Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

The Influence of Organizational Culture and Work Discipline on Productivity through Motivation Alfan, Muhammad Syahrum; Lailla, Nor
Jurnal Ilmiah Manajemen Kesatuan Vol. 13 No. 5 (2025): JIMKES Edisi September 2025
Publisher : LPPM Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37641/jimkes.v13i5.3841

Abstract

This study aims to analyze the direct and indirect effects of organizational culture and work discipline on employee productivity at PT Cahaya Engineering Sukses, with motivation as an intervening variable. Although the company has a strong organizational culture and relatively high work discipline, employee productivity remains below expectations, prompting an investigation into underlying factors such as social interaction, intrinsic motivation, and employee development. A quantitative correlational method was applied, with data collected from 92 respondents through structured questionnaires using a five-point Likert scale. The analysis utilized Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) via SmartPLS 4. The findings reveal that both organizational culture and work discipline have significant and positive effects on productivity, with work discipline identified as the most influential factor. Motivation also plays a mediating role in linking organizational culture and work discipline to productivity. These results highlight that initiatives to strengthen culture and discipline should be supported by motivation-enhancing strategies to maximize performance. The study offers practical insights for integrated human resource development to boost organizational productivity effectively.
PERAN ETIKA LINGKUNGAN SEBAGAI MEDIATOR DALAM HUBUNGAN ANTARA GREEN HUMAN RESOURCE MANAGEMENT DAN KOMPETENSI HIJAU PADA ANGKATAN KERJA MUDA DI INDONESIA Thoriq, Muhammad Rafi; Lailla, Nor
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 9 No. 1 (2026): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/zt15j339

Abstract

Transisi menuju ekonomi hijau menuntut ketersediaan tenaga kerja dengan kompetensi hijau yang memadai, khususnya pada kelompok angkatan kerja muda yang akan mendominasi pasar tenaga kerja Indonesia dalam beberapa dekade mendatang. Namun demikian, mekanisme bagaimana praktik Green Human Resource Management (GHRM) berkontribusi terhadap pembentukan kompetensi hijau individu masih belum banyak dikaji, terutama melalui pendekatan etika lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh GHRM terhadap kompetensi hijau dengan peran mediasi etika lingkungan pada angkatan kerja muda Indonesia yang mencakup generasi Z dan milenial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 251 responden yang termasuk dalam kategori angkatan kerja aktif berusia 15–45 tahun dari berbagai sektor pekerjaan. Analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa GHRM berpengaruh positif terhadap etika lingkungan dan kompetensi hijau. Selain itu, etika lingkungan terbukti memediasi secara signifikan hubungan antara GHRM dan kompetensi hijau. Temuan ini menegaskan pentingnya internalisasi nilai etika lingkungan sebagai mekanisme kunci dalam penerjemahan praktik GHRM menjadi kompetensi hijau individu. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan literatur GHRM serta implikasi praktis bagi organisasi dan pembuat kebijakan ketenagakerjaan dalam pengembangan tenaga kerja hijau di Indonesia.
Pengaruh Kompensasi dan Budaya Organisasi terhadap Turnover Intention dengan Kepuasan Kerja sebagai Variabel Mediasi pada Karyawan Generasi Z di Tangerang Selatan Amanda, Meisya; Lailla, Nor
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6165

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompensasi dan budaya organisasi terhadap turnover intention karyawan Generasi Z di wilayah Tangerang Selatan dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya kecenderungan turnover intention pada Generasi Z serta pentingnya memahami faktor-faktor organisasi yang memengaruhinya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatif. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 225 karyawan Generasi Z yang bekerja di berbagai perusahaan di Tangerang Selatan. Teknik pengambilan sampel menggunakan probability sampling dengan metode simple random sampling. Analisis data dilakukan menggunakan pendekatan statistik untuk menguji pengaruh langsung dan tidak langsung antarvariabel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja serta berpengaruh negatif signifikan terhadap turnover intention. Kepuasan kerja juga terbukti berpengaruh negatif signifikan terhadap turnover intention, yang menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat kepuasan kerja, semakin rendah niat karyawan untuk berpindah kerja. Selain itu, kepuasan kerja terbukti memediasi pengaruh budaya organisasi terhadap turnover intention. Sementara itu, kompensasi berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja, namun tidak berpengaruh signifikan terhadap turnover intention, baik secara langsung maupun melalui kepuasan kerja. Temuan ini menunjukkan bahwa pada karyawan Generasi Z, faktor non-finansial seperti budaya organisasi dan kepuasan kerja memiliki peran yang lebih dominan dibandingkan kompensasi dalam menekan turnover intention. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis dalam kajian manajemen sumber daya manusia serta menjadi pertimbangan praktis bagi perusahaan dalam mengelola karyawan Generasi Z.
Pengaruh Kompetensi Guru Dan Beban Kerja Terhadap Kinerja Guru PAUD Di Kecamatan Tambun Utara Melalui Motivasi Kerja Sebagai Variabel Intervening: Studi pada Guru PAUD di Kecamatan Tambun Utara Dico Puji Handoko, Tata; Lailla, Nor
Balance : Jurnal Akuntansi dan Manajemen Vol. 5 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jam.v5i1.1335

Abstract

Kinerja guru PAUD di Kecamatan Tambun Utara masih menghadapi tantangan untuk mencapai standar ideal, yang dipengaruhi oleh kompetensi, beban kerja, dan motivasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana motivasi kerja memediasi pengaruh kompetensi dan beban kerja terhadap kinerja guru PAUD. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan model persamaan struktural (Structural Equation Modeling), penelitian ini mengkaji data dari pendidik di lembaga Kelompok Bermain (KB) dan Satuan PAUD Sejenis (SPS). Temuan utama menunjukkan bahwa motivasi kerja merupakan faktor kunci yang secara signifikan memperkuat pengaruh kompetensi dan beban kerja terhadap kinerja guru, dengan daya prediksi model yang sangat kuat. Secara khusus, kombinasi faktor-faktor tersebut mampu menjelaskan sebagian besar variasi peningkatan kinerja guru di lapangan. Kontribusi penelitian ini menegaskan bahwa kebijakan peningkatan kualitas PAUD tidak cukup hanya berfokus pada pelatihan teknis (kompetensi), tetapi harus dibarengi dengan pengelolaan beban kerja yang manusiawi untuk menjaga gairah kerja guru. Implikasi praktisnya, otoritas pendidikan setempat perlu mengintegrasikan program kesejahteraan psikologis dan pembagian tugas yang proporsional sebagai strategi utama dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan anak usia dini.   The performance of early childhood education teachers in Tambun Utara Subdistrict still faces challenges in achieving ideal standards, which are influenced by competence, workload, and motivation. This study aims to analyse how work motivation mediates the influence of competence and workload on the performance of PAUD teachers. Using a quantitative approach with a structural equation modelling (SEM) approach, this study examines data from educators in Playgroups (KB) and Similar PAUD Units (SPS). The main findings show that work motivation is a key factor that significantly strengthens the influence of competence and workload on teacher performance, with a very strong model predictive power. In particular, the combination of these factors can explain most of the variation in teacher performance improvement in the field. The contribution of this study confirms that policies to improve the quality of PAUD should not only focus on technical training (competence) but must also be accompanied by humane workload management to maintain teachers' enthusiasm for work. The practical implication is that local education authorities need to integrate psychological well-being programs and proportional task distribution as key strategies in improving the quality of early childhood education services.