Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Setawar Abdimas

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI KEWIRAUSAHAAN PRODUKSI KERUPUK MERAH DESA TIMBUL REJO CURUP Ummi Kalsum; Meirani; Hilyati Milla; Erwani Yusuf; Novita
Setawar Abdimas Vol. 3 No. 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah BengkuluUniversitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/sa.v3i3.5937

Abstract

Warga di lingkungan  RT 01 RW 02 Timbul Rejo mayoritas mata pencaharian adalah Petani. Program pemberdayaan masyarakat dalam pembuatan kerupuk merah sebagai usaha skala rumahan diharapkan mampu meningkatkan       kesejahteraan warga lingkungan Timbul Rejo. Produksi kerupuk yang dilakukan warga masih kategori sederhana. Mulai dari proses pengemasan menggunakan plastik dan tanpa merk yang dicantumkan, sehingga makanan kerupuk ini kurang menarik konsumen dan mudah rusak. Terlebih lagi warga yang ada disana tidak bisa menjual dengan harga yang layak sesuai dengan tenaga dan waktu yang telah mereka kerjakan. Permasalahan lain yang muncul terkendala dengan dana (modal). Warga RT 01 RW 02 Timbul Rejo sebagian besar juga tidak terlalu pandai menggunakan media sosial untuk berjualan secara online, mereka juga tidak memiliki dana yang cukup untuk pembiayaan produksi mereka agar layak bersaing di pasaran. Hal  ini  bertujuan  untuk  memberikan pengetahuan  dan  keterampilan  dalam  mengembangkan  kreativitas  Warga RT 01 RW 02 Timbul Rejo dengan   membuat usaha  Kerupuk Merah dari Ubi Kayu.   Kegiatan   ini   menggunakan   metode sosialisasi,   dan   praktik   langsung.   Pemilihan   metode   ini   dilakukan   agar   Warga RT 01 RW 02 Timbul Rejo,  mudah  mempunyai  keterampilan  membuat  usaha Kerupuk Merah  dan berkreativitas.   Perencanaan   meliputi:   Penyusunan   jadwal,   penyusunan   materi,   menyiapkan sarana   dan   prasarana   pendukung   kegiatan,   seperti:   Ubi Kayu,   sagu,   garam, pewarna merah dan   bahan pendukung lainnya. Berdasarkan kondisi lingkungan diatas maka melalui pemberdayaan masyarakat akan dilakukan kegiatan penyuluhan kewirausahaan berupa pelatihan pembuatan kerupuk merah, pengemasan dan pemasaran kerupuk merah yang lebih menarik dan inovatif.  Setelah pelatihan ini diharapkan warga memperoleh ilmu dan wawasan kewirausahaan serta manajemen yang baik dalam penjualan kerupuk merah. Kata kunci : Pemberdayaan, Kerupuk, Wirausaha
PERAN MAHASISWA KAMPUS MENGAJAR ANGKATAN 7 DALAM ADAPTASI TEKNOLOGI CANVATERHADAP GURU DI SMPN 39 BENGKULU UTARA Fantika Mella Andini; Nasral; Hilyati Milla
Setawar Abdimas Vol. 3 No. 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah BengkuluUniversitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/sa.v3i2.6621

Abstract

Pendidikan merupakan sebagai pondasi utama bagi kemajuan suatu negara, tak hanya itu salah satunya untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat tetapi juga menentukan daya saing suatu bangsa di panggung global. Pembangunan pendidikan nasional tidak terlepas dari kualitas guru dalam menggunakan teknologi informasi dan komunikasi terhadap tujuan pendidikan. Program Merdeka Belajar – Kampus Merdeka (MBKM) berupaya mengatasi masalah yang terjadi di sekolah dengan menugaskan para mahasiswa untuk mendukung kegiatan belajar mengajar di Sekolah Menengah Pertama salah satunya adalah SMPN 39 Bengkulu Utara. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa ikut terjun dan bertanggung jawab dalam membantu sekolah dalam mengembangkan bidang literasi, numerasi, maupun adaptasi teknologi. Fokus kegiatan ini yaitu pada peran mahasiswa kampus mengajar angkatan 7 terhadap adaptasi teknologi khusnya aplikasi canva terhadap guru di SMPN 39 Bengkulu Utara serta dampaknya terhadap guru setelah adanya pendampingan dari mahasiswa kampus mengajar. Kegiatan ini menerapkan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari dilakukanya kegiatan ini menunjukkan pendampingan aplikasi canva terhadap guru membawa dampak yang signifikan seperti guru menjadi lebih percaya diri dan tertarik dalam mengembangkan keterampilan dalam memanfaatkan teknlogi contohnya menggunakan aplikasi canva dalam kinerjanya. Kata kunci: Adaptasi Teknologi, Aplikasi Canva, Guru.
PENGENALAN NILAI NILAI PENDIDIKAN DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA SDN 159 REJANG LEBONG Herni Puspita Sari; Ade Irma Suryani; Hilyati Milla
Setawar Abdimas Vol. 4 No. 1 (2025): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah BengkuluUniversitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/sa.v4i1.7150

Abstract

Pembentukan karakter siswa SDN 159 Rejang lebong merupakan salah satu tujuan utama dalam pendidikan, yang bertujuan untuk mengembangkan individu yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki moralitas yang tinggi. Implementasi nilai-nilai pendidikan dalam pembentukan karakter siswa mencakup penanaman nilai-nilai seperti kejujuran, disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan rasa hormat. Kegiatan ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana nilai-nilai pendidikan diimplementasikan dalam pembentukan karakter siswa, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung dan menghambat proses tersebut. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi para pendidik dalam mengoptimalkan strategi pendidikan karakter di sekolah. Pendidikan karakter memiliki peranan penting dalam pembinaan moral siswa yang berkaitan dengan konsep moral, sikap moral, dan perilaku moral. Ketiga aspek tersebut harus mendapat dikembangkan agar dapat mewujudkan siswa yang berkarakter mulia. Sehubungan dengan konsep manajemen sekolah pendidikan karakter perlu diinternalisasikan melalui kegiatan pembelajaran, kegiatan ekstrakurikuler, dan kegiatan intrakurikuler. Pembentukan karakter melalui faktor lingkungan dapat dilakukan melalui beberapa strategi, antara lain yaitu, observasi keteladanan, pelaksana dan cerita , cerita dan yang dilakukan secara konsisten dan penguatan. Dengan kata lain, perkembangan dalam pembentukan karakter memerlukan keteladanan yang ditularkan, intervensi melalui proses pembelajaran, pelatihan, pembiasaan terus-menerus dalam jangka panjang yang dilakukan secara kontinu dan penguatan, serta harus diimbangi dengan nilai-nilai luhur.
PENGELOLAAN MASJID NURUL ISLAM SEBAGAI PUSAT PENDIDIKAN ISLAM DALAM MEMBENTUK KARAKTER UMAT DI REJANG LEBONG Faizhal Febrian Tsany; Meirani; Hilyati Milla; Mariska Pratimi
Setawar Abdimas Vol. 4 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah BengkuluUniversitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/sa.v4i2.7148

Abstract

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengoptimalkan fungsi Masjid Nurul Islam di Kecamatan Pasar Tengah, Kabupaten Rejang Lebong, sebagai pusat pendidikan Islam dalam membentuk karakter masyarakat. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan program meliputi tiga tahapan utama Perencanaan kegiatan, mencakup penyusunan program pengajaran dan pembinaan karakter yang berbasis nilai-nilai Islam, Silaturrahim dan wawancara bersama imam masjid, guna menggali informasi mendalam terkait kondisi masjid, tantangan, serta kebutuhan pendidikan dan pembinaan masyarakat di sekitar masjid, Pelaksanaan kegiatan, yang terdiri dari Pengajian rutin Majelis Ta’lim, dengan tema-tema akidah, akhlak, dan fiqih sehari-hari. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa Masjid Nurul Islam memiliki peran strategis sebagai pusat pendidikan Islam yang aktif dan mampu meningkatkan kesadaran serta partisipasi masyarakat. Beberapa hasil yang jelas dari kegiatan ini antara lain Peningkatan jumlah peserta TPQ sebesar 40%, dari semula 25 anak menjadi 35 anak dalam waktu dua bulan, Keterlibatan aktif masyarakat dalam pengajian meningkat, terlihat dari kehadiran jamaah pengajian yang sebelumnya rata-rata 15 orang kini menjadi lebih dari 30 orang setiap sesi, Pembentukan kelompok remaja masjid (Remas) yang terstruktur, dengan program mingguan seperti kajian remaja dan pelatihan baca Al-Qur’an, Terjalinnya kolaborasi antara mahasiswa dan pengurus masjid, yang menghasilkan program kerja bersama selama tiga bulan ke depan untuk pengembangan kegiatan keagamaan, Peningkatan literasi keislaman masyarakat, yang tercermin dalam wawancara pasca-kegiatan, di mana 80% responden menyatakan mendapatkan pemahaman baru yang bermanfaat dari kegiatan-kegiatan yang diadakan.
EDUKASI PENTINGNYA PENCEGAHAN PENYAKIT CAMPAK, DBD, DAN CACAR SEBAGAI INVESTASI SUMBER DAYA MANUSIA (ANAK) DI DESA PERIANG Ummi Kalsum; Mardiansyah, Julian; Meirani; Hilyati Milla
Setawar Abdimas Vol. 5 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah BengkuluUniversitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/sa.v5i1.7094

Abstract

Penyakit menular dapat berpindah dari satu individu ke individu yang lain, penularannya  bisa melalui manusia maupun hewan. Jika tidak ditangani dengan baik akan menyebabkan prevalensi penyakit semakin bertambah hingga angka kematian menjadi meningkat. Tujuan kegiatan ini untuk memberikan edukasi pencegahan penyakit campak, DBD, dan cacar. Kegiatan ini dilakukan di Desa Periang dengan sasaran anak-anak. edukasi dilakukan dengan metode ceramah yang dilakukan sebanyak satu kali pertemuan dengan durasi waktu  60 menit. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa sebelum diberikan edukasi, anak-anak di Desa Periang memiliki tingkat pengetahuan yang rendah dan sikap yang negatif terhadap pencegahan penyakit campak, DBD, dan cacar. Setelah diberikan edukasi, terjadi peningkatan pengetahuan dan perubahan sikap menjadi lebih positif. Hal ini menunjukkan bahwa edukasi berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap anak dalam pencegahan penyakit campak, DBD, dan cacar di Desa Periang.
IN HOUSE TRAINING (IHT) RAPOR PENDIDIKAN SEBAGAI SUMBER DATA PERENCANAAN SERTA PENYUSUNAN RENCANA HASIL KERJA (RHK) BAGI GURU SD DAN SMP Asmi Astuti; Yesi Susilawati; Atik Maryanti; Hilyati Milla; Apriza Fitriani
Setawar Abdimas Vol. 5 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah BengkuluUniversitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/sa.v5i1.8394

Abstract

Kegiatan In House Training (IHT) ini merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam memanfaatkan Rapor Pendidikan sebagai sumber data utama untuk perencanaan dan penyusunan Rencana Hasil Kerja (RHK) guru di tingkat SD dan SMP. Bertempat di SMP Negeri 20 Lebong, kegiatan ini menyasar guru SD dan SMP, dengan pendekatan partisipatif dan praktik langsung. Guru dibekali pemahaman tentang indikator dalam Rapor Pendidikan, cara mengidentifikasi masalah prioritas sekolah, serta menyusun RHK yang kontekstual, terukur, dan relevan dengan kebutuhan peserta didik. Rapor Pendidikan dari Kemendikbudristek menjadi instrumen eviden yang merefleksikan capaian dan tantangan pembelajaran di satuan pendidikan. IHT dilaksanakan satu hari penuh melalui sesi materi, diskusi, praktik, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman guru terhadap penggunaan data Rapor Pendidikan serta mendorong budaya reflektif dan kolaboratif dalam merancang strategi peningkatan mutu pembelajaran. Kesimpulannya, IHT ini terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi guru dan direkomendasikan untuk diterapkan secara berkelanjutan demi mendukung transformasi pendidikan yang lebih baik, merata, dan berkelanjutan di tingkat satuan pendidikan dasar dan menengah.