Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Prosiding University Research Colloquium

Hubungan Kepatuhan Diet dengan Status Gizi, Kadar Kreatinin, dan BUN Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik dengan Hemodialisa Di RSUD Dr. Moewardi Surakarta Azhari, Novia; Rachmawati, Nisya Ayu; Kusudaryati, Dewi Pertiwi Dyah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gagal ginjal kronik (GGK) merupakan gangguan fungsi ginjal yang ditandai dengan menurunnya laju filtrasi secara progresif. Hemodialisis menjadi pilihan utama sebagai terapi pengganti ginjal bagi pasien PGK. Status gizi sangat berperan dalam menentukan kondisi malnutrisi pasien. Tujuan: Mengetahui hubungan antara kepatuhan diet terhadap status gizi, kadar kreatinin, dan kadar ureum darah (BUN) pada pasien PGK yang menjalani hemodialisis di RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel sebanyak 24 orang diambil secara purposive sampling selama 4 hari. Data kepatuhan diet diperoleh dengan wawancara formulir kuesioner, status gizi diperoleh pengukuran LLA secara berbaring. Analisis data menggunkan Rank Spearman. Hasil: Tidak ditemukan hubungan bermakna antara kepatuhan diet dengan status gizi (p=0,347), sebanyak 23 sampel (95,8%) tidak patuh terhadap diet. Namun terdapat hubungan bermakna antara kepatuhan diet dengan kadar kreatinin (p=0,038), di mana 23 responden (95,8%) memiliki kadar kreatinin tinggi. Hubungan juga ditemukan antara kepatuhan diet dengan kadar BUN (p=0,011), dengan 22 responden (91,7%) memiliki kadar BUN yang tinggi. Kesimpulan: Tidak ada hubungan kepatuhan diet dengan status gizi pada pasien gagal ginjal kronik dengan hemodialisa di RSUD Dr. Moewardi Surakarta dan ada hubungan kepatuhan diet dengan kadar kreatinin dan BUN pada pasien gagal ginjal kronik dengan hemodialisa di RSUD Dr. Moewardi Surakarta.
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK DAUN KEMANGI (OCIMUM BASILICUM) TERHADAP PENURUNAN KADAR LOW DENSITY LIPPOPROTEIN (LDL) DAN TRIGISERIDA PADA TIKUS SPRAGUE DAWLEY MODEL HIPERKOLESTEROLEMIA Rachmawati, Nisya Ayu; Billah, Muhammad Muayyad
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 19th University Research Colloquium 2024: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

"Background : Hiperkolesterolemia merupakan kondisi medis yang ditandai oleh peningkatan kadar kolesterol dalam darah, yang dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit jantung dan pembuluh darah. Tatalaksana pengobatan non-farmakologi yang dapat dikembangkan untuk menurunkan kadar trigliserida dan LDL adalah dengan pemberian terapi gizi. Ekstrak tumbuhan telah menjadi fokus penelitian sebagai alternatif pengobatan untuk menurunkan kadar kolesterol tanpa efek samping yang serius. Salah satu tumbuhan yang telah diteliti adalah kemangi (Ocimum basilicum), yang memiliki kandungan senyawa aktif seperti flavonoid dan terpenoid yang diyakini memiliki efek penurunan kadar LDL dan trigliserida. Tujuan : penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian ekstrak daun kemangi terhadap penurunan kadar LDL dan trigliserida pada tikus Sprague Dawley model hiperkolesterolemia Metode : penelitian ini merupakan penelitain eksperimental laboratorik dengan rancangan pretest and post test control group design. Tiga puluh ekor tikus putih jantan galur Sprague Dawley yang memenuhi kriteria inklusi diacak dan dibagi menjadi enam kelompok perlakuan yang terdiri dari kontrol negatif kontrol positif, dosis ekstrak daun kemangi dosis 20 mg/kgBB, 40 mg/kgBB dan 80 mg/KgBB. Intervensi dilakukan dilakukan satu kali sehari pada pagi hari selama 28 hari. Parameter yang diamati meliputi kadar LDL dan trigliserida yang diukur dengan metode CHOD-PAP. Pemeriksaan kadar LDL dan trigliserida dilakukan sebanyak tiga kali. Semua uji statistik menggunakan post hoc Tukey. Hasil: Terdapat perbedaan yang signifikan pada penurunan kadar LDL dan trigliserida dibandingkan dengan sebelum intervensi (p<0,05). Kesimpulan: Pemberian ekstrak kemangi dosis 80 mg/KgBB dapat menurunkan kadar LDL dan trigliserida mendekati kelompok kontrol positif yang diberikan (atorvastatin). "