Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Correlational Study of Arm Muscle Strength with Long Service Performance in Badminton Athletes Rusli, Muhammad; Jud; Marsuna
Halaman Olahraga Nusantara : Jurnal Ilmu Keolahragaan Vol. 8 No. 2 (2025): Halaman Olahraga Nusantara (Jurnal Ilmu Keolahragaan)
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/8r599c51

Abstract

Long serve is one of the basic techniques in badminton that plays an important role in building a game strategy, especially in singles. The ability to perform a consistent and accurate long serve can be a competitive advantage for an athlete. However, the quality of the serve is not only determined by technique, but also by physical factors. This study aims to determine the Correlational Study of arm muscle strength with long serve performance in badminton athletes. This type of research is descriptive using a correlational research method. The population of this study was 40 badminton club athletes from Kendari City. The sampling technique was based on purposive sampling, namely the criteria of male gender, age 15-17 years and being able to do long serves, so that the sample numbered 20 people. The research instruments were push-up tests and long serve ability tests. Based on the correlation test analysis, the relationship between the arm muscle power variable coefficient and the upper serve ability was obtained, where the calculated r value was 0.565 at a significance level of 0.008 <0.05 with a determination coefficient of 0.319 or 31.9%. This means that there is a significant relationship between arm muscle strength and long badminton service ability. The contribution of arm muscle strength to long service ability is 31.9% while 68.1% is influenced by other factors. The study concluded that arm muscle strength has a significant relationship with long service performance in badminton athletes.
Sosialisasi Dan Edukasi Teknik Dasar Sepak Takraw Untuk Menumbuhkan Minat Olahraga Sejak Dini Suhartiwi; Hasanuddin Jumareng; Muhammad Rusli; Jud; Marsuna; Aliasis Maruka
LITERA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1: LITERA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : PT. Mediatama Zayna Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59734/lajpm.v3i1.301

Abstract

Tujuan kegiatan ini adalah memperkenalkan olahraga sepak takraw kepada siswa sekolah dasar serta menumbuhkan minat berolahraga sejak dini sebagai bagian dari gaya hidup sehat. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui dua tahap, yaitu sosialisasi dan edukasi teknik dasar. Tahap sosialisasi berisi penjelasan mengenai pengenalan sepak takraw, aturan dasar, serta manfaatnya bagi kesehatan melalui media gambar, video, dan diskusi interaktif. Tahap edukasi melibatkan praktik langsung teknik dasar seperti menimang bola, servis dasar, dan passing sederhana yang dipandu oleh tim pelaksana. Hasil kegiatan menunjukkan adanya antusiasme tinggi dari peserta dan peningkatan pemahaman mengenai teknik dasar permainan sepak takraw. Guru olahraga juga memperoleh panduan sederhana agar kegiatan ini dapat dilanjutkan di sekolah. Secara keseluruhan, PKM ini berhasil menumbuhkan minat berolahraga sejak dini dan memperkenalkan olahraga tradisional kepada siswa dengan cara yang edukatif, menyenangkan, dan kontekstual.
Sosialisasi Teknik Dasar Renang Untuk Meningkatkan Literasi Keselamatan Air Pada Siswa Sekolah Dasar Sariul; Muhammad Zaenal Arwih; Asmuddin; Marsuna; Laode Muhammad Junarlin; La Ode Muammar Kadas Hidayat
LITERA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1: LITERA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : PT. Mediatama Zayna Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59734/lajpm.v3i1.302

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keselamatan air melalui sosialisasi teknik dasar renang kepada siswa SD Negeri 100 Kendari. Latar belakang kegiatan ini didasari oleh masih rendahnya kemampuan renang dan kesadaran siswa terhadap bahaya serta keselamatan di lingkungan perairan, padahal Indonesia merupakan negara kepulauan yang dikelilingi banyak perairan. Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan edukatif dan praktis melalui pemberian materi tentang bahaya air, etika di sekitar kolam, teknik menyelamatkan diri, serta pelatihan gerakan dasar renang seperti pernapasan, meluncur, gerakan tangan dan kaki, dan cara mengapung. Kegiatan dilaksanakan secara bertahap, mulai dari penyampaian teori, demonstrasi, praktik langsung di kolam dangkal, hingga evaluasi pemahaman siswa. Metode yang diterapkan menekankan partisipasi aktif dan simulasi langsung dengan media visual yang menarik bagi anak-anak. Guru dan pihak sekolah turut dilibatkan untuk mendampingi siswa serta menerima transfer pengetahuan agar kegiatan berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan dasar berenang dan kesadaran siswa terhadap pentingnya keselamatan air. Kegiatan ini berkontribusi dalam membentuk budaya peduli keselamatan sejak usia dini dan berpotensi menjadi model pembinaan keselamatan air di sekolah dasar lainnya di wilayah Kendari.