Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Faktor-faktor Penyebab Kejadian Stunting pada Balita di Desa Matiti 1 Kecamatan Doloksanggul Kabupaten Humbang Hasundutan Tahun 2024 Simamora, Debora Natalia; Sihite, Helprida; Siregar, Nova Sontry Node
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 10, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v10i1.4062

Abstract

Stunting atau pendek adalah masalah kurang gizi kronis akibat kurangnya asupan gizi dalam waktu yang lama sehingga mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak.tujuan penelitian ini untuk mengetahui adanya faktor penyebab kejadian stunting berdasarkan pengetahuan ibu tentang stunting, paritas, pendapatan keluarga, pemberian asi eksklusif, dan ketersediaan air bersih. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif analistik yang dilakukan dengan desain croos sectional. Populasi 119 orang dan pengambilan sampel dengan menggunakan rumus Slovin dengan jumlah sampel 56 orang. Pengumpulan data ini menggunakan kuesioner, kemudaian diolah dengan uji chi-square. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pengetahuan ibu tentang stunting memiliki hubungan dengan kejadian stunting dengan menggunakan uji chi-square dengan tingkat kepercayaan 90% dan df=2, diperoleh hasil analisis 2 hitung (10.303) >chi-square 2 tabel (4.605), variabel paritas memiliki hubungan dengan kejadian stunting dengan menggunakan uji chi-square dengan tingkat kepercayaan 90% dan df=3, diperoleh hasil analisis 2 hitung (11.321) >chi-square 2 tabel (6.251). variabel pendapatan keluarga memiliki hubungan dengan kejadian stunting dengan menggunakan uji chi-square dengan tingkat kepercayaan 90% dan df=2, diperoleh hasil analisis 2 hitung (6.102) >chi-square 2 tabel (4.605), variabel pemberian asi eksklusif memiliki hubungan dengan kejadian stunting dengan menggunakan uji chi-square dengan tingkat kepercayaan 90% dan df=1, diperoleh hasil analisis 2 hitung (51.762) >chi-square 2 tabel (2.705), ketersediaan air bersih memiliki hubungan dengan kejadian stunting dengan menggunakan chi-square dengan tingkat kepercayaan 90% dan df=1, diperoleh hasil analisis 2 hitung (19.399) >chi-square 2 tabel (2.705). Diharapkan kepada responden untuk dapat mengatur jumlah anak, memberikan asi eksklusif, memberikan gizi seimbang, serta memperhatikan air bersih.Kata Kunci : Penyebab, Stunting, BalitaStunting or shortness of breath is a problem of chronic malnutrition due to lack of nutritional intake for a long time, resulting in growth disorders in children. The aim of this research is to determine the factors that cause stunting based on the mother's knowledge about stunting, parity, family income, exclusive breastfeeding, and availability. clean air. This type of research is descriptive analytical research conducted with a cross sectional design. The population was 119 people and sampling was used using the Slovin formula with a sample size of 56 people. This data was collected using a questionnaire, then processed using the chi-square test. The results of this study show that maternal knowledge about stunting has a relationship with the incidence of stunting using the chi-square test with a confidence level of 90% and df=2, obtained by the analysis of 2 counts (10.303) > chi-square 2 tables (4.605), parity variables has a relationship with the incidence of stunting using the chi-square test with a confidence level of 90% and df=3, obtained by the analysis of 2 counts (11,321) > chi-square 2 tables (6,251). The variable family income has a relationship with the incidence of stunting using the chi-square test with a confidence level of 90% and df=2, obtained by the analysis of 2 counts (6.102) > chi-square 2 tables (4.605), the variable providing exclusive breastfeeding has a relationship with the incidence of stunting using the chi-square test with a confidence level of 90% and df=1, obtained from the analysis of 2 counts (51,762) > chi-square 2 tables (2,705), the availability of clean water has a relationship with the incidence of stunting using chi-square with 90% confidence level and df=1, obtained by analysis of 2 counts (19.399) > chi-square 2 tables (2.705). It is hoped that respondents will be able to regulate the number of children, provide exclusive breastfeeding, provide balanced nutrition, and pay attention to air cleanliness.Keywords: Causes, Stunting, Toddlers
Developing healthy food for toddlers based on local purple sweet potato food Node Siregar, Nova Sontry; Sihite, Helprida; Simamora, Mayes Felda
Science Midwifery Vol 13 No 4 (2025): October: Health Sciences and related fields
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/midwifery.v13i4.2136

Abstract

Nutritional issues in toddlers, particularly stunting, are crucial and align with the fourth point of Asta Cita (Association of Indonesians), namely improving the quality of life of the Indonesian people. This condition not only impacts children's height but also their cognitive development, productivity, and the long-term quality of human resources. To address this, innovation is needed to meet the nutritional needs of toddlers through the use of readily available and nutritious local foods. One potential local food that can be utilized is purple sweet potatoes. Purple sweet potatoes contain natural antioxidants (anthocyanins), vitamins A, C, and E, and dietary fiber, which are good for supporting growth and strengthening children's immune systems. This study aims to provide alternative local food ingredients that are highly nutritious and acceptable, readily available, and easy to process by the wider community. This study used a quasi-experimental design with a one-group pretest-posttest design on mothers of toddlers. The study variables were knowledge and skills, which were measured twice: before and after the purple sweet potato processing practice. The results showed a significant difference. (2-tailed) at knowledge 0.000 < 0.05 and skills significance value 0.000 < 0.05 then there is a significant difference between knowledge and skills before and after the purple sweet potato processing practice. The conclusion is that the purple sweet potato processing practice is effective in increasing the knowledge and skills of mothers of toddlers. The implication is that similar educational or training programs can be implemented more widely in the community to improve mothers' ability to provide nutritious food for their toddlers
Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Lanjut Usia Tentang Kebiasaan Makan Terhadap Pencegahan Asam Urat Di Desa Purba Manalu Kecamatan Doloksanggul Kabupaten Humbang Hasundutan Tahun 2022 Simamora, Mayes Felda; Sihite, Helprida; Simamora, Debora; Simbolon, Oknalita; Debataraja, Fransisika
JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS) Vol. 4 No. 2 (2022): JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak
GAMBARAN PENGETAHUAN PASIEN SKIZOFRENIA TENTANG KEPATUHAN MINUM OBAT DI RUANGAN SORIK MERAPI RUMAH SAKIT JIWA PROF. DR. M. ILDREM MEDAN TAHUN 2025 Simanjuntak, Mery Lestari; Sihite, Helprida; Simamora, Adelima CR; Tambunan, Glorya N
Jurnal STIKes Kesehatan Baru Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Medika Kesehatan Baru
Publisher : Sekolaah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Kesehatan Baru Doloksanggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70751/stikeskbdoloksanggul.v3i2.116

Abstract

Skizofrenia merupakan gangguan psikotrik yang ditandai dengan gangguan dalam pikiran yang menyebabkan disharmoni proses berpikir, jiwa yang terpecah belah, persepsi dan perhatian yang keliru dan tidak sesuai, serta gangguan aktivitas motorik yang menunjukan perubahan perilaku. Skizofrenia dibagi menjadi dua kelompok yaitu gejala positif dan negatif.Populasinya adalah responden dari keluarga pasien skizofrenia yang bertanggung jawab terhadap pengobatan pasien untuk menjawab pertanyaan yang disampaikan peneliti. Sampel diambil dengan teknik sampling pada ruang sorik merapi Rumah Sakit Jiwa PROF DR.M .ILDREM Medan Tahun 2025. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan desain cross sectional.populasi sebanyak 334 responden,pengambilan sampel dengan menggunakan accidental sampling dengan jumlah sampel sebanyak 38 responden.pengumpulan data menggunakan kuesioner.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 38 responden,berperilaku baik sebanyak 12 (31.6%) berperilaku cukup sebanyak 15 (39.5%) berperilaku kurang sebanyak 11 (28.9%).Diharapkan bagi responden agar lebih mencari tahu tentang manfaat pengetahuan skizofrenia terhadap kepatuhan minum obat supaya responden lebih peduli dalam menajaga kesehatan.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP PASIEN LANJUT USIA TENTANG KONSUMSI KUNYIT TERHADAP PENCEGAHAN PENYAKIT GASTRITIS DI DESA LUMBAN SILINTONG KECAMATAN PAGARAN KABUPATEN TAPANULI UTARA TAHUN 2025 Sihombing, Renta; Simamora, Debora; Sihite, Helprida; Simamora, Rouli DF; Simanjuntak, Mery Lestari
Jurnal STIKes Kesehatan Baru Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Medika Kesehatan Baru
Publisher : Sekolaah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Kesehatan Baru Doloksanggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70751/stikeskbdoloksanggul.v3i2.117

Abstract

Data World Health Organization (WHO, 2021) prevalensi Gastritis di negara berkembang sebanyak 50, 8%. Dengan angka yang lebih rendah, 34,7% penduduk di Negara maju mengalami gangguan kesehatan akibat Gastritis. Di provinsi Sumatera Utara gastritis menempati urutan ke- 9 dari 10 penyakit terbesar 127.778(12.24%). Di Kabupaten Tapanuli Utara prevalensi gastritis sebesar 6.746 (6.57%). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Lanjut Usia Tentang Konsumsi Kunyit pada pencegahan Gastritis di Desa Lumban Silintong Kecamatan Pagaran Kabupaten Tapanuli Utara. Jenis penelitian ini adalah analitik kuantitatif desain crossectional. Lokasi Penelitian di Desa Lumban Silintong Kecamatan Pagarn Kabupaten Tapanuli Utara. Penelitian ini di lakukan pada bulan April sampai dengan Juni 2025. Jumlah Populasi sebanyak 35 responden dan pengambilan sampel dengan menggunakan metode total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 35 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, kemudian dianalisis dengan uji korelasi chi sqaure (?=0,05). Penelitian ini menunjukkan ada hubungan pengetahuan lanjut usia tentang komsumsi kunyit terhadap pencegahan Gastritis dengan menggunakan uji chi-square dengan tingkat kepercayaan 95% dan df=2 diperoleh x2 hitung (9.479) > ????2 tabel (5.991), ada hubungan sikap tentang komsumsi kunyit terhadap pencegahan Gastritis dengan menggunakan menggunakan uji chi-square dengan tingkat kepercayaan 95% dan df=1, diperoleh diperoleh ????2 hitung (10.641) > ????2 tabel (3.841). Diharapkan bagi responden agar lebih aktif dalam mempelajari dan dapat memanfaatkan kearifan lokal yang ada di sekitar dalam pengobatan penyakit Gastritis. Diharapkan bagi pemerintah setempat dan juga petugas kesehatan supaya melakukan sosialisasi dan penyuluhan tentang pencegahan penyakit gastritis sehingga masyarakat tahu khususnya masyarakat yang sudah menderita penyakit gastritis.
HUBUNGAN MEKANISME KOPING DENGAN PASIEN HIPERTENSI KRONIK Simamora, Hengky; Sihite, Helprida; Simamora, Rouli DF; Tambunan, Glorya N; Simbolon, Oknalita
Jurnal STIKes Kesehatan Baru Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Medika Kesehatan Baru
Publisher : Sekolaah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Kesehatan Baru Doloksanggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70751/stikeskbdoloksanggul.v3i2.118

Abstract

Hipertensi merupakan faktor risiko utama kematian di Indonesia dan sering menimbulkan nyeri kepala tipe tegang (Hipertensi kronik). Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan strategi koping dengan nyeri kronik pada pasien hipertensi di Puskesmas Bengkulu. Desain penelitian menggunakan desain kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 170 pasien hipertensi yang mengalami nyeri tension type headache, instrumen yang digunakan berupa kuesioner Brief Cope untuk mengukur strategi koping dan Numeric Rating Scale (NRS) untuk menilai tingkat nyeri hipertensi . Hasil menunjukkan adanya hubungan signifikan, di mana strategi koping adaptif berkaitan dengan intensitas nyeri yang lebih rendah. Penerapan strategi koping adaptif penting untuk membantu pasien hipertensi mengendalikan stres dan mengurangi gejala nyeri kepala.