Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : ALTRON

ANALISIS EFESIENSI PEMBEBANAN LINIER TERHADAP KINERJA GENERATOR AC (ALTERNATING CURRENT) TIGA PHASE MENGGUNAKAN PERANGKAT LUNAK SIMULASI POWERSIM 11.1.3 Eva pebrianti, Eva pebrianti; Ariyanto, Nova; Darmawan , Indra; Jaya , a
Jurnal Altron Jurnal Elektronika, Sains & Sistem energi
Publisher : Program Studi Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51401/altron.v1i1.3269

Abstract

Analisis efisiensi pembebanan linier terhadap kinerja generator AC tiga phase penting dalam memahami dan mengoptimalkan kinerja generator tersebut. Pembebanan linier dapat membantu meningkatkan efisiensi, mengurangi kerugian daya dan memastikan pemanfaatan daya listrik yang maksimal.Efesiensi kinerja generator terhadap pembebanan linier pada generator AC tiga phase, didapatkan tegangan induksi (Ea) pada generator sebesar 428,68V, arus hubung singkat pada generator sebesar 244,571A,pembebanan nol pada generator sebesar 434,74V dengan If 0.7A dan efesiensi pembebanan linier terendah berada pada rangkaian pembebanan resistor 5200 ohm dengan efesiensi sebesar 21,69007% dan efesiensi tertinggi pembebanan linier berada pada beban 300ohm dengan efesiensi 79,59181%. Efesiensi tersebut menunjukkan bahwa generator tersebut mampu menghasilkan energi sesuai dengan efesiensinya dari total energi yang dikonsumsi.yang dimana ketika efesiensi pada pembebanan linier mencapai 79,59181% maka sekitar 20,40819% energi yang dikonsumsi oleh generator tidak berubah menjadi energi listrik melainkan hilang dalam bentuk panas atau yang lainnya. Yang dimana efesiensi 79,59181% terhitung dalam keadaan yang baik.
ANALISIS PENGEMBANGAN MODEL PEMANFAATAN ENERGI TERBARUKAN SEBAGAI SUPLAI DI UNIVERSITAS TEKNOLOGI SUMBAWA MENGUNAKAN HOMER Wardana, Satria Jaya; Maulidyawati , Desi; Ariyanto, Nova; Aulia, Masyitah
Jurnal Altron Jurnal Elektronika, Sains & Sistem energi
Publisher : Program Studi Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51401/altron.v1i1.3284

Abstract

Potensi energi terbarukan jika dipakai untuk pengembangan sistem pembangkit tenaga listrik untuk mensuplai kebutuhan energi listrik Universitas Teknologi Sumbawa khususya Gedung rektorat hingga 20 tahun ke depan dapat disimulasikan menggunakan Software Homer. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi EBT sebagai alternatif suplai kebutuhan listrik di Universitas Teknologi Sumbawa. Metode penelitian yang digunakan merupakan jenis penelitian eksperimen dengan menggunakan aplikasi HOMER. Pemodelan dan simulasi menggunakan HOMER, diperoleh hasil dan data pemodelan kebutuhan energi yang sesuai untuk mengoperasikan beban listrik di Universitas Teknologi Sumbawa. Dari pemodelan yang sudah dilakukan menggunakan aplikasi HOMER, maka diketahui bahwa jika besar sensitifitas radiasi matahari yang diterima PV (photo voltaic) adalah sebesar 5,048 kWh/ /hari, dengan menggunakan sebanyak 145 buah unit PV dapat memenuhi kebutuhan energi listrik di UTS khususnya pada Gedung Rektorat.Sehinga menghasilkan Net Present Cost (NPC) sebesar Rp 709,730,749.48 dan Cost of Energy (COE) sebesar Rp 1,095.36
AUDIT ENERGI PADA GEDUNG ORANGE DAN GEDUNG BELAKANG ORANGE FAKULTAS EKONOMI DAN BISNID DI UNIVERSITAS TEKNOLOGI SUMBAWA Bil, Habil; Ariyanto, Nova; d, Indra; Ali Topan, Paris
Jurnal Altron Jurnal Elektronika, Sains & Sistem energi
Publisher : Program Studi Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51401/altron.v1i1.3293

Abstract

Energy electricity drier Now become need tree for human. Supply energy standard electricity _ And each other related is strict conditions _ And must fulfil achievement objective development. University Sumbawa Technology (UTS) as Wrong One consumer energy electricity presumably need energy audit _ For save cost usage electricity, wrong one in the building Orange and Building Behind Orange (GBO). To know is consumption electricity Already fulfil level efficient or no, then from That need exists analysis opportunity to save electricity through energy audits. From the results obtained through the methods of measurement, processing, analysis and observation, the energy consumption intensity values (IKE) of the Orange Building and the Orange Rear Building in general are . With the IKE value for air-conditioned rooms, the average value is 7.07660456 kWh/m 2 / month and for non-AC rooms, the average value is 6.860981861 kWh / m 2 / month. Broadly speaking, from the rooms in the Orange Building and the Orange Back Building, it can be concluded that the categories are very efficient to efficient, but several rooms are still categorized as wasteful, namely the GO 2 room with an IKE value of 18.992 kWh/m 2 / month, and canteen room 20.73059361 kWh/m 2 / month. Until it is necessary to carry out savings opportunities. For rooms that are categorized as wasteful, it can be concluded that energy saving opportunities can be carried out by: Reducing power consumption operations, such as power consumption and hours of use. 
A ANALISA KOMPONEN ELEKTRONIKA PADA SWITCHING POWER SUPPLY TIPE OSKA DENGAN METODE INSPEKSI VISUAL DAN MENGGUNAKAN MULTIMETER DIGITAL Pebrian, Reza; Ali Topan, Paris; Ariyanto, Nova; Hidayatullah, Muhammad
Jurnal Altron Jurnal Elektronika, Sains & Sistem energi
Publisher : Program Studi Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51401/altron.v1i1.4418

Abstract

The Electronics Laboratory of the Electrical Engineering Study Program, Sumbawa University of Technology has various kinds of electronic equipment or components which are used as learning materials for practical work, one of which is the Oska type Switching Power Supply which contains various types of basic electronic components which are often used. This research aims to analyze the feasibility of electronic components in the Oska-type Switching Power Supply using the Visual Inspection method which aims to check and determine the physical condition of electronic components that are still suitable for use as well as using a digital multimeter as a tool to test the suitability of the reference values ??for each electronic component as well as determining components whose physical condition is still good or feasible but in testing the component reference values ??do not match. This research succeeded in analyzing electronic components such as resistors which experienced shrinkage of 48%, capacitors of 40%, and Phototransistor sensors on Optocouplers did not work so these components were not suitable for use, while other components such as Diodes, Integrated Circuits, Light Emitting Diodes, Transistors, and High-Frequency Transformers can still be used.
AUDIT ENERGI PADA GEDUNG TEKNIK INSTALASI TENAGA LISTRIK SMK NEGERI 2 SUMBAWA BESAR Wathan, Arizalul*; Darmawan , Indra; Andriani, Titi; Hidayatullah, Muhammad; Ariyanto, Nova
Jurnal Altron Jurnal Elektronika, Sains & Sistem energi
Publisher : Program Studi Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51401/altron.v3i2.3319

Abstract

Energi listrik merupakan kubutuhan yang sangat penting bagi kehidupan manusia. Energi listrik tak terbarukan suatu saat pasti akan habis, maka dari itu penting bagi kita untuk melakukan penghematan energi listrik. Konservasi energi merupakan salah satu upaya dalam penggunaan energi listrik yang efisien, bijak dan optimal. Efisiensi energi listrik sendiri dapat dilakukan dengan cara audit energi. Audit energi adalah teknik yang digunakan untuk menghitung besarnya konsumsi energi pada suatu bangunan. audit energi dilakukan agar bisa mengetahui berapa banyak penggunaan energi listrik dan kita bisa meminimalisir energi listrik yang akan digunakan. Berdasarkan permasalahan tersebut, peneliti akan melakukan penelitian pada gedung Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL) SMKN 2 Sumbawa Besar. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui nilai Intensitas Konsumsi Energi (IKE) dan tingkat pencahayaan (Lux) pada gedung tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-kuantitatif (mixed). Yaitu dengan melakukan observasi lapangan, menghitung nilai kWh, nilai IKE dan mengukur tingkat pencahayaan (Lux) pada gedung tersebut. Dari hasi perhitungan nilai IKE pada gedung TITL didapatkan hasil dengan nilai 7.51 kWh//bulan, maka gedung TITL SMKN 2 Sumbawa Besar termasuk kategori sangat efisien. Dari hasil pengukuran menggunakan lux meter, peneliti mendapatkan hasil tingkat pencahayaan pada ruang kelas TITL 1 dan TITL 2 termasuk kategori tidak efisien.
EFISIENSI SISTEM KELISTRIKAN PADA GEDUNG SUMBAWA TECHNO PARK(STP) UNIVERSITAS TEKNOLOGI SUMBAWA Muhammad Surya Aqidah; Darmawan , Indra; Ariyanto, Nova; Maulidyawati , Desi; Aulia, Masyitah
Jurnal Altron Jurnal Elektronika, Sains & Sistem energi
Publisher : Program Studi Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51401/altron.v3i2.3696

Abstract

Tingkat konsumsi dan distribusi energi listrik harus seimbang dan efisien. Akan tetapi, tidak semua sektor atau bangunan mampu memenuhi tingkat efisiensi yang telah ditentukan. Gedung Sumbawa Techno Park (STP) Universitas Teknologi Sumbawa sebagai konsumen energi listrik tingkat menengah, kiranya perlu dilakukan analisis peluang penghematan energi, guna mengetahui tingkat efisiensi konsumsi energi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis peluang penghematan energi yang dilakukan melalui audit energi singkat dengan panduan Permen ESDM No. 13/2012 tentang audit energi listrik awal yang berfokus dengan luas bangunan gedung STP sekitar 720.63 (????????). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode campuran (Mixed Method Research), Hasil dari penelitian diperoleh IKE pada kWh gedung Sumbawa Techno Park (STP) sebesar 69,93 kWh/m2/tahun. Nilai tersebut termasuk dalam kategori efisien menurut standar nilai IKE ASEAN-USAID yakni untuk gedung jenis perkantoran nilai IKE maksimum adalah 240 kWh/m2/tahun. Pada ruangan ber-AC diperoleh nilai rata-rata IKE sebesar 34,20 kWh/m2/bulan. Sedangkan pada ruangan tidak ber-AC diperoleh nilai rata-rata IKE sebesar 0,80 kWh/m2/bulan. Nilai IKE pada ruangan ber-AC dan tidak ber-AC masing-masing termasuk dalam kategori cukup efisien dan sangat efisien menurut permen ESDM No. 13/2012.