Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji upaya optimalisasi potensi wisata desa melalui pendekatan Sustainable Development Goals (SDGs), dengan fokus pada pengembangan Kebun Refugia di Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Kebun Refugia merupakan bentuk inovasi ekowisata berbasis pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat desa. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi terhadap pengelola wisata, perangkat desa, dan pengunjung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip SDGs, khususnya pada tujuan ke-8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), tujuan ke-11 (Kota dan Komunitas yang Berkelanjutan), dan tujuan ke-15 (Ekosistem Daratan), telah mendorong peningkatan partisipasi masyarakat, penciptaan lapangan kerja lokal, serta konservasi lingkungan. Kendala yang dihadapi antara lain keterbatasan anggaran, promosi digital yang belum optimal, serta kesadaran lingkungan masyarakat yang masih bervariasi. Kesimpulannya, pendekatan SDGs mampu menjadi kerangka kerja yang efektif dalam pengembangan wisata desa berkelanjutan dan peningkatan ekonomi lokal.