Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Membangun Komunitas Sehat Bersama Paguyuban Asma Arshy Prodyanatasari; Rahmawati, Dwi; Hardini, Kurniani Fatma; Fahruddin, Bagus; Tafdillah, Chaizut; Wakhdania, Fira; Putri, Melia Luthfiana
Room of Civil Society Development Vol. 3 No. 5 (2024): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.416

Abstract

Kegiatan pengabdian Masyarakat (PkM) untuk meningkatkan kualitas hiduo penderitas asma dilatarbelakangi tingginya prevalensi, keterbatasan kualitas hidup penderita asma, dan pentingnya edukasi dan kesadaran Kesehatan. Kegiatan ini melibatkan kolaborasi antara RSP. Manguharjo Madiun dan IIK Bhakta Kediri, yang berlangsung selama tiga sesi, yaitu penyuluhan, senam asma, dan pengisian kuesioner. Metode yang digunakan dalam PkM ini adalah Participatory Action Research (PAR). Evaluasi dilakukan dengan tanya jawab langsung dan pengisian lembar kuesioner kepada peserta untuk mengetahui perubahan dalam gejala asma dan kualitas hidup peserta sebelum dan sesudah program. Hasil menunjukkan bahwa 82% peserta senam asma yang rutin melakukan olahraga mengalami peningkatan kesehatan dan terjadi penurunan frekuensi kekambuhan gejala asma, sehingga kualitas hidup juga meningkat. Kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat fisik, tetapi juga membangun dukungan sosial di antara anggota paguyuban. 92% peserta kegiatan menyatakan lebih percaya diri untuk berinteraksi sosial. Hal ini dikarenakan intensitas kekambuhan asma terjadi penurunan dan kekambuhan asma dapat dikontrol. Sesama anggota dapat memberikan motivasi dan dorongan untuk menjalani hidup sehat dan saling mengingatkan untuk rutin melakukan olah raga teratur. Temuan ini menegaskan pentingnya senam asma sebagai intervensi dalam pengelolaan asma, serta potensi kolaborasi antara institusi kesehatan dan pendidikan dalam kegiatan pengabdian masyarakat.
Membangun Komunitas Sehat Bersama Paguyuban Asma Arshy Prodyanatasari; Rahmawati, Dwi; Hardini, Kurniani Fatma; Fahruddin, Bagus; Tafdillah, Chaizut; Wakhdania, Fira; Putri, Melia Luthfiana
Room of Civil Society Development Vol. 3 No. 5 (2024): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.416

Abstract

Kegiatan pengabdian Masyarakat (PkM) untuk meningkatkan kualitas hiduo penderitas asma dilatarbelakangi tingginya prevalensi, keterbatasan kualitas hidup penderita asma, dan pentingnya edukasi dan kesadaran Kesehatan. Kegiatan ini melibatkan kolaborasi antara RSP. Manguharjo Madiun dan IIK Bhakta Kediri, yang berlangsung selama tiga sesi, yaitu penyuluhan, senam asma, dan pengisian kuesioner. Metode yang digunakan dalam PkM ini adalah Participatory Action Research (PAR). Evaluasi dilakukan dengan tanya jawab langsung dan pengisian lembar kuesioner kepada peserta untuk mengetahui perubahan dalam gejala asma dan kualitas hidup peserta sebelum dan sesudah program. Hasil menunjukkan bahwa 82% peserta senam asma yang rutin melakukan olahraga mengalami peningkatan kesehatan dan terjadi penurunan frekuensi kekambuhan gejala asma, sehingga kualitas hidup juga meningkat. Kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat fisik, tetapi juga membangun dukungan sosial di antara anggota paguyuban. 92% peserta kegiatan menyatakan lebih percaya diri untuk berinteraksi sosial. Hal ini dikarenakan intensitas kekambuhan asma terjadi penurunan dan kekambuhan asma dapat dikontrol. Sesama anggota dapat memberikan motivasi dan dorongan untuk menjalani hidup sehat dan saling mengingatkan untuk rutin melakukan olah raga teratur. Temuan ini menegaskan pentingnya senam asma sebagai intervensi dalam pengelolaan asma, serta potensi kolaborasi antara institusi kesehatan dan pendidikan dalam kegiatan pengabdian masyarakat.
INTERVENSI FISIOTERAPI TRANSCUTANEUS ELECTRICAL NERVE STIMULATION (TENS) DAN LUMBAR STABILIZATION UNTUK MENGURANGI NYERI DAN MENINGKATKAN LINGKUP GERAK SENDI (LGS) PADA KASUS LOW BACK PAIN E.C. HERNIA NUCLEUS PULPOSUS Kurniani Fatma Hardini; Alfian Noha Zulkarnaen; Indra Cahyadinata; Dinda Aulya Saleabila
ZAHRA: JOURNAL OF HEALTH AND MEDICAL RESEARCH Vol. 4 No. 1 (2024): JANUARI
Publisher : CV. ADIBA ADISHA AMIRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lower Back Pain (LBP) e.c Herniated Nucleus Pulposus (HNP) is pain in the lower back that is localized or radicular because the nucleus pulposus is compressed by work factors and protrudes from the intervertebral disc, causing pain in the spine. In the long term, this causes immobilization, increases pain, decreases muscle strength, decreases LGS, and decreases functional performance. physiotherapy management in cases of LBP e.c HNP using Transcutaneal Electrical Stimulation (TENS) and Lumbar Stabilization. The method used a case study conducted at the Husada Asih YPAC Malang Clinic on 14-24. December 2022 with 4 meetings. The TENS dose used is symmetrical waves, frequency 20 Hz, pulse 330 ms and duration 20 minutes, with the aim of reducing pain. Lumbar stabilization exercise aims to increase joint range of motion, increase muscle strength, and improve functional performance. The conclusion of this case study is that physical therapy management of LBP e.c HNP cases using TENS techniques and lumbar stabilization reduces pain, increases joint range of motion, but does not increase muscle strength. and increases functional activity.
Hubungan Intensitas Konsumsi Alkohol Terhadap Kadar Kreatinin Serum Pada Pria Dewasa di Desa Sawahan, Kabupaten Trenggalek Cahyadinata, Indra; Restuaji, Ibnu Muhariawan; Lukis, Prima Agusti; Zulkarnain, Alfian Noha; Sukadi, Sukadi; Hardini, Kurniani Fatma; Saraswati, Ayuni
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 4 No 4 (2025): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol4.Iss4.2169

Abstract

Fenomena maraknya konsumsi alkohol dapat memicu risiko terhadap kesehatan, khususnya mengenai kecanduan dan dampaknya terhadap fungsi tubuh, seperti kinerja ginjal. Fungsi ginjal dapat dinilai dengan mengukur kadar kreatinin pada pria dewasa yang berada di rentang 0,7 - 1,2 mg/dL. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis hubungan antara intensitas konsumsi alkohol dan kadar kreatinin serum pria dewasa di Desa Sawahan, Kabupaten Trenggalek. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional, dimana sebanyak 30 responden pria dewasa dipilih dengan metode purposive sampling. Pemeriksaan kadar kreatinin serum dilakukan dengan metode fotometeri. Analisis hubungan intensitas konsumsi alkohol dan kadar kreatinin serum menggunakan uji Spearman-Rho karena distribusi data bersifat tidak normal. Hasil observasi menunjukkan bahwa sebanyak 40% responden intens mengonsumsi alkohol selama 5-10 tahun dan 60% intens mengonsumsi > 10 tahun. Hasil uji kadar kreatinin serum menunjukkan 60% memiliki kadar kreatinin normal, sementara 40% memiliki kadar abnormal. Uji Spearman-Rho menunjukkan adanya hubungan signifikan antara intensitas konsumsi alkohol dan kadar kreatinin (r = 0,539; p = 0,002). Kesimpulan penelitian ini yaitu terdapat hubungan yang signifikan dan positif antara intensitas konsumsi alkohol dan kadar kreatinin serum. Konsumsi alkohol lebih dari 10 tahun berpotensi menimbulkan gangguan fungsi ginjal pada pria dewasa.