Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Dedikasi

Konservasi Air Tanah melalui Penerapan Teknologi Konstruksi Bak Sumur Resapan Penampung Limbah Cair Rumah Tangga Faizal Amir; Muhammad Ardi; Bakhrani A. Rauf
DEDIKASI Vol 23, No 1 (2021): Jurnal Dedikasi
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/dedikasi.v23i1.25918

Abstract

Abstrak. Mitra Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah Kepala Kelurahan Empoang Selatan, yakni Bapak Hardin Nasri, S.IP yang  mewakili masyarakat  yang memiliki permasalahan lingkungan fisik yakni buangan limbah cair rumah tangga yang mencemari lingkungan perumahan. Tujuan PKM ini adalah sebagai berikut: (1) meningkatkan pengetahuan mitra tentang bak sumur resapan penampung limbah cair rumah tangga yang aman terhadap lingkungan, (2) memperkenalkan kepada mitra tentang  alat dan bahan yang digunaka untuk membuat konstruksi bak sumur resapan penampung limbah cair rumah tangga yang aman terhadap lingkungan, (3) meningkatkan keterampilan mitra membuat konstruksi bak sumur resapan penampung limbah cair rumah tanggayang aman terhadap lingkungan.  Metode yang dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan mitra adalah: (1) melakukan penyuluhan tentang jamban keluarga, (2) memperkenalkan alat dan bahan yang digunakan untuk membuat jamban keluarga, dan (3) melatih dan mendampingi mitra membuat jamban keluarga yang aman terhadap lingkungan. Strategi yang digunakan adalah: ceramah, tanya jawab, diskusi, dan demonstrasi. Hasil yang dicapai adalah sebagai berikut: (1) mitra memiliki pengetahuan tentang  konstruksi bak sumur resapan penampung limbah cair rumah tangga yang aman terhadap lingkungan, (2) mitra mengenal alat dan bahan yang digunakan untuk membuat konstruksi bak sumur resapan penampung limbah cair rumah tangga yang aman terhadap lingkungan, dan (3)  mitra terampil membuat konstruksi bak sumur resapan penampung limbah cair rumah tangga yang aman terhadap lingkungan, dan (4) satu unit bak sumur resapan penampung limbah cair rumah tangga yang aman terhadap lingkungan telah digunakan dan berfungsi baik. Kata Kunci: Sumur resapan, Limbah cair, Rumah tangga, Pengetahuan, Terampil
Penerapan Teknologi Konstruksi Bak Penampungan Limbah Domestik Grey Water Type Single pada Pemukiman Petani Alimuddin Sa'ban Miru; Aminuddin Bakry; Muliaty Yantahin; Faizal Amir; Bakhrani A. Rauf
DEDIKASI Vol 24, No 2 (2022): Jurnal Dedikasi
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/dedikasi.v24i2.40427

Abstract

Lokasi Pelaksanaan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) bertempat di Desa Puttada Kecamatan  Sendana Kabupaten Majene Provinsi Sulawesi Barat yang dihuni oleh sebagian besar petani Desa Puttada. Desa Puttada adalah salah satu desa yang masuk wilayah Kecamatan Sendana Kabupaten Majene. Mitra PKM adalah Kepala  Desa Puttada (Hamma) mewakili masyarakat  yang memiliki berbagai macam permasalahan lingkungan. Permasalahan lingkungan yang teridentifikasi di Desa Puttada pada saat survei yang dilakukan pada Mei  2022 terdiri dari: (1) seluruh rumah tangga tidak memiliki konstruksi bak penampungan limbah domestik grey water type single, (2) seluruh rumah tangga tidak memiliki konstruksi bak penampungan limbah domestik grey water type single yang terbuat dari konstruksi batu, (3) buangan air kotor tergenang di halaman rumah tetangga, (4) halaman rumah tidak tertata, dan (5) buangan air kotor mengalir ke kebun masyarakat. Akibat dari kondisi lingkungan sebagaimana telah dijelaskan, maka  terjadi pencemaran lingkungan pada permukiman atau perumahan masyarakat, berupa buangan air kotor mengalir dan menggenangi pinggiran halaman rumah, sehingga menimbulkan bau busuk dan menjijikkan, dan halaman rumah tidak tertata baik sehingga menimbulkan kesan semrawut dan berantakan. Permasalahan prioritas yang disepakati bersama antara  ketua tim pelaksana dengan  mitra  yang ditangani berupa penerapan desain konstruksi bak penampungan limbah domestik grey water type single dilengkapi dengan bak kontrol, dan bak peresapan. Permasalahan mitra:(1) mitra tidak memiliki pengetahuan tentang  bahan dan alat yang digunakan untuk membuat konstruksi bak penampungan limbah domestik grey water type single;  (2) mitra tidak memiliki pengetahuan tentang  konstruksi bak penampungan limbah domestik grey water type single; (3) mitra tidak memiliki keterampilan membuat  konstruksi bak penampungan limbah domestik grey water type single, dan bak peresapan.  Solusi yang ditawarkan untuk menyelesaikan permasalahan mitra:  (1) memberikan penyuluhan kepada mitra tentang  bahan dan alat yang digunakan untuk membuat konstruksi bak penampungan limbah domestik grey water type single; (2) memberikan penyuluhan kepada mitra tentang  konstruksi bak penampungan limbah domestik grey water type single; (3) memberikan pelatihan kepada mitra membuat konstruksi bak penampungan limbah domestik grey water type single. Metode yang digunakan  dalam penyuluhan: ceramah, diskusi, dsn tanya jawab. Metode yang digunakan dalam pelatihan: demonstrasi, tanya jawab, dan diskusi. Hasil kegiatan: (1) mitra memiliki pengetahuan tentang  bahan dan alat yang digunakan untuk membuat konstruksi bak penampungan limbah domestik grey water type single; (2) mitra memiliki pengetahuan tentang konstruksi bak penampungan limbah domestik grey water type single; (3) mitra memiliki keterampilan membuat konstruksi bak penampungan limbah domestik grey water type single.Kata kunci: Pengetahuan, Keterampilan, Bak penampungan type single, limbah domestik
Drainase dan Bak Penampungan Air Kotor Rumah Tangga yang Aman Terhadap Lingkungan Faizal Amir; Anas Arfandi; Muhammad Ardi; Bakhrani A. Rauf; Alimuddin Sa'ban Miru
DEDIKASI Vol 24, No 2 (2022): Jurnal Dedikasi
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/dedikasi.v24i2.40415

Abstract

Permasalahan Mitra adalah: (1) Mitra tidak memiliki pengetahuan tentang fungsi dan kegunaan drainase air kotor rumah tangga dan bak penampungan ai kotor rumah tangga;  (2)  Mitra tidak terampil membuat konstruksi drainase pengaliran air kotor rumah tangga yang aman terhadap lingkungan; (3) Mitra tidak terampil membuat konstruksi bak penampungan air kotor rumah tangga yang aman terhadap lingkungan. Tahapan metode pelaksanaan yang digunakan adalah: (1) Tahapan Persiapan Lokasi dan Perizinan. Metode yang digunakan adalah diskusi dan tanya jawab; (2) Tahapan Sosialisasi. Metode yang digunakan adalah ceramah, disukusi dan tanya jawab; (3) Tahapan Penyuluhan. Metode yang digunakan adalah: ceramah, diskusi, dan tanya jawab; (4) Tahapan Memperkenalkan bahan dan alat yang digunakan. Metode yang digunakan: ceramah, diskusi, tanya jawab, dan demontrasi, yakni memperlihatkan langsung material yang akan digunakan; (5) Tahapan  pelatihan dan Pendampingan. Metode yang digunakan: demonstrasi, diskusi, dan tanya jawab; (6) Tahapan Monitoring dan Evaluasi Program. Metode  yang digunakan adalah: melihat langsung mitra pada saat penyuluhan dan pelatihan. Tahapan evaluasi dilakukan pada saat kegiatan pemberdayaan telah selesai. Hasil yang dicapai PKM ini adalah sebagai berikut: (1) Mitra telah memiliki pengetahuan tentang fungsi dan kegunaan drainase air kotor rumah tangga dan bak penampungan ai kotor rumah tangga; (2) Mitra telah terampil membuat konstruksi drainase pengaliran air kotor rumah tangga yang aman terhadap lingkungan; dan      (3) Mitra telah terampil membuat konstruksi bak penampungan air kotor rumah tangga yang aman terhadap lingkungan. Kata Kunci: Drainase, Air kotor, Keterampilan, Pengetahuan, Bak penampungan