Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Hubungan Pengetahuan dan Sikap terhadap Praktik Pencegahan COVID-19 pada Narapidana Muhdar, Muhdar; Siagian, Heriviyatno Julika; Tulak, Grace Tedy; Baeda, Abd Gani; Tukatman, Tukatman; Mariany, Mariany
Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia Volume 16 No.2 Agustus 2021
Publisher : Master Program of Health Promotion Faculty of Public Health Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpki.16.2.72-78

Abstract

Background: A prison or Detention Center is a closed community with a high risk of COVID-19 transmission. Preventive efforts to disseminate the virus are needed as soon as possible for the safety of assisted residents who have the possibility of conducting social distancing, considering that the number exceeds the ideal capacity of the detention centre. This study aimed to describe the knowledge, attitudes, and practices of assisted residents at Detention Center Class II B Kolaka regarding the COVID-19 Pandemic, which is very important as an evaluation of the condition of the inmates as a closed community and as a consideration for related parties for further local policymaking. Method: This was quantitative research using the cross-sectional design. There were 166 samples in Detention Center Class II B Kolaka. The instrument used was a questionnaire using 20 items. Data were analyzed using the chi-square test. Results: Out of 166 respondents, 92.8% had good knowledge, 87.3% had a confident attitude, 86.7% practised vigilance against the COVID-19 Pandemic. Based on the analysis using Chi-Square, it was found that p-value = 0.000, which means that there is a relationship between the level of knowledge and practice and between the respondent's attitude and practice.
Hubungan Perilaku Hidup Bersih Sehat terhadap Derajat Kesehatan Masyarakat dalam Rumah Tangga Gandeng, Yulianus; Nuraeni, Nuraeni; Tulak, Grace Tedy; Jimung, Martinus; Nasrullah, Nasrullah
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 6 (2024): Desember 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i6.3336

Abstract

Terjadinya peningkatan kesehatan keluarga, individu, lingkungan dan masyarakat sangat berkaitan dengan perilaku hidup sehat dan bersih dari individu masing-masing. Faktor-faktor yang mempengaruhi derajat kesehatan masyarakat yaitu keadaan perilaku, proses pelayanan kesehatan masyarakat, faktor keturunan, serta lingkungan kesehatan masyarakat. Upaya yang perlu dilakukan agar terwujudnya perilaku kehidupan sehat dan bersih adalah promotif, preventif, kuratif dan rehabilitasi. Adapun tujuan dari penilitan ini adalah untuk menjelaskan atau melihat pengaruh perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) terhadap derajat kesehatan masyarakat dalam rumah tangga di wilayah puskesmas perawatan Cempae Kota Parepare. Penelitian ini merupakan penelitian analitik yaitu survey dengan jumlah responden sebanyak 98 orang. Dari hasil penelitian memberikan informasi bahwa sebanyak 78 responden yang memiliki PHBS sehat mengalami peningkatan derajat kesehatan sebesar 79,6% sedangkan PHBS yang tidak sehat mengalami peningkatan derajat kesehatan terhadap 3 responden (3,1%). Dan pada PHBS sehat mengalami penurunan derajat kesehatan sebanyak 5 responden (5,1%), sedangkan pada PHBS yang tidak sehat mengalami penurunan derajat kesehatan sebanyak 12 responden (12,2%). Dari hasil uji chi-square didapatkan nilai ρ:0,000 dimana nilai tingkat signifikan sebesar ρ<0,05 sehingga dapat dikatakan ada hubungan antara PHBS dengan deraat kesehatan. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara PHBS dengan derajat kesehatan. Dimana PHBS akan berpengaruh pada derajat kesehatan yang meningkat dan begitu pula sebaliknya PHBS akan berpengaruh pada derajat kesehatan yang menurun.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Edukasi dan Pendampingan Pembuatan Jamu Herbal di Desa Popalia Kecamatan Tanggetada Kamaruddin, Harni Sartika; Sabandar, Carla Wulandari; Tulak, Grace Tedy; Marwan, Marwan; Amira, Amira; Salwan, Muh Manna; Amalia, Vicky; Magfirah, Magfirah
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 11 (2024): Volume 7 No 11 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i11.15290

Abstract

ABSTRAK Kegiatan edukasi dan pendampingan pembuatan jamu herbal melibatkan 38 peserta yang diikuti mayoritas kaum ibu dan kalangan remaja yang dilaksanakan di Desa Popalia Kecamatan Tanggetada. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan, kemampuan dan keterampilan masyarakat Desa Popalia agar dapat memproduksi jamu herbal secara mandiri dan inovatif. Jamu herbal yang diproduksi dapat dinikmati di kalangan keluarga dan dipasarkan di masyarakat luas. Luaran kegiatan edukasi dan pendampingan pembuatan jamu yaitu memberikan solusi pengetahuan pembuatan jamu dengan memanfaatkan tanaman rempah lokal dan keterampilan dalam pembuatan produk jamu herbal sehingga menjadi lapangan pekerjaan untuk peningkatan pendapatan masyarakat. Selain itu, masyarakat diharapkan memahami khasiat dan manfaat yang terkandung dalam jamu herbal dalam menjaga kesehatan dan peningkatan daya tahan tubuh. Kegiatan edukasi dan pendampingan pembuatan jamu dilaksanakan dengan metode ceramah dan diskusi, sementara itu kegiatan pendampingan pembuatan jamu dilakukan dengan metode praktik langsung. Melalui kegiatan pengabdian ini, masyarakat Desa Popalia memperoleh pengetahuan, kemampuan dan keterampilan dalam pengolahan dan pembuatan jamu sebagai upaya pemanfaatan tanaman rempah lokal. Kata Kunci: Edukasi, Pemberdayaan Masyarakat, Rempah, Jamu  ABSTRACT Educational activitity and assistance of the making of herbal jamu which is involved 38 participants of mothers and adolescents was held in Popalia Village of Tanggetada District. The purpose of this activity was to increase the knowledge, abilities, and skills of the people of Popalia Village so that they can produce herbal jamu independently and innovatively. So that the herbal medicine produced can be enjoyed among families and marketed in the wider community. The output of educational activities and assistance in making herbal medicine is to provide solutions for the knowledge of making herbal medicine by utilizing local spices and skills in the manufacture of herbal medicinal products so that they become jobs to increase people's income. Besides, the public is expected to understand the properties and benefits contained in herbal medicine in maintaining health and increasing endurance. Educational activities and assistance in making herbal medicine are carried out using the lecture and discussion method, while the accompanying activities for making herbal medicine are carried out using the direct practice method. The result of this service activity is the knowledge, ability, and skills in processing and making herbal medicine by the people of Popalia Village. Keywords: Education, Community Empowerment, Spices, Jamu