Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

PENGGUNAAN MEDIA MONTASE UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATA PELAJARAN IPA Mira Azizah; Rofian Rofian; Inggi Rosiamali Sholikhah
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Guru Sekolah Dasar (JPPGuseda) Vol 4, No 1 (2021): Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Guru Sekolah Dasar (JPPGuseda)
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/jppguseda.v4i1.3279

Abstract

USE OF MONTASE MEDIA TO IMPROVE STUDENTS' CRITICAL THINKING ABILITY IN NATURAL SCIENCE SUBJECTSThe background of this research was due to the low level of students' critical thinking skills in science subjects and the low utilization of montage media during learning. The purpose of this study was to determine the use of montage media to improve students' critical thinking skills in science subjects. This type of research is an experiment using a quantitative approach with the One Group pretest-posttest design. The population in this study were students of class V SD Negeri 02 Tanjungsari Pemalang, totaling 24 students. The sample in this study were students of class V SD Negeri 02 Tanjungsari Pemalang, totaling 24 students. The data were collected using a critical thinking skill description test. Data were analyzed by statistical analysis, gain score test, and t test. Based on the results of the analysis, it shows that there is an increase in students' critical thinking skills in science subjects using montage media with the results obtained at tcount = 9.64581 t table = 2.06866. Students' critical thinking skills have increased with the n gain test obtained by 16 students (66.7%) in the Medium category. The results of this study concluded that the use of montage media could improve students' critical thinking skills in science subjects.
Analisis Pola Asuh Orang Tua Terhadap Motivasi Belajar Siswa Tri Nur Fadhilah; Diana Endah Handayani; Rofian Rofian
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 2 No. 2 (2019): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v2i2.17916

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pola asuh yang diterapkan oleh orang tua terhadap motivasi belajar siswa kelas IV SD Negeri 01 Wonogiri Kabupaten Pemalang tahun pelajaran 2018/2019. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah 6 siswa kelas IV. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumen. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pola asuh berbeda-beda yang diterapkan orang tua. Pola asuh demokratis lebih banyak diterapkan oleh orang tua, menyusul pola asuh otoriter dan permisif. 4 orang tua dengan pola asuh demokratis, 1 orang tua dengan pola asuh otoriter dan 1 orang tua dengan pola asuh permisif. Siswa dengan pola asuh otoriter dan demokratis mempuyai motivasi belajar yang baik dan cukup. Sedangkan siswa dengan pola asuh permisif mempunyai motivasi yang kurang. Berdasarkan penelitian, dapat disimpulkan bahwa pola asuh dan peran serta orang tua berpengaruh terhadap motivasi belajar siswa.
Pelaksanaan Pembelajaran Seni Budaya dan Prakarya Dalam Membentuk Karakter Kerjasama Siswa Kelas V SD Negeri 02 Kluwan Penawangan Tri Afia Roisaningrum; Filia Prima Artharina; Rofian Rofian
BASIC Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 2, No 1 (2021): Maret 2021
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/dwijaloka.v2i1.942

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran Seni Budaya dan Prakarya (SBdP) materi seni tari pada siswa kelas V SD Negeri 02 Kluwan Penawangan serta untuk Mendeskripsikan bentuk karakter kerjasama siswa kelas V dalam pembelajaran Seni Budaya dan Prakarya (SBdP) materi seni tari SD Negeri 02 Kluwan Penawangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2019/2020 di kelas V SD Negeri 02 Kluwan Penawaangan Kabupaten Grobogan, dengan jumlah peserta didik 23 siswa yang terdiri dari 14 siswa laki-laki dan 9 siswa perempuan diambil sampel siswa antara lain 5 siswa laki-laki dan siswa perempuan. Data dalam penelitian ini adalah data kualitatif yang diperoleh melalui hasil observasi, wawancara, dokumentasi, dan catatan lapangan. Sumber data diperoleh dari Kepala Sekolah, Guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Pelaksanaan pembelajaran Seni Budaya dan Prakarya (SBdP) materi seni rupa, seni musik,dan seni tari siswa kelas V di SD Negeri 02 Kluwan Penawangan berlangsung dalam kegiatan belajar mengajar di kelas yang meliputi kegiatan pra pembelajaran, awal, inti, dan akhir. Pembelajaran SBdP materi seni rupa, senin musik dan tari didukung dengan komponen yang meliputi tujuan, materi, metode, dan media. 2) Bentuk karakter kerjasama siswa kelas V di SD Negeri 02 Kluwan Penawangan yang tampak pada pelaksanaan pembelajaran SBdP berupa menghargai hasil karya orang lain, menampilkan hasil karya sesuai giliran, berbagi tugas sesuai tanggung jawab, berpartisipasi dalam menyelesaikan tugas, berupaya mencapai keberhasilan bersama, dan berupaya menghindari konflik.Kata kunci: Pembelajaran; Seni Budaya; Seni Tari; 
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN SENI BUDAYA DAN PRAKARYA DALAM MEMBENTUK KARAKTER KERJASAMA SISWA KELAS V SD NEGERI 02 KLUWAN PENAWANGAN TRI AFIA ROISANINGRUM; FILIA PRIMA ARTHARINA; ROFIAN ROFIAN
BASIC Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/dwijaloka.v1i1.1586

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran Seni Budaya dan Prakarya (SBdP) materi seni kriya anyaman pada siswa kelas V SD Negeri 02 Kluwan Penawangan serta untuk Mendeskripsikan bentuk karakter kerjasama siswa kelas V dalam pembelajaran Seni Budaya dan Prakarya (SBdP) materi seni kriya anyaman SD Negeri 02 Kluwan Penawangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2019/2020 di kelas V SD Negeri 02 Kluwan Penawangan Kabupaten Grobogan, dengan jumlah peserta didik 23 siswa yang terdiri dari 14 siswa laki-laki dan 9 siswa perempuan diambil sampel 5 siswa antara lain 3 siswa laki-laki dan 2 siswa perempuan. Data dalam penelitian ini adalah data kualitatif yang diperoleh melalui hasil observasi, wawancara, dokumentasi, dan catatan lapangan. Sumber data diperoleh dari Kepala Sekolah, Guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Pelaksanaan pembelajaran Seni Budaya dan Prakarya (SBdP) materi seni kriya anyaman siswa kelas V di SD Negeri 02 Kluwan Penawangan berlangsung dalam kegiatan belajar mengajar di kelas yang meliputi kegiatan pra pembelajaran, awal, inti, dan akhir. Pembelajaran SBdP materi seni kriya anyaman didukung dengan komponen yang meliputi tujuan, materi, metode, dan media. 2) Bentuk karakter kerjasama siswa kelas V di SD Negeri 02 Kluwan Penawangan yang tampak pada pelaksanaan pembelajaran SBdP berupa menghargai hasil karya orang lain, menampilkan hasil karya sesuai giliran, berbagi tugas sesuai tanggung jawab, berpartisipasi dalam menyelesaikan tugas, berupaya mencapai keberhasilan bersama, dan berupaya menghindari konflik.Kata Kunci: Pembelajaran, Seni Budaya, Seni kriya Anyaman 
ANALISIS MATERI PEMBELAJARAN IPS TEMA 4-5 KELAS IV SD PADA BUKU PENERBIT KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN RIKA KRISANTI; WAWAN PRIYANTO; ROFIAN ROFIAN
BASIC Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/dwijaloka.v1i1.1577

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh perubahan penyampaian mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) yang mulanya disampaikan dengan mata pelajaran berubah menjadi tematik. Hal ini sangat memengaruhi penggunaan buku ajar. Dalam perubahan ini buku ajar yang digunakan tentunya buku ajar tematik. Buku ajar tematik sendiri ada banyak yang digunakan di sekolah. Akan tetapi, buku ajar tematik terbitan Kemendikbud yang banyak di gunakan sekolah-sekolah. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis tentang materi pembelajaran Ilmu Pengetahuaan Sosial (IPS) pada buku ajar tema 4 dan 5 Kelas IV semester I Penerbit Kemendikbud. Metode penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini berupa hasil studi dokumentasi dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa materi pembelajaran Pengetahuan Sosial (IPS) yang disampaikan pada buku ajar tema 4 dan 5 kelas IV semester I terbitan Kemendikbud yaitu mencakup ruang lingkup Ekonomi dan Sejarah. Pada tema 4 ruang lingkupnya adalah Ekonomi dan tema 5 ruang lingkupnya adalah Sejarah. Kesimpulan dari penelitian ini adalah mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dalam buku ajar tematik kelas IV tema 4 dan 5 terbitan Kemendikbud terdapat di setiap subtema. Akan tetapi, materi Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) hanya muncul pada pembelajaran 1 dan 5.Kata Kunci: Pembelajaran IPS, Buku ajar, pembelajaran tematik
Penggunaan Media Montase untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa pada Mata Pelajaran IPA Kelas V Fakinatul Izzun Himmah; Rofian Rofian; Mira Azizah
BASIC Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 2, No 1 (2021): Maret 2021
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/dwijaloka.v2i1.939

Abstract

Latar belakang yang mendorong penelitian ini adalah rendahnya minat belajar siswa. Hal tersebut disebabkan karena kurangnya penggunaan media pembelajaran yang mendukung pada mata pelajaran IPA, IPA dipandang sebagai mata pelajaran yang kurang diminati, sulit dipahami dan membosankan oleh sebagian besar siswa. Sehingga pada saat pembelajaran siswa mudah merasa jenuh, mudah mengantuk, kurang aktif, dan kurang antusias dalam mengikuti pembelajaran. Tujuan yang ingin dicapai penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan penggunaan media montase terhadap minat belajar siswa pada mata pelajaran IPA kelas V SD Negeri 02 Tanjungsari Pemalang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain Pre-Experimental dengan model One Group Pretest-Posttest. Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas V SD Negeri 02 Tanjungsari Pemalang. Sampel yang diambil adalah semua siswa kelas V SD Negeri 02 Tanjungsari Pemalang yang berjumlah 24 siswa dengan menggunakan teknik Non Probability Sampling yang merupakan jenis sampling jenuh. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis data menggunakan uji t diperoleh hasil  sebesar 10,305 dan koefisien signifikan pada taraf 5% dan db = 24 – 1 = 23 maka diperoleh  sebesar 2,06866 jadi nilai  >  maka  ditolak dan  diterima artinya penggunaan media montase dapat meningkatkan minat belajar siswa. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa penggunaan media montase dapat  meningkatkan minat belajar siswa pada mata pelajaran IPA kelas V SD Negeri 02 Tanjungsari Pemalang.            Kata Kunci: Media montase, Minat Belajar Siswa, IPA 
KEEFEKTIFAN MODEL PROJECT BASED LEARNING BERBANTU MEDIA MONTASE TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA MUATAN TEMATIK KELAS 3 SD NEGERI KEMIRI 01 BATANG LAILATUNNISFI LAILATUNNISFI; ROFIAN ROFIAN; DIANA ENDAH HANDAYANI
BASIC Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/dwijaloka.v1i1.1580

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pembelajaran yang berpusat pada guru dan penyampaian pada kegiatan pembelajaran yang masih menggunkan metode ceramah, sedangkan pada kurikulum 2013 pembelajaran harus berpusat kepada siswa. Berdasarkan hasil penelitian ini saran Permasalahan yang dikaji adalah apakah penggunaan model pembelajaran project based learning dapat meningkatkan hasil belajar muatan tematik pembelajarn 1 sampai 3 kelas 3 SD Negeri Kemiri 01 Batang dan mengatahui keefektifan dari model project based learning tersebut.Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dalam bentuk pre-expirimental design dengan jenis One-Group Pretest-Posttest Design populasi pada penelitian ini yaiutu kela 3 dengan sampel berjumlah 24 siswa dengan menggunakan teknik sampling jenuh. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, metode tes (pretest-posttest) dan dokumentasi. Instrument dalam penelitian ini adalah tes berupa pilihan ganda yang telah diuji validitas, reliabilitas, taraf kesukaran, dan daya pembeda.Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti, data yang diperoleh tentang hasil perhitungan rata-rata nilai pretest yaitu 70 dan rata-rata nilai posttest yaitu 90. Dari hasil perhitungan uji t dengan dk=23 dan taraf nyata maka diperoleh nilai 〖 t〗_(tabel ) = 2,068, hasil perhitungan uji t diperoleh nilai t_(hitung )= 5,839. Karena t_hitung > t_tabel yaitu 5,839 > 2,068, maka hipotesis dapat diterima.Dengan demikian dapat disimpulkan model project based learning berbantu media montase efektif terhadap hasil belajar muatan tematik kelas 3 SD Negeri Kemiri 01 Batang.Berdasarkan hasil penelitian ini saran yang dapat disampaikan adalah pembelajaran dengan menggunakan model project based learning berbantu media montase dapat dijadikan inovatif pembelajaran yang menyenangkan, aktif serta mningkatkan kreativitas peserta didik.Kata Kunci: project based learning, media montase, muatan tematik 
Pengembangan Multimedia Interaktif Berbasis Articulate Storyline Pada Mata Pelajaran SBdP Materi Montase Kelas IV Sekolah Dasar Lutfi Anwar Asrori; Rofian Rofian; Wawan Priyanto
DIKDAS MATAPPA: Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Vol 5, No 1 (2022): Maret
Publisher : STKIP Andi Matappa Pangkep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/dikdas.v5i1.1463

Abstract

The purpose of this study was to determine the characteristics of the interactive multimedia development based on Articulate Storyline in the subject of SBdP montage material and to determine the validity and practicality of interactive multimedia based on Articulate Storyline which was developed. This type of research is research and development or Research and Development (R&D). The procedure in this study uses the Borg and Gall research and development model until the 5th stage, namely research and information collecting, planning, develop preliminary form of product, preliminary field testing, main product revision. Data was collected through observation, interviews, questionnaires, and documentation. The results of data analysis showed that the average results of the media expert validation questionnaire were 83.47% with the criteria of "very good", material validation 94.66%, with the criteria of "very good", the teacher's response 96% with the criteria of "very good", the response students 99.3%, with the criteria of "very good". The conclusion is that the interactive multimedia based on Articulate Storyline in the SBdP subject of montage material for grade IV elementary school is valid and practical to use in learning.
Pengembangan Media Racing Game Tematik Sub Tema Aturan Keselamatan di Perjalanan Bagi Siswa Kelas 2 Sekolah Dasar Rahajeng Prastiwigari; Filia Prima Artharina; Rofian Rofian
DIKDAS MATAPPA: Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Vol 3, No 2 (2020): September
Publisher : STKIP Andi Matappa Pangkep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/dikdas.v3i2.721

Abstract

The purpose of this study was to determine the valid value and feasibility of developing Thematic Racing Game media as a learning medium on the Safety Themes at Home and on the Travel Themes Safety Rules in Travel for Grade 2 Elementary School students in terms of the validation of media experts, material experts, and acceptance of the media by the teacher as well as student responses. The type of research used is the Research and Development (RnD) research proposed by Borg and Gall with modifications to the initial field trials and revision of trial results based on preliminary field trial analysis including: (1) Research and information collecting, (2) Planning, (3) Developmet preliminary form a product, (4) preliminary field testing, (5) Main product revision. Data collection was carried out through interview techniques and questionnaires / questionnaires to teachers and students of grade 2 SD Negeri 1 Wanayasa and SD Negeri 3 Wanayasa, Banjarnegara Regency. The results showed that the assessment of the validation test by media experts obtained a percentage of 96.73% with very good criteria and the validation test by material experts obtained an average percentage of 94.30% with very good criteria. The results of field trials obtained a percentage of teacher acceptance of 91.18% with very good criteria and a percentage of student responses with an average acquisition of 96.52% with very good criteria.
PERSEPSI KEGIATAN EKSTRAKULIKULER KESENIAN TERHADAP MINAT DAN KREATIVITAS SISWA SD AL-HUDA SEMARANG Nailul Fauzziyah; Aries Tika Damayani; Rofian Rofian
Jurnal Sinektik Vol. 2 No. 2 (2019): JURNAL SINEKTIK:DESEMBER-2019
Publisher : FKIP, PGSD, Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/js.v2i2.3329

Abstract

This research aimed to determine the perceptual categories of art extracurricular activities in dance and painting on the interest and creativity of Al-Huda Elementary School students in Semarang. The method of this research was quantitative research with a type of descriptive approach. The research instrument was in the form of a questionnaire. The population in this study amounted to 65 students (35 dance students and 30 painting students). The test on the validity used a product moment correlation formula, the test on reliability used an alpha formula and the test on normality used lilifors formula. The results showed that perceptions of dancing extracurricular activities towards the interests was classified to the adequate category (51%), good (20%), less (29%). For the dancing extracurricular activities of dance towards the creativity of students, was classified to the good category (43%), sufficient (40%), less (17%). Whereas for painting extracurricular activities on students’ interest was classified to good (63%), sufficient (27%), less (10%). For painting extracurricular activities painting on the creativity of students was classified to the enough category (47%), good (30%), and less (23%).