Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal of Education Research

Ajaran Penebusan Dosa: Tinjauan Antropologi Teologis Hubungan Manusia dengan Allah (Imamat 16:29-30) Marbun, Ronauli; Halawa, Jonius
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i4.1897

Abstract

Kitab Imamat menyajikan pemahaman tentang relasi manusia dengan Allah dalam konteks ritual dan hukum. Studi tentang analisis antropologi teologis terhadap konsep kekudusan manusia dalam kitab ini masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pemahaman antropologi teologis tentang kekudusan manusia dalam Imamat 16:29-30, dengan fokus pada implikasinya bagi spiritualitas kontemporer. Penelitian ini menggunakan metode analisis teks dan hermeneutik, penelitian ini menggabungkan pendekatan eksegesis historis-gramatikal dengan analisis antropologi budaya untuk mengungkap lapisan makna dalam teks. Kebaruan penelitian memberikan pemahaman komprehensif tentang konsep kekudusan dalam konteks budaya Israel kuno dan relevansinya saat ini. Hasil penelitian yang utama adalah sikap rendah hati dalam praktik penebusan dan pengampunan dosa. Dengan demikian diharapkan berkontribusi pada pengembangan hubungan antropologi teologis yakni agar setiap orang saling merendahkan hati dan memberi pengampunan satu dengan yang lain.
Ajaran Penebusan Dosa: Tinjauan Antropologi Teologis Hubungan Manusia dengan Allah (Imamat 16:29-30) Marbun, Ronauli; Halawa, Jonius
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i4.1897

Abstract

Kitab Imamat menyajikan pemahaman tentang relasi manusia dengan Allah dalam konteks ritual dan hukum. Studi tentang analisis antropologi teologis terhadap konsep kekudusan manusia dalam kitab ini masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pemahaman antropologi teologis tentang kekudusan manusia dalam Imamat 16:29-30, dengan fokus pada implikasinya bagi spiritualitas kontemporer. Penelitian ini menggunakan metode analisis teks dan hermeneutik, penelitian ini menggabungkan pendekatan eksegesis historis-gramatikal dengan analisis antropologi budaya untuk mengungkap lapisan makna dalam teks. Kebaruan penelitian memberikan pemahaman komprehensif tentang konsep kekudusan dalam konteks budaya Israel kuno dan relevansinya saat ini. Hasil penelitian yang utama adalah sikap rendah hati dalam praktik penebusan dan pengampunan dosa. Dengan demikian diharapkan berkontribusi pada pengembangan hubungan antropologi teologis yakni agar setiap orang saling merendahkan hati dan memberi pengampunan satu dengan yang lain.