Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kapasitas Badan Permusyawaratan Desa Dalam Meningkatkan Keterlibatan Warga Pada Musrenbangdes Di Desa Sembirejo Timur Kecamatan Percut Sei Tuan Magdalena Friskayanti Manalu; Nia Anjunita Sari Purba; Sri Muallimah; Julia Ivanna
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 4 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i4.7412

Abstract

Penelitian ini berjudul "Kapasitas Badan Permusyawaratan Desa Dalam Meningkatkan Keterlibatan Warga Pada Musrenbangdes Di Desa Sembirejo Timur Kecamatan Percut Sei Tuan". Permasalahan yang dikaji mencakup bagaimana kapasitas BPD dalam menjalankan fungsinya untuk mendorong keterlibatan warga pada Musrenbangdes, faktor pendukung dan penghambat BPD dalam meningkatkan partisipasi warga, serta bentuk keterlibatan warga dalam proses Musrenbangdes. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kapasitas BPD dalam mendorong keterlibatan warga, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat, serta mendeskripsikan bentuk keterlibatan warga dalam proses Musrenbangdes di Desa Sembirejo Timur. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap tiga subjek penelitian, yaitu Ketua BPD, Sekretaris BPD, dan Kepala Dusun 10. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, display data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BPD Desa Sembirejo Timur telah menjalankan kapasitas kelembagaannya dengan baik melalui mekanisme penjaringan aspirasi berjenjang mulai dari musyawarah dusun hingga forum Musrenbangdes tingkat desa, disertai koordinasi yang sinergis dengan pemerintah desa serta pemanfaatan saluran informasi. Faktor pendukung meliputi kerja sama yang harmonis antara BPD dan pemerintah desa serta kesadaran masyarakat akan pentingnya Musrenbangdes, sedangkan faktor penghambat adalah kendala waktu akibat kesibukan kerja warga sebagai pekerja harian. Keterlibatan warga bersifat aktif dan substantif, melibatkan tokoh adat, remaja masjid, dan ibu PKK yang aktif menyampaikan aspirasi terkait kebutuhan pembangunan desa.  
Perlindungan Hukum Indikasi Geografis terhadap Makanan Khas "Lemang Batok" Tebing Tinggi sebagai Produk Lokal: (Studi Kasus Persepsi Pelaku Usaha Lemang Batok Tebing Tinggi) Parlaungan Gabriel Siahaan; Santi Theresia Sinurat; Sri Muallimah; Lisa Alfira Andini; Vebri Meliarni Oktavia
Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Vol. 6 No. 1 (2026): Maret : Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora
Publisher : AMIK Veteran Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/khatulistiwa.v6i1.9342

Abstract

This Mini Research Report is titled "Legal Protection of Geographical Indications for Typical Foods of Lemang Batok Tebing Tinggi as Local Products." This study examines the understanding of business actors, the forms of legal protection available, and the role of local governments in the Geographical Indication (GI) registration process. The research utilizes a descriptive qualitative approach, employing interviews as the primary data collection technique, and data analysis through methods such as data reduction, data display, and data verification. The findings indicate that business actors, although they do not fully understand the concept of Geographical Indications, continue to preserve the authenticity of their production methods and pass them down through generations. However, the local government's involvement in the GI registration process is still limited, resulting in a lack of legal protection for this local product. The study highlights the need for increased awareness and involvement from both business actors and local authorities to strengthen the legal protection for Lemang Batok Tebing Tinggi as a unique geographical product. It concludes by emphasizing the importance of implementing effective strategies to safeguard such products and ensure their recognition in the legal domain.