intervensi (B) nilai rata-rata yang diperoleh meningkat menjadi 87% sedangkan pada baseline 2 (A2) nilai rata-rata yang diperoleh yaitu sebesar 66%.
Penerapan Metode Direct Instruction dalam Meningkatkan Keterampilan Seni Henna Motif Flora bagi Anak Tunarungu di SKH Negeri 01 Pandeglang
Aulia, Ishna Nahwal;
Pratama, Toni Yudha;
Utami, Yuni Tanjung
MASALIQ Vol 5 No 4 (2025): JULI
Publisher : Lembaga Yasin AlSys
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58578/masaliq.v5i4.6370
This study is motivated by the limited research on the application of the direct instruction method to enhance floral henna art skills, despite the significant impact such skill development can have on the vocational abilities of deaf students, aligned with their individual interests and talents. The objective of this research is to improve the henna art makeup skills of deaf students through the application of the direct instruction method. A quantitative approach was employed using an experimental one-group pretest-posttest design, involving four participants selected through purposive sampling. Data were collected via performance tests and analyzed using the Wilcoxon signed-rank test. The analysis yielded a Thitung value of 10, which is greater than Ttabel = 0 at a 0.05 significance level (N=4), thus rejecting H₀. This indicates that the direct instruction method has a significant effect on improving floral henna art skills in deaf students. These findings support the theory that vocational skill development should align with students’potential, interests, and talents. The study concludes that direct instruction is effective in enhancing vocational skills among deaf students in the field of henna art. The implications include theoretical contributions to special education research and practical benefits for policy formulation, cosmetology skills training, and the development of inclusive vocational programs. This research also opens opportunities for further studies on applying similar methods to other relevant skill areas.
Implementation of Loose Part Play STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) Media on STEM Understanding of Pre-service Teachers: A Case Study in Serang City, Indonesia
Abadi, Reza Febri;
Musayaroh, Siti;
Sidik, Sistriadini Alamsyah;
Asmiati, Neti;
Pratama, Toni Yudha;
Mulia, Dedi;
Utami, Yuni Tanjung;
Maslahah, Sayidatul
Jurnal Pendidikan Indonesia Gemilang Vol 3, No 1 (2023)
Publisher : Gemilang Maju Publikasi Ilmiah (GMPI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53889/jpig.v3i1.179
This study aimed to implement the STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics)-based Loose Part Play Media on an understanding of cerebral palsy pre-service teachers in the city of Serang. The participants in this study are cerebral palsy pre-service teachers in Serang, Indonesia. The participant was 21 teachers. The method in this activity is a case study. The results showed that increasing of the STEM understanding was 26.2. It can be concluded that the STEM-based loose part play media can increase the STEM understanding of the pre-service teachers to find solutions to the problems faced by cerebral palsy pre-service teachers in Serang. An increase in understanding achievement indicates this through loose part play STEM of 26.2 (seen from the initial and final test), and the pre-service teacher's understanding of STEM-based loose play part media is 82.5.
The Use of Kinetic Sand Media to Improve the Initial Writing Ability of Disabled Students
Hartanti, Herma Raidha;
Pratama, Toni Yudha;
Utami, Yuni Tanjung
Widyagogik Vol 13, No 3: Widyagogik : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21107/widyagogik.v13i3.32140
This study aimed to determine the effectiveness of using kinetic sand media as an intervention tool to improve the initial writing skills, specifically graphomotor control and letter imitation, in students with Intellectual Disabilities (ID) at SKh Negeri 02 Lebak. The research employed a quantitative pre-experimental design using the One Group Pre-test Post-test design. The subjects consisted of three students with intellectual disabilities (N=3) from the SDLB level. Data were collected through observation checklists (pre-test and post-test) and analyzed using the non-parametric Wilcoxon Signed Rank Test, appropriate for a small sample size. The analysis revealed a significant increase in the subjects’ initial writing scores following the kinetic sand intervention. The statistical test yielded an Asymp. Sig. (2-tailed) value of p 0.05, indicating a significant difference between pre-test and post-test scores. This result substantiates that the sensory and manipulative nature of kinetic sand successfully strengthened the subjects' intrinsic hand muscles and enhanced fine motor control necessary for writing. It is concluded that the use of kinetic sand media has a positive and statistically significant effect on improving the initial writing skills of students with intellectual disabilities. The intervention is highly recommended for special education settings as an engaging and effective pre-writing preparatory activity.
PENGARUH PERMAINAN TRADISIONAL CONGKLAK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK CEREBRAL PALSY DI SKH SOFIANA ARRAUF
Putri, Reshanandra;
Sidik, Sistriadini Alamsyah;
Utami, Yuni Tanjung
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 5 No 4 (2025): Vol. 5 No. 4 Edisi November 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37081/jipdas.v5i4.3262
Anak cerebral palsy adalah anak yang mengalami masalah fisik dan motorik yang disebabkan oleh kerusakan di dalam otak. Salah satu akibat yang umum terjadi pada anak dengan kondisi cerebral palsy yaitu kesulitan dalam melakukan kegiatan motorik, baik kasar maupun halus. Dalam kegiatan keseharian, kemampuan motorik halus menjadi elemen dasar yang perlu dikuasai oleh anak, tidak terkecuali pada anak cerebral palsy. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan keterampilan motorik halus anak cerebral palsy hemiplegia menggunakan permainan tradisional congklak. Dalam penelitian ini, bermain congklak dengan pendekatan game based learning merupakan perlakuan yang diberikan. Penelitian ini adalah penelitian jenis kuantitatif metode eksperimen dengan pendekatan single subject research (SSR) dan menggunakan desain reversal A-B-A. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan tes perlakuan melalui instrumen yang telah di uji validitas isi berupa expert judgement dan uji reliabilitas konsistensi internal dengan teknik alpha cronbach. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah teknik statistik deskriptif dengan hasil perolehan berbentuk grafik. Subjek yang diteliti adalah seorang anak cerebral palsy tipe hemiplegia kelas 4 (fase B) SDKh berinisial AR. Berdasarkan hasil penelitian memperlihatkan bahwa penerapan permainan congklak mampu meningkatkan kemampuan motorik halus cerebral palsy hemiplegia di SKh Sofiana Arrauf, ditunjukkan dengan peningkatan nilai rata-rata data pada keempat target behavior (menggerakkan jari, menjumput, memegang dan memindahkan benda) setelah diberikannya intervensi/perlakuan. Dengan demikian, kesimpulan pada penelitian ini adalah permainan tradisional congklak mampu meningkatkan keterampilan motorik halus cerebral palsy tipe hemiplegia kelas 4 SDKh di SKh Sofiana Arrauf.
Sosialisasi Hak dan Peran Penyandang Disabilitas untuk Peningkatan Kesadaran Berpendidikan Masyarakat Pesisir Laut
Al-Anshori, Dody Bakhtiar;
Maslahah, Sayidatul;
Utami, Yuni Tanjung;
Aningrum, Rizki;
Irmawanti, Irmawanti
Archive: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Asosiasi Pengelola Publikasi Ilmiah Perguruan Tinggi PGRI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55506/arch.v5i2.249
Latar Belakang: Masalah utama yang dihadapi di masyarakat pesisir Desa Domas adalah rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pendidikan bagi disabilitas. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat pesisir tentang hak dan peran penyandang disabilitas dalam pendidikan. Metode: Penelitian ini menggunakan metode Participatory Action Research (PAR) dengan pendekatan kualitatif. Metode ini melibatkan kolaborasi antara tim pengabdi, masyarakat, dan penyandang disabilitas. Tahapan penelitian meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi yang dirancang secara sistematis. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman masyarakat tentang hak-hak pendidikan penyandang disabilitas. Program ini juga berhasil menggeser stigma sosial dan mengubah perilaku orang tua penyandang disabilitas menjadi lebih proaktif dalam mendukung pendidikan anak mereka. Kesimpulan: Program ini berhasil menumbuhkan kesadaran dan kepercayaan diri. Namun keberlanjutan pendidikan inklusif memerlukan dukungan yang lebih komprehensif dari berbagai pihak.
PENERAPAN MEDIA INTERAKTIF UNTUK MENINGKATKAN KOSAKATA PADA ANAK DENGAN HAMBATAN PENDENGARAN DI SKH NEGERI 01 KOTA SERANG
Shafhah, Hana Nailah;
Utami, Yuni Tanjung;
Abadi, Reza Febri
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.3865
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesulitan anak dengan hambatan pendengaran di kelas I SDKh dalam menguasai kosakata benda akibat keterbatasan dalam menerima informasi secara verbal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas media interaktif dalam meningkatkan penguasaan kosakata pada anak dengan hambatan pendengaran di SKh Negeri 01 Kota Serang. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara, ditemukan bahwa anak masih mengalami kendala dalam mengenali nama-nama benda di lingkungan sekitar, dan membutuhkan penguatan tambahan dalam menggunakannya dalam kegiatan belajar. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain One Group Pre-Test Post-Test dengan tiga anak dengan hambatan pendengaran sebagai subjek. Media interaktif yang digunakan berupa aplikasi pembelajaran dengan gambar, permainan tebak gambar, susun huruf, dan menjodohkan kata dengan gambar. Data diperoleh melalui pretest dan post-test untuk menilai kemampuan anak dalam menunjukkan, menyebutkan, dan menuliskan kosakata. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan peningkatan signifikan setelah perlakuan. Media interaktif terbukti efektif membantu anak lebih mudah memahami dan mengingat kosakata melalui tampilan visual yang menarik dan aktivitas yang menyenangkan.
PENERAPAN METODE DRILL DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN TATA RIAS PENGANTIN MODERN SISWA TUNARUNGU DI SKH NEGERI 02 LEBAK
Amalia, Ilma Hasanah;
Pratama, Toni Yudha;
Utami, Yuni Tanjung
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.3884
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya keterampilan vokasional yang sesuai bagi siswa tunarungu guna mempersiapkan mereka menghadapi dunia kerja. Salah satu keterampilan yang potensial dikembangkan adalah tata rias pengantin modern, yang menekankan pada ketelitian, estetika, dan koordinasi motorik halus. Bidang tata rias termasuk bidang inklusif karena tidak mengandalkan komunikasi verbal, sehingga sesuai dengan karakteristik siswa tunarungu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas penerapan metode drill dalam meningkatkan keterampilan tata rias pengantin modern pada siswa tunarungu di SKh Negeri 02 Lebak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain One Group Pre-test and Post-test Design. Subjek dalam penelitian ini adalah empat siswa tunarungu yang telah memiliki keterampilan dasar dalam tata rias. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes praktik keterampilan tata rias pengantin modern menggunakan instrumen yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan skor keterampilan setelah penerapan metode drill. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon menghasilkan nilai T+ = 10 dan T− = 0, sehingga nilai T terkecil adalah 0. Nilai ini dibandingkan dengan T tabel pada taraf signifikansi 0,05 (dua sisi) dengan n = 4, yaitu T tabel = 0. Karena T hitung ≤ T tabel (0 ≤ 0), maka H₀ ditolak dan H₁ diterima. Artinya, terdapat pengaruh signifikan penerapan metode drill terhadap peningkatan keterampilan tata rias pengantin modern. Penelitian ini merekomendasikan metode drill sebagai pendekatan pembelajaran vokasional yang efektif dan sesuai bagi siswa tunarungu.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYIMAK ANAK DENGAN HAMBATAN PENDENGARAN
Maulidinnisa, Amelia;
Utami, Yuni Tanjung;
Maslahah, Sayidatul
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.3991
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) dalam meningkatkan kemampuan menyimak anak dengan hambatan pendengaran di kelas III SDKH SKh Negeri 01 Kota Serang. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain One Group Pretest–Posttest. Subjek penelitian terdiri dari 4 anak dengan hambatan pendengaran. Instrumen penelitian meliputi tes tertulis kemampuan menyimak dan lembar observasi ketahanan konsentrasi. Hasil pretest menunjukkan rata-rata skor kemampuan menyimak sebesar 52,5 dengan persentase 59%. Setelah perlakuan berupa pembelajaran dengan model Think Pair Share selama empat pertemuan, hasil posttest meningkat menjadi rata-rata 95 dengan persentase 95%. Peningkatan rata-rata skor adalah 43 poin dengan persentase 43% dari skor maksimal. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai signifikansi < 0,01, sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian, penerapan model pembelajaran Think Pair Share berpengaruh sangat signifikan terhadap peningkatan kemampuan menyimak anak dengan hambatan pendengaran.