Alya Latifa
Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analysis of Scientific Literacy and Cultural Civic Literacy in Ethnochemistry-Based Atomic Learning Leni Nurhafidah; Aulia Salma Sola; Lilis Fatmasari; Restika Wahyuni; Siti Salwa Salsabila; Alya Latifa; Resa Salma Salsabila Az-Zahra; Ghefira Alya Mukhbita; Afridha Laily Alindra
BIOCHEPHY: Journal of Science Education Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : MO.RI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52562/biochephy.v6i1.1964

Abstract

Formal chemistry learning frequently encounters obstacles in the form of student misconceptions and a disconnect between abstract concepts and everyday life, contributing to Indonesia's low scientific literacy scores in PISA 2022. This study examines the reconstruction of ethnochemistry as an integrative learning approach for atomic concepts and analyses its contribution to facilitating scientific literacy while revitalising students' cultural and civic literacy. Employing a descriptive qualitative narrative literature review, data were gathered from credible scientific articles published between 2020 and 2025. The findings indicate that ethnochemistry effectively reconstructs abstract atomic structure concepts into concrete understanding by integrating local wisdom contexts such as batik-making and traditional fermentation. This approach enhances conceptual understanding, minimises misconceptions, and sharpens science process skills. Furthermore, ethnochemistry-based atomic learning strengthens cultural and civic literacy through the internalisation of character values including mutual cooperation, patriotism, and multicultural awareness and supports the formation of the Pancasila Student Profile. Optimising this approach requires innovation in digital media such as e-flipbooks and Augmented Reality, alongside reinforced implementation of the Merdeka Curriculum. These findings underscore the importance of uniting cognitive and affective dimensions within a cultural framework to nurture a generation that is scientifically literate and strong in national character.
The Dinamika Perkembangan Sosial-Emosional dan Motorik Anak Usia Dini: Sebuah Studi Kasus Aulia Salma Sola; Fathan Tamam; Amelia Fildza Ramadhani; Siti Salwa Salsabila; Benardo Manalu; Alya Latifa; Wina Mustikaati
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 9.B (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mendeskripsikan perkembangan keseluruhan anak usia prasekolah melalui pendekatan studi kasus. Fokus studi ini mencakup enam dimensi utama, yaitu fisik-motorik, kognitif, bahasa, sosial-emosional, moral, dan kesiapan untuk sekolah dasar. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, sementara data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan orang tua sebagai responden utama untuk mendapatkan pemahaman kontekstual tentang riwayat perkembangan anak. Hasil menunjukkan bahwa subjek menunjukkan perkembangan fisik-motorik yang baik, rasa ingin tahu kognitif yang muncul, keterampilan bahasa yang semakin terstruktur, dan regulasi emosional yang cukup stabil. Subjek juga menunjukkan kesiapan yang memadai untuk memasuki sekolah dasar dalam hal kemandirian, kemampuan mengikuti instruksi, dan adaptasi terhadap lingkungan sekolah, meskipun stimulasi literasi awal masih perlu ditingkatkan. Temuan ini menekankan bahwa perkembangan anak usia dini harus dipahami secara holistik dengan melibatkan peran keluarga dan lingkungan pendidikan dalam memberikan stimulasi yang konsisten dan tepat sasaran.