Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Peningkatan Produktivitas dan Keselamatan Kerja Pertanian melalui Sistem VR Ergonomis: Studi Eksperimental pada Penggunaan Perkakas Tangan Mhd Arief Hasan; Zamzami; Novia Putri Bimby
PINTER : Jurnal Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal PINTER
Publisher : PTIK Fakultas Teknik UNJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/pinter.9.2.12

Abstract

Sektor pertanian menghadapi masalah tinggi risiko cedera muskuloskeletal akibat postur yang salah saat menggunakan perkakas tangan, menuntut solusi pelatihan yang inovatif. Metode pelatihan konvensional seringkali sulit memberikan umpan balik postur secara real-time tanpa mengganggu alur kerja. Oleh karena itu, penelitian ini mengembangkan dan memvalidasi sistem simulasi Virtual Reality (VR) yang diperkaya dengan umpan balik ergonomi real-time untuk mengatasi isu ini. Studi eksperimental pre-test dan post-test melibatkan dua kelompok (N=40), di mana kelompok eksperimen dilatih menggunakan sistem VR yang memanfaatkan motion tracking untuk membandingkan gerakan dengan standar ergonomi (Skor REBA). Analisis data ANCOVA menunjukkan bahwa intervensi VR memiliki efek signifikan (p < 0.001), menghasilkan peningkatan efisiensi sebesar 35.4% dalam Waktu Penyelesaian Tugas () dibandingkan kelompok kontrol. Lebih lanjut, sistem ini berhasil menurunkan rata-rata Skor REBA dari 7.5 (Risiko Sedang) menjadi 4.1 (Risiko Rendah), secara efektif mengoreksi postur berisiko. Dengan skor usabilitas yang tinggi (SUS 88.5), VR ergonomi ini terbukti sangat efektif, menawarkan solusi pelatihan yang aman dan efisien untuk meningkatkan produktivitas dan keselamatan kerja petani
APRIORI ALGORITMA DALAM MENENTUKAN POLA PRODUKSI DENGAN PENERAPAN COUPLING DAN COHESION Didik Siswanto; Lasri Nijal; Bayu Febriadi; Zamzami Zamzami; Agusviyanda Agusviyanda
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 3 (2025): August 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i3.4002

Abstract

Abstract: Efficient production planning is key to increasing the profitability of manufacturing companies. One of the biggest challenges is understanding the relationships between products that are frequently produced together. This study proposes the application of the Apriori Algorithm to discover association patterns (association rules) from historical production data. The primary goal is to identify the most frequently co-occurring product itemsets, thereby aiding production schedule planning, inventory management, and bundling strategies. Uniquely, this study also introduces the application of software engineering concepts, namely Coupling and Cohesion, as metrics to evaluate the quality and strength of the association patterns discovered. Coupling is used to measure the strength of the dependencies between items in a pattern, while Cohesion is used to measure the close relationship of items within an itemset. Using hypothetical production transaction data, the algorithm successfully identified association rules with significant support, confidence, and lift values. The analysis using Coupling and Cohesion provides a new perspective in validating the business relevance of the formed rules, demonstrating that patterns with high coupling and high cohesion are the most stable and reliable production patterns. Keywords: Apriori Algorithm, Data Mining, Production Pattern, Association Rules,                 Coupling, Cohesion, Production Planning. Abstrak: Perencanaan produksi yang efisien merupakan kunci utama dalam meningkatkan profitabilitas perusahaan manufaktur. Salah satu tantangan terbesar adalah memahami hubungan antar produk yang sering diproduksi bersamaan. Penelitian ini mengusulkan penerapan Algoritma Apriori untuk menemukan pola asosiasi (association rules) dari data historis produksi. Tujuan utamanya adalah untuk mengidentifikasi itemset produk yang paling sering muncul bersamaan, sehingga dapat membantu dalam perencanaan jadwal produksi, manajemen inventaris, dan strategi bundling. Uniknya, penelitian ini juga memperkenalkan penerapan konsep rekayasa perangkat lunak, yaitu Coupling (keterkaitan) dan Cohesion (kepaduan), sebagai metrik untuk mengevaluasi kualitas dan kekuatan pola asosiasi yang ditemukan. Coupling digunakan untuk mengukur seberapa kuat ketergantungan antar item dalam suatu pola, sedangkan Cohesion digunakan untuk mengukur seberapa erat hubungan item di dalam sebuah itemset. Dengan menggunakan data transaksi produksi hipotetis, algoritma berhasil mengidentifikasi aturan asosiasi dengan nilai support, confidence, dan lift yang signifikan. Analisis menggunakan Coupling dan Cohesion memberikan perspektif baru dalam memvalidasi relevansi bisnis dari aturan yang terbentuk, menunjukkan bahwa pola dengan high coupling dan high cohesion adalah pola produksi yang paling stabil dan dapat diandalkan. Kata kunci: Algoritma Apriori, Data Mining, Pola Produksi, Aturan Asosiasi, Coupling, Cohesion, Perencanaan Produksi.
ANALISIS TINGKAT PEMAHAMAN DAN IMPLEMENTASI HUKUM WARIS ISLAM DI KALANGAN MAHASISWA MUSLIM UNIVERSITAS LANCANG KUNING RIAU: STUDI KUANTITATIF BERBASIS SURVEI GOOGLE FORM Lasri Nijal; Zamzami Zamzami; Didik Siswanto
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 4 (2026): August 2026 (1)
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i4.7004

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pemahaman dan implementasi hukum waris Islam di kalangan mahasiswa Muslim Universitas Lancang Kuning Riau. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui Google Form. Responden penelitian berjumlah 26 mahasiswa Muslim Universitas Lancang Kuning yang dipilih secara sukarela melalui penyebaran kuesioner daring. Instrumen penelitian menggunakan skala Likert lima poin yang terdiri atas indikator pemahaman hukum waris Islam dan indikator implementasi atau sikap terhadap penerapan hukum waris Islam. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif untuk menggambarkan kecenderungan jawaban responden pada setiap indikator penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemahaman mahasiswa terhadap hukum waris Islam berada pada kategori baik, dengan nilai rata-rata seluruh indikator berada di atas 3,80 dari skala lima. Indikator dengan skor tertinggi adalah pengetahuan mengenai dasar hukum waris Islam yang bersumber dari Al-Qur'an dan Hadis (4,42), sedangkan indikator terendah adalah keyakinan responden terhadap tingkat pemahaman mereka sendiri mengenai hukum waris Islam (3,85). Pada aspek implementasi, mahasiswa menunjukkan kategori sangat baik. Dukungan terhadap pembagian warisan berdasarkan syariat Islam memperoleh nilai rata-rata tertinggi (4,50), diikuti kesediaan menerapkan hukum waris Islam dalam keluarga (4,46). Hasil pertanyaan terbuka menunjukkan bahwa kendala utama dalam memahami hukum waris Islam adalah kompleksitas perhitungan bagian ahli waris, minimnya pembelajaran praktis, dan kurangnya sosialisasi kepada masyarakat. Mayoritas responden juga mengharapkan adanya seminar, pelatihan, pembelajaran berbasis studi kasus, serta integrasi materi mawaris dalam kegiatan akademik Universitas Lancang Kuning
PELATIHAN PENGGUNAAN GADGET SEBAGAI ALAT BANTU BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN FOKUS ANAK DENGAN ADHD DI SEKOLAH INKLUSIF Elvira Asril; Rizki Novendra; Zamzami Zamzami; Yogi Yunefri; Yogo Turnandes
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i1.2881

Abstract

Abstract: ADHD (Attention-Deficit/Hyperactivity Disorder) is a common psychiatric condition characterized by symptoms of inattention and/or hyperactivity that are not developmentally appropriate, causing impairment in social, academic and professional contexts. There is a need for learning media that are tolerant of children with ADHD, especially in inclusive schools. TK/Paud Lilik as one of the inclusive schools in Pekanbaru has issues related to learning for ADHD students. How to utilize interactive applications on social media, such as alphabet and number recognition tutorials. The easiest and most flexible media to utilize is gadgets. So this learning can be used by teachers at school and by parents/guardians at home. This activity was held at the inclusive school TK/Paud Lilik Pekanbaru, attended by 8 teachers and 2 educators as well as several parents and their children. After this activity took place, a questionnaire was distributed as an evaluation of this training activity. The results were very positive, with more than 80% agreeing or disagreeing with each question. And most of the participants wanted a follow-up activity. This training activity has contributed significantly to schools, teachers and parents, reminding teachers to be more creative and utilize technology and online learning media in learning. Keywords: ADHD; Gadget; Inclusive School; Learning Tools; Training Abstrak: ADHD (Attention-Deficit/Hyperactivity Disorder) adalah kondisi kejiwaan umum yang ditandai dengan gejala kurang perhatian dan atau hiperaktivitas yang tidak sesuai dengan perkembangan sehingga menyebabkan gangguan dalam konteks sosial, akademis dan profesional. Dibutuhkan media pembelajaran yang toleran terhadap anak-anak ADHD. TK/Paud Lilik sebagai salah satu sekolah inklusif yang ada di Pekanbaru memiliki persoalan terkait dengan pembelajaran terhadap peserta didik ADHD. Bagaimana memanfaatkan aplikasi yang interaktif yang ada, seperti tutorial mengenal abjad dan angka. Media yang paling mudah dan fleksibel dimanfaatkan adalah gadget. Jadi pembelajaran ini bisa digunakan oleh guru di sekolah maupun oleh orang tua/wali murid di rumah masing-masing. Kegiatan ini dilaksanakan di sekolah inklusif TK/Paud Lilik Pekanbaru, dihadiri oleh 8 guru dan 2 tenaga pendidik serta beberapa orang tua dan anak-anak mereka. Usai kegiatan ini berlangsung, disebarkan angket sebagai evaluasi dari kegiatan pelatihan ini. Hasilnya sangat positif dan memberikan penilaian sangat setuju atau setuju sebanyak lebih dari 80% untuk setiap pertanyaan. Dan kebanyakan dari peserta menginginkan kegiatan lanjutan. Kegiatan pelatihan ini telah memberikan kontribusi yang sangat berarti bagi sekolah, guru dan orang tua murid dalam memanfaatkan gadget sebagai media bantu belajar bagi anak-anak dengan ADHD. Selain itu mengingatkan agar guru lebih kreatif dalam memanfaatkan teknologi dan media belajar daring dalam pembelajaran. Kata kunci: ADHD; Alat Bantu Belajar; Gadget; Pelatihan; Sekolah InklusifÂ