Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Hubungan Polifarmasi Dengan Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Rawat Jalan di RSUD Jaraga Sasameh Widyasari, Meylinda; Herowati, Rina; Harsono, Samuel Budi
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 4 No 3 (2025): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol4.Iss3.1976

Abstract

Polifarmasi merupakan penggunaan lima obat atau lebih setiap hari. Hal ini berpotensi meningkatkan risiko pada pasien diabetes melitus tipe 2 (DMT2) yang umumnya membutuhkan obat tambahan untuk penyakit penyerta. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji korelasi antara polifarmasi dan kepatuhan pengobatan pada pasien DMT2 yang dirawat di RSUD Jaraga Sasameh dengan rancangan cross sectional. Data penelitian ini berasal dari survei kepatuhan dan rekam medis, kemudian untuk analisis data menggunakan uji Chi-Square. Sebagian besar pasien  polifarmasi mengkonsumsi lima hingga enam obat per resep. Nilai p sebesar 0,001 (p < 0,05) menunjukkan korelasi signifikan antara polifarmasi dan kepatuhan.Pasien tanpa polifarmasi lebih patuh dibandingkan dengan pasien yang menjalani polifarmasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa polifarmasi mempengaruhi kepatuhan pasien, sehingga diperlukan peningkatan peran apoteker dalam evaluasi rasionalitas terapi,  konseling serta penguatan kolaborasi antar tenaga Kesehatan dan sistem pemantauan kepatuhan untuk mendukung keberhasilan pengobatan pasien DMT2.
KAJIAN PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PROFILAKSIS PADA PASIEN BEDAH CESAR DI RSUD IBU FATMAWATI SOEKARNO KOTA SURAKARTA TAHUN 2020 Purwaningsih, Avianti Eka Dewi Aditya; Chandra, Sherley Widya; Harsono, Samuel Budi
Jurnal Pharmacopoeia Vol 2 No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33088/jp.v2i1.352

Abstract

Pemberian antibiotik profilaksis disarankan untuk persalinan sectio caesarea karena terbukti efektif menurunkan angka infeksi luka operasi. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji ketepatan dalam pemberian antibiotik profilaksis di RSUD Ibu Fatmawati Soekarno tahun 2020 menggunakan metode Gyssens. Jenis penelitian ini termasuk deskriptif non eksperimental. Pengambilan data secara retrospektif dengan melihat data rekam medik pasien bedah cesar di RSUD Ibu Fatmawati Soekarno tahun 2020. Analisis data dilakukan secara deskriptif yang digunakan untuk mengkaji berupa karakteristik pasien, pola penggunaan antibiotik profilaksis, serta kesesuaian dengan pedoman yang dibandingkan dengan bagan alur Gyssens. Hasil penelitian pada pasien bedah cesar di RSUD Ibu Fatmawati Soekarno tahun 2020 menunjukkan antibiotik yang paling sering digunakan adalah sefuroksim (92,61%), seftriakson (2,96%), ampicillin+sulbaktam (2,46%), ampicillin (1,48%), sefadroksil (0,49%). Kajian penggunaan antibiotik profilaksis berdasarkan Gyssens diperoleh kategori 0 (74,06%), kategori VI (23,68%), dan kategori IVA (2,26%). Rute pemberian intravena sudah sesuai dengan pedoman (100%). Dosis, interval, durasi antibiotik sudah sesuai yaitu penggunaan dosis 1-2g dengan frekuensi 2x sehari, durasi 1-2 hari (100%). Waktu pemberian ≤30 menit (100%).
Evaluation of the Use of an Electronic Prescription System Using the HOT-Fit Approach at the Pharmacy Installation of UNS Hospital Surakarta Pratama, Rio Adwika; Inandha Dewi, Lucia Vita; Harsono, Samuel Budi
MEDFARM: Jurnal Farmasi dan Kesehatan Vol 14 No 2 (2025): Medfarm: Jurnal Farmasi dan Kesehatan
Publisher : LPPM Akafarma Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48191/medfarm.v14i2.648

Abstract

The e-Prescribing system has become an essential part of the digitalization of healthcare services aimed at improving accuracy, efficiency, and patient safety. Despite being adopted in many hospitals, the implementation of this system in Indonesia still faces challenges, including limited user understanding, uneven organizational support, and limited technological infrastructure. This study aims to evaluate the implementation of the e-Prescribing system at the Pharmacy Installation of UNS Hospital Surakarta using the HOT-FIT model, which assesses the Human, Organization, and Technology dimensions, as well as the Fishbone diagram to identify the root causes of the challenges faced. A mixed-methods approach was used, with quantitative data collected through questionnaires distributed to 30 pharmacy staff, analyzed using descriptive statistics, Pearson validity tests, and Cronbach’s Alpha reliability tests. The results showed that all questionnaire items were valid, with Pearson correlation values ranging from 0.518 to 0.898 and Cronbach’s Alpha of 0.918, indicating a very high level of internal consistency. The Human Fit dimension had a mean score of 4.2 (SD 0.5), Organization Fit 4.3 (SD 0.4), Technology Fit 4.5 (SD 0.3), and Net Benefit 4.6 (SD 0.2), indicating a positive impact on efficiency and user satisfaction. However, challenges related to inadequate training, slow system access, and limited integration with other systems remain. Fishbone analysis identified six key factors affecting system performance. The study concludes that while the e-Prescribing system shows positive results, improvements in training, infrastructure, and system integration are needed to enhance its effectiveness.