Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Moderasi Beragama dalam Pelaksanaan Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di Jenjang SMA/SMK Armedi, Rama; Evinda, Annisa Aulia; Priyono, Agung; Fawazi, Ilham; Apriansyah, Apriansyah
Journal of Instructional and Development Researches Vol. 5 No. 5 (2025): October
Publisher : Yayasan Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jider.v5i5.593

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis buku ajar PAI dan budi pekerti untuk SMA/SMK kelas X terkait nilai-nilai moderasi beragama sebagai upaya penting dalam menangkal paham radikalisme dan perilaku ekstrim yang sudah merambah ke dunia pendidikan. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif deskriptif pendekatan library research dengan langkah awal mengidentifikasi buku ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SMA/SMK Kelas X dan kemudian data diinterpretasikan dan disintesis untuk menganalisis nilai-nilai moderasi beragama yang termanifestasi dalam buku ajar PAI dan budi pekerti untuk SMA/SMK kelas X. Hasil penelitian memaparkan buku ajar PAI dan budi pekerti untuk SMA/SMK kelas X mengandung nilai-nilai moderasi beragama yang kemudian diintegrasikan seperti pembelajaran berbasis toleransi, etika dalam berbisnis, kegigihan dan kesederhanaan, dan aktivitas refleksi dan diskusi. Penelitian ini berkontribusi secara praktis dalam perumusan kebijakan penyusunan materi ajar PAI yang lebih inklusif dan moderat.
Tradisi Ilmiah dan Pendidikan Islam: Integrasi Ilmu Pengetahuan dengan Nilai-Nilai Spiritual Armedi, Rama; Sodikin, Satria; Kawakip, A Nurul
Jurnal Kependidikan Islam Vol. 14 No. 2 (2024): Agustus
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jkpi.2024.14.2.197-206

Abstract

Islamic education is the fundamental basis in making the character and identity of Muslims to always flourish open alongside the development of the times. The complexity of the challenges of Islamic education in the issues of modern society, in order to remain relevant and effective then need adaptation and innovation. The aim of this article is to know and understand Islamic education by integrating science with the values of spirituality as a strategic step in building a generation of Muslims in accordance with the demands of the times. Through a literature review approach, the study analyzes literature related to how to identify gap research and objects to be tackled in the implementation of Islamic education. The results of the research indicate that the concept of Islamic education developed by Syed Muhammad Naquib al-Attas is still relevant to Islamic Education today, namely by developing the potential of the students to be believing and fearful of the One God, being noble, healthy, knowledgeable, competent, creative, independent, and becoming a democratic and responsible citizen. This concept is also in line with the national educational objectives.
Karakteristik Tes yang Baik dan Proses Penyusunan Instrumen Tes untuk Pembelajaran di Sekolah Armedi, Rama
Pendagogia: Jurnal Pendidikan Dasar Vol 5 No 1: April 2025
Publisher : Educational Consultant & Counseling Career (EC3) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Evaluation in learning aims to see the abilities and understanding of students in accordance with the objectives that have been set. Tests as a data collection tool must show the tendencies that exist in their preparation. This paper discusses the characteristics of a good test and the stages of preparing test instruments with a library research approach. The results of this paper state that the characteristics of a good test are tests that meet requirements such as validity, reliability, objectivity, practicality, and economy. And through the steps of its development, namely by determining objectives, developing instrument specifications, choosing the type of instrument, preparing the type of instrument, and testing the instrument. A good test will provide an overview of what needs to be improved regarding evaluation. And a good test can be a powerful tool to improve education.
Penanaman Pendidikan Karakter Religius Melalui Pendidikan Agama Islam dalam Mewujudkan Indonesia Emas 2045 Mubarok, Muhammad Khalivi Abqary; Armedi, Rama; Asrori, Mohammad
Journal of Instructional and Development Researches Vol. 5 No. 6 (2025): December
Publisher : Yayasan Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jider.v5i6.630

Abstract

Visi Indonesia Emas 2045 menghadapi tantangan serius berupa krisis moral dan degradasi karakter, seperti maraknya perundungan, intoleransi, dan kekerasan di kalangan pelajar. Fenomena ini mengindikasikan bahwa pendidikan karakter selama ini cenderung terjebak pada tataran kognitif moral knowing dan belum menyentuh aspek habituasi moral doing. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi dan peran PAI dalam menginternalisasi nilai-nilai karakter religius, khususnya cinta damai, toleransi, dan anti-kekerasan melalui pendekatan etika kebajikan guna membentuk generasi yang unggul dan beradab. Penelitian ini dikaji secara kualitatif dengan metode studi kepustakaan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menelusuri dan mendokumentasikan artikel ilmiah bereputasi dengan rentang publikasi tahun 2020-2025. Teknik analisis data menggunakan content analysis yang meliputi tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PAI efektif mentransformasi pengetahuan agama menjadi watak melalui mekanisme habituasi, keteladanan guru, dan integrasi budaya sekolah. Secara spesifik ditemukan bahwa: 1) Karakter cinta damai diinternalisasi melalui praktik empati dan kolaborasi; 2) Toleransi dibangun melalui pergeseran dari sikap eksklusif ke inklusif lewat interaksi sosial aktif; dan 3) Ekosistem anti-kekerasan dibentuk melalui sinergi landasan teologis dengan kebijakan sekolah yang kondusif (model "Sinergi Teologis-Kultural"). Penelitian ini menyimpulkan bahwa PAI berfungsi strategis sebagai inkubator kesalehan sosial yang menjadi prasyarat kompetensi SDM Indonesia Emas 2045.
ANALISIS HUKUM FOTO PREWEDDING PERSPEKTIF FIKIH KONTEMPORER ARMEDI, RAMA; Mufatihatuttaubah Rorom Ika Putri; Sudirman
Al Maqashidi : Jurnal Hukum Islam Nusantara Vol. 8 No. 2 (2025): Al Maqashidi : Jurnal Hukum Islam Nusantara
Publisher : UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SUNAN GIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/almaqashidi.v8i2.5087

Abstract

Fenomena foto prewedding telah menjadi bagian dari tradisi populer dalam rangkaian pernikahan modern, termasuk di kalangan masyarakat Muslim. Praktik ini kerap dilakukan oleh pasangan calon pengantin sebelum akad nikah sebagai bentuk dokumentasi kebahagiaan, sekaligus digunakan untuk keperluan estetika acara seperti desain undangan, suvenir, hingga dekorasi resepsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hukum foto prewedding berdasarkan pandangan ulama kontemporer. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui studi kepustakaan, dengan sumber data berupa literatur keislaman, pendapat ulama kontemporer, dan referensi ilmiah relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa praktik prewedding yang melibatkan pose mesra, kontak fisik, dan pakaian yang tidak sesuai syariat dinilai haram karena bertentangan dengan prinsip kehati-hatian dan perlindungan terhadap nilai kesucian pernikahan. Namun, terdapat ijtihad alternatif yang membolehkan foto prewedding selama tetap menjaga batas-batas interaksi sesuai syariat, seperti menjaga jarak, menutup aurat, serta menghindari sentuhan fisik dan pose yang menggoda. Selain itu, dapat pula mengganti foto prewedding dengan postwedding untuk menghindari khalwat, dan ikhtilat.