Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN (DSS) PENERIMA BANTUAN PROGRAM KELUARGA HARAPAN(PKH) PADA DESA BANGUN REJO Kec.PUNDUH PIDADA PESAWARAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE ANALYTICAL HIERARCY PROCESS (AHP) Nur Aminudin; Ida Ayu Puspita Sari
Jurnal TAM (Technology Acceptance Model) Vol 5 (2015): Jurnal TAM (Technology Acceptance Model)
Publisher : LPPM STMIK Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56327/jurnaltam.v5i0.50

Abstract

Program Pemerintah dalam menanggulangi krisis ekonomi yang terjadi selama ini adalah dengan cara memberikan bantuan langsung kepada keluarga sangat miskin(KSM) di setiap desa di seluruh Indonesia. Program Keluarga Harapan (PKH), merupakan salah satu program bantuan bersyarat dari pemerintah sebagai bentuk kompensasi dari kenaikan harga Bahan Bakar Minyak(BBM), yang tentunya mengimbas kepada kehidupan masyarakat luas termasuk kalangan masyarakat miskin. Agar hasil yang diharapkan lebih akurat dan sistem yang dirancang tersusun secara sistematis, maka penulis memutuskan untuk menggunakan Analytical Hierarcy Process (AHP). Model pendukung keputusan ini akan menguraikan masalah multi factor atau multi kriteria menjadi suatu bentuk hirarki,Dari hasil pengujian tersebut rengking dan bobot dari bantuan PKH adalah jenis pekerjaan kepala keluarga tidak tetap berada diperingkat pertama dengan rengking 4,9. Dengan hasil output layak atau tidaknya calon penerima dalam PKH,diperoleh dari hasil perbandingan nilai lamda bobot kategori penilaian dengan nilai bobot rasio yang sudah ditentukan.
MEMBENTUK ORANG TUA CERDAS DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN LITERASI PEMBELAJARAN ANAK DI ERA TEKNOLOGI Sari, Dita Novita; Waziana, Winia; Saputra, Ricco Herdiyan; Sinthiya, Ida Ayu Putu Anggie
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 6 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i6.2545

Abstract

Ditemui fakta bahwa  pengguna smartphone dan tablet adalah anak-anak. Fakta ini terlihat dari banyak dijumpai diberbagai ruang publik seperti di Restoran, Taman bermain, Bandara, Pusat perbelanjaan dan lain-lain  dimana para orang tua akan memberikan anak-anak mereka gadged agar anak-anak tidak rewel atau ketika para orang tua butuh waktu luang tanpa gangguan anak-anak. Anak usia dini diperbolehkan menggunakan teknologi digital sejak sekitar usia 2–3 tahun, dengan pengawasan orang dewasa. Tujuan kegiatan Pelatihan literasi digital bagi orang tua diharapkan dapat meningkatkan pemahaman mereka tentang risiko dan manfaat penggunaan teknologi digital, serta memberikan keterampilan untuk mengawasi dan membimbing anak-anak dalam penggunaan teknologi. Dengan demikian, orang tua dapat berperan aktif dalam mendukung pendidikan anak di era digital. Metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif digunakan pada penulisan artikel kegiatan ini. Sasaran kegiatan ini adalah orang tua di Desa Gading Rejo yang memiliki anak-anak usia dini hingga remaja. Hasil kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan dan keterampilan orang tua dalam literasi digital. Meningkatkan kesadaran orang tua dalam mendampingi penggunaan teknologi sebagai media belajar anak. Masyarakat juga semakin sadar akan peran penting literasi digital, tidak hanya dalam kehidupan sehari-hari tetapi juga dalam proses pendidikan anak. Kegiatan ini menciptakan perubahan yang berkelanjutan dalam cara masyarakat memanfaatkan teknologi untuk mendukung pendidikan anak di era digital.
Analysis Juridical to Protection of Computer Programs in Law Number 28 of 2014 Anggie Sinthiya, Ida Ayu Putu
JLASA (Journal of Law and State Administration) Vol. 3 No. 1 (2025): JLASA (Journal of Law and State Administration)
Publisher : YHMM PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56327/jlasa.v3i1.128

Abstract

Computer program as results work intellectual has become element important in the digital era. Constitution Number 28 of 2014 concerning Copyright was introduced as response to development technology and needs for strengthen system protection right creation in Indonesia. The research method used in Study This is study law normative or legal research. Research law normative own focus main in analysis document law, including laws, regulations, and theories related laws​ with the Computer Program Copyright Act Number 28 of 2014 has give solid foundation​ in effort overcome computer program piracy. Law This covers various provision laws that protect creation of computer programs, among others give right exclusive to creator and prohibit duplication without permission. With give protection clear laws, regulations​ This can support and encourage climate better economy​ healthy in the sector technology especially computer programs.
Juridical Review of the Use of Artificial Intelligence in Education: Data Protection, Copyright, and Legal Responsibility Issues Anggie Sinthiya, Ida Ayu Putu
JLASA (Journal of Law and State Administration) Vol. 2 No. 2 (2024): JLASA (Journal of Law and State Administration)
Publisher : YHMM PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56327/jlasa.v2i2.141

Abstract

The development of artificial intelligence technology has brought significant transformations in the education sector, ranging from learning personalization, administrative automation, to data-based evaluation systems. However, the implementation of Artificial Intelligence (AI) in education raises various juridical issues, especially related to personal data protection, content copyright, and legal responsibility in the event of losses due to the use of Artificial Intelligence (AI). This article aims to analyze the legal framework that prevails in Indonesia in regulating the use of Artificial Intelligence (AI) in the field of education, focusing on three main issues: data protection, copyright, and legal responsibility. The research method used is normative juridical research with legislative, conceptual, and comparative approaches. The results of the study show that existing regulations, such as Law Number 27 of 2022 concerning Personal Data Protection (PDP Law), the Copyright Law, and the principle of civil liability, can be used as a legal basis to regulate Artificial Intelligence (AI) in education, although more specific regulations are still needed through derivative regulations and Artificial Intelligence ethics guidelines (AI). Thus, the urgency of establishing comprehensive regulations regarding Artificial Intelligence (AI) in education is an urgent need in Indonesia.
Analysis of Judges' Inhibiting Factors in Deciding Criminal Cases Related to Trafficking of Women in Sexual Exploitation Anggie Sinthiya, Ida Ayu Putu
JLASA (Journal of Law and State Administration) Vol. 1 No. 1 (2023): JLASA (Journal of Law and State Administration)
Publisher : YHMM PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56327/jlasa.v1i1.7

Abstract

In the era of globalization moment This slavery and servitude in form trading man become the more lively in its hidden and illegal form, and women are more prone to become the victim. follow criminal trafficking is all action perpetrator trafficking that contains one or more action recruitment, transportation between regional and inter- country transfers hand, departure, reception and shelter temporary or on the spot goals, women and children. As for things that are very risky moment This is follow criminal related trafficking with trading Woman to exploitation sexual. Where is trade Woman it is very damaging need base somebody for grow in safe, and destructive environment right for free from violence and exploitation sexual. And of course matter This it is very clear, that crime trafficking related with trading Woman to exploitation sexual has violate right universal human rights For alive, independent, and free from all form slavery.
Peningkatan Motivasi Pembelajaran IPS melalui Pendekatan Inovatif pada Siswa SMP Swasta Pahlawan Nasional Erliza Septia Nagara; Ida Ayu Putu Anggie Sinthiya; Marilin Kristina; Ponidi
EDUKATIF: Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Vol. 1 No. 02 (2025): ISSUE JULI
Publisher : PT. Mifandi Mandiri Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63401/edukatif.v1i02.229

Abstract

Motivasi belajar siswa dalam Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di SMP Swasta Pahlawan Nasional sering kali rendah, mempengaruhi pemahaman dan hasil belajar mereka. Pembelajaran yang dominan oleh metode ceramah guru cenderung tidak merangsang keterlibatan peserta didik, yang pada akhirnya memiliki dampak motivasi belajar mereka. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keinginan siswa untuk belajar ini inovatif dalam pembelajaran IPS di SMP Swasta Pahlawan Nasional. Penelitian dilakukan menggunakan metode observasi di kelas, dengan metode untuk mengumpulkan data tambahan seperti catatan lapangan dan dokumentasi. Analisis interaktif digunakan untuk menganalisis data secara diskiriptif kualitatif, memfokuskan pada penggunaan model pembelajaran inovatif sebagai strategi untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Implementasi media pembelajaran interaktif, seperti PowerPoint, secara signifikan meningkatkan minat siswa dalam pembelajaran IPS. Respons positif siswa terhadap media ini mencerminkan peningkatan motivasi belajar, yang secara langsung berdampak pada hasil belajar yang lebih baik. Berdasarkan temuan penelitian, dapat disimpulkan bahwa pendekatan inovatif dalam pembelajaran IPS efektif dalam meningkatkan semangat belajar siswa di SMP Swasta Pahlawan Nasional.
PERANCANGAN APLIKASI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) BERBASIS ANDROID PADA MTS MUHAMMADIYAH 1 KALIREJO Atmaja, Satriya Berland; Joni, Joni; Sinthiya, Ida Ayu Putu Anggie
Technologia : Jurnal Ilmiah Vol 17, No 2 (2026): Technologia (April)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/tji.v17i2.23183

Abstract

Perkembangan teknologi informasi yang pesat pada era digital membawa dampak besar terhadap dunia pendidikan, termasuk pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Namun, proses pembelajaran PAI di MTs Muhammadiyah 1 Kalirejo masih didominasi oleh metode konvensional yang menyebabkan siswa kurang aktif, cepat bosan, dan tidak termotivasi dalam mengikuti kegiatan belajar. Permasalahan ini menuntut adanya inovasi media pembelajaran yang interaktif dan relevan dengan perkembangan teknologi saat ini. penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan aplikasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam berbasis Android yang dapat meningkatkan minat belajar, efektivitas, serta kemandirian siswa. Penelitian menggunakan metode pengembangan perangkat lunak Waterfall yang meliputi tahapan analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi yang dikembangkan memiliki fitur utama berupa materi sesuai kurikulum, video pembelajaran, doa harian, serta kuis interaktif berbasis game dengan sistem evaluasi otomatis. Berdasarkan hasil pengujian black-box, seluruh fungsi berjalan dengan baik dan sesuai rancangan. Evaluasi kuesioner terhadap 20 responden menunjukkan tingkat kepuasan pengguna sebesar 86% dengan kategori sangat baik pada aspek tampilan, keamanan, dan kemudahan penggunaan. dengan demikian, aplikasi pembelajaran PAI berbasis Android ini menjadi solusi inovatif dalam meningkatkan efektivitas dan motivasi belajar siswa, sekaligus mendukung digitalisasi pendidikan di lingkungan madrasah.
Generative AI, Deepfake, dan Hak Cipta di Indonesia dalam Tinjauan Yuridis Ida Ayu Putu Anggie Sinthiya; Ricco Herdiyan Saputra
Asas Wa Tandhim: Jurnal Hukum, Pendidikan Dan Sosial Keagamaan Vol. 6 No. 1 (2027): In Progress
Publisher : Universitas Cokroaminoto Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47200/awtjhpsa.v6i1.3552

Abstract

The rapid advancement of Generative AI has created legal vacuums regarding Deepfake content and copyright infringement. This research aims to analyze the legal status of AI and the distribution of liability between users and developers. Utilizing socio-legal methods with qualitative data analysis via NVivo 12, this study involves informants from law enforcement and academia in Lampung. The results indicate that AI currently remains a legal object, yet requires the implementation of Digital Hybrid Liability Theory to map fault proportionally between User intent and system negligence. It is suggested that the Indonesian Government immediately formulate specific AI governance regulations mandating digital watermarking to ensure information transparency and protect human dignity without hindering technological innovation.