Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pelatihan Penguatan Nilai dan Karakter Budaya Lokal pada Anak Melalui Buku Cerita Bergambar Ridwan, Ridwan; Bungatang, Bungatang; Ita Rosvita
Abdimas Langkanae Vol. 5 No. 2 (2025): September-Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v5i2.515

Abstract

Pelatihan Penguatan Nilai dan Karakter Budaya Lokal pada Anak Melalui Buku Cerita Bergambar yang dilaksanakan di Kampus Lorong Komunitas Anak Pelangi (K-apel) Makassar dihadirkan sebagai upaya untuk menanamkan nilai-nilai kearifan lokal sejak usia dini melalui media yang menyenangkan dan mudah dipahami anak-anak. Kegiatan ini bertujuan menanamkan nilai dan karakter berbasis kearifan lokal kepada anak-anak sejak dini melalui media buku cerita bergambar yang menarik dan mudah dipahami, meningkatkan kecintaan dan kebanggaan terhadap budaya lokal, mengembangkan literasi budaya dan literasi visual melalui kegiatan membaca, mendengar, serta menafsirkan pesan moral yang terkandung dalam cerita bergambar, membentuk karakter positif anak seperti kejujuran, tanggung jawab, kerja sama, serta rasa hormat terhadap orang lain, yang direfleksikan dalam tokoh dan alur cerita, dan menyediakan alternatif metode pembelajaran kreatif bagi pendidik dan komunitas dalam mengajarkan nilai budaya dan karakter melalui pendekatan literasi berbasis budaya. Metode pelaksanaan kegiatan yang dikemas dalam bentuk pelatihan diikuti 50 peserta yang merupakan anak yang aktif belajar di K-apel. Hasil dari kegiatan ini memperlihatkan adanya peningkatan pemahaman anak terhadap cerita rakyat dan kebudayaan lokal yang dimanifestasikan melalui buku cerita bergambar.
Pemanfaatan Folklor (Cerita Rakyat) Sulawesi Selatan dalam Bentuk Cipta Tari dan Musik: Revitalisasi Tradisi dan Optimalisasi Inovasi Ekspresi Seni Nusantara Berbasis Digital di Kabupaten Soppeng Ita Rosvita; Bungatang, Bungatang; Ilma Rahim; Zamrud Whidas Pratama
Abdimas Langkanae Vol. 5 No. 2 (2025): September-Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v5i2.553

Abstract

Pemanfaatan folklor (cerita rakyat) Sulawesi Selatan dalam bentuk cipta tari dan musik: revitalisasi tradisi  dan optimalisasi inovasi ekspresi seni nusantara berbasis digital di kabupaten soppeng dilaksanakan dalam kegiatan PKM yang  bertujuan merevitalisasi nilai-nilai budaya lokal melalui pelatihan digitalisasi folklor Soppeng berbasis seni tari dan musik. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dan kolaboratif melalui ceramah interaktif, lokakarya, dan praktik langsung. Kegiatan dilaksanakan pada 8–9 November 2025 di Sanggar Seni Naurah, Kabupaten Soppeng, dengan melibatkan 36 peserta yang terdiri dari pelatih tari, guru seni, dan peserta didik. Materi pelatihan meliputi pengenalan folklor sebagai sumber inspirasi cipta tari dan musik, pemanfaatan teknologi digital sederhana untuk dokumentasi, serta praktik eksplorasi gerak dan musik berdasarkan cerita rakyat lokal. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam mengadaptasi folklor menjadi karya tari dan musik yang kreatif serta siap dipublikasikan melalui platform digital. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat identitas budaya Bugis Soppeng sekaligus mendorong inovasi seni tradisional di era globalisasi.
Digitalisasi Seni Musik Makassar Gambusu Mendukung Green Ekonomi dan Pariwisata Indonesia Timur Ilma Rahim; Kembong Daeng; Ita Rosvita; Hasbi, Hasbi
Abdimas Langkanae Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v6i1.628

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat melalui skema Program Inovasi Seni Nusantara (PISN) dengan judul Digitalisasi Kesenian Makassar Gambusu Mendukung Green Economy dan Pariwisata Indonesia Timur dilaksanakan sebagai upaya pelestarian kesenian tradisional sekaligus penguatan ekonomi kreatif berbasis budaya di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan. Program ini berangkat dari permasalahan rendahnya kapasitas digital pelaku seni dan terbatasnya dokumentasi serta promosi kesenian Gambusu di ruang digital. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif dan kolaboratif yang dikemas dalam bentuk pelatihan literasi digital, pendampingan produksi konten seni, digitalisasi repertoar Gambusu, serta pementasan seni berbasis hybrid. Kegiatan pelatihan dan puncak program dilaksanakan pada 22 November 2025 dengan melibatkan komunitas seni Bastrada sebagai mitra utama. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan mitra dalam dokumentasi, pengemasan, dan publikasi konten kesenian Gambusu berbasis digital. Selain itu, program ini menghasilkan produk inovasi seni berupa digitalisasi delapan repertoar Gambusu dalam format audio-visual yang terpublikasi melalui platform digital. Program ini berkontribusi pada penguatan pelestarian budaya, peningkatan keberdayaan komunitas seni, serta pengembangan ekonomi kreatif dan pariwisata budaya yang berkelanjutan di Indonesia Timur.