Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Model Online Problem Based Learning (e-PBL) Terintegrasi Etnoekologi untuk Meningkatkan Literasi Lingkungan Mahasiswa Pendidikan Biologi Yeyendra, Yeyendra; Mellisa, Mellisa; Hajar, Ibnu; Puspitasari, Sandra; Santika, Rosi
Asatiza: Jurnal Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2024): Asatiza: Jurnal Pendidikan
Publisher : STAI Auliaurrasyidin Tembilahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46963/asatiza.v5i1.1690

Abstract

The implementation of the problem based learning (PBL) model in online learning or what is abbreviated as e-PBL is an alternative model that can be used during learning to improve and maintain the quality of online learning. This research aims to determine the effect of implementing the ethnoecological integrated Online Problem Based Learning (e-PBL) learning model to increase the environmental literacy of biology education students. The method used is Quasi-Experimental Design using Non-equivalent. The research subjects were students of the Biology Education Study Program, FKIP, Riau Islamic University. Data analysis was carried out using the MSELS (Middle School Environmental Literacy Survey) questionnaire which was adapted based on the scientific integration applied. The research results show that the independent sample t test value has a Sig value. (2-tailed) <0.05 between experimental and control classes. In conclusion, the ethnoecological integrated e-PBL learning model influences the environmental literacy abilities of biology education students.
Profil Keterampilan Literasi Digital Siswa SMA di Era Teknologi Digital Yeyendra, Yeyendra; Hajar, Ibnu; Darmanto, Darmanto; Junaidi, Edi
Biology and Education Journal Vol. 4 No. 2 (2024): Biology and Education Journal
Publisher : Universitas Islam Riau (UIR) Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/baej.2024.19988

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis profil keterampilan literasi digital siswa SMA berdasarkan tujuh variabel: Akses Informasi, Evaluasi Informasi, Penggunaan Informasi, Etika Digital, Kreativitas Digital, Kolaborasi Digital, dan Keamanan Digital. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian survei dengan desain analisis deskriptif. Populasi dalam penelitian ini seluruh siswa SMAN 1 Batang Cenaku pada semester ganjil T.A. 2024/2025 yang terdiri dari 15 kelas. Angket yang digunakan memiliki skala Likert dengan pilihan jawaban Sangat Setuju, Setuju, Tidak Setuju, dan Sangat Tidak Setuju. Sampel terdiri dari 32 siswa kelas XI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan literasi digital siswa secara umum berada pada kategori cukup hingga baik, dengan skor tertinggi pada variabel Etika Digital (4,4) dan terendah pada Keamanan Digital (3,5). Penelitian ini merekomendasikan penguatan program literasi digital berbasis sekolah, khususnya pada aspek keamanan digital, evaluasi informasi, dan kreativitas digital untuk meningkatkan keterampilan siswa.
Profil Penerapan Kurikulum Merdeka pada Pembelajaran IPA di SMP Darmia; Mellisa; Suryanti; Ferazona, Sepita; Yeyendra, Yeyendra
Biology and Education Journal Vol. 5 No. 2 (2025): Biology and Education Journal (BaEJ)
Publisher : Universitas Islam Riau (UIR) Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/baej.2025.25107

Abstract

Penelitian ini berjudul “Profil Pelaksanaan Pembelajaran IPA Berbasis Kurikulum Merdeka pada Peserta Didik Kelas VII SMP Negeri 6 Siak Hulu Kabupaten Kampar Tahun Ajaran 2025/2026”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil pelaksanaan pembelajaran IPA berbasis Kurikulum Merdeka pada peserta didik kelas VII SMP Negeri 6 Siak Hulu, Kabupaten Kampar Tahun Ajaran 2025/2026. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Penentuan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik cluster random sampling yang terdiri dari 81 sampel penelitian. Data diperoleh dengan metode observasi, wawancara, angket dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan pelaksanaan pembelajaran IPA berbasis Kurikulum Merdeka pada Kelas VII SMP Negeri 6 Siak Hulu mendapatkan rata-rata persentase sebesar 83,53% termasuk dalam kategori sangat baik, dengan rincian persentase masing-masing indikator yaitu partisipasi peserta didik sebesar 84,56% dengan kategori sangat baik, pembelajaran efektif sebesar 87.04% dengan kategori sangat baik, pencapaian kompetensi peserta didik sebesar 86,11% dengan kategori sangat baik, asesmen sebesar 86,42% dengan kategori sangat baik, projek penguatan profil pelajar Pancasila (P5) sebesar 77,78% dengan kategori baik, kebiasaan dan keterampilan peserta didik sebesar 75,92% dengan kategori baik, faktor psikis dan fisik peserta didik sebesar 85,18% dengan kategori sangat baik, serta lingkungan sosial, keluarga dan masyarakat sebesar 85,50% dengan kategori sangat baik. Dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan pembelajaran IPA berbasis Kurikulum Merdeka pada Kelas VII SMP Negeri 6 Siak Hulu tahun ajaran 2025/2026 sangat baik.
Proyek Hijau Tatakura: Sinergi Antara Edukasi Lingkungan dan Implementasi Kurikulum Berkelanjutan Mellisa, Mellisa; Hajar, Ibnu; Yeyendra, Yeyendra; Kumalasari, Cyintia; Waltriandi, Yandri; Fitri, Riadatil; Ramadhani, Dea Putri
Jurnal Pengabdian UNDIKMA Vol. 7 No. 1 (2026): February
Publisher : LPPM Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jpu.v7i1.18480

Abstract

This community service program aims to integrate a green project through the production of Tatakura (Takakura Home Method) compost into the school curriculum as a form of environmental education and sustainable learning. The program was implemented at SMPN 10 Pekanbaru and involved 25 students and four science teachers through stages of socialization, hands-on compost production, mentoring, and the application of the compost to school plants. The activity employed a Participatory Action Research approach that emphasized the active involvement of both teachers and students. Evaluation was conducted using learning achievement tests, environmental awareness attitude questionnaires, and partner satisfaction surveys. The data were analyzed descriptively by comparing mean scores and achievement percentages. The results indicate an improvement in students’ average scores from 84.8 to 87.2, an environmental awareness level of 88%, and partner satisfaction rates of 100% among teachers and 97% among students. These findings demonstrate that the program is effective in supporting the integration of environmental education and the implementation of Education for Sustainable Development.
Edukasi Konservasi Berbasis Proyek Atlas Mini Hewan Vertebrata Endemik Riau pada Siswa Fauziah, Nurul; Kurniati, Fatia; Yeyendra, Yeyendra; Putri, Iffa Ichwani; Kumalasari, Cyintia; Yustika, Ayu Trisna; Halifa, Qiara Nur
Community Education Engagement Journal Vol. 8 No. 1 (2026): October (Articles in Progress)
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/ceej.v8i1.26813

Abstract

Latar Belakang: Pembelajaran konservasi di tingkat sekolah masih menghadapi berbagai tantangan, terutama terkait dengan rendahnya literasi lingkungan serta terbatasnya pemahaman siswa terhadap fauna lokal. Kondisi ini menunjukkan perlunya edukasi konservasi yang kontekstual dan berbasis potensi lokal. Tujuan: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran konservasi siswa melalui edukasi konservasi berbasis proyek dengan menggunakan atlas mini hewan vertebrata endemik Riau. Kegiatan dilaksanakan di SMP YLPI Perhentian Marpoyan dengan melibatkan siswa kelas IX. Metode: Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, edukasi interaktif, diskusi, serta pembelajaran berbasis proyek melalui penyusunan atlas mini secara berkelompok, dengan evaluasi dilakukan melalui observasi partisipasi siswa dan hasil proyek. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keterlibatan siswa, pemahaman konsep klasifikasi hewan vertebrata, serta pengenalan terhadap fauna lokal. Atlas mini yang dihasilkan dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran kontekstual di sekolah. Kesimpulan: Secara keseluruhan, kegiatan ini berkontribusi dalam meningkatkan literasi sains dan kesadaran konservasi siswa serta berpotensi dikembangkan sebagai sumber belajar berbasis potensi lokal yang berkelanjutan.