Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Katalisator

SUPLEMENTASI SARI DAUN KELOR (Moringa oleifera L.) MENURUNKAN BILANGAN PEROKSIDA DAN ASAM LEMAK BEBAS VCO Nangsih Sulastri Slamet; Ghaitsa Zahira Sopha Yusuf; Fadli Husain; Fihrina Mohamad; Prisca Safriani Wicita; Zulfiayu; Fitriah Ayu Maghfirah Yunus
JURNAL KATALISATOR Vol. 8 No. 1 (2023): Jurnal Katalisator Volume 8 No. 1, April 2023
Publisher : LLDIKTI X Sumbar, Riau, Jambi, Kepri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.741 KB) | DOI: 10.62769/katalisator.v8i1.1698

Abstract

Syarat VCO menurut SNI 7381:2008 yaitu memiliki nilai bilangan peroksida dan kadar asam lemak bebas yang rendah. Permasalahan VCO yang beredar saat ini yaitu pada parameter organoleptik khususnya pada aroma bau tengik yang mempengaruhi kualitas dan penyimpanan. Sehingga untuk mengatasi hal tersebut diperlukan antioksidan alami. Daun kelor merupakan tanaman yang berpotensi sebagai antioksidan alami, sehingga berpotensi dalam menurunkan bilangan peroksida dan asal lemak bebas pada VCO.Penelitian ini bertujuan mengetahui nilai bilangan peroksida dan asam lemak bebas pada VCO yang disuplementasi dengan sari daun kelor (Moringa oleifera L.) menggunakan metode fermentasi.Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen mengunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 formulasi dengan variasi volume penambahan sari daun kelor F1 (0 mL); F2 (50 mL); F3 (100 mL) dan F4 (150 mL). Bilangan peroksida dan asam lemak bebas dianalisis menggunakan metode titrimetri. Analisis data menggunakan uji Kruskal Wallis dan dilanjutkan dengan uji Mann Whitney.Hasil Penelitian: penambahan sari daun kelor dapat menurunkan bilangan peroksida dan asam lemak bebas pada VCO yang dihasilkan. Bilangan peroksida terukur pada F1, F2, F3 dan F4 berturut-turut adalah 5,76; 3,33; 2,42 dan 1,82 meq/kg, sedangkan kadar asam lemak bebas terukur berturut-turut sebesar 0,4; 0,36; 0,31 dan 0,2 %.Kesimpulan: Semakin besar volume sari daun kelor yang ditambahkan maka nilai bilangan peroksida dan kadar asam lemak bebas pada VCO semakin rendah.
PENINGKATAN KELARUTAN SIMVASTATIN MELALUI PENAMBAHAN BAHAN PENGOMPLEKS SULFANILAMID Arlan Imran; Prisca Safriani Wicita; Zulfiayu Sapiun
JURNAL KATALISATOR Vol. 8 No. 1 (2023): Jurnal Katalisator Volume 8 No. 1, April 2023
Publisher : LLDIKTI X Sumbar, Riau, Jambi, Kepri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.034 KB) | DOI: 10.62769/katalisator.v8i1.2205

Abstract

Simvastatin is a drug used to lower cholesterol levels in the blood. The mechanism of action of simvastatin is by inhibiting the enzyme 3-hydroxy-3-methylglutaryl coenzyme A (HMG-CoA) reductase, which competitively inhibits the cholesterol biosynthesis process in the body. Simvastatin is included in the class II BCS (Biopharmaceutics Classification System) drug, which has low water solubility and high permeability. The low solubility of simvastatin in water will affect its bioavailability in the body, which result in a therapeutic effect that is not achieved. Drug complexation is a method used to determine the solubility of a compound by adding a complexing agent. Complexing materials that are often used in other research are materials that do not have therapeutic activity such as cyclodextrin, but ini this study used complexing material from anti-microbial drug class by utilizing the reaction of glucoronide formation in the glucoronic acid structure of sulfanilamide. This research is a quantitative research with a laboratory experimental trial method which aims to see the effect of adding sulfanilamide complexing agents at various concentrations (25 ppm, 50 ppm, 75 ppm, and 100 ppm) on the solubility level of simvastatin using the acid-base titration method. The dissolved simvastatin concentration values ​​for F1, F2, F3, F4, and F5 were 0.261 ± 0.087, respectively; 0.348 ± 0.151; 0.416 ± 0.195; 0.444 ± 0.163; 0.539 ± 0.118. The results obtained showed that the higher concentration of the sulfanilamide complexing agent added, the greater solubility of simvastatin.