Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Perbungaan Dan Uji Sterilitas Serbuk Sari Salak Sidimpuan (Salacca sumatrana Becc.) Sipahutar, Asrul; Adelina, Rasmita; Lubis, Erwin Syah; Pulungan, Sutan
Agrium Vol 22 No 1 (2025)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v22i1.21203

Abstract

Budidaya salak Sidimpuan perlu memperhatikan masalah kesuburan serbuk sari pada fase pembungaan agar keberhasilan pembentukan buah dalam meningkatkan produksi. Salak memiliki bunga jantan dan bunga betina pada tanaman yang berbeda. Fase pembungaan berpengaruh terhadap penyerbukan dan pembuahan dalam pembentukan buah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui viabilitas serbuk sari dari bunga jantan dan bunga hermaprodit. Identifikasi fase pembungaan dan uji sterilitas serbuk sari hermaprodit dan bunga jantan tanaman salak sidimpuan dengan menggunakan metode survei purposive sampling dan uji sterilitas serbuk sari dilakukan pada bulan April-Mei 2024. Uji sterilitas serbuk sari bunga hermaprodit  dan serbu sari bunga jantan masing-masing  dengan meneteskan acetokarmine konsentrasi 2% pada serbuk sari yang berwarna (fertil) agar proses penyerbukan pada salak sidimpuan terjadi secara menyerbuk sendiri, dan   serbuk sari yang berwarna (steril) pada bunga jantan yang tidak memungkinkan terjadinya penyerbukan  pada salak jantan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fase pembungaan bunga hermaprodit salak sidimpuan terdapat 8 (delapan) fase, yaitu kuncup kecil, kuncup besar, bakal buah terbuka, kuncup bunga, bunga mekar, pembentukan buah, dan buah siap panen. Fase pembungaan salak jantan terdiri dari 5 fase, yaitu fase kuncup kecil, kuncup besar, bakal bunga, antesis atau bunga mekar, dan fase busuk/rontok.
Study of Land Characteristics in West Angkola and Marancar in Relation to the Fruit Quality of Salak Sidimpuan (Salacca sumatrana Becc.) Wahyuni, Sri; Nasution, Yusriani; Pulungan, Sutan; Adelina, Rasmita; Lubis, Erwin Syah; Harahap, Sri Winaty
International Journal of Natural Science Studies and Development (IJOSS) Vol. 2 No. 2 (2025): IJOSS
Publisher : PT Inovasi Pratama Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55299/ijoss.v2i2.23

Abstract

Salak Sidimpuan is one of the leading crops and is favored by the people of South Tapanuli due to its unique taste and fruit appearance compared to salak grown outside the region. This type of salak primarily grows in the central salak production areas, particularly in Angkola Barat and Marancar sub-districts. This study aims to identify the differences in land characteristics for salak cultivation in Angkola Barat and Marancar, and to determine the relationship between land characteristics and the fruit quality of Salak Sidimpuan. The research method employed a field survey and purposive sampling, a sampling technique based on specific criteria. Statistical analysis was performed using an independent samples t-test and linear regression with SPSS software. The results of the t-test showed that land characteristics such as organic carbon (C-organic), phosphorus (P), and total dissolved solids (TDS) of the fruit in Angkola Barat and Marancar did not differ significantly. However, cation exchange capacity (CEC), nitrogen (N), and fruit weight showed significant differences. Regression analysis revealed that C-organic, CEC, N, P, and potassium (K) had a positive correlation with fruit quality in Angkola Barat, with correlation coefficients of 0.079, 0.670, 0.041, 0.651, and 0.412, respectively.
Dormancy Breaking of Soursop (Annona muricata L.) Seeds Through Soaking in Onion Extract Hormones Zebua, Erna Lydia Wati; Adelina, Rasmita; Nasution, Muhammad Nizar Hanafiah; Amnah, Rizky; Harahap, Sri Winaty; Siregar, Erin Alawiyah
International Journal of Natural Science Studies and Development (IJOSS) Vol. 2 No. 2 (2025): IJOSS
Publisher : PT Inovasi Pratama Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55299/ijoss.v2i2.24

Abstract

Soursop is a perennial plant that has a hard seed coat that causes the seeds not to germinate immediately. This study aims to determine the effect of soaking shallot extract on soursop seed germination. This study was conducted from January to March 2025 at the Experimental Field of the Faculty of Agriculture, Graha Nusantara University. The research method used was an experimental method using a Randomized Block Design with one factor, namely the concentration of shallot extract hormones consisting of 5 levels, namely: K0 (control), K1 (20% extract), K2 (40% extract), K3 (60% extract), and K4 (80% extract). The observation parameters carried out were the percentage of total growth (%), germination rate, plant length (cm), number of leaves (strands), and root length (cm). The results showed that soaking shallot extract can help in soursop seed germination. The implementation of soaking in 20% extract showed a significantly different effect on plant length, number of leaves and root length.
Studi Produksi Tanaman Salak Sidimpuan (Salacca Sumatrana Becc.) Pada Pembuangan Tandan Bekas Panen dan Penjarangan Buah Adelina, Rasmita; Harahap, Sri Winaty; Atariana, Atariana
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi Vol. 1 No. 4 (2022): Vol 1, No 4 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi (JIMATEK) Desember
Publisher : Department of Agroecotechnology Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.915 KB) | DOI: 10.29103/jimatek.v1i4.10465

Abstract

Terjadinya penurunan kualitas dan kuantitas produksi buah salak sidimpuan disebabkan karena teknik budidaya dan pengelolaannya masih sederhana dan belum intensif. Pada kegiatan budidaya tanaman salak sidimpuan masih jarang dilakukan kegiatan pemupukan yang tepat dan teratur. Demikian juga dengan kegiatan pemeliharaan seperti pemangkasan, penjarangan buah dan pembuangan tanda buah bekas setelah panen. Sehingga salah satu upaya untuk meningkatkan produksi salak sidimpuan adalah melalui kegiatan pembuangan tandan bekas panen dan penjarangan buah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembuangan tandan bekas panen dan penjarangan buah terhadap produksi tanaman salak Sidimpuan. Penelitian ini telah dilaksanakan selama tiga bulan di pertanaman salak Desa Palopat Maria Kecamatan Padangsidimpuan Hutaimbaru Kota Padangsidimpuan dengan ketinggian tempat ± 400 mdpl. Metode penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan perlakuan sebagai berikut : faktor I, P0 (Kontrol), P1 (Pembuangantan dan buah bekas panen), danfaktor II, J0 (kontrol), J1 (10 buah disisakan per tandan), J2 (15 buah disisakan per tandan ), J3 (20 buah disisakan per tandan). Parameter pengamatan yang dilakukan yaitu bobot buah per tandan(g), bobot  buah (g) dan diameter buah (cm). Berdasarkan hasil penelitian ini diperoleh bahwa perlakuan penjarangan buah berpengaruh nyata terhadap bobot buah per tandan (g), bobot buah (g) dan diameter buah (cm). Interaksi perlakuan  pembuangan tandan buah bekas panen dan penjarangan buah  berpengaruh nyata terhadap bobot buah per tandan (g), bobot setiap buah (g).
Respon Kandungan Klorofil, Nitrogen dan Kadar Air Daun Terhadap Aplikasi Pemupukan ZA Pada Tanaman Salak Sidimpuan (Salacca sumatrana Becc) Adelina, Rasmita; Harahap, Sriwinaty; Nasution, Yusriani; Siregar, Septi Agustina; Budi, Rahmad Setia
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.7559

Abstract

Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui respon kandungan klorofil, nitrogen dan kadar air daun terhadap aplikasi pemupukan ZA pada tanaman salak sidimpuan dengan membandingkan kandungan klorofil, nitrogen dan Kadar Air sebelum dan sesudah pemupukan. Penelitian ini  dilaksanakan dari  bulan Maret  sampai dengan Juli, di pertanaman salak yang berlokasi di desa Palopat Maria Kec. Padangsidimpuan Hutaimbaru Kota Padangsidimpuan pada ketinggian tempat ± 400 mdpl. Metode penelitian yang digunakan adalah Metode Survei dengan Tehnik Purposive Sampling dalam penentuan tanaman sampel. Jumlah tanaman sampel 10. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan Uji Independent Sampel T – test. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa Perbandingan Kandungan Klorofil daun tanaman salak sebelum dan sesudah pemupukan tidak berbeda nyata. Perbandingan Kandungan Nitrogen daun tanaman salak sebelum dan sesudah pemupukan berbeda nyata. Perbandingan Kandungan Kadar Air daun tanaman salak sebelum dan sesudah pemupukan berbeda nyata.
Bimbingan Teknis Kelompok Tani Pembuatan Mikroorganisme Lokal (MOL) Dan Pupuk Organik Cair (POC) Di Kota Padangsidimpuan Adelina, Rasmita; Harahap, Sriwinaty; Amnah, Rizky; Nasution, Yusriani
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.7753

Abstract

Pelaksanaan bimbingan teknis pembuatan mikroorganisme lokal dan pupuk organik cair dengan kelompok tani se-kota Padangsidimpuan merupakan salah satu kegiatan bersifat edukasi dan teknis dalam rangka pengabdian masyarakat oleh pihak akademisi dari salah satu perguruan tinggi  swasta di kota padangsidimpuan Universitas Graha Nusantara Fakultas Pertanian Program studi Agroteknologi  dengan Dinas Pertanian Kota Padangsidimpuan.  Kegiatan ini bertujuan untuk membekali kembali para petani yang tergabung dalam kelompok -kelompok tani tentang pentingnya ilmu dan keterampilan pembuatan mikroorganisme lokal (MOL) dan pupuk organik cair (POC) di saat keberadaan pupuk anorganik sering sekali mengalami kelangkaan ataupun jika sudah ada, harganya semakin mahal. Kegiatan ini berlangsung selama lima hari, yang berlokasi di kantor- kantor BPP yang ada di kota Padangsidimpuan. Pembuatan MOL dan POC dengan bahan utama bahan-bahan atau sampah organik di sekitar kita dan sangat mudah mendapatkannya dipadukan dengan teknik pembuatan yang tidak rumit, maka akan sangat membantu para petani untuk memenuhi kebutuhan terhadap pupuk bahkan pestisida nabati yang dibutuhkan dalam kegiatan budidaya tanaman di sawah dan kebun mereka.  Prinsip utama  dalam pembuatan MOL dan POC adalah proses fermentasi. Maka bahan-bahan utama yang dipersiapkan harus mencakup sebagai sumber karbohidrat, glukosa dan sumber mikroorganisme. Selanjutnya MOL yang telah berhasil diperoleh, bisa digunakan sebagai POC, dekomposer (“starter)) dalam pembuatn kompos,  pupuk hayati dan pestisida nabati
Struktur Morfologi Dan Anatomi Bunga Betina Salak Sidimpuan (Salacca sumatrana Becc.) Siregar, Sahrani; Adelina, Rasmita; Nasution, Yusriani; Pulungan, Sutan
Agrium Vol 21 No 3 (2024)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v21i3.18669

Abstract

Morfologi dan anatomi bunga Salak beragam dan unik di setiap daerah dan menarik untuk dipelajari. Perbedaan morfologi dan anatomi bunga Salak merupakan karakter khusus yang dapat dijadikan pembeda antar spesies, seperti pada bunga Salak Sidimpuan berwarna merah dan putih. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur morfologi dan anatomi dari kedua jenis Salak Sidempuan, yang dilakukan di kawasan Palopat Maria Padangsidimpuan pada ketinggian ± 463 m di atas permukaan laut. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan morfologi tandan bunga Salak merah putih dimana pada tandan Salak merah terdapat bagian seperti pucuk pada ujung tandan sedangkan pada tandan Salak putih kuntum bunga diisi hingga ujung tandan. Sementara itu, anatomi bunga Salak betina berwarna merah dan putih setelah diamati dengan lingkaran atau kaca pembesar. Perbedaan anatomi antara kedua jenis salak tersebut adalah terdapat pigmen merah pada jenis salak merah yang dapat dilihat pada fase pembentukan buah hingga fase buah matang fisiologis.
Kajian Kualitas Buah Salak Sidimpuan Berdasarkan Jumlah Biji Pada Elevasi Yang Berbeda Ritonga, Rahmawati; Adelina, Rasmita; Sartika, Dewi; Nasution, Yusriani
Agrium Vol 21 No 3 (2024)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v21i3.18677

Abstract

Perbedaan morfologi antara jenis-jenis salak terkadang terlihat mencolok, misalnya mengenai jumlah biji dalam satu buah salak serta ukuran buahnya. Ada buah  salak yang terdiri dari 1 biji,2 biji dan 3 biji. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas buah Salak Sidimpuan berdasarkan jumlah biji pada dataran rendah (<400 m dpl dan mengetahui kualitas buah Salak Sidimpuan berdasarkan jumlah biji pada dataran tinggi (>800 m dpl) serta mengetahui perbandingan kualitas buah salak sidimpuan berdasarkan elevasi yang berbeda. Penelitian ini dilaksanakan di pertanaman Salak di Kabupaten Tapanuli Selatan dengan 2 (dua) Lokasi yang berbeda yaitu berdasarkan elevasi yang berbeda pada dataran rendah yaitu < 400 m dpl dan pada dataran tinggi > 800 m dpl dimulai pada bulan Juli sampai Agustus 2024.Hasil penelitian ini adalah kualitas buah salak sidimpuan berdasarkan jumlah biji (Biji satu, biji dua, biji tiga) pada dataran rendah < 400 m dpl memberikan pengaruh yang nyata pada semua parameter seperti pengamatan bobot buah total, bobot daging buah, bobot biji, persentase daging buah dan kandungan padatan terlarut. Kualitas buah salak sidimpuan berdasarkan jumlah biji (Biji satu, biji dua, biji tiga) pada dataran tinggi > 800 m dpl memberikan pengaruh yang nyata pada parameter pengamatan bobot buah total dan bobot daging buah, sedangkan bobot biji buah, persentase daging buah dan kandungan padatan terlarut tidak memberikan pengaruh nyata.