Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Microsoft PowerPoint bagi Guru Eka Putra, Dian; Ikhbal Salam, Riyan; Mardianto, Dedi; Vratiwi, Septiana; Sri Wahyuni, widya
Jurnal Pustaka Paket Vol 4 No 2 (2025): Jurnal Pustaka PAKET
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakapaket.v4i2.1744

Abstract

Pengabdian masyarakat ini melatih 45 guru SD dan SMP mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis Microsoft PowerPoint guna mendukung implementasi MBKM di Kabupaten Limapuluh Kota. Program yang dilakukan dalam 3 hari pada bulan maret 2024 mencakup animasi trigger advance, hyperlinking non-linear navigation, kuis otomatis dengan auto-scoring, elemen gamification, dan integrasi multimedia. Evaluasi pre-post test mencatat kenaikan kompetensi 107% dari 42,3% menjadi 87,6%, kepuasan peserta 93%, serta 92% guru mengaplikasikan materi di kelas dalam 30 hari pertama menjangkau 2.340 siswa dengan engagement 88%. Pelatihan ini terbukti efektif mengubah paradigma pembelajaran konvensional menjadi interaktif digital yang berfokus pada siswa
Pelatihan Perbaikan PC: Membuka Peluang Keterampilan dan Pemasukan Baru bagi Masyarakat Ikhbal Salam, Riyan; Sri Wahyuni, Widya; Eka Putra, Dian; Vratiwi, Septiana
Jurnal Pustaka Paket Vol 4 No 2 (2025): Jurnal Pustaka PAKET
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakapaket.v4i2.1746

Abstract

untuk meningkatkan keterampilan teknis pemuda dalam bidang perbaikan PC. Program pelatihan satu hari ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dasar mengenai komponen-komponen utama dalam PC serta teknik dasar dalam memperbaiki perangkat komputer. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan teori dan praktik intensif. Peserta dilatih untuk mendiagnosis masalah umum pada PC dan mengganti komponen yang rusak, serta menginstal ulang sistem operasi. Pelatihan ini diharapkan dapat membuka peluang usaha bagi peserta untuk menyediakan jasa perbaikan PC di lingkungan mereka. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test, yang menunjukkan peningkatan kompetensi peserta sebesar 107%, dari 42,3% menjadi 87,6%. Selain itu, pelatihan ini memberikan wawasan mengenai cara memulai usaha perbaikan komputer dengan harapan dapat meningkatkan ekonomi lokal melalui peluang pemasukan tambahan. Pelatihan ini tidak hanya memberikan keterampilan teknis, tetapi juga memperkenalkan cara-cara untuk mengelola usaha secara sederhana. Dengan keterampilan yang didapat, peserta diharapkan dapat mengatasi permasalahan teknologi di masyarakat dan membantu meningkatkan akses layanan teknologi di daerah mereka.
Penguatan Pemahaman Keselamatan dan Kesehatan Kerja Melalui Kolaborasi Industri dan Perguruan Tinggi Riyan Ikhbal Salam; Widya Sri Wahyuni; Yeni Sofiarna; Dian Eka Putra; Ikhsan Ikhsan; Raja Ayu Mahessya
Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat) Vol 5 No 6 (2025): Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakamitra.v5i6.1644

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan salah satu aspek fundamental dalam operasional industri berisiko tinggi, terutama pada sektor energi yang mengharuskan penerapan prosedur keselamatan secara disiplin dan berkelanjutan. Pada pendidikan vokasi, pemahaman K3 sering kali terbatas pada aspek teoretis sehingga mahasiswa kurang memperoleh gambaran nyata mengenai penerapan prinsip keselamatan di lingkungan kerja modern. Untuk menjembatani kesenjangan tersebut, Program Studi D3 Teknik Komputer Politeknik Negeri Padang – PSDKU Solok Selatan bekerja sama dengan Supreme Energy Muara Laboh melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat berbasis kolaborasi industri. Kegiatan ini melibatkan 27 mahasiswa dan mencakup penyampaian materi K3 oleh praktisi industri, diskusi interaktif, serta observasi langsung di ruang kontrol dengan penggunaan APD lengkap sesuai standar perusahaan. Dokumentasi visual tidak dilakukan di area power plant sesuai kebijakan keamanan mitra, namun pengamatan tetap terlaksana dan memberikan pengalaman yang bermakna bagi mahasiswa. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 20 mahasiswa (74%) aktif dalam diskusi dan mampu menunjukkan peningkatan pemahaman terhadap identifikasi bahaya, prosedur keselamatan, serta fungsi APD. Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan kesadaran risiko, menumbuhkan sikap terhadap budaya keselamatan, dan memperkuat kesiapan mental mahasiswa untuk memasuki lingkungan kerja berisiko tinggi. Program kolaboratif ini terbukti efektif sebagai model pembelajaran berbasis pengalaman yang relevan untuk diterapkan secara berkelanjutan dalam pendidikan vokasi.
Pengukuran Risiko Sosial Penggunaan ChatGPT dengan Domain Risk Management COBIT 4.1 Septiana Vratiwi; Riyan Ikhbal Salam; Ikhsan Ikhsan; Dian Eka Putra; Widya Sri Wahyuni; Rifaldo Pratama
Jurnal Pustaka AI (Pusat Akses Kajian Teknologi Artificial Intelligence) Vol 6 No 1 (2026): Pustaka AI (Pusat Akses Kajian Teknologi Artificial Intelligence)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakaai.v6i1.1867

Abstract

Perkembangan kecerdasan buatan generatif seperti ChatGPT telah merevolusi praktik pembelajaran mahasiswa, khususnya dalam proses pencarian informasi, penyelesaian tugas akademik, dan pengambilan keputusan berbasis pengetahuan. Meskipun demikian, pemanfaatannya juga berpotensi menimbulkan risiko sosial, antara lain misinformasi, bias informasi, serta ketergantungan teknologi yang dapat berdampak pada penurunan kualitas pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat risiko sosial penggunaan ChatGPT oleh mahasiswa dengan mengadopsi domain Manage Risk (PO9) dalam kerangka COBIT 4.1. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif melalui survei terhadap mahasiswa. Instrumen penelitian mencakup lima aspek utama, yaitu Risk Awareness, Risk Identification, Risk Assessment, Risk Response, dan Risk Monitoring. Analisis data dilakukan menggunakan maturity index dan gap analysis antara kondisi saat ini (as-is) dan kondisi yang diharapkan (to-be). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kematangan pengelolaan risiko berada pada rentang 3,22 hingga 3,80 dengan rata-rata pada level 3 (Defined Process), sedangkan tingkat yang diharapkan berada pada level 4 (Managed and Measurable). Hasil analisis kesenjangan menunjukkan bahwa seluruh aspek masih berada di bawah target dengan nilai GAP sebagai berikut: Risk Awareness sebesar 0,72; Risk Identification sebesar 0,78; Risk Assessment sebesar 0,20; Risk Response sebesar 0,21; dan Risk Monitoring sebesar 0,28. Kesenjangan terbesar terdapat pada Risk Identification, sedangkan yang terkecil pada Risk Assessment. Temuan ini menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki tingkat kemampuan yang relatif baik dalam menilai risiko, namun masih mengalami kelemahan dalam mengidentifikasi risiko sejak tahap awal penggunaan ChatGPT. Secara keseluruhan, mahasiswa telah memiliki kesadaran terhadap risiko penggunaan ChatGPT, tetapi pengelolaan risikonya belum optimal. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi institusi pendidikan tinggi dalam merumuskan kebijakan pemanfaatan kecerdasan buatan secara lebih bijak, sistematis, dan bertanggung jawab.