Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pola Penerapan Implementasi Teknologi Tepat Guna Berbasis Machine Learning dalam Identifikasi Keramik sebagai Infrastruktur Wisata Edukasi di Desa Pagelaran Abdul Rahman Prasetyo; Iriaji; Ike Ratnawati; Alby Aruna; Eka Putri Surya; Adinda Marcelliantika; Nila Rahmawati
El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam Vol. 5 No. 11 (2024): El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/elmal.v5i11.3998

Abstract

The application pattern of appropriate technology based on machine learning for ceramic identification as educational tourism infrastructure in Pagelaran Village aims to enhance the effectiveness and efficiency of the ceramic identification process. This program employs machine learning algorithms to classify and recognize various types of ceramics based on visual and textural characteristics. Through this approach, educational tourism in Pagelaran Village can offer an interactive and immersive learning experience for visitors. Initial results indicate increased accuracy in ceramic identification and heightened visitor interest and engagement. This initiative is expected to support the development of technology-based educational tourism in Pagelaran Village.
Inovasi Pembelajaran Pameran Seni Melalui Maket Sebagai Sarana Peningkatan Keterampilan Kuratorial Siswa Kelas XI MSB : Penelitian Kharisma Cahya Primadani; Ike Ratnawati; Shinta Adhisti Oktarini
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3288

Abstract

Art and culture education does not only emphasize the practical aspects of art-making, but also includes curatorial skills such as designing and organizing exhibitions. In practice, curatorial abilities are often underdeveloped due to the limited opportunities students have to engage directly in exhibition planning. This study aims to describe an instructional innovation in art exhibition learning through the use of exhibition mock-ups as a contextual and applicable learning medium. The research method employed is descriptive qualitative, with data collection techniques including observation, interviews, and documentation. The research subjects were 11th-grade art students at SMAN 4 Malang who were involved in creating mock-ups and planning an art exhibition. The findings indicate that the use of mock-ups as a learning medium helps students concretely understand curatorial concepts in art exhibitions. Students also demonstrated improvement in their ability to write exhibition proposals and activity reports. This innovation has proven effective in providing meaningful learning experiences in the development of students’ curatorial skills.
Model Pembelajaran Terapi Seni Anak Berbasis Edusosiopreneurship untuk Penguatan Identitas Budaya Siswa SD Pacitan Ike Ratnawati; Diana Tien Irafahmi; Mitra Istiar Wardhana; Nazril Ilham Al Khindi; Novia Putri Fadillah
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 8 No 1 (2026): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v8i1.1706

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan mengembangkan prototipe model pembelajaran terapi seni anak berbasis edusosiopreneurship untuk memperkuat identitas budaya siswa sekolah dasar di daerah pelosok. Urgensi pengabdian masyarakat ini berangkat dari ketimpangan akses pendidikan seni serta kecenderungan erosi budaya lokal di era digital, sementara riset terapi seni, pendidikan berbasis budaya lokal, dan pembelajaran kewirausahaan sosial di sekolah dasar masih banyak dikaji secara terpisah. Belum terdapat model terintegrasi yang secara sistematis memadukan terapi seni, kearifan lokal, dan penguatan kompetensi sosial-kewirausahaan dalam konteks pendidikan dasar di wilayah marginal. Model yang dikembangkan memposisikan terapi seni sebagai ruang ekspresi dan regulasi emosi anak, pendidikan budaya sebagai media reafirmasi identitas lokal, serta edusosiopreneurship sebagai penguatan kompetensi empati sosial, kolaborasi, kepedulian komunitas, dan literasi ekonomi sederhana yang sesuai tahap perkembangan siswa SD dan tidak berorientasi komersial. Pengabdian masyarakat menggunakan pendekatan pengembangan ADDIE yang dibatasi pada tiga tahap awal: analisis kebutuhan, perancangan model, dan pengembangan prototipe. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, studi literatur terstruktur, serta validasi ahli dengan kriteria kelayakan mencakup aspek konseptual, pedagogis, kultural, dan implementatif. Hasil pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa prototipe model memenuhi kriteria kelayakan konseptual dan desain berdasarkan masukan ahli, serta dinilai relevan dengan karakteristik sekolah dasar di daerah pelosok. Temuan pengabdian masyarakat dibatasi pada validitas dan kelayakan desain model, sehingga belum mengklaim efektivitas peningkatan kemampuan siswa. Pengabdian masyarakat ini merekomendasikan tahap lanjutan berupa uji coba terbatas, uji kepraktisan guru, dan uji dampak awal, disertai strategi implementasi realistis melalui pemanfaatan bahan lokal berbiaya rendah, pelibatan seniman atau komunitas adat, serta panduan pelatihan guru. Model ini diharapkan menjadi kontribusi konseptual bagi pengembangan pembelajaran seni kontekstual yang mendukung Profil Pelajar Pancasila dan penguatan identitas budaya secara berkelanjutan.
Pengembangan Model Pembelajaran SIPAKAR sebagai Sistem Informasi Praktik Karya dan Refleksi untuk Pelacakan Progres Pembelajaran dan Penilaian Formatif Mahasiswa PPG Seni Budaya di Sekolah Mitra Ike Ratnawati; Khusaini; Mitra Istiar Wardhana; Muslim; Ira Junita Suryantoro; Maria Goretti Indah Della Conseta
Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Vol. 7 No. 10 (2025): RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/reslaj.v7i10.9328

Abstract

This research aims to develop the SIPAKAR (Practice and Reflection Information System) learning model as a digital system that supports learning progress tracking and formative assessment for Teacher Professional Education (PPG) Culture Arts students at partner schools. SIPAKAR is designed as an integrative platform that allows students to systematically document the practice of artworks and reflection activities, as well as allows lecturers and teachers to conduct formative assessments based on real-time data. The research approach used is the ADDIE development model, which at this stage is limited to the Development (D) stage, including the Analysis, Design, and Development stages of initial prototypes. The analysis stage includes a study of user needs, a study of PPG learning characteristics, and the identification of gaps in the existing documentation and assessment systems. At the design stage, the researcher developed a system structure that includes the features of paper uploads, rubric assessments, reflection journals, and learning progress tracking charts. The development phase resulted in a web-based prototype of SIPAKAR that was tested on a limited basis and received input from early users. Provisional results show that this model has the potential to improve clarity of learning outcomes, reflective student engagement, and accountability of lecturer and partner teacher assessments. This study recommends the integration of SIPAKAR into the technology-based PPG learning system in a broader and sustainable manner.