Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

PENGEMBANGAN MODUL AJAR BERBSIS BUDAYA NYIRU JAJE BEJANGKONGAN UNTUK MENINGKATKAN KARAKTER ANAK KELOMPOK B DI TK ISLAM AL-QUDSIYAH PRINGGASELA Lestari, Widia; Nurhasanah; Baiq Nada Buahana
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 No. 03, September 2026 Produce
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.59070

Abstract

This study aims to develop a feasible and effective teaching module based on the Nyiru Jaje Bejangkongan culture. The research uses a Research and Development (R&D) method with the 4D development model, which includes the stages of define, design, develop, and disseminate. The study subjects are 30 children in Group B at TK Islam Al-Qudsiyah Pringgasela. Data collection techniques were carried out through observation, interviews, questionnaires, and documentation. The data were analyzed descriptively and quantitatively to determine the feasibility and effectiveness of the developed module. Research results show that the teaching module based on Nyiru Jaje Bejangkongan culture is very feasible, with a media expert rating of 94% and a material expert rating of 90%. The effectiveness of the teaching module implemented in group B shows that the N-Gain calculation results in a value of 0.3, indicating that the developed teaching module falls into the moderate category. Thus, the Nyiru Jaje Bejangkongan culture-based teaching module is effective and feasible to use in the learning process and can improve children's character, especially in aspects of cooperation, sharing, gratitude, and social care through contextual, enjoyable, and local culture-based learning.
Pemanfaatan Limbah Organik untuk Meningkatkan Kreativitas Anak Kelompok B di TK Mutiara Hati Riskia Dwi Lestari; Baik Nilawati Astini; Baiq Nada Buahana
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025): Special Issue
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jmp.v5i1.8657

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas ini di latar belakangi oleh rendahnya kreativitas anak di TK Mutiara Hati. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kreativitas anak kelompok B melalui pemanfaatan limbah organik dengan metode mengecap daun. Subyek yang di gunakan yaitu kelompok B sebanyak 13 orang. Metode pengumpulan data di lakukan dengan menggunakan observasi dan dokumentasi hasil karya.Teknik analisis data di lakukan secara deskriptif kuantitatif. Penelitian ini di lakukan melalui 3 siklus dengan beberapa tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan,efleksi, dan observasi. Hasil penelitian menujukkan bahwa pada siklus I pelaksanaan pembelajaran untuk meningkatkan kreativitas anak kelompok B menggunakan daun sirih dengan perolehan ketuntasan persentase sebesar 21,14% dengan kategori sangat kurang (SK),selanjutnya pada siklus II memperoleh ketuntasan persentase sebesar 53,83% dengan kategori masih kurang (K) walaupun ada peningkatan dan pada siklus III perolehan ketuntasan persentase sebesar 82,64%, dengan kategori sangat baik (SB). Perolehan persentase pada siklus III membuktikan bahwa penelitian ini telah mencapai indikator keberhasilan yaitu kreativitas anak mengalami peningkatan kurang lebih 80%. Hal ini menyimpulkan bahwa kreativitas anak di TK Mutiara Hati meningkat dengan baik.
Pengembangan SOP Pelaksanaan Pembelajaran untuk Meningkat Sosial Emosional Anak Usia 5-6 Tahun di PAUD Permata Bangsa Feby Sulifa Pramudari; I Nyoman Suarta; Baiq Nada Buahana
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025): Special Issue
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jmp.v5i1.8666

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya sosial emosional anak usia 5-6 tahun. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan atau Research and Development dengan tujuan untuk mengembangkan SOP pelaksanaan pembelajaran dan mengetahui penerapan dari SOP pelaksanaan pembelajaran dalam meningkatkan sosial emosional anak. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dengan teknik analisis data menggunakan deskriptif. Hasil dari penelitian ini yakni penerapan SOP pelaksanaan pembelajaran yang sudah dikembangkan yaitu SOP kegiatan awal, SOP kegiatan inti dan SOP kegiatan akhir dapat meningkatkan sosial emosional anak dilihat berdasarkan hasil penelitian penerapan SOP pelaksanaan pembelajaran pada tahap pengembangan I dalam katagori mulai dilaksanakan, pada tahap pengembangan II dalam katagori dilaksanakan dengan baik dan pada tahap pengembangan III terjadi peningkatan dalam katagori dilaksanakan dengan maksimal. Hasil perkembangan sosial emosional anak setalah diterapkannya SOP pelaksanaan pembelajaran pada tahap pengembangan I dalam katagori mulai berkembang, pada tahap pengembangan II dalam katagori berkembang sesuai harapan dan pada tahap pengembangan III terjadi peningkatan dalam katagori berkembang sangat baik. Dengan demikian dapat disimpulkan dengan diterapkannya SOP pelaksanaan pembelajaran dapat meningkatkan sosial emosional anak usia 5-6 tahun di PAUD Permata Bangsa.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN SOSIAL MELALUI PENGEMBANGAN PERMAINAN PETAK UMPET PADA KELAS A DI TK DHARMAWANITA SEGALA ANYAR KECAATAN PUJUT KABUPATEN LOMBOK TENGAH Nur Aulia Safitri; Nurhasanah; Baiq Nada Buahana
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2024): Agustus
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jmp.v4i2.8874

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan sosial melalui pengembangan permainan petak umpet pada anak kelas A. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian pengembangan Research and Development. Subyek penelitian berjumlah 15 orang anak yang terdiri dari 10 orang anak laki laki dan 5 orang anak perempuan yang ada di TK Dharmawanita segala anyar. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi dan dokumentasi. Kemampuan sosial anak di TK Dharmawanita segala anyar mengalami peningkatan dengan skor perhitungan pre tes sebesar 28,6 dan rata rata skor post tes sebesar 43. Dapat disimpulkan bahwa permainan tradisional petak umpet yang dikembangkan dapat meningkatkan kemampuan sosial anak TK A Dharmawanita segala anyar Tahun 2024.
PENGARUH PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT TERHADAP KARAKTER DISIPLIN ANAK KELOMPOK B DI TK AL-IQRA’ NW PENENDEM Sri Atika Mawaddah; M. A. Muazar Habibi; Baiq Nada Buahana
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jmp.v5i1.9169

Abstract

Penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada anak usia dini menjadi prioritas utama dalam mengembangkan karakter disiplin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perilaku hidup bersih dan sehat terhadap karakter disiplin anak kelompok B di TK Al-Iqra NW Penendem. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan metode quasi eksperimental dengan desain one group pretest posttest. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi. Sampel penelitian terdiri dari 10 anak dari kelas B. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas dengan teknik Shapiro-Wilk yang menghasilkan nilai pretest sebesar 0,138 dan posttest sebesar 0,138 dengan signifikansi lebih dari (>) 0,05 sehingga dapat dikatakan data berdistribusi normal. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikan sebesar 0,00 dengan alpha = 0,05 yang berarti 0,00 < 0,05; sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara perilaku hidup bersih dan sehat dengan tingkat disiplin anak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan perilaku hidup bersih dan sehat berpengaruh positif terhadap pembentukan karakter disiplin anak, di mana anak yang menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat menunjukkan tingkat disiplin yang lebih tinggi.
PEMETAAN METODE PENGEMBANGAN KEMANDIRIAN ANAK TK B (USIA 5-6 TAHUN) DI KECAMATAN NARMADA KABUPATEN LOMBOK BARAT Ifqi Hidayatul Ilmiah; Nurhasanah; Baiq Nada Buahana
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jmp.v5i1.9171

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kegiatan yang dilakukan oleh guru dan cara melaksanakannya dalam rangka pengembangan kemandirian anak. Jenis penelitian yang digunakan adalah survey. Subjek dalam penelitian ini adalah 36 guru yang mengajar pada kelompok B. Teknik pengumpulan data meliputi angket terbuka dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) metode yang diterapkan oleh guru untuk pengembangan kemandirian anak TK B diantaranya kegiatan pembiasaan 34 guru, kegiatan pembelajaran 33 guru, kegiatan peduli sosial 29 guru, kegiatan bermain 18 guru, pemberian reward 5 guru, dan kegiatan patriotisme 4 guru. (2) Cara yang digunakan oleh guru pada kegiatan pembiasaan adalah mematuhi tata tertib di sekolah, menjaga kebersihan kelas, baris berbaris, belajar cara menjaga hubungan baik, kesepakatan kelas, kebersihan diri, bermain bersama, bernyanyi, menjaga barang miliknya dan mengajarkan cara berprilaku yang baik. Selanjutnya kegiatan pembelajaran yaitu menggambar, mewarnai, menulis, kolase, bermain balok, bercerita, finger painting, belajar memasak, bermain peran, belajar nilai moral dan etika, bermain lego, puzzle, bombik dan perkenalan identitas diri. Kegiatan peduli sosial diantaranya melalui berbagi, tolong menolong, bersih-bersih dilingkungan sekolah, kunjungan ke rumah teman, merawat binatang serta menanam dan merawat tanaman. Adapun untuk kegiatan bermain diantaranya bermain estafet, benteng, bakiak, pasir, pesan berantai, sepak bola, bermain “satu, dua tiga diam”, dan bermain drumband. Pemberian reward yaitu melalui pemberian pujian dan bintang. Terakhir kegiatan patriotisme melalui penggunaan pakaian tradisional dan upacara bendera. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa guru TK di Kecamatan Narmada telah menggunakan beragam metode pembelajaran yang memiliki kontribusi terhadap pengembangan kemandirian anak.
PEMETAAN KEBIASAAN SARAPAN ANAK TK DI KECAMATAN AMPENAN Inda Septianingsih; M. A. Muazar Habibi; Baiq Nada Buahana
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jmp.v5i1.9172

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemetaan kebiasaan sarapan anak TK di Kecamatan Ampenan. Jenis penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Dengan metode survei. Subjek penelitian ini adalah 66 anak, sampel 4 lembaga. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa anak yang mengonsumsi sarapan dengan jenis makanan yang benar (karbohidrat, protein, vitamin dan mineral). Persentase anak yang mengonsumsi karbohidrat sebesar 86,36%, dan persentase anak yang mengonsumsi protein, vitamin dan mineral yaitu sebesar 92,42%. Anak yang mengonsumsi sarapan berupa nasi (karbohidrat) dengan porsi yang belum tepat yaitu sebanyak 45,45%, kemudian anak dengan persentase 54,54% sudah mengonsumsi sarapan dengan porsi yang tepat. Lalu untuk porsi lauk dan pauk yaitu (protein, vitamin dan mineral). Untuk protein, anak yang sudah mengonsumsi sarapan dengan porsi yang tepat yaitu sebanyak 75,75%, dan yang masih belum mengonsumsi sarapan protein dengan porsi yang tepat sebanyak 24,24%. Lalu untuk porsi vitamin dan mineral, terdapat 60,06% anak yang mengonsumsi dengan porsi yang tepat dan terdapat 39,39% anak yang belum mengonsumsi dengan porsi yang tepat. Frekuensi sarapan anak di kecamatan Ampenan sudah sangat baik, anak yang terbiasa sarapan setiap hari yakni dengan persentase 89,39% dan 10,60% anak tidak terbiasa melakukan sarapan setiap hari. Untuk waktu sarapan terdapat 9,09% anak melakukan sarapan sebelum mandi, lalu 71,21% anak melakukan sarapan setelah mandi, dan 19,69% anak melakukan sarapan pada saat tiba di sekolah.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN SOSIAL EMOSIONAL PADA ANAK USIA 5 – 6 TAHUN MELALUI METODE CERITA BERANTAI DI TK IT AL-FAJAR MATARAM Dwiki Berliani; Sukardi; Baiq Nada Buahana
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jmp.v5i1.9176

Abstract

Permasalahan yang sering kali terjadi pada perkembangan sosial emosional anak usia dini yaitu anak kurang bersosialisasi dengan teman sebaya dan belum bisa mengontrol emosinya seperti sering menangis di kelas. Sangat penting bagi anak-anak untuk melatih keterampilan sosial dan emosional mereka di usia muda. Perkembangan sosial emosional merupakan salah satu aspek perkembangan anak usia dini, di mana sosial emosional yaitu suatu proses perkembangan yang dilalui anak sejak kecil bahkan dari dalam kandungan yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana anak bertingkah laku serta bagaimana anak berinteraksi dengan orang lain. Tujuan penelitian ini yaitu untuk meningkatkan kemampuan sosial emosional anak melalui metode cerita berantai anak usia 5-6 tahun di kelompok B TK IT Al Fajar Mataram. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas (PTK) dengan menggunakan pendekatan Kemmis & Mc Taggart dan dilakukan tindakan sebanyak 2 siklus. Subyek dari penelitian ini yaitu anak-anak kelompok B TK IT Al Fajar Mataram berjumlah 11 anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini yaitu observasi dan dokumentasi. Hasil dan kesimpulan pada penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan sosial emosional anak pada kelompok TK IT Al Fajar pada siklus I dengan persentase 63% dan meningkat pada siklus II menjadi 81%, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa melalui metode cerita berantai dapat meningkatkan kemampuan sosial emosional anak pada anak usia 5-6 tahun kelompok B TK IT Al Fajar Mataram.