Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Analisis Tingkat Kenyamanan Pengunjung pada Coffee Shop Bertema Outdoor Yusuf, Amru Muhammad; Aji, Fauzi Mizan Prabowo
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2022: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salatiga adalah salah satu kota di Jawa Tengah yang dikelilingi gunung dan kota-kota besar. Dampaknya adalah terjadinya akulturasi budaya di Salatiga. Salah satu budaya yang masuk ke Salatiga adalah ”budaya kafe”. Budaya kafe ini memunculkan banyak coffee shop baru di tengah kota, yang diantaranya ada Kafe Tepi Kota dan Kafe Volka Moka. Dua kafe ini berdiri dengan konsep outdoor, yang mana kurang nyaman untuk ditempati. Penelitian ini bertujuan untuk menilai tingkat kenyamanan yang dirasakan pengunjung, dengan harapan kedepannya pembangunan coffee shop outdoor selanjutnya memerhatikan keadaan tersebut. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif dengan mengumpulkan kuesioner kepada pengunjung, kemudian menggunakan skala likert untuk menilai hasil kuisoner. Kedua kafe tersebut mendapatkan hasil penilaian nyaman, dengan tingkat kenyamanan rata-rata diatas 70%. Hal yang perlu diperhatikan kedua kafe adalah kehadiran serangga dan kebisingan sekitar. Selain itu, perlu peningkatan furnitur pada Kafe Tepi Kota, dan perluasan tempat pada Kafe Volka Moka
Identifikasi Kenyamanan Pengguna Ruang Publik di Stasiun Kereta Api Ngrombo Toroh, Grobogan Fatimah, Nur Siti; Aji, Fauzi Mizan Prabowo
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2022: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stasiun Ngrombo Toroh merupakan stasiun kelas I yang berlokasi di Kabupaten Grobogan dan termasuk kedalam daerah operasi IV Semarang. Stasiun Ngrombo, menyediakan fasilitas publik yang dapat digunakan untuk menunjang aktivitas pengguna ruang. Sebagai sarana publik, kenyamanan pengguna ruang publik terhadap fasilitas di Stasiun sangatlah penting. Oleh karena itu perlu dilakukan kajian untuk mengetahui tingkat kenyamanan pengguna terhadapruang publik yang tersedia di Stasiun Ngrombo. Metode yang digunakan dalam melakukan penelitian ini ialah metode kuantitatif yaitu berupa observasi lapangan dan analisa data yang terkait dengan penelitian. Manfaat dari dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kenyamanan pengguna ruang publik yang berada di Stasiun Kereta Api Ngrombo sehingga setelah dilakukannya penelitian ini diharapkan dapat membantu pengelola untuk meningkatkan kenyamanan fasilitas ruang publik di Stasiun Ngrombo Toroh Grobogan. Berdasarkan amatan yang dilakukan dan menurut persepsi pengguna ruang, area publik di Stasiun Kereta Api Ngrombo dapat dikategorikan nyaman.
Pengaruh Penghawaan Alami terhadap Kenyamanan Thermal Bangunan Perkantoran di Daerah Beriklim Tropis Studi Kasus: Kantor BPN Kabupaten Karanganyar Sugiarto, Adhiguna Sulaiman; Aji, Fauzi Mizan Prabowo
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2023: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penghawaan berperan penting dalam proses berlangsungnya aktivitas pada suatu ruang maupun bangunan. Hal tersebut dikarenakan penghawaan berpengaruh dalam kenyamanan termal yang berdampak pada kondisi dan kinerja tubuh manusia, seperti yang dirasakan oleh para pekerja di Kantor BPN Kabupaten Karanganyar. Kondisi Kantor yang berada dikawasan beriklim tropis serta sebagai salah satu bangunan yang memiliki ratusan pegawai, perlu dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui kepuasan pengguna terhadap kenyamanan penghawaan pada bangunan tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan cara mengambil data melalui survey, kemudian melakukan wawancara kepada pengguna.
Pengaruh Pola Aktivitas Pengunjung terhadap Efektivitas Pemanfaatan Ruang Terbuka Kawasan Wisata Dendang Melayu Batam Shalihah, Ainun Ya'isy; Aji, Fauzi Mizan Prabowo
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2023: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ruang terbuka publik memegang peran penting dalam mewadahi berbagai interaksi dan aktivitas masyarakat. Kawasan wisata Dendang Melayu menjadi salah satu upaya dalam penyediaan ruang terbuka publik di Kota Batam yang ramai dikunjungi oleh wisatawan. Ramainya wisatawan yang berkunjung ke lokasi ini memicu munculnya aktivitas baru sehingga menimbulkan permasalahan berupa pemanfaatan ruang yang tidak efektif. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka timbul pemikiran bahwa perlunya mengidentifikasi pengaruh pola aktivitas pengunjung terhadap efektivitas pemanfaatan ruang terbuka pada kawasan wisata Dendang Melayu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif-kualitatif dengan pendekatan teori Behavioral Mapping. Hasil penelitian menunjukkan beragam pola aktivitas yang dilakukan dalam kawasan Dendang Melayu. Namun, terjadi penumpukan aktivitas pada beberapa area di kawasan ini yang menunjukkan efektivitas pemanfaatan ruang pada kawasan wisata Dendang Melayu tidak merata. Dengan demikian, perlu adanya penyesuaian untuk meningkatkan efektivitas pemanfaatan ruang terbuka di kawasan ini.
Arsitektur Inklusif sebagai Respon Kurangnya Aksesibilitas Pengguna Disabilitas pada Pengembangan Alun-Alun Wanareja Wibowo, Dimas Satrio; Aji, Fauzi Mizan Prabowo
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2023: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Alun – alun Wanareja adalah salah satu ruang terbuka publik yang memiliki peranan penting dalam kehidupan masyarakat di sekitarnya. Peranan penting ini membuat Alun – alun Wanareja harus dapat mengakomodasi semua kebutuhan penggunanya tanpa terkecuali. Pengguna Alun – alun Wanareja tidak hanya orang dewasa dan laki – laki, tetapi juga anak – anak, wanita, orang tua dan penyandang disabilitas dengan segala keterbatasannya. Sulitnya aksesibilitas untuk penyandang disabilitas terhadap alun – alun Wanareja sebagai ruang terbuka publik menjadi salah satu permasalahan yang menarik dilihat dari kacamata arsitektur. Tidak hanya akses yang sulit,permasalahan lain yang timbul yaitu akses yang dirasa oleh pengguna kurang jelas. Sehingga, dibutuhkan adanya solusi nyata untuk dapat menyelesaikan permasalahan ini. Dalam arsitektur dikenal sebuah pendekatan yaitu pendekatan arsitektur inklusif yang sangat menjunjung tinggi kesetaraan hak setiap individu dalam menikmati sebuah ruang terbuka publik. Dengan kondisi fisik yang ada, tentunya akan berpengaruh terhadap solusi yang akan dihadirkan. Alun – alun Wanareja memiliki elevasi lebih tinggi dibandingkan dengan area di sekitarnya yang berdampak terhadap pemilihan ramp sebagai solusinya. Dan ketidakjelasan akses berdampak terhadap pemilihan guiding block untuk membantu tunanetra dalam mengakses kawasan ini. Dengan penerapan arsitektur inklusif pada Alun – alun Wanareja diharapkan dapat mengakomodasi dan mempermudah aksesibilitas kawasan ini khususnya bagi penyandang disabilitas.
Identifikasi Kualitas Fisik Alun-Alun Karanganyar sebagai Ruang Terbuka Publik Responsif Suhartono, S; Aji, Fauzi Mizan Prabowo
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2023: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Baik manusia maupun ruang memiliki peran yang sangat penting dengan keterkaitan yang kuat diantara keduanya. Manusia membutuhkan ruang untuk mewadahi beragam aktivitasnya sedangkan ruang membutuhkan manusia untuk menunjukan eksistensinya. Alun-alun merupakan salah satu jenis tipologi RTNH publik skala kota. Kualitas ruang pubik dapat ditinjau dari bentuk kegiatan dan hubungannya dengan elemen pembentuk fisik kawasan. Secara fisik, kualitas ruang publik dapat ditinjau dari ukuran, kelengkapan sarana elemen pendukung, desain dan kondisi. Responsif adalah sifat tanggap dalam mewadahi aktivitas masyarakat yang harus dipenuhi ruang terbuka publik yang meliputi aspek kenyamanan, rekreasi, keterlibatan aktif dan pasif. Project for Public Spaces menyatakan berdasarkan konsep placemaking pada ruang terbuka publik, terdapat empat atribut utama diantaranya comfort and image, acces and linkage, uses and activity, sociability. Keempat atribut utama saling berkaitan sehingga kualitas ruang publik dapat ditinjau dari kualitas fisik dan sifat responsif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kualitas fisik alun-alun Karanganyar. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Proses analisa diawali dengan pengumpulan data secara keseluruhan yang diperoleh dari hasil survei dan selanjutnya dilakukan analisis terhadap hasil survei serta perbandingan dengan hasil studi literatur untuk memudahkan pengamatan dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas fisik alun-alun Karanganyar sudah cukup baik dan tanggap terhadap aktivitas khusunya pada aspek responsif akan tetapi masih diperlukan perbaikan pada beberapa fasilitas.
Identification of Geometric Patterns in Islamic Art and Architecture of The Abdul Jalil Jatipurno Mosque, Wonogiri Mahardika, Hafidz; Setyowati, Suryaning; Aji, Fauzi Mizan Prabowo
Sinektika: Jurnal Arsitektur Vol 23, No 1: January 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/sinektika.v23i1.13816

Abstract

Islam is a religion that not only brings spiritual and social teachings, but also gives birth to unique artistic and architectural traditions. Mosques as centers of worship, education, and social activities are an important medium in expressing Islamic aesthetic values, one of which is through the use of geometric patterns. These patterns are not merely decorative ornaments, but also have philosophical meanings that reflect the principles of order, unity, and eternity in the teachings of monotheism. This study aims to identify and analyze geometric patterns in the architectural elements of the Abdul Jalil Mosque in Jatipurno, Wonogiri Regency. The method used is descriptive qualitative, with data collection techniques in the form of direct observation, documentation, and interviews. The focus of the analysis is directed at the basic geometric forms, symmetry systems, and the aesthetic and symbolic values ​​of the ornaments used. The results show that the dominant geometric pattern is fourfold symmetry, with basic shapes consisting of circles, rectangles, and repeating star patterns. These ornaments are applied consistently to the facade, mihrab, and other structural elements. This research is expected to become a reference in the development of locally based Islamic architecture and support the preservation of the heritage of Islamic ornamental art.
Pengaruh Pendekatan Behavioral untuk Meningkatkan Kenyamanan Kerja pada Bidang Penataan Bangunan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Banyumas Salma Safira Nurrohmah; Fauzi Mizan Prabowo Aji
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ruang kerja yang nyaman merupakan salah satu faktor terpenting dalam meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan pegawai. Hal tersebut terkadang kurang diperhatikan. Salah satu kasus yang dirasakan pada Ruang Bidang Penataan Bangunan Kabupaten Banyumas kurang nyaman. Kondisi minim ruang gerak dan penataan barang kurang efisien, sehingga menimbulkan kesan sesak. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan kenyamanan dan fungsi ruang Bidang Penataan Bangunan dengan melakukan perancangan ulang berdasarkan analisis kebutuhan serta aktivitas pengguna. Metode yang digunakan adalah metode behavioral, dengan pendekatan analisis aktivitas pengguna. Pengumpulan data dilakukan dengan meminta beberapa pegawai untuk menggambarkan aktivitas keseharian mereka di dalam ruangan Bidang Penataan Bangunan dari awal masuk hingga pulang kerja, serta menjelaskan aktivitas yang dilakukan di setiap bagian ruangan. Selain itu, para reponden diminta menuliskan bagian ruangan yang menurut mereka nyaman dan tidak nyaman beserta alasannya. Responden dikelompokkan ke dalam tiga ketegori, yaitu rentang usia : 20-30 tahun, 30-40 tahun, dan 40-60 tahun. Hasil analisis menunjukkan bahwa pola kegiatan dan preferensi ruang dari seluruh kelompok usia relatif serupa, karena kesamaan jenis pekerjaan dan rutinitas harian. Mayoritas responden menyatakan ketidaknyamanan terhadap ruang pantry, ruang arsip, ruang admin, jalan masuk, dan ruang kantor, karena dianggap sempit, tidak tertata, dan kurang nyaman. Pernyataan ini menjadi dasar dalam merancang kembali ruang yang lebih ergonomis, efisien, dan mendukung kenyamanan kerja pegawai Bidang Penataan bangunan.
Optimalisasi Tata Letak Parkir Motor pada Gedung J dengan Pendekatan Ergonomic Parking Dafa Abraham Santosa; Fauzi Mizan Prabowo Aji
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan aktivitas akademik di Universitas Muhammadiyah Surakarta menyebabkan meningkatnya kebutuhan parkir sepeda motor di Gedung J. Kondisi eksisting menunjukkan keterbatasan kapasitas, ketidakteraturan pola parkir, serta sirkulasi kendaraan yang tidak ergonomis. Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja tata letak parkir sepeda motor berdasarkan kapasitas, indeks parkir, dan sirkulasi, serta merumuskan optimalisasi tata letak dengan pendekatan ergonomic parking. Metode penelitian menggunakan research based design melalui observasi lapangan, analisis akumulasi parkir, volume kendaraan, tingkat turn over, dan indeks parkir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada hari Selasa dan Rabu nilai indeks parkir melebihi 100%, yang mengindikasikan terjadinya kelebihan kapasitas dan penggunaan jalur sirkulasi sebagai area parkir. Optimalisasi dilakukan melalui penataan ulang pola parkir dan penerapan lebar sirkulasi 2,5 meter dua arah. Desain rekomendasi mampu meningkatkan kapasitas parkir dari 894 menjadi 988 satuan ruang parkir atau sebesar 10,514% tanpa penambahan lahan. Optimalisasi ini menurunkan indeks parkir menjadi di bawah 100% serta meningkatkan kelancaran sirkulasi, keamanan, dan kenyamanan pengguna.
Optimalisasi Pencahayaan Alami GOR Kampus 2 UMS melalui Pendekatan Green Building Balady, Satria Sabilil Haq; Aji, Fauzi Mizan Prabowo
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi penerapan prinsip green building pada fasad Gedung Olahraga (GOR) Kampus 2 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Berdasarkan aspek Green Building, efesiensi energi dan kenyamanan termal di iklim tropis guna berkontribusi meningkatkan kualitas lingkungan sekitar. Latar belakang membahas bahwa pembangunan gedung memerlukan prinsip bangunan hijau, agar dapat mengurangi efek buruk terhadap penggunaan energi , kualitas udara, dan ekosistem, dan dapat memenuhi kriteria Greenship. Metode Design-Based Research (DBR) Diterapkan melalui analis Dialux Evo untuk mengetahui pencahayaan pada GOR apakah sesuai dengan standar SNI, Penelitian ini bertahap dari uji simulasi eksisting hingga perbandingan terhadap desain fasad baru, Temuan diambil dari data Permenpora Nomor 0445 Tahun 2014. bahwa pencahayaan pada bangunan GOR pada arena lapangan untuk aktivitas pertandingan memerlukan penerangan 300 – 600 lux. Hasil menunjukan bahwa penerapan fasad yang baru memberikan penerangan yang optimal sesuai standar Permenpora, desain yang diterapkan memberikan solusi dari aspek pencahayaan dan penghawaan, hal ini memberikan kontribusi untuk menciptakan bangunan berkelanjutan. Kesimpulan Desain prototipe yang disimulasikan di software Dialux berhasil menyelesaikan permasalahan yang diangkat, yaitu pencahayaan yang berlebih, yang dapat memberikan kenyamanan terhadap pengguna. Diharapkan dari penelitian ini dapat memberikan gambaran fasad yang optimal terhadap bangunan GOR Universitas Muhammadiyah Surakarta.