Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

PENERAPAN MINGLE GAME BERBASIS HYBRID LEARNING PADA SISWA SMP DI KABUPATEN PULAU MOROTAI Megawati Basri; Risky Sarapung
Jurnal IKA PGSD (Ikatan Alumni PGSD) UNARS Vol 12 No 2 (2022): DESEMBER
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/pgsdunars.v12i2.2569

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi adanya peningkatan terhadap kemampuan berbicara Bahasa Inggris siswa dengan menggunakan permainan mingle berbasis hybrid serta membandingkan keefektifan antara screencast o-matic dan google meet pada siswa SMP N Unggulan 1 dan MTS Negeri 1, Pulau Morotai. Penelitian ini merupakan pendekatan kuantitatif dengan pre-experimental. Instrumen yang digunakan ialah pre-test dan post-test serta angket. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 127 siswa. Hasil menunjukkan bahwa permainan mingle game yang diajarkan dengan berbasis hybrid (screencast o-matic dan google meet) pada Speaking mengalami peningkatan, dan setelah diuji angket banyak siswa percaya bahwa screencast o-matic merupakan aplikasi yang paling efektif dibandingkan google meet.
KEGIATAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT MELALUI PEMBUATAN MONUMEN PODIKI DE PORIGAHO, PAPAN NAMA RUMAH, LITERASI POMADOTO DAN PENTAS SENI DAN BUDAYA DI DESA HAPO KABUPATEN PULAU MOROTAI Iswandi Wahab; Akmal Hi Dahlan; Megawati Basri; Risky Richolos Sarapung; Rinto M.Nur
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 2 No. 4: April 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Pengabdian ini dilakukan di Desa Hapo, Kabupaten Pulau Morotai. Terdapat empat kegiatan yang dilaksanakan yaitu, pembuatan monumen podiki de prigaho, pembuatan papan nama rumah, literasi pomadoto, dan pentas seni budaya. Kegiatan ini dimulai dari bulan april hingga juni 2021. Secara garis besar, berbagai program yang direncanakan bersifat fisik maupun non fisik serta beberapa program kerja tambahan dan insidental telah terlaksana dengan baik. Dari Berbagai kegiatan-kegiatan yang telah terlaksana diatas dapat disimpulkan bahwa program kerja kelompok selama kegiatan pengabdian ini yang dilaksanakan sebagian besar merupakan jenis program kegiatan fisik, walaupun dalam pelaksanakannya juga melibatkan jenis program kegiatan Non-fisik. Secara garis besar berbagai program yang telah direncanakan, baik program kelompok terlaksana dengan baik terhadap program-program yang dilaksanakan. Dari sisi yang lain, sambutan dan 90 partisipasi dari masyarakat sangat baik terhadap program-program yang telah dilaksanakan. Hal ini dapat dilihat dari keikutsertaan warga, baik dari kalangan Pemerintah Desa, orang tua, pemuda-pemudi, maupun anak-anak yang sangat antusiasi selama pelaksanaakan program pengabdian.
Pengaruh Metode Pembelajaran Terhadap Hasil Belajar IPA SMP Ditinjau dari Kecerdasan Intrapersonal Peserta Didik Risky Richlos Sarapung; Risky Sarapung; Julia Ismail
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 7 No 4 (2021): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.005 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.5152514

Abstract

This study aims to determine the effect of learning methods and students' intrapersonal intelligence on science learning outcomes. This study uses a quantitative experimental research method with a research design using ANOVA Two Paths with Treatment by level 2 × 2. The population in this study was class IX students of SMP N 9 Morotai Island with a sample of 16 students in class IX-1 and class IX-2 students, totaling 16 people. The results of this study indicate (1) there are significant differences in science learning outcomes between students who are taught using experimental learning methods and students who are taught using demonstration learning methods (2) there is an interaction between the use of learning methods and intrapersonal intelligence on science learning outcomes (3 ) there is a significant difference in science learning outcomes between students who are taught using the Experimental learning method with an average score of 91.71 and students who are taught using the demonstration learning method with an average score of 78.39 especially for students who have high intrapersonal intelligence. (4) there is a significant difference in science learning outcomes between students who are taught using the Experimental learning method with an average score of 85.30 and students who are taught using the demonstration learning method with an average value of 73.84 specifically for students who have intelligence.low intrapersonal.
Transformasi penulisan artikel ilmiah dengan kecerdasan buatan: Pengembangan kapasitas mahasiswa Lessy, Ledy Yanti; Pratiwi, Febriana; Basri, Megawati; Papingka, Gullyt Karlos; Sarapung, Risky Richlos; Mahmud, Nurhani
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v6i1.22582

Abstract

Penulisan artikel ilmiah adalah keterampilan penting bagi mahasiswa yang ingin berkontribusi secara signifikan dalam dunia akademik. Namun, tantangan dalam menyusun artikel berkualitas sering menghambat produktivitas dan pencapaian akademik mahasiswa. Seiring dengan kemajuan teknologi, kecerdasan buatan (AI) kini menjadi alat yang efektif dalam mendukung berbagai aspek penulisan ilmiah. Program pengabdian kepada masyarakat ini menerapkan metode service learning untuk mendampingi mahasiswa dalam mengembangkan keterampilan penulisan ilmiah dengan memanfaatkan platform berbasis AI, yaitu SciSpace. Melalui service learning, mahasiswa terlibat langsung dalam mempelajari dan mengaplikasikan teknologi AI dalam kegiatan penulisan, yang tidak hanya membantu mereka memahami fitur-fitur AI dalam penyusunan, penyuntingan, dan pengelolaan referensi, tetapi juga meningkatkan kemampuan kolaborasi dan keterampilan praktis mereka. Hasil program menunjukkan bahwa penggunaan SciSpace membantu mahasiswa secara signifikan dalam mengurangi kesalahan penulisan, mempercepat proses penyusunan artikel, dan meningkatkan kualitas karya ilmiah. Program ini berhasil membekali mahasiswa dengan keterampilan teknologi yang relevan untuk masa depan dan meningkatkan kesiapan mereka dalam menghadapi tantangan akademik. Dengan demikian, program ini memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas pendidikan tinggi dan mendukung tercapainya pendidikan berkualitas yang merata.
PENERAPAN MEDIA ALAT PERAGA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD MUHAMMADIYAH 6 KABUPATEN PULAU MOROTAI Hi Kulaba, Nurul Indah; Jaguna, Fahmi; Sarapung, Risky Richlos
JURNAL PASIFIK PENDIDIKAN Vol 3 No 3 (2024): Oktober
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/jukip.v3i3.89

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) melalui penggunaan media alat peraga dengan topik "Panca Indera Manusia." Dilaksanakan di kelas IV SD Muhammadiyah 6 Pulau Morotai tahun ajaran 2022/2023, penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Data diperoleh melalui observasi, dokumentasi, dan tes evaluasi, yang kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis data kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam minat dan hasil belajar siswa, ditandai dengan ketuntasan klasikal dari 58,3% pada siklus I menjadi 68,3% pada siklus II, serta kenaikan ketuntasan individu dari 87% menjadi 90%. Berdasarkan temuan ini, penggunaan media alat peraga dalam pembelajaran IPA mampu meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa secara efektif. Penelitian ini merekomendasikan agar guru lebih aktif dan kreatif dalam memanfaatkan alat peraga guna meningkatkan kualitas pembelajaran.
Dogomo Makodo: Integrating Science, Movement, and Culture in A Student-Centered to Promote Health Literacy Pratiwi, Febriana; Sarapung, Risky Richlos; Hazar, Fatih
JUMORA: Jurnal Moderasi Olahraga Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Moderasi Olahraga
Publisher : Universitas Ma'arif Nahdlatul Ulama Kebumen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53863/mor.v5i1.1716

Abstract

This study aims the effectiveness of the Dogomo Makodo program in enhancing health literacy among elementary school students by integrating physical education, science (IPA), and local wisdom in coastal Morotai. The program incorporates outdoor activities such as traditional games (Ban Laju, Gasing, and Jalan Sehat) and cultural practices like cooking Tabojou, aiming to deepen students’ understanding of health concepts, bodily functions, nutrition, and healthy living habits. Using a mixed-methods approach, the study involved 20 upper-grade elementary students. Data were gathered through pre-tests and post-tests to measure cognitive gains, along with Likert-scale questionnaires to explore students’ perceptions of the program. Results showed a significant improvement in students’ health knowledge and behaviors. The integration of science and physical education provided a meaningful, engaging, and contextual learning experience. Moreover, the use of local cultural elements not only strengthened students’ emotional engagement and identity but also extended the learning impact into their homes and communities. The Dogomo Makodo model demonstrates an innovative, student-centered educational approach that aligns with the Merdeka Curriculum. It is recommended for replication in other rural and culturally diverse settings to support nationwide efforts in promoting health literacy at the primary education level.
Pelatihan dan Pengembangan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) pada Kurikulum Merdeka di SD Negeri Unggulan 11 Pulau Morotai Irawati Sabban; Risky Richlos Sarapung; Nurhani Mahmud
PaKMas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): November 2024
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/pakmas.v4i2.3227

Abstract

The P5 training at SD Negeri Unggulan 11 Pulau Morotai aims to enhance teachers' understanding and skills in implementing the Pancasila Student Profile (P5) as part of the Kurikulum Merdeka. This training is designed with consideration for the region's limited access and understanding, covering three main aspects: P5 concept socialization, project design, and the implementation of P5 projects in schools. The program is conducted in two stages, namely project planning and implementation, followed by evaluation using quantitative and qualitative methods. The training results showed a significant improvement in participants' knowledge, with the average pretest score of 36.5 rising to 83 in the posttest. The first P5 project implemented was themed "Build the Body and Soul," focusing on reforestation activities aimed at increasing students' environmental awareness. The evaluation revealed a better understanding of the P5 dimensions, including values of collaboration, independence, and critical thinking skills. Moreover, the training succeeded in strengthening collaboration among school stakeholders, such as the principal, teachers, and supervisors. With this training, it is expected that SD Negeri Unggulan 11 can independently develop and implement P5 projects that are relevant to local needs, sustainable, and improve the quality of education in the school.
Penerapan IPA berbasis lingkungan untuk meningkatkan kompetensi calon guru SD Sarapung, Risky Richlos; Malan, Irawati Hi; Pratiwi, Febriana; Nurhani Mahmud; Papingka, Gullyt Karlos; Basri, Megawati; Lessy, Ledy Yanti
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v6i2.23749

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan mahasiswa calon guru SD dalam merancang pembelajaran IPA yang kontekstual dan berbasis lingkungan. Padahal, pendekatan pembelajaran berbasis lingkungan penting untuk meningkatkan relevansi materi IPA dengan kehidupan siswa serta mendukung implementasi Kurikulum Merdeka. Kegiatan bertujuan meningkatkan kompetensi mahasiswa melalui pelatihan eksplorasi selama tiga hari, yang mencakup ceramah interaktif, diskusi, observasi lapangan, penyusunan perangkat ajar, dan microteaching. Pelatihan ini diikuti oleh 40 mahasiswa PGSD semester IV dan VI di Universitas Pasifik Morotai. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test, observasi keterampilan pedagogis, serta penilaian produk RPP dan media. Hasil analisis statistik menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman konseptual mahasiswa (rata-rata peningkatan 23,5%, p < 0,001). Mahasiswa juga menghasilkan RPP tematik dan media berbasis potensi lokal seperti daun mangrove dan batuan pantai. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis mahasiswa, tetapi juga membentuk sikap peduli lingkungan dan kesadaran akan pentingnya konteks lokal dalam pembelajaran IPA. Model pelatihan ini berpotensi direplikasi di wilayah lain yang memiliki karakteristik geografis serupa.
THE EFFECTIVENESS OF THE APIK METHOD IN IMPROVING WASTE MANAGEMENT LITERACY AMONG ELEMENTARY AND JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENTS Sarapung, Risky Richlos; Idrus, Sukarmin; Ismail, Julia
JURNAL PENDIDIKAN GLASSER Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32529/glasser.v9i2.4257

Abstract

Waste management literacy remains a challenge in schools. This study aimed to evaluate the effectiveness of the APiK method (Take, Sort, Reduce) in enhancing waste management literacy among elementary and junior high school students. A quantitative pre-experimental design (one-group pretest-posttest) was used, with data collected through multiple-choice tests. The results showed an increase in the average score from 70.20 to 76.53. A paired t-test indicated a significant difference (p < 0.05), with junior high students showing greater improvement. These findings suggest that the APiK method is effective in improving students' understanding of waste management through contextual and practical learning.
LITERASI LINGKUNGAN (PENGELOLAAN SAMPAH) DENGAN METODE AMBIL, PILAH DAN KURANGI (APIK) PADA JENJANG PENDIDIKAN DASAR DI PULAU MOROTAI Idrus, Sukarmin; Sarapung, Risky Richlos; Kusman, M Reza; Nurdin, Hayun; Fanani, Fathur Afrizal; Pina, Umi Kalsum; Ramdani, Ramdani
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 2 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i2.2165

Abstract

Knowledge about types of waste, waste sorting and its dangers is initial knowledge that must be possessed from an early age. This initial knowledge is part of environmental literacy. School is the most basic level of formal education in Indonesia. So indirectly, character formation about understanding waste management must be given at this level. The application of the principle of waste management, namely 3R, needs to be simplified into APiK (Take, Sort and Reduce). The purpose of implementing this method is to reduce the amount of unsorted waste in the school, thereby reducing the burden on waste officers and the accumulation of waste in the TPA. The training method in this service starts from Socialization, implementation of pre-test, screening of Apik method videos, Practice of making Waste Reduction Products and ending with a post-test. This service was carried out in an elementary education environment with 23 students participating. The entire series of activities have been carried out. Socialization and training were successfully implemented and there was an increase in student knowledge regarding waste management. They have learned how to make vermycompos, styrofoam bricks and Ecobricks. When the post-test was conducted, there was an increase to 81% of students who had understood waste management. This activity was carried out according to plan and succeeded in increasing student knowledge.