Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

PENGUATAN PENGETAHUAN MENGENAI BULLYING UNTUK ANAK SEKOLAH DASAR GMIH DAEO MALUKU UTARA Sabban, Irawati; Jaguna, Fahmi
Dharma Pengabdian Perguruan Tinggi (DEPATI) Vol 4 No 2 (2024): November 2024
Publisher : Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/depati.v4i2.5707

Abstract

Bullying is a pattern of aggressive behavior, the most vulnerable children face a higher risk of being bullied. The Halmahera Christian Church (GMIH) Elementary School is located in Daeo Village, South Morotai District. As a school under the Ministry of Religion which is located in a Muslim-majority environment, it does not alienate the school community because the school has Muslim teachers and accepts Muslim students. Bullying education is appropriate for children from marginalized communities, children with different gender identities, these criteria are what moved us to create outreach activities about bullying so that religious harmony is maintained. The implementation method is by socializing and playing games to train cohesiveness between teams. The results of the activity provide an understanding of bullying, the impact on friends, and respect for differences. The principal and teachers were also very enthusiastic and received us very well, they hope that activities like this will not only happen once but repeatedly.
PENERAPAN MEDIA ALAT PERAGA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD MUHAMMADIYAH 6 KABUPATEN PULAU MOROTAI Hi Kulaba, Nurul Indah; Jaguna, Fahmi; Sarapung, Risky Richlos
JURNAL PASIFIK PENDIDIKAN Vol 3 No 3 (2024): Oktober
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/jukip.v3i3.89

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) melalui penggunaan media alat peraga dengan topik "Panca Indera Manusia." Dilaksanakan di kelas IV SD Muhammadiyah 6 Pulau Morotai tahun ajaran 2022/2023, penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Data diperoleh melalui observasi, dokumentasi, dan tes evaluasi, yang kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis data kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam minat dan hasil belajar siswa, ditandai dengan ketuntasan klasikal dari 58,3% pada siklus I menjadi 68,3% pada siklus II, serta kenaikan ketuntasan individu dari 87% menjadi 90%. Berdasarkan temuan ini, penggunaan media alat peraga dalam pembelajaran IPA mampu meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa secara efektif. Penelitian ini merekomendasikan agar guru lebih aktif dan kreatif dalam memanfaatkan alat peraga guna meningkatkan kualitas pembelajaran.
MANAJEMEN PEMBELAJARAN BERBASIS PENDIDIKAN KARAKTER DI SD NEGERI UNGGULAN 3 PULAU MOROTAI Jaguna, Fahmi
JURNAL PASIFIK PENDIDIKAN Vol 3 No 3 (2024): Oktober
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/jukip.v3i3.91

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana proses mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pendidikan karakter di SD Negeri Unggulan 3 Pulau Morotai. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan pendekatan deskripsi kualitatif. Pendekatan penelitian kualitatif yaitu bagaimana mendeskripsikan secara jelas dan terperinci serta memperoleh data yang mendalam dari fokus penelitian. Yang menjadi sumber data dalam penelitian ini adalah guru dan kepala sekolah. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian tentang Manajemen Pembelajaran Berbasis Pendidikan Karakter di SD Negeri Unggulan 3 Pulau Morotai yaitu mennjukan, bahwa: 1) Perencanaan pendidikan karakter disusun dengan melibatkan kepala sekolah, guru-guru dalam merencanakan pendidikan karakter. 2) Guru mengimplementasikan pendidikan karakter sesuai dengan RPP dan menggunakan metode dan media pembelajaran aga nilai-nilai karakter dalam setiap pembelajaran tercapai. 3) Penilaian dilaksanakan pada akhir pembelajaran melalui dua tahap penelilain yaitu tahap proses dan hasil. Tahap proses penilaian dilakaukan saat siswa mengikuti pembelajaran, dan sedangkan untuk penilain hasil delakukan untuk mengukur sejauh mana pemahaman siswa.
PERSEPSI GURU TENTANG PENERAPAN PROFIL PELAJAR PANCASILA DI SD NEGERI UNGGULAN 1 PULAU MOROTAI Kondihi, Oktopiyanus; Sabban, Irawati; Jaguna, Fahmi
JURNAL PASIFIK PENDIDIKAN Vol 3 No 3 (2024): Oktober
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/jukip.v3i3.92

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan bagaimana Persepsi Guru Tentang Penerapan Profil Pelajar Pancasila Di SD Negeri Unggulan 1 Pulau Morotai dan kendala yang dihadapi guru dalam pelaksanaan P5. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Guru SD Negeri Unggulan 1 Pulau Morotai, memberikan persepsi positif terhadap konsep dan juga pelaksanaan Profil Pelajar Pancasila. Namun, masih terdapat beberapa guru SD Negeri Unggulan 1 Pulau Morotai yang belum memahami konsep dan pelaksanaan P5. Kemudian yang menjadi kendala dalam pelaksanaan P5 yaitu: 1). Kurangnya pemahaman guru tentang tahapan pelaksanaan dalam proses pembelajaran, 2). Kurangnya pelatihan yang didapatkan, 3). Kurangnya sarana prasarana seperti pedoman pelaksanaan, 4). Kurangnya dukungan orang tua. Sedangkan kelebihan dalam penerapan P5 diantaranya yaitu, 1) Menambahkan kepercayaan diri bagi peserta didik, 2) Meningkatkan kreativitas dan inovatif, 3) Menumbuhkan sifat kemandirian, dan 4) Dapat membentuk karakter dan moral siswa.
UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR IPA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN STUDENT ACTIVE LEARNING SISWA KELAS IV SD SABATAI TUA Abdul, Fatma; Jaguna, Fahmi; Papingka, Gullyt Karlos
JURNAL PASIFIK PENDIDIKAN Vol 3 No 3 (2024): Oktober
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/jukip.v3i3.93

Abstract

Penelelitian ini bertujuan untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar IPA Menggunakan Model Pembelajaran Student Active Learning Siswa Kelas IV SD Sabatai Tua. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini bersifat deskriptif, yaitu mendeskripsikan setiap tahapan (siklus) yang dilakukan. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan model Student Active Learning pada siswa kelas IV SD Sabatai Tua meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar. Hasil penelitian menunjukan bahwa siswa mengalami peningkatan Motivasi dan Hasil Belajar menggunakan model pembelajaran Student Active Learning yang diterapkan. Pada siklus I, Diketahui terdapat 8 siswa (36,36%) yang dinyatakan tuntas, sementara sisanya 14 siswa (63,63%) belum mencapai ketuntasan dari jumlah keseluruhan 22 siswa. Namun pada siklus II terjadi peningkatan nilai diatas rata-rata (>70) atau diketahui 20 siswa (90,90%) yang dinyatakan tuntas, sementara diketahui jumlah siswa yang belum mencapai ketuntasan sebanyak 2 siswa(9%) dari jumlah keseluruhan 22 siswa.
Persepsi Guru Terhadap Implementasi Kurikulum Merdeka Di Wilayah 3T: Studi Kasus SD Negeri Juanga, Pulau Morotai Hi. Muhammad, Fitri Dwi Rahmadhani; Djaguna, Fahmi; Sarapung, Risky Richlos
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 8.D (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to uncover teachers' perceptions of the implementation of the Independent Curriculum in the 3T (Underdeveloped and Remote Areas) region, focusing on a case study of Juanga Public Elementary School on Morotai Island. Using a descriptive qualitative approach, data were obtained through in-depth interviews, non-participatory observation, and document analysis. The results indicate that teachers have positive perceptions of the Independent Curriculum because it provides flexibility in learning and is oriented towards student character development. However, limited training, infrastructure, and resources hinder its implementation. A key finding of this study is the utilization of local potential as a curriculum adaptation strategy, which has proven effective in supporting project-based learning in remote areas. This confirms that the success of education policy implementation is determined not only by national policies but also by teachers' creativity in managing local resources. This research contributes to the development of education policy implementation theory and provides practical recommendations for the government in designing more contextual training programs for teachers in the 3T (Underdeveloped and Remote Areas) region.
PENGUATAN PENGETAHUAN MENGENAI BULLYING UNTUK ANAK SEKOLAH DASAR GMIH DAEO MALUKU UTARA Sabban, Irawati; Jaguna, Fahmi
Dharma Pengabdian Perguruan Tinggi (DEPATI) Vol 4 No 2 (2024): November 2024
Publisher : Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/depati.v4i2.5707

Abstract

Bullying is a pattern of aggressive behavior, the most vulnerable children face a higher risk of being bullied. The Halmahera Christian Church (GMIH) Elementary School is located in Daeo Village, South Morotai District. As a school under the Ministry of Religion which is located in a Muslim-majority environment, it does not alienate the school community because the school has Muslim teachers and accepts Muslim students. Bullying education is appropriate for children from marginalized communities, children with different gender identities, these criteria are what moved us to create outreach activities about bullying so that religious harmony is maintained. The implementation method is by socializing and playing games to train cohesiveness between teams. The results of the activity provide an understanding of bullying, the impact on friends, and respect for differences. The principal and teachers were also very enthusiastic and received us very well, they hope that activities like this will not only happen once but repeatedly.
Task-based language teaching methods integrated with local wisdom: The impact on students' writing skills Husain, Balqis; Suhernita, Suhernita; Abasa, Zulhasmi; Djaguna, Fahmi
Journal of Research in Instructional Vol. 1 No. 2 (2021): Journal of Research in Instructional
Publisher : Univeritas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.906 KB) | DOI: 10.30862/jri.v1i2.22

Abstract

The researcher conducts the study to increase students’ writing skills through TBLT (Task-Based Language Teaching). The subject of this research consists of 32 students in the VIII A class. The objectives of this research are categorized into 2; (1) to find out whether the implementation of the Task-Based Learning method can improve the students’ writing skills, and (2) to find out what kind of writing aspects improve significantly after using Task-Based Learning method. Research design uses pre-test and post-test. Therefore, both groups are given a pre-test, conduct a treatment, then pass a post-test. This research is conducted at eighth grade in 2019/2020 for one month, from August to September 2020. This research shows that after being taught task-based language teaching, students' writing skills, especially in narrative text, improved substantially. It can be analyzed on post-test performance; no one has reached the excellent, good, and fair categories (0 percent). 37.5 percent of students have reached the appropriate category. 65.2 percent of students had failed in the category unless they had handled it for seven meetings. This result is slightly different from the pre-test result. However, only 25 percent of students fall into the decent category, and 75 percent fail. There are no students who are in weak, moderate, decent, and outstanding categories.
ANXIETY LEVEL IN ENGLISH SPEAKING AMONG AHMAD DAHLAN STUDENTS Basri, Megawati; Djaguna, Fahmi; Husain, Balqis
Lire Journal (Journal of Linguistics and Literature) Vol. 4 No. 1 (2020): Lire Journal (Journal of Linguistics and Literature)
Publisher : Elite Laboratory Jurusan Sastra Inggris Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/lire.v4i1.57

Abstract

One language that is a communication tool in various parts of the world is English; English has become a language that must be mastered by the community, especially students. However, not everyone can easily speak English. The purpose of this research is to know the level of anxiety when they speak in English at Universitas Ahmad Dahlan students. This research uses a qualitative method. One hundred and twenty seven students were selected as the participants of the questionnaire; the tool used for this study was adapted from Horwitz, Horwitz & Cope (1986) Foreign Language Classroom Anxiety Scale (FLCAS). The result of this study was showed that the majority of the students (n=103) were found students had a moderate level of anxiety, one student had a very high level of anxiety and thirteen students were found to had a high level of anxiety. The level of anxiety by dimensions, such as the Fear of Negative Evaluation (FNE) ranks third. Meanwhile, Communication Apprehension (CA) and Test Anxiety (TA) are significantly dominant performance anxieties.
Penguatan Profil Pelajar Pancasila di Sekolah Dasar Negeri 1 Unggulan Pulau Morotai Provinsi Maluku Utara Sabban, Irawati; Jaguna, Fahmi; Papingka, G. Karlos; Lessy, Ledy Yanti; Mahmud, Nurhani; Salim, M. Rais; Hayun, Subhan; Sibua, Sarman
Publikasi Pendidikan Vol 14, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/publikan.v14i1.37998

Abstract

Profil Pelajar Pancasila merupakan bagian penting dalam rencana strategis kementrian pendidikan dan kebudayaan sesuai dengan visi dan misi yang tertuang didalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 22 Tahun 2020 tentang Rencana Strategis Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2020-2024. Pelajar Pancasila yang digagas sebagai perwujudan pelajar Indonesia yang mengaplikasikan belajar sepanjang hayat perlu disosialisasikan oleh para akademisi di Satuan pendidikan dasar di Kabupaten Pulau Morotai. Build Character for bright future merupakan tema besar kegiatan pengabdian masyarakat sebagai salah satu instrument untuk menyebarluaskan profil Pancasila yang diharapkan sebagai karakter pelajar Indonesia. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menanamkan karakter siswa masa depan sesuai dengan nilai-nilai Pancasila yang digagas dalam enam kompetensi yang dirumuskan sebagai dimensi kunci. Metode kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan metode ruang kelas. Adapun yang menjadi sasaran dalam kegiatan ini adalah guru dan siswa di SD Negeri 1 Unggulan Pulau Morotai yang merupakan Sekolah Percontohan di Kabupaten Pulau Morotai. Kegiatan ini mendapatkan dukungan positif berdasarkan pada tanggapan yang diberikan oleh kepala sekolah, guru-guru, dan siswa melalui wawancara. Selain itu kegiatan ini berjalan efektif sesuai hasil pengamatan kegiatan berlangsung, baik guru dan siswa memperlihatkan semangat mengikuti kegiatan dari awal sampai akhir sehingga profil pelajar Pancasila dapat dipahami dan diaplikasikan.