Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Rancang Bangun Overhead Crane Berbasis PLC Outseal Menggunakan Control Scada Haiwell Prasetyo, Muhammad Romadhoni Eko; Abidin , Zainal; Budi Laksono , Arief
Jurnal FORTECH Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal FORTECH
Publisher : FORTEI (Forum Pendidikan Tinggi Teknik Elektro Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56795/fortech.v6i2.6103

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem kontrol otomatis pada overhead crane berbasis PLC Outseal yang terintegrasi dengan SCADA Haiwell. Sistem ini dirancang sebagai solusi untuk meningkatkan efisiensi, keselamatan, dan kemudahan dalam pengoperasian alat angkut beban di lingkungan industri, terutama pada industri berskala kecil hingga menengah. Penggunaan PLC Outseal sebagai kontrol utama memungkinkan pemrosesan sinyal dari berbagai input seperti push button, limit switch, dan sensor loadcell, kemudian mengatur output berupa motor DC yang menggerakkan crane secara akurat. SCADA Haiwell digunakan sebagai antarmuka untuk melakukan pemantauan dan pengendalian sistem secara real-time melalui protokol komunikasi RS-485. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi tahap perancangan hardware dan software, integrasi sistem, serta pengujian fungsional dari setiap komponen. Pengujian sistem menunjukkan bahwa semua fungsi utama berjalan dengan baik, termasuk gerakan naik-turun (hoisting), gerakan horizontal (traversing), dan gerakan memanjang (longitudinal). Selain itu, sistem proteksi beban berlebih yang dikendalikan oleh sensor loadcell dan limit switch mampu bekerja dengan baik dalam mencegah kerusakan akibat overload. Hasil akhir menunjukkan bahwa sistem overhead crane ini berhasil beroperasi secara otomatis dan efisien, dengan dukungan visualisasi SCADA yang interaktif. Sistem ini dapat menjadi referensi pengembangan otomasi industri dengan biaya rendah namun tetap andal.
Rancang Bangun Overhead Crane Berbasis PLC Outseal Menggunakan Control Scada Haiwell Prasetyo, Muhammad Romadhoni Eko; Abidin , Zainal; Budi Laksono , Arief
Jurnal FORTECH Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal FORTECH
Publisher : FORTEI (Forum Pendidikan Tinggi Teknik Elektro Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56795/fortech.v6i2.6103

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem kontrol otomatis pada overhead crane berbasis PLC Outseal yang terintegrasi dengan SCADA Haiwell. Sistem ini dirancang sebagai solusi untuk meningkatkan efisiensi, keselamatan, dan kemudahan dalam pengoperasian alat angkut beban di lingkungan industri, terutama pada industri berskala kecil hingga menengah. Penggunaan PLC Outseal sebagai kontrol utama memungkinkan pemrosesan sinyal dari berbagai input seperti push button, limit switch, dan sensor loadcell, kemudian mengatur output berupa motor DC yang menggerakkan crane secara akurat. SCADA Haiwell digunakan sebagai antarmuka untuk melakukan pemantauan dan pengendalian sistem secara real-time melalui protokol komunikasi RS-485. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi tahap perancangan hardware dan software, integrasi sistem, serta pengujian fungsional dari setiap komponen. Pengujian sistem menunjukkan bahwa semua fungsi utama berjalan dengan baik, termasuk gerakan naik-turun (hoisting), gerakan horizontal (traversing), dan gerakan memanjang (longitudinal). Selain itu, sistem proteksi beban berlebih yang dikendalikan oleh sensor loadcell dan limit switch mampu bekerja dengan baik dalam mencegah kerusakan akibat overload. Hasil akhir menunjukkan bahwa sistem overhead crane ini berhasil beroperasi secara otomatis dan efisien, dengan dukungan visualisasi SCADA yang interaktif. Sistem ini dapat menjadi referensi pengembangan otomasi industri dengan biaya rendah namun tetap andal.
Algoritma Moral: Rekonstruksi Agency Etis Peserta Didik Dalam Pendidikan Agama Islam Di Era Kecerdasan Buatan Shalih, Badrus; Marzuqi Marzuqi; Abidin , Zainal
Journal of Society and Scientific Studies Vol 2 No 2: April 2026
Publisher : PT. Banjarese Pacific Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62504/scientiva36

Abstract

The rapid advancement of artificial intelligence (AI) carries profound implications for the moral and ethical order of students, particularly within the context of Islamic Religious Education (PAI). This study aims to analyze AI’s disruption of students’ moral development, conduct an epistemological critique of existing PAI approaches, and formulate a model for reconstructing ethical agency based on Islamic values. Using a conceptual qualitative approach through library research, this study integrates perspectives from Islamic moral philosophy, contemporary moral agency theory, and critical analysis of digital education literature. The findings reveal that AI has created a condition of “algorithmic moral passivity,” in which students tend to delegate ethical deliberation to automated systems, resulting in the erosion of moral ijtihad capacity. Grounded in Islamic concepts of ‘aql, nafs, and ikhtiyar, this research proposes a Model of Ethical Agency Reconstruction (MRAE) comprising three dimensions: digital tazkiyatun nafs, technology fiqh, and algorithmic musyawarah. This model is intended to serve as an operational framework for PAI teachers in responding to AI-era challenges in a transformative and contextual manner.
Rancang Bangun Alat Pemantau Blind Spot Pada Kendaraan Besar Berbasis Internet Of Things (IoT) Waliudddin, Aubait; Abidin , Zainal; Aisyatul Faroh, Rifky
Jurnal FORTECH Vol. 7 No. 1 (2026): In Progress
Publisher : FORTEI (Forum Pendidikan Tinggi Teknik Elektro Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56795/fortech.v7i1.7104

Abstract

Blind spot atau titik buta adalah area di sekitar kendaraan yang tidak dapat terlihat langsung oleh pengemudi, baik melalui pandangan mata maupun kaca spion. Kondisi ini terutama sering terjadi pada kendaraan berukuran besar seperti truk dan bus, dan menjadi salah satu faktor utama penyebab kecelakaan lalu lintas. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini dilakukan untuk merancang dan membangun alat pemantau blind spot berbasis Internet of Things (IoT) dengan tujuan meningkatkan keselamatan berkendara serta mengurangi risiko kecelakaan. Sistem ini dirancang menggunakan mikrokontroler ESP32, sensor ultrasonik HC-SR04, sensor inframerah Sharp GP2Y0A21YK0F, dan modul GPS Ublox Neo-6M untuk mendeteksi objek sekaligus melacak posisi kendaraan secara real-time. Output dari sistem ditampilkan melalui LED, buzzer, LCD, serta notifikasi aplikasi Telegram Bot. Uji coba menunjukkan bahwa sistem mampu mendeteksi objek di area blind spot dengan tingkat akurasi yang baik dan memberikan peringatan secara real-time kepada pengemudi. Dengan demikian, implementasi sistem ini diharapkan dapat membantu pengemudi kendaraan besar dalam mengantisipasi potensi bahaya akibat blind spot.
Rancang Bangun Alat Pemantau Blind Spot Pada Kendaraan Besar Berbasis Internet Of Things (IoT) Waliudddin, Aubait; Abidin , Zainal; Aisyatul Faroh, Rifky
Jurnal FORTECH Vol. 7 No. 1 (2026): In Progress
Publisher : FORTEI (Forum Pendidikan Tinggi Teknik Elektro Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56795/fortech.v7i1.7104

Abstract

Blind spot atau titik buta adalah area di sekitar kendaraan yang tidak dapat terlihat langsung oleh pengemudi, baik melalui pandangan mata maupun kaca spion. Kondisi ini terutama sering terjadi pada kendaraan berukuran besar seperti truk dan bus, dan menjadi salah satu faktor utama penyebab kecelakaan lalu lintas. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini dilakukan untuk merancang dan membangun alat pemantau blind spot berbasis Internet of Things (IoT) dengan tujuan meningkatkan keselamatan berkendara serta mengurangi risiko kecelakaan. Sistem ini dirancang menggunakan mikrokontroler ESP32, sensor ultrasonik HC-SR04, sensor inframerah Sharp GP2Y0A21YK0F, dan modul GPS Ublox Neo-6M untuk mendeteksi objek sekaligus melacak posisi kendaraan secara real-time. Output dari sistem ditampilkan melalui LED, buzzer, LCD, serta notifikasi aplikasi Telegram Bot. Uji coba menunjukkan bahwa sistem mampu mendeteksi objek di area blind spot dengan tingkat akurasi yang baik dan memberikan peringatan secara real-time kepada pengemudi. Dengan demikian, implementasi sistem ini diharapkan dapat membantu pengemudi kendaraan besar dalam mengantisipasi potensi bahaya akibat blind spot.